CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 148


__ADS_3

Sekitar 10 menit mereka sudah sampai di seberang jalan rumah Ikbal, tapi Bagas dan Tika kaget saat Tika mau keluar ternyata kaca jendela mobil di ketuk oleh seseorang, Tika melihat ternyata adalah Citra yang mengetuk nya


"Citra." Panggil Tika


"Iya Tik, kamu mau ke sini kan, ayo aku juga ikut Tik, aku tidak terima kalau mereka menghina keluarga kita lagi, dulu aku masih terima dengan cacian dari mereka tapi sekarang tidak, aku harus bisa menyumpal mulut mereka yang sombong itu." Ajak Citra setelah Tika keluar dari mobil


"Kak Bagas, mas Angga ada di sana, kak Bagas ke sana saja, di sana lebih aman dari pada di sini kak." Lanjut Citra


Tika dan Citra masuk ke dalam halaman rumah Ajeng


Tok tok tok


Ceklek


Pintu terbuka

__ADS_1


"Assalamualaikum, bik ada Nyonya Ajeng ada." Ucap Tika yang masih bernama lembut


"Ada bu, silahkan masuk." Ucap bibi dan mempersilahkan masuk, Citra dan Tika masuk ke dalam lalu duduk di ruang tamu.


Tika dan Citra cukup lama menunggu, Ajeng tidak kunjung datang membuat Citra geram dengan wanita itu. setelah sekitar 30 menit dari arah pintu rumah masuk seorang wanita yang tidak lain adalah Dita.


Tika yang melihat mereka datang segera melancarkan aksi nya, Tika membuka ponsel nya dan membuka rekaman untuk mencari bukti agar Irsyad segera bebas dari penjara


"Tante."Sapa Dita untuk Tika dan menciun tangan Tika tapi tidak kepada Citra, karena Dita tahu kalau Citra adalah mama dari Sindi wanita yang sudah merebuh laki-laki yang ia cintai


Tiba-tiba suara Ajeng menggema di ruang tamu."Syukurlah kalian cepat datang, jadi bagaimana bu Tika konsep seperti apa pernikahan anak kita nanti?." Ajeng mengembangkan senyuman di wajah nya tanpa menghiraukan Citra yang berada di samping Tika


"Bu Tika, saya tidak perdulu dengan itu, saya hanya perduli dengan kebahagiaan anak saya, mari kita buat kesepakatan, nikahkan anak kita, ceraikan anak dia (sambil menunjuk Citra) dan saya akan membebaskan Irsyad dari penjara


Nafas Tika sudah tidak teratur lagi, karena emosi yang sudah memuncak, ingin rasa nya Tika merobek mulut Ajeng yang berbicara tidak karuan.

__ADS_1


"Saya tidak akan menikahkan anak saya dengan anak dari seorang manusia yang berhati iblis seperti kamu Ajeng." Ucap Tika


"Cukup Tika, jaga mulut kamu jika kamu tidak ingin hal buruk terjadi pada anak kamu itu, saya bisa melakukan apa pun pada nya, kamu ingat itu dan sekarang kalian pergi dari rumah saya." Jawab Ajeng


"Sampai kapan pun saya tidak akan membebaskan Irsyad kecuali dia mau menikahi Dita." Lanjut Ajeng


Tika berjalan mendekati Dita dan memandang Dita dengan wajah menjijikan.


Sebenar nya Tika bukan seorang wanita yang dengan mudah memandang wanita lain dengan rendah, tapi ini sudah menyangkut putra dan keluarga nya, jadi jangan harap bisa bertemu dengan Tika yang lemah lembut dalam tutur kata dan penuh kasih sayang, karena Tika sudah berubah menjadi seorang wanita yang siap menjaga keluarga nya.


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2