CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Mesya


__ADS_3

" Memang nya kamu tahu dari mana mengenai itu?." tanya ayah penuh selidik, ia tidak mau kalau putra nya nanti berurusan dengan polisi,


" Ray tahu dari teman teman nya Mesya yah." Ucap Ray lalu menceritakan semua nya tanpa ada yang ditutupi Ray apa yang di ceritakan teman teman nya Mesya pada Ray.


" Kalau memang kamu mau mendekati Mesya lebih baik jangan terburu buru nak, karena ibu yakin saat ini hati Mesya masih sakit dan kemungkinan masih sulit untuk membuka hati nya lagi untuk laki laki, Mesya butuh waktu, bukan nya ibu menakuti kamu, ibu ini seorang wanita pasti bisa merasakan apa yang dirasakan oleh Mesya, meskipun ibu tidak mengalami nya, kalau memang kamu sudah mantap dan serius kamu dekati dengan cara baik baik, tapi kalau hanya buat mainan lebih baik kamu mundur saja, karena ada dua akibat kalau kamu hanya mempermainkan Mesya, Langit dan keluarga kita, selain Langit dekat dengan kita, kedua orang tua Mesya juga kenal baik dengan ayah mu." nasehat ibu pada Ray


" Iya bu, Ray sudah memantapkan hati Ray untuk meminang Mesya menjadi istri dan bunda untuk Langit, tapi apakah Mesya mau menjadi istri Ray, apalagi status kita berbeda bu, Ray duda sedangkan Mesya seorang gadis." tanya Ray


" Insya Allah nak, kalau ayah lihat dari keluarga Bagas dan Tika, mereka pasti bisa menerima kamu apa ada nya, tapi kamu jangan lupa untuk selalu memohon dan berserah diri kepada Allah, agar apa yang kamu mau itu juga atas kehendak Allah." nasehat ayah


" Terima kasih yah bu, ayah dan ibu selalu ada buat Ray." ucap Ray sambil memeluk ibu dan ayah nya.

__ADS_1


Ray yang sudah berada di dalam kamar nya, sekarang lagi berfikir bagaimana cara nya agar bisa bertemu dengan Mesya. " Ah kenapa aku lupa, kan ada Langit yang bisa membuat kami dekat." ucap Ray dengan senyum lebar nya.


Sudah banyak cara yang bersarang di otak Ray.


Di tempat Mesya


Ia berfikir keras, ingin rasa nya pergi jauh dari Daniel dn Caca tapi ia masih mempunyai tanggung jawab yang besar untuk pesanan nya, Mesya selalu berfikir kalau ia pasti bisa melupakan Daniel suatu saat nanti dan entah itu kapan.


" Bunda, ayo main." Ucap Langit yang berada di gendongan Mesya saat mereka akan kuar dari RS, ya Langit telah selesai memeriksakan kondisi nya.


" Anak bunda mau kemana hmmm, apa Langit tidak capek?." Tanya Mesya

__ADS_1


" No bunda, angit tidak capek, ayo bunda maen ke taman." ajak Langit


" Baik boy, lets go,,,,." Jawab Mesya membawa lari Langit yang berada di gendongan nya. Langit Tertawa terbahak bahak karena Mesya berlari sambil menggoyang goyangkan badan Langit


" Lihat lah Ray, apa kamu tidak bahagia melihat pemandangan yang ada di depan kamu barusan?." tanya ibu


" Tentu saja, sangat bahagia bu." jawab Ray dengan senyum lebar nya melihat dua orang yang berada di hati nya sekarang.


...🌷🌷🌷...


...Jangan lupa like dan Vote...

__ADS_1


...Happy Reading...


__ADS_2