
Sebelum membaca klik like yak...
let's vote for me boleh yak...
apalagi koin seikhlasnya juga boleh banget...
Rate bintang lima jangan lupa...
thank u so much... love u all... 😘😍
****
"Hai Tasya...!" sapa Susi yang sudah berada di dalam mobil nya Jeff.
"Dia lagi dia lagi hadeh..." gumam Tasya.
Mobil Jeff melaju menuju ke tempat wisata Gua Ungu di pulau itu.
Sesampainya di tempat wisata Gua Ungu Jeff membelikan ke empatnya karcis masuk ke dalam gua.
"Wah makasih banyak ya Jeff." ucap Dita.
"You are welcome, yuk masuk." ajak Jeff.
"Kenapa sih nama guanya itu Gua Ungu?" tanya Tasya kepada seorang juru kunci atau yang disebut kuncen.
"Soalnya gua ini tempat bersemayamnya Ratu Kencana Ungu nah setiap Jumat Kliwon gua ini semuanya berwarna ungu entah cahaya dari mana tapi dinding, air telaga di dalam gua semuanya warna ungu. Kalau kata ayah saya Nyi Ratu Kencana Ungu sedang hadir untuk mandi di telaga sana." ucap kuncen tersebut.
"Oh gitu pak, terus asiknya wisatawan yang kesini selain foto-foto di dalam gua apa ya pak kira-kira?" tanya Tasya.
"Cocok nih Tasya jadi wartawan saya gak perlu tanya lagi Sya." puji Jeff.
"Ah Jeff saya sehati dong ya sama kamu berarti." sahut Tasya yang dijambak rambutnya oleh Susi.
"Di ujung sana ada terowongan nah kebanyakan para wisatawan meluncur kesana nanti sampai di pantai, di air yang dangkal sih jadi lebih aman." ucap kuncen tersebut.
"Wah boleh di coba tuh, saya mau ah meluncur." sahut Tasya
Jeff menjelaskan pembicaraan Tasya dan sang kuncen pada Brian.
"Wow that's great, let's through the tunnel bro." ucap Brian dengan semangat.
__ADS_1
"Oke ayo kita meluncur." ucap Jeff.
"Aku enggak deh, aku takut tempat sempit hehehe." ucap Dita.
"Ya udah Ta, kamu jaga barang-barang aja gimana?" tanya Tasya.
"Emang kamu bawa baju ganti Sya?" Dita gantian bertanya.
"Bawa dong, persiapan kalau aku ngompol hihihi." bisik Tasya
"Okay Dita aku titip tas ranselku ya." ucap Jeff lalu ketiganya mengikuti kuncen menuju terowongan di ujung gua sana.
"Gue juga mau ikut ah." sahut Susi yang langsung mengikuti ketiganya menuju terowongan.
"Lah terus kalau mereka langsung ke pantai aku disini sendiri dong, kan lumayan jauh juga tuh pantai dari gua ini, hadeh." gumam Dita.
Tiba-tiba sekitar Dita berubah menjadi ungu, telaga pun airnya berubah menjadi ungu. Dita melihat rambut seseorang yang tiba-tiba muncul dari dalam tenaga dan lama - kelamaan muncul kepala dan wajah perempuan yang cantik jelita bak putri kahyangan lalu tubuhnya secara utuh memakai kebaya dodot dan kain batik berwarna ungu. Di pinggangnya terikat selendang berwarna ungu.
"Pak kuncen, pak...!" teriak Dita mencari seseorang yang masih ada di sekitar nya namun tak ada siapapun.
"Tak akan ada yang mendengar mu wahai manusia, karena kau sudah berada di alam ku." ucap perempuan itu.
"Benar sekali, ini adalah tempat ku membersihkan diri." sahut ratu tersebut.
"Hmmm jadi ini kamar mandi ratu toh, terus WC nya dimana Tu kalau ratu lagi kebelet?" tanya Dita dengan polosnya.
"Kamu itu ya lucu sekali." ucap sang ratu dengan penuh lemah lembut.
"Eh ngomong-ngomong nih ya sesama ratu kenal sama ratu yang di lukisan ini gak? bentar ya aku keluarin hape dulu ya." Dita menunjukkan foto sebuah lukisan sang nyai yang pernah di ambil di kamar tamu rumah papi nya Anan.
"Oh abdi rendahan ini terkurung di rumah mu ya? kepada siapa dia mengabdi?" tanya sang Ratu Kencana Ungu.
"Wah cakep, berarti Ratu Ungu kenal sama nyai, satu kampung ya jangan-jangan, eh maaf ya kanjeng Ratu maafin Dita." Dita meminta maaf dengan cara menempelkan kedua telapak tangannya.
"Hahahaha kau memang gadis yang lucu, baru ini aku bertemu pengunjung sepolos dirimu, biasanya jika mereka bertemu denganku langsung harta, tahta, wanita atau pria yang mereka inginkan dariku." ucap nya sambil duduk di tepi telaga.
"Harta, tahta, pria wah maaf-maaf ya ratu aku mah udah punya semua hehehe bukan nya sombong nih jadi gak butuh hal yang kaya gitu." ucap Dita dengan nada bangga.
"Kemarilah mendekat padaku." pinta sang Ratu Kencana Ungu.
"Baiklah, jadi si nyai di lukisan ini abdi rendahan gimana maksudnya?" tanya Dita.
__ADS_1
"Kedudukannya jauh di bawahku dan golongan dia biasa digunakan untuk menjadi istri si pemiliknya, si pemilik menyiapkan apa yang dia mau dan si abdi menyediakan apa yang pemiliknya mau." ujar Ratu Kencana Ungu.
"Jadi dia dan papi Anan bersekutu?" tanya Dita.
"Ya betul, jika si pemiliknya mati maka abdi akan berpindah kepemilikan kepada keturunannya terus menerus."
"Idih gak tau malu, jadi dia jadi istri giliran gitu abis, bapaknya, anaknya, cucunya idih amit-amit, eh bentar kalau papi Anan meninggal dia turun ke Anan dong wuaaaa gak bisa gak bisa." ucap Dita mengibaskan kedua tangannya.
"Bisa di putus jika si abdi berkeinginan pergi dan harus menuruti apa yang dia mau meski akan sangat sulit memenuhi keinginannya karena bisa saja dia menginginkan kematian." ujar nya.
"Hmmmm aku gak bisa biarkan nih kalau si nyai turun temurun di keluarga Anan aku." ucap Dita dengan gusarnya.
"Kalung yang cantik, dari mana kau dapatkan?" tanya sang Ratu Kencana Ungu.
"Dari ibu mertua aku yang baik hati, bagus ya? semua yang melihat kalung ini pasti bilang bagus." Dita menunjukkan kalungnya ke arah sang ratu.
"Berhati-hatilah karena ini bukan kalung biasa, lagipula jika kulihat lebih seksama kau juga bukan orang biasa, kau selalu di kelilingi keburukan tapi kau juga selalu membawa kebaikan pada sekitarmu anak cantik." Ratu itu bermain air telaga dan mengambil sesuatu dari dalamnya.
"Kau pasti sudah menikah?" tanya sang Ratu Kencana Ungu pada Dita.
"Iya, kau ratu tau sih?" tanya Dita.
"Ini kau pakai lah gelang ini, dan berikan gelang satunya lagi pada suami mu." ucap Sang Ratu.
"Kenapa ratu baik sekali sama aku kan kita baru bertemu, rasanya kurang pantas untuk ku menerimanya?" tanya Dita melihat ke arah dua gelang perak bermata ungu di tangan sang Ratu.
"Orang lain pasti akan langsung senang dan menerima pemberian ku, tetapi kau malah bertanya pantas apa tidak untuk menerima ini ." Sang Ratu Kencana Ungu tersenyum lebar memandang Dita.
****
To be continued...
alias bersambung ya...
mohon maaf kalau ada typo
Selamat berpuasa buat yang menjalankan puasanya yak semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran aamiin.
Jangan lupa main ke 9 lives ya ramaikan disana.
Vie Love you
__ADS_1