CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Tuan, anda jangan seperti ini tolong anda bangun, kita harus segera mengambil keputusan tuan, kami sebagai dokter akan selalu berusaha sekuat tenaga untuk menolong pasien, tapi kalau Tuhan berkehendak lain kami mohon maaf yang sebesar besar nya, kuat kan hati anda tuan, dan tolong tanda tangani surat ini dan kami akan segera melanjutkan operasi nya." Ucap sang dokter


Dengan berat hati Ray menerima berkas yang harus segera ia tanda tangani, tangan Ray sangat begitu berat untuk menandatangani kertas itu, tidak seperti biasa nya yang ia tangani di kantor.


Ray teringat dengan ucapan Fina sebelum kondisi Fina semakin lemah dan masuk ke ruang operasi.


Ray dengan cepat kalau ia memilih sang putra yang di selamatkan dan saat akan menandatangani seorang perawat keluar dengan suara keras.


" Dok, dokter pasien kekurangan darah dok." Ucap perawat dengan nafas tersengal sengal


" Apa, apa golongan pasien sus?." Tanya dokter


" B+ dok, dan stok di RS lagi kosong, kami sudah menghubungi pihak PMI juga sedang kosong dok." Ucap perawat tersebut dengan raut wajah ketakutan

__ADS_1


" Tuan apa ada dari keluarga anda bergolongan darah B+?." Tanya dokter.


" Saya AB dok, dan keluarga saya juga golongan AB." Jawab Ray


" Saya akan mendonorkan untuk putri saya." Ucap papa Fina


" Baik, kalau begitu segera ikut saya tuan." Jawab perawat


" Baik."


Beberapa saat Ray sudah menandatangani surat itu dan menunggu kedua mertua nya untuk keluar, berselang 5 menit kedua mertua Ray keluar dengan raut wajah sedih, mereka bilang kalau mereka tidak bisa mendonorkan darah untuk putri nya karena papa Fina mempunyai sakit jantung dan mama nya memiliki riyawat hipertensi.


Kondisi Ray semakin kalut, Ray segera menghubungi teman dan saudara saudara nya untuk meminta darah yang mempunyai golongan darah sama dengan Fina, dan Ray juga menghubungi asisten sekaligus sahabat nya untuk meminta tolong pada karyawan nya yang memiliki golongan darah sama dan kondisi nya sehat untuk segera di bawa ke RS karena kondisi Fina semakin menurun dan utu bisa menyebabkan Ray kehilangan ke dua nya.

__ADS_1


Sedangkan di tempat yang sama Mesya yang posisi nya berada RS tersebut langsung masuk begitu saja untuk mengambil surat magang yang mereka laksanakan beberapa bulan kemarin, Mesya memang dasar nya orang nya ceria dan hamble jadi banyak sekali dokter maupun perawat dan staff yang bekerja disana sangat mengenal Mesya, Mesya masuk dengan senyum yang ramah dan anggukan kepala nya saat menjawab sapaan mereka, baik dokter, perawat maupun staff sangat kagum dengan Mesya, dari yang mereka lihat, meskipun Mesya seorang calon dokter yang notaben nya adalah orang yang berkelas tapi Mesya tidak pernah ragu pada pasien dari keluarga yang kirang mampu, bahkan selama Mesya magang kalau tahu ada pasien yang tidak bisa membayar pasti Mesya yang akan membayar nya.


Tidak orang dewasa saja yang menyukai Mesya, bahkan anak kecil juga sangat menyayangi Mesya, sejak Mesya magang tidak pernah ada pasien anak anak yang menangis saat akan minum obat, semua nya di atasi dengan mudah oleh Mesya.


Mesya yang sedang bercanda dengan perawat dan dokter mendengar dan melihat kondisi Ray seperti orang frustasi langsung menghampiri nya, karena posisi Mesya tidak jauh dari tempat Ray.


" Ada apa dengan tuan ini dok?." Tanya Mesya...


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...


...Happy Reading...

__ADS_1


__ADS_2