Pocong Tampan

Pocong Tampan
Lamaran Om Kevin (Part 2)


__ADS_3

Sebelum membaca klik like yak...


let's vote for me boleh yak...


apalagi koin seikhlasnya juga boleh banget...


Rate bintang lima jangan lupa...


thank u so much... love u all... 😘😍


****


Tante Dewi menoleh ke arah Dita, Anan, Tasya dan Doni, tatapan Tante Dewi makin tajam melirik ke arah mereka satu persatu.


"Kalian kepo banget sih, udah selesai pada ngomong nya?" ucap Tante Dewi.


Semuanya langsung terdiam menundukkan kepala tak berani melihat ke arah Tante Dewi.


"Jadi wahai Dewi Maharani maukah kau menikah dengan ku?" ucap om Kevin bertanya lagi agar lebih yakin dan pasti.


Hening seketika kala itu hanya suara hembusan angin dan deru ombak yang bersahutan. Semua menatap penuh harap dan penuh keingintahuan akan jawaban Tante Dewi kala itu.


"Hmmmm aku sih masih marah ya, marah banget, jadi maaf ya aku gak bisa." sahut Tante Dewi.


"Yaaaahhh...." sahut Anan, Dita, Tasya dan Doni berbarengan.


Om Kevin langsung berdiri dengan perasaan kecewa. Tubuhnya terasa lemas dan tak bergairah lagi kala mendengar ucapan Tante Dewi. Om Kevin menatap wajah Tante Dewi sekilas lalu berbalik badan. Ia menaruh cincinnya ke dalam kantong celananya kembali.


"Ayo Don, kita ke hotel." ucap om Kevin dengan suara lemah dan penuh kekecewaan.


"Kamu mau kemana?" tanya Tante Dewi.


"Mau balik ke hotel kan." sahut om Kevin.


"Lho memangnya aku udah selesai ngomong, coba berlutut lagi di hadapan aku." ucap Tante Dewi memberi perintah. Om Kevin menoleh ke Dita seakan tak percaya dengan perkataan Tante Dewi barusan, karena ia tak mengerti.


"Udah nurut aja om berlutut lagi." bisik Dita ke arah om Kevin.


Akhirnya om Kevin menurut perintah Tante Dewi sambil berlutut.


"Mana ckncinnya, ulurin kayak tadi." perintah Tante Dewi.


Om Kevin lalu mengambil cincinnya dari kantong celananya.


"Ini mau di apain?" tanya om Kevin.

__ADS_1


"Ya kamu ulurin lagi kayak tadi." ucap Tante Dewi.


"Lalu?" tanya om Kevin masih tak mengerti.


"Aku memang masih marah, marah banget rasanya pengen aku cakar wajah kamu itu sampe puas, tapi aku juga gak bisa..."


Suasana hening kembali. Semuanya saling bertatapan bergantian penuh tanya dan tak mengerti dengan ucapan Tante Dewi.


"Kamu gak bisa kenapa Dew?" tanya om Kevin


"Aku... aku... emmmm aku gak bisa nolak kamu." Sahut Tante Dewi.


"Oh ya udah gak papa emang mungkin kita belum berjodoh... eh apa? apa yang kamu bilang barusan?" om Kevin memastikan sekali lagi menatap Tante Dewi dirinya yang hampir berdiri mencoba kembali berlutut.


"Iya, aku gak bisa nolak kamu." sahut Tante Dewi menutup wajahnya yang memerah karena malu dengan kedua tangannya.


"Jadi, jadi, jadi kamu menerima lamaran ku?" tanya om Kevin.


Tante Dewi mengangguk sambil tersenyum dan meraih cincin berlian dari tangan om kevin.


"Alhamdulillah makasih yaa Allah, aku seneng banget tau gak." Om Kevin langsung memeluk Tante Dewi tiba-tiba.


"Ah... seneng banget dengernya." pekik Dita sambil memeluk Anan dengan gemas dan makin erat.


"Sakit Ta, sesek aku nya." sahut Anan yang kemudian Dita melonggarkan pelukannya.


"Eh maaf kelepasan gak sengaja." ucap Tasya melepas pelukannya ke Doni.


"Enggak apa-apa Sya, aku malah seneng kok." sahut Doni tersipu malu namun hatinya penuh dengan kebahagian dan berbunga-bunga kala Tasya memeluknya.


Om Kevin menyematkan cincin berliannya di jari manis tangan kiri Tante Dewi.


"Makasih ya Dew, makasih banget kamu mau jadi istri ku." ucap om Kevin.


"Iya." sahut Tante Dewi.


"Ah.... aku baper nih lihatnya. Selamat ya Tante Dewi dan om Kevin." Dita memeluk Tante Dewi dengan erat.


"Makasih Ta, berkat kamu sama Anan saya jadi mikir kalau sendirian itu ternyata gak enak hihihi." bisik Tante Dewi.


"Aaaaahhhh sayang banyak banyak sama Tante." ucap Dita makin memeluk erat Tante Dewi.


Anan juga memberi selamat dan memeluk om Kevin lalu bergantian memeluk Tante Dewi.


Tasya dan Doni juga ikutan dong memberikan ucapan selamat dan bergantian menjabat tangan Tante Dewi dan om Kevin.

__ADS_1


"Jadi kapan nih tanggal pernikahan nya?" tanya Dita.


Tante Dewi menoleh pada om Kevin.


"Secepatnya, sepulangnya kita tugas di pulau ini segera saya akan menikahi Dewi dengan pesta kecil-kecilan sama seperti waktu kamu menikah dulu itu Ta." sahut om Kevin.


"Iya gitu aja, aku setuju kok, yang penting sekarang ini project pembuatan cabang rumah sakit kita disini berhasil." sahut Tante Dewi.


"Ide yang bagus, sekarang gantian Dita ya yang mempersiapkan pernikahan om dan Tante." ucap Dita menawarkan bantuan dengan idenya.


"Iya terserah kamu deh, asal jangan bertemakan yang serem-serem ya" sahut Tante Dewi yang membuat semua yang ada disitu menertawakan nya.


"Saya boleh bantuin kan Ta?" tanya Tasya.


"Ya iya lah siapa lagi yang bakal aku suruh-suruh buat bantu hehehe." Dita merangkul bahu Tasya.


"Eh bentar, kok ada yang terbang ya tapi aneh gitu." Doni menyela pembicaraan Tasya dan Dita.


"Nah kan jangan-jangan yang tadi Tasya lihat ya Don?" ucap Tasya.


"Iya beneran aneh deh aku lihatnya kepala perempuan rambutnya panjang tapi badannya gak ada." sahut Doni.


"Wah jangan-jangan kutang lagi eh kuyang maksudnya." ucap om Kevin yang di pukul bahunya oleh Tante Dewi karena salah ucap.


"Mana sih aku gak lihat kok? Pak Herdi aja mana coba ini gak kelihatan tali pocongnya?" sahut Dita.


"Beuh dia mah kalau datang bukan tali pocong yang keliatan tapi bau busuk nya udah ke cium." sahut Anan mengejek pak Herdi.


"Aduh aduh aduh sakit...!"


pekik Anan kala rambutnya tiba-tiba di jambak oleh Pak Herdi sampai tubuhnya jatuh mendarat di pasir pantai malam itu.


****


To be continued...


alias bersambung ya...


mohon maaf kalau ada typo bertebaran dan Jaga kesehatan dan stay safe ya buat semuanya. Ingat tetap di rumah yak kalau gak ada keperluan mendesak untuk keluar gak usah keluar apalagi buat kumpul ngabuburit atau buka puasa bersama.


Selamat berpuasa buat yang menjalankan puasanya yak semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran aamiin.


ayo dong crazy vote buat Pocong Tampan kan Vie ngarep juga nih si pocong tampan bisa nangkring di rangking 20 besar vote apalagi 10 besar vote meski ngarep banget nih hehehe.


Dan pastinya makasih banyak ya buat yang selalu setia membacanya dan memberikan vote poin bahkan koinnya.

__ADS_1


Jangan lupa main ke 9 lives ya ramaikan disana.


Vie Love you


__ADS_2