
Sebelum membaca klik like yak...
let's vote for me boleh yak...
apalagi koin seikhlasnya juga boleh banget...
Rate bintang lima jangan lupa...
thank u so much... love u all... 😘😍
***
Tasya buru-buru keluar dari toko mbak Kanaya menunggu Dita di depan toko dan duduk disana. Bulu kuduknya meremang sedari tadi dengan ketakutan menghinggapi perasaannya saat itu.
Dita lalu menghampiri mbak Kanaya selaku pemilik toko untuk membayar tiga buah tas rajut yang tadi ia pilih.
"Sudah selesai?" tanya mbak Kanaya.
"Sudah mbak ini mau bayar, pakai kartu kredit bisa?" tanya Dita.
"Bisa dong." Mbak Kanaya menerima kartu kredit milik Dita yang di serahkan kepadanya.
Setelah melakukan pembayaran Kanaya sempat melihat sekilas ke arah kalung permata milik Dita.
"Kalung kamu bagus ya." ucap nya.
"Oh ini hehehe iy bagus aku juga suka permata kalung ini mbak." sahut Dita.
"Boleh tau dimana kamu mendapatkan nya?" tanya Kanaya penuh ingin tahu.
"Ini dari mami mertuaku mbak." jawab Dita.
"Oh gitu, rasanya pernah lihat tapi dimana gitu saya lupa." ucap Kanaya makin memperhatikan kalung yang Dita pakai secara detail.
"Di toko kali mbak, namanya juga aku di beliin kali aja pasaran gitu mbak kaya yang ada di toko perhiasan hehehe."
"Oh iya mungkin ya, baiklah terima kasih sudah berbelanja disini, ini barangnya."bak Kanaya menyerahkan plastik berisi tas rajut sambil tersenyum kepada Dita.
"Sama-sama mbak." ucap Dita saat menerima nya.
"Datang kembali ya." sahut mbak Kanaya saat Dita pergi menjauh menghampiri Tasya lalu bergegas pergi.
"Kamu gak ngerasa hal aneh gitu Ta, merinding disko gimana dengan hawa pengap dan wangi-wangian aneh di dalam toko?" tanya Tasya saat Dita keluar dari toko.
"Aku ngerasa sih nih bulu halus di tangan ku masih berdiri, merinding, tapi aku gak tau itu apa." sahut Dita.
"Kamu gak lihat makhluk aneh gitu di dalam sana?" Tasya menoleh ke arah toko sambil menggandeng lengan Dita.
"Gak tuh emangnya kamu lihat?" Dita balik bertanya.
__ADS_1
"Enggak Ta." sahut Tasya.
"Ya udah kalau gitu selow aja, tenang aja, ini kita balik ke hotel apa mau lanjut?" tanya Dita.
"Menurut kamu Ta, kamu masih mau belanja lagi gak?"
"Balik aja yuk, kali aja nanti malam Anan mau ajak kita jalan-jalan." ucap Dita.
"Ya udah Ta, saya mah ikut kemanapun kamu pergi." sahut Tasya.
"Ahhhh so sweet banget sih kamu. Mau nyobain naik angkot apa pesen taxi nih?" tanya Dita.
"Naik angkot tradisional aja yuk Ta kita nyobain tapi cari yang rame penumpang yang ada cewek-cewek nya, kalau sepi nanti kita diculik gimana? ucap Tasya bergidik ngeri sambil ketakutan membayangkan dirinya di culik.
"Ini kenapa ya jalan sama kamu penuh dengan ketakutan bawaannya apa-apa parno ih." Dita menepuk bahu Tasya.
"Namanya juga manusia Ta wajar lah penuh ketakutan."
Tiba - tiba di jalan raya sana terjadi keramaian yang menghebohkan.
"Ada apaan sih Ta?" tanya Tasya.
"Hayo lihat yuk." ajak Dita.
Keduanya bergegas menuju jalan raya berhambur dengan kerumunan orang-orang disana.
Tasya menunjuk ke arah Jeff yang sedang mengabadikan kejadian yang terjadi di jurang sebrang jalan raya itu.
"Maaf ada apa ya pak?" Dita bertanya pada salah satu warga di tempat kejadian.
"Kecelakaan neng, ada bis rombongan tur masuk jurang." ucap bapak itu
"Inalillahi serem ya Ta." sahut Tasya.
"Aduh mending gak usah lihat deh Sya nanti kalau ada korban tewas terus roh nya ngeliat kita minta ikut gimana? pergi aja yuk cari angkot yang lewat." ajak Dita mencoba menghindari kecelakaan tersebut.
"Hai kalian mau kemana?" tanya Jeff menegur Dita dan Tasya.
"Kita mau pulang." sahut Dita.
"Enggak sih Jeff kita belum mau pulang." sahut Tasya menyenggol pinggang Dita dengan sikunya.
"Kalian menginap di mana sih?" tanya Jeff lagi.
"Di hotel xx dekat pantai." jawab Dita.
"Wah kalau begitu kita satu hotel, aku juga menginap disana, bagaimana jika kita pulang bersama?" Jeff menawarkan bantuan.
"Ide bagus tuh, boleh Jeff boleh banget." sahut Tasya sambil tersenyum manis ke arah Jeff.
__ADS_1
"Tasya... kok jadi manis banget sih." bisik Dita mencubit lengan Tasya.
"Aww... sakit Ta, kapan lagi Ta saya jalan sama bule hihihi." bisik tasya.
"Jeff come here, the bus will up you should capture their bodies." teman Jeff memanggil nya untuk segera datang mengambil foto tubuh para korban.
"Okay I will be there." sahut Jeff.
"Aku kesana dulu ya." ucap Jeff pada Tasya dan Dita.
"Iya iya kita tungguin kok." sahut Tasya.
"Main iya iya aja tuh gak lihat tuh di pojokan sana." Dita menundukkan kepalanya tak mau melihat para roh korban kecelakaan yang masih kebingungan dengan keadaan mereka sampai mereka ada yang menemukan titik terang masing-masing untuk kembali ke alamnya dan menghilang.
"Ta...Ta...Ta... itu Ta mendekat ke kita." bisik Tasya sambil terbata-bata ketakutan.
"Udah aku bilang kan tadi jangan di lihatin terus buru-buru pergi dari sini, kamu sih pakai mau nungguin Jeff." Dita menggerutu sambil masih menundukkan kepalanya dan menutup mata.
"Itu kaki siapa Ta, darah semua?" bisik Tasya melihat sepasang kaki penuh darah dengan tulangnya yang terlihat karena daging kakinya sobek.
"Mundur Sya pelan-pelan yuk." Dita mundur beberapa langkah berbarengan dengan Tasya yang masih melingkarkan lengannya di lengan Dita.
BRUG...!n
"Aduh neng lihat-lihat dong kalau jalan main nabrak aja!"
Dita dan Tasya tak sengaja menabrak pengendara motor yang sedang berhenti karena ingin tahu mengenai kecelakaan saat itu sampai motor pengendara itu terjatuh bersama pengendaranya.
"Maaf bu maaf gak sengaja." ucap Dita sambil menolong pengendara tersebut.
"Kiyaaaaaaaaa astagfirullah matanya gak ada Ta." pekik Tasya.
****
To be continued...
alias bersambung ya...
mohon maaf kalau ada typo bertebaran dan
Jaga kesehatan dan stay safe ya buat semuanya. Ingat tetap di rumah yak kalau gak ada keperluan mendesak untuk keluar gak usah keluar apalagi buat kumpul ngabuburit atau buka puasa bersama.
Selamat berpuasa buat yang menjalankan puasanya yak semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran aamiin...
ayo dong crazy vote buat Pocong Tampan kan Vie ngarep juga nih si pocong tampan bisa nangkring di rangking 20 besar vote apalagi 10 besar vote meski ngarep banget nih hehehe.
Dan pastinya makasih banyak ya buat yang selalu setia membacanya dan memberikan vote poin bahkan koinnya.
Vie Love you all 😘
__ADS_1