CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Eps 265


__ADS_3

" Mas, Kayla minta maaf ya. Kayla tidak bisa mengimbangi mas, dan hanya bisa membuat mas malu saja." Air mata Kayla pun semakin deras di pipi putih mulusnya


Sandi memeluk istrinya, membiarkan dia menangis untuk mengeluarkan semua yang sesak di dadanya." Apa pernah mas bilang malu punya istri seperti adik?."


Kayla menggelengkan kepalanya di dalam pelukkan Sandi


" Apa pernah mas bilang kalau adik harus bisa mengimbangi mas?."


Kayla lagi-lagi hanya menggelengkan kepalanya di dalam pelukan Sandi


" Mas terima adik apa adanya sayang, mas tidak memandang adik dari keluarga adik yang terpandang, mas tidak memandang adik dari adik seorang sosok desainer, tapi mas memilih adik sebagai pendamping mas karena akhlak adik, hati adik, ketulusan adik, itu sudah cukup buat mas, meskipun andaikan adik terlahir dari keluarga biasa saja, tidak usah di masukkan ke hati ya sayang, adik percaya kan sama mas?." Kayla mendongakkan kepalanya menatap suaminya


" Kayla percaya sama mas."


Sandi mengecup bibir Kayla dan mendekapanya kembali ke dalam pelukkannya


" Jangan menangis lagi ya sayang, sudah biarkan orang berbicara apa yang terpenting adik tahu bagaimana mas mencintai adik." Kayla menganggukan kepalanya


" Terima kasih mas." Sandi tersenyum merasa lega


" Jangan dengarkan orang bilang apa kalau dia benci sama kita, mau sebaik apa pun kita tidak akan pernah benar di mata mereka sayang, kita yang menjalani hidup ini dan hanya kita yang tahu bagaimana bahagianya kehidupan kita." Sandi mengangkat tubuh Kayla dan membawanya ke kamar mandi

__ADS_1


" Mas, turunib Kayla."


" Tidak mau, temenin mas mandi, buka pintunya sayang," Sandi meminta Kayla untuk membuja handle pintu kamar mandi


" Oke kalau tidak mau berarti minta hukumannya di tambah." Sandi berjalan berbalik menuju tempat tidur membuat Kayla histeris


" Iya oke, Kayla buka pintunya, kita mandi." Sandi berhenti tersenyum puas dan berbalik lagi ke kamar mandi kemudian Kayla membuka handle pintunya


" Jadi istri yang nurut sama suami."


Sandi menurunkan Kayla ke dalam bath up dan mengisinya dengan air


" Iya mas." Kayla pasrah saja


Selesi dengan aktivitas mereka berdua di kamar mandi, kemudian berganti pakaian dan Sandi bersiap akan berangkat ke masjid untuk sholat magriv berjamaah


" Suami ku ganteng kalau pakai sarung sama baju koko seperti ini." Kayla duduk di sofa memandangi suaminya yang sedang berkaca di depan cermin


" Mas selalu ganteng pakai apa aja sayang, tidak pakai apa pun juga ganteng." jawaban absurd dari Sandi membuat Kayla ingin lari dari kamar itu


" Kenapa jadi kesana mas bicaranya sih."

__ADS_1


Sandi melirik istrinya dari pantulan cermib yang akan keluar dari kamarnya." Mau kemana?.:


Kayla berhenti dan menghadap ke Sandi


" Mau merawat baby kecil, tadi kan sudah sama baby besarnya." dengan lagak centil Kayla


" Adik mau di hukum lagi, centil seperti itu." Sandi mengambil sajadagnya dan bernajak keluar dari kamar


" Apa sih mas."


" Ayo turun." Sandi memeluk pinggang Kayla berjalan bersama menuju ke ruang keluarga sambil menunggu adzan magrib berkumandang


" Ayah...." Cio menghampiri ayahnya dan biasanya minta gendong


" Cio kan sudah gede suka banget minta gendong sama Ayah." Sandi mencubit pelan hidung kecil Cio


" Cio kecil ayah."


" Kalau Cio punya adik bayi masih minta gendong tidak?."


Kayla yang datang membawa cemilan tiba-tiba batuk mendengar ucapan Sandi

__ADS_1


...🌷🌷🌷...


...**To be continued ❤...


__ADS_2