
Sebelum membaca klik like yak...
let's vote for me boleh yak...
apalagi koin seikhlasnya juga boleh...
Rate bintang lima jangan lupa...
thank u so much... love u all... 😘😍
****
"Non kok cepet banget mobil taxi nya sampai baru aja pesen." ucap Iwan saat selesai melongok ke depan halaman dan melihat sebuah mobil taxi berwarna biru terparkir disana.
"Wuih iya cepet banget, oh atau jangan-jangan dia ada di deket sini kali ya." sahut Tasya
"Udahlah gak penting pokoknya bisa balik ke hotel, kasian Tante Dewi pasti udah ngantuk nungguin kita." sahut Dita lalu mereka pamit dari rumah pak Iwan.
"Malam pak, menuju hotel xx ya pak!" ucap Dita masuk ke dalam mobil taxi bersama Anan dan Tasya. Pak supir hanya mengangguk mengiyakan.
"Nan, kayaknya ada yang aneh sama nih supir." bisik Dita.
"Aku juga ngerasa kayak gitu deh." sahut Anan.
Tasya yang duduk di kursi depan ikut nyeletuk menoleh ke Dita.
"Eh pak maaf ya kok rada bau anyir yak, apa ada bangkai tikus gitu pak di dalam mobil, ngerasa gak sih Ta?" tanya Tasya pada si supir lalu menoleh pada Dita.
"Iya sih agak bau bangkai." sahut Dita menoleh ke arah pak supir yang terasa aneh saat itu.
"Ini kok lama-lama kaya hutan sih, ini bukan jalanan ke arah hotel, ya kan Ta?" tiba-tiba supir tadi itu menghilang.
"Aaaaaaaaa supirnya mana? terus ini yang jalanin siapa?" ucap Tasya dengan paniknya menoleh ke arah pak supir yang menghilang.
"Gimana ini Yanda?" Dita menepuk bahu Anan ikut panik.
"Aku pindah ke depan ya, biar aku yang jalanin." sahut Anan lalu mencoba pindah ke kursi kemudi tetapi mobil taxi tersebut tiba-tiba berhenti mendadak.
"Aduh..." kepala Anan terbentur setir kemudi jatuh tersungkur ke depan. Kepala Tasya pun terantuk ke dashboard mobil.
"Yanda gak apa-apa kan? Tasya juga gak apa-apa kan?" tanya Dita sambil mencoba membuka pintu mobil namun tak bisa.
__ADS_1
"Gak apa-apa Ta, tapi itu apa Ta?" Tasya menunjuk sesuatu dari balik kegelapan.
Seorang pria bule berjalan berangkulan dengan seorang wanita cantik di sampingnya.
"Itu Jeff kan, Jeff... hai... tolong kami!" pekik Tasya sambil meminta bantuan pada Jeff.
"Itu bukannya Kanaya ya yang punya toko souvernir waktu itu." ucap Dita.
"Iya Ta, kok dia rangkulan sama Jeff ya?" Tasya mengucap penuh keheranan.
"Ada yang aneh sama mereka." sahut Anan.
Jeff meninggal kan Kanaya yang bertolak pinggang sambil menatap ketiganya di dalam mobil. Jeff berjalan menuju mobil taxi dan membuka pintu depan untuk Tasya.
"Jeff makasih ya kamu udah nolongin kita." ucap Tasya dengan girangnya sambil memeluk Jeff.
"You're welcome baby." sahut Jeff sambil tersenyum.
"Sya, jauhi dia." ucap Anan.
"Good boy, saya bawa yang ini dan seperti perjanjian awal kita kau boleh memiliki mereka." ucap Jeff kepada Kanaya.
"Anan....!" pekik Dita menghampiri Anan yang tak sadarkan diri. Dita bergegas memanggil pak Herdi namun tak kunjung Dita.
"Yanda sayangku cintaku, bangun." Dita menepuk pipi Anan namun Anan masih tak sadarkan diri.
"Apa yang kau lakukan pada suami ku!" pekik Dita menghampiri Kanaya yang tersenyum menyeringai.
"Maksudnya ini ada apa ya? kok Tasya gak ngerti ya?" Tasya masih mengucap keheranan dengan keadaan tangannya yang ditarik oleh Jeff.
Dita beralih menghampiri Jeff.
"Jeff, please lepasin Tasya." pinta Dita memohon pada Jeff.
"Kau tahu, aku menginginkan nya, menginginkan tubuhnya, bahkan darahnya yang masih perawan bisa ku berikan pada Nyi Kawung hahahaha." ucap Jeff masih menahan tangan Tasya.
"Nyi Kawung? jangan bilang dia istri gaib kamu, ya kan?" tanya Dita sambil menunjuk dada Jeff.
"Wah, hebat Dita, hebat bravo, you're guest is right, keren, bagaimana kau tahu dia istri gaib aku?" Jeff bertanya penuh kagum akan ucapan Dita.
"Karena aku pernah bertemu dengan bangsa sejenisnya, berhentilah kau tersesat oleh Nyi Kawung, dia hanya akan membawamu dalam keburukan." ucap Dita penuh ketegasan.
__ADS_1
"Hmmm selama ini sih dia selalu memberikan apa yang aku inginkan, posisi pekerjaan ku lebih baik dan sebentar lagi aku akan menguasai XX News, kantor berita terbesar di negaraku, dan Tasya adalah orang yang sempurna yang dia inginkan setelah kuberikan para mahasiswa itu." sahut Jeff sambil tertawa puas.
"Brengsek..!! jadi kau yang membunuh para mahasiswa itu, kau membunuh Susi." pekik Tasya memukul-mukul dada Jeff agar melepaskan tangannya.
"Susi? apa teman mu salah satu korban kecelakaan bis itu?" tanya Jeff.
"Iya dia teman saya, dan kau pembunuhnya lepas saya!" Tasya berteriak sambil meronta-ronta agar Jeff melepaskannya.
"Tidak akan, kau pikir setelah kalian semua tahu tentangku maka aku akan semudah itu melepaskan kalian, ayo ikut denganku!"
Jeff menarik Tasya menjauh dan saat Dita ingin mengejar Kanaya sudah menghalanginya.
"Kau milikku sekarang." ucap Kanaya sambil mengendus aroma tubuh Dita yang terasa lezat bagi Kanaya.
"Jauhi Dita...!" Tasya berteriak sekuat tenaganya.
Kanaya hanya tersenyum tertawa dengan puasnya lalu suara gemerutuk tulang leher Kanaya mulai terdengar. Mata Kanaya melotot dengan mulut menganga kemudian dia berteriak dengan kencangnya seiring kepala yang di goyangkan ke kanan, kiri, atas dan bawah seiring suara tulang leher yang terdengar saling beradu.
Perlahan-lahan lehernya terlepas ke arah atas di ikuti organ tubuh bagian dalam seperti jantung, lambung, hati, pankreas dan usus besar maupun usus halus yang mengikuti bagian kepalanya keluar dari tubuhnya.
Tubuh Kanaya menghilang begitu saja hanya tersisa bagian kepala yang kini wajahnya tersenyum menyeringai pada Dita.
"Ja...jadi... kau adalah kuyang itu?" Dita menunjuk ke arah Kanaya, kakinya mundur beberapa langkah rasa mual tercipta kala melihat Kanaya dengan sosok seperti itu di hadapannya.
Tasya melihat penuh kecemasan ke arah Dita dari kejauhan namun ia tak bisa menolong Dita. Tasya masih tertahan oleh lengan Jeff yang kekar dan ia hanya bisa mengucapkan doa-doa yang ia bisa untuk menyelamatkan dirinya dan Dita.
"Yaa Allah selamatkan sahabatku, selamat kan Dita, ku mohon." pinta Tasya dalam bisiknya.
****
To be continued...
alias bersambung ya...
mohon maaf kalau ada typo
Selamat berpuasa buat yang menjalankan puasanya yak semoga selalu diberi kemudahan dan kelancaran aamiin.
Jangan lupa main ke 9 lives ya ramaikan disana.
Vie Love you
__ADS_1