
Sebelum membaca klik like yak...
let's vote for me boleh yak...
apalagi koin seikhlasnya juga boleh banget...
Rate bintang lima jangan lupa...
thank u so much... love u all... 😘😍
****
"Aduh aduh aduh sakit...!"
pekik Anan kala rambutnya tiba-tiba di jambak oleh Pak Herdi sampai tubuhnya jatuh mendarat di pasir pantai malam itu.
"Nih kalau Anan udah jatuh tiba-tiba gitu gak jauh nih dari sesuatu." om Kevin bersembunyi di balik tubuh Tante Dewi.
"Iya nih pasti si Herdi deh yang gangguin Anan." Tante Dewi merubah posisinya gantian bersembunyi di balik tubuh om Kevin.
Pak Herdi menginjak tangan Anan.
"Aaaaaaa sakit tofu basi...!" jerit Anan langsung menarik kaki pak Herdi membuatnya jatuh mencium pasir.
"Kok saya jadi pengen ketawa ya." bisik Tasya ke Doni.
"Iya sama hehehe tapi bos sendiri takut dosa nih." sahut Doni.
"Heh kok kalian malah pengen ketawa sih bukannya tolongin buat misahin." ucap Dita mulai kesal dengan kelakuan Anan dan pak Herdi yang sudah saling membalas dan berguling-guling di pasir pantai karena asik berkelahi.
"Tau ih dimana lucunya coba makin serem lihat Anan kaya gitu malah takutnya orang lain yang lihat di bilang crazy lagi." ucap Tante Dewi saling menggandeng tangan dengan om Kevin ketakutan.
"Dih Tante mah, suami ku tercinta itu masa mau dibilang crazy sih." Dita menggerutu dengan kesalnya.
"Ayo Doni bantuin pisahin!" pinta Dita.
"Gimana misahinnya kak?" Doni menggaruk-garuk kepalanya.
"Aku pegang Anan kamu tarik pak Herdi pegangin dia." pinta Dita dengan nada yang mulai meninggi.
"Ah gak mau masa saya megangin pocong sih." Doni mencoba membantah karena takut.
"Doni..." Dita sudah melotot ke arah Doni.
__ADS_1
"Don turutin aja, baru ini saya lihat Dita serem banget kayak gitu." ucap Tasya.
"Ya masa aku... ah iyalah nekat juga nih." sahut Doni.
Doni menarik pak Herdi memisahkannya dengan Anan. Meski takut menghinggapi Doni tapi ia akhirnya menyeret pak Herdi. Karena tak kuat menahan tubuh pak Herdi yang lebih besar dari Doni akhirnya Doni terjatuh dan menindih tubuh pak Herdi.
Anan tertawa menyaksikan nya sampai terpingkal-pingkal meski Dita sudah menepuknya untuk diam.
Doni memandang ke wajah pak Herdi yang sangat pucat.
"Eh bapak kalau di lihat deket gini ganteng lho pak." ucap Doni agak takut mencoba menyenangkan hati pak Herdi.
"Hmmm saya juga tahu kok kalau saya ganteng tapi kamu bisa gak minggir dari tubuh saya atau mau melihat wajah saya yang seram?" ucap pak Herdi memandang wajah Doni dengan tatapan menyeramkan.
"Eh iya pak, maaf ya maaf." Doni langsung berdiri dan membersihkan tubuhnya dari pasir pantai.
"Hahaha kocak elo pada." sahut Anan.
"Ih makin merinding aku tau, udah yuk balik ke hotel." ucap om Kevin mengajak semuanya.
Tiba-tiba terdengar suara wanita yang menjerit tak jauh dari pantai tersebut.
"Denger gak barusan ada yang jerit?" tanya Tasya dan melihat yang lainnya mengangguk.
"Samperin yuk kali aja butuh pertolongan." ucap Dita.
"Tunggu, iya kalau suara manusia kalau hantu gimana?" Tante Dewi bergidik ngeri.
"Aku tetep mau lihat, siapa tau manusia Tante yang minta tolong." ucap Dita lalu melangkah menuju arah suara itu di susul Anan, Tasya, Doni dan pak Herdi.
"Mas balik aja yuk ke mobil." pinta Tante Dewi pada om Kevin.
"Iya deh yuk, biarkan mereka para pemburu hantu yang menangani daripada kita gak ngerti gak bisa lihat malah ketakutan sendiri." sahut om Kevin lalu keduanya melangkah pergi menuju mobil rental yang terparkir di parkiran restoran seafood tadi.
"Itu tuh ada yang terbaring di sana." tunjuk Doni.
Dita dan Anan langsung berlari menuju sosok yang terbaring itu. Doni juga mengikutinya.
"Aduh kenapa pada lari sih, saya kan jadi ketinggalan, nanti kalau saya ketemu hantu gimana lagi?" gumam Tasya lalu menoleh pada sosok di sampingnya.
"Duh lupa ini ada hantu di samping saya." Tasya melirik ke arah pak Herdi yang melompat.
"Tungguin Tasya... tunguuuuuu." Tasya langsung berlari kencang menyusul semuanya tak mau dia berjalan beriringan dengan hantu pocong Pak Herdi.
__ADS_1
"Astagfirullah apaan tuh yang ada di atas mbaknya?" ucap Dita saat melihat sosok kepala perempuan berambut panjang tanpa tubuh sedang menghisap darah dari perempuan yang berteriak tadi.
Sosok kepala hantu itu menoleh ke arah rombongan Dita yang baru datang lalu sosok hantu itu langsung melayang pergi.
"Eh ada jeroan nya pada terbang itu." pekik Anan.
"Ayo kejar Nan." ucap Dita sambil menarik tangan Anan berlari mengejar.
"Ini mbaknya gimana?" tanya Doni.
"Kamu jagain dulu Don bareng Tasya." pinta Dita dari kejauhan.
"Wah kemana nih hantu jeroannya?" Anan memandang sekeliling mencari sosok hantu kepala perempuan tadi.
"Ia cepet banget ngilang nya." Nafas Dita tersengal-sengal saking lelahnya berlari.
"Duh haus lagi mau minum." ucap Dita.
"Mau nyari dimana coba, kita kan lagi ngejar hantu tadi." sahut Anan.
"Oh iya iya, coba lihat di pohon Nan, kali aja nyangkut ususnya di pohon." ucap Dita mengamati pohon-pohon dengan seksama.
"Ya kali sayangku cintaku, ada-ada aja nih masa iya usus dia nyangkut di pohon itu tuh kayaknya yang namanya kuyang." sahut Anan sambil merangkul Dita kembali menuju tempat wanita tadi terbaring.
"Bisa aja dong, dia kan cuma kepala sama jeroan mana kaga pake baju, terus tuh ya bayangin kalau badan kita gak pake baju kena angin malam aja masuk angin, gimana dia yang cuma jeroan doang kena angin malam, dih gak mikir tuh kuyang, apalagi kalau banyak kuman yang nempel di ususnya, hatinya, lambungnya duh bodoh banget tuh kuyang." ucap Dita membuat Anan makin geli mendengar penjelasannya.
****
To be continued...
alias bersambung ya...
mohon maaf kalau ada typo bertebaran dan Jaga kesehatan dan stay safe ya buat semuanya. Ingat tetap di rumah yak kalau gak ada keperluan mendesak untuk keluar gak usah keluar apalagi buat kumpul ngabuburit atau buka puasa bersama.
Selamat berpuasa buat yang menjalankan puasanya yak semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran aamiin.
ayo dong crazy vote buat Pocong Tampan kan Vie ngarep juga nih si pocong tampan bisa nangkring di rangking 20 besar vote apalagi 10 besar vote meski ngarep banget nih hehehe.
Dan pastinya makasih banyak ya buat yang selalu setia membacanya dan memberikan vote poin bahkan koinnya.
Jangan lupa main ke 9 lives ya ramaikan disana.
Vie Love you
__ADS_1