CINTA DALAM DOA

CINTA DALAM DOA
Bab 259


__ADS_3

aku hancur saat itu, aku tidak tahu lagu apa yang harus aku lakukan dalam keadaan seperti itu, rasa nya ingin sekali membuang bayi nya saat itu." Sindi berhenti sejenak lalu melanjutkan nya, Sindi mengutarakan semua isi hati nya yang selama ini ia tahan dan mengganjal, Sindi tidak mau menyimpan rasa ini terlalu lama


"Aku tidak dapat membayangkan kehidupan ku di masa mendatang jika melahirkan seorang bayi di luar pernikahan, bagaimana aku akan menghadapi kehidupan selanjut nya, bagaimana orang lain akan memperolok olok anak ku di masa mendatang jika aku melahirkan nya, dan tiba tiba bang Irsyad datang pada ku, dia datang seperti malaikat yang Allah kirimkan untuk ku, dia menikahi ku hanga karena hati nya tergerak untuk menjaga bayi ku setelah mas Ikbal pergi, Tapi kalian dengan jahat nya membuat nya masuk ke dalam penjara, untuk apa yang dia tidak lakukan sama sekali pada putri kalian, aku....hiks...hiks...hiks..aku tidak tahu lagi harus bicara apa, kecewa pasti itu yang aku rasakan, kenapa kalian begitu tega pada ku."Sindi masih menangis dengan tersedu sedu.


Melihat Sindi yang sudah tidak terkendali dengan tangisan nya yang semakin memilukan hati ,Irsyad menarik nya ke dalam pelukan kan nya untuk memenangkan nya sejenak.


"Sindi maafkan kami nak, kami memang bersalah, kami tidak akan lagi mengganggu kehidupan mu nak, hidup lah dengan bahagia, saya bisa melihat kalian saling menyayangi, terima kasih Irsyad kamu sungguh laki laki hebat, om sangat sangat bersyukur, kamu lah sahabat putra om saat itu, mungkin jika bukan kamu yang melakukan pengorbanan begitu besar saat itu, mungkin saja om tidak akan dapat melihat cucu om hidup dengan baik sampai sekarang." Ucap Danu dengan wajah nya yang mulai keriput dan itu terlihat sangat jelas kesedihan di sorot mata nya saat berbicara.

__ADS_1


Kemudian Danu berinisiatif untuk membawa kembali pulang istri nya, ia tidak ingin kehadiran nya di sana membuat Sindi semakin teringat dengan masa lalu nya yang sangat sulit dulu.


"Mari kita pulang ma, kamu sudah melihat nya bukan, dia tumbuh bauk di sini, orang tua nya sangat menjaga nya, kita bisa hidup tenang sekarang, setidak nya anak kita bahagia di surga sana karena menyaksikan anak yang dia tinggalkan dulu hidup dengan baik..." Ucap Danu yang memegang tangan sang istri.


"Tapi pa.. mama masih ingin melihat nya, mama ingin berada di dekat nya, mama ingin melihat nya tumbuh dewasa, hiks...hiks...hiks... Mama rindu Ikbal pa, setiap malam mama selalu sulit tidur, mama tidak pernah benar benar bisa mengikhlaskan kepergian nya dan sekarang mama bisa melihat nya lagi, dia sangat persis dengan Ikbal kecil ku dulu pa...." ucap Ajeng


Mata dan wajah Ajeng semakin memerah karena terus menangis, banyak hal yang saat ini ia fikirkan, setelah ia kembali mengingat perkataan Sindi, ia takut jika Sindi tidak akan lagi memberi nya izin untuk bertemu dengan Omar.

__ADS_1


malam kakak semua, pasti lagi bingung ya kak, kenapa saya up cuma sedikit, saya mohon maaf yang sebesar besar nya pada kakak semua, saat ini saya sedang sibuk kak, karena menjelang lebaran, Insya Allah setelah lebaran saya akan up lebih banyak lagi, oh iya hampir lupa, sesuai dengan janji saya, untuk Giveaway akan saya umumkan antara hari senin atau selasa ya, saya memberikan berupa pulsa atau uang untuk 10 orang yang beruntung, untuk kriteria, khusus giveaway ini, saya tidak ada kriteria khusus kak, jadi nama yang saya tulis murni dari pilahan saya pribadi, semoga kakak beruntung


...Hayo tebak, kelanjutannya bagaimana kakak...


...🌷🌷🌷...


...To be continued...

__ADS_1


...Terima kasih sudah membaca karya saya...


...Maaf kalau masih banyak kata-kata atau tulisan yang masih salah...


__ADS_2