Dia Milikku ( Berbagi Cinta )

Dia Milikku ( Berbagi Cinta )
Kiriman Video


__ADS_3

"Ini videonya siapa? coba lihatlah, siapa yang ada di dalam video itu?"


Abimanyu, memperlihatkan sebuah video yang dia pilihkan, pada Anjani.


Saat Abimanyu sampai di rumah, dia langsung mengajak Anjani masuk ke dalam kamar. Tadi, tadi Abimanyu sempat bertanya, dimana anak mereka, Ara.


Tapi karena Anjani menjawab, jika Ara sedang tidur, maka, Abimanyu segera mengajaknya langsung pergi ke kamar untuk memperlihatkan sesuatu.


Dan di saat mereka berdua masuk ke dalam kamar mereka sendiri, memang tidak ada anak mereka Ara, karena Ara, sudah ditidurkan oleh Anjani, di kamarnya sendiri.


Anjani, yang tidak tahu apa-apa, hanya menurut saja ketika ditarik oleh suaminya itu ke dalam kamar. Dia hanya ingin tahu, apa yang sebenarnya terjadi pada suaminya, Abimanyu.


"Siapa Mas?" tanya Anjani, yang belum melihat video, yang ditunjukkan oleh Abimanyu padanya tadi.


"Lihat saja sendiri!" jawab Abimanyu kesal.


Anjani mengambil handphone yang diberikan oleh suaminya itu dengan tatapan tanda tanya. Dia merasa penasaran, dengan apa yang ditunjukkan oleh suaminya itu.


Saat Anjani menonton video, yang ada di layar handphone suaminya itu, jadi merasa kaget. Dia terkejut dengan apa yang dia lihat saat ini.


Di dalam video itu, ada adegan yang tidak layak untuk dilihat oleh orang-orang, dan itu tidak pernah dia lakukan juga.


Tapi, dilihat dari pemeran perempuan yang ada di dalam video tersebut, Anjani lebih kaget lagi, karena itu adalah wajahnya sendiri.


Tapi, karena Anjani tidak pernah merasa melakukan, dia dengan cepat mengatakan pada Abimanyu, jika itu adalah orang lain dan bukan dirinya.


"Mas Abi. Itu bukan Jani Mas. Apa Mas tidak lihat dengan baik?"


Abimanyu memicingkan matanya, menatap ke arah istrinya itu dengan tatapan menyelidik.


"Kamu yakin jika itu bukan dirimu? Lihat, sampai-sampai, luka yang ada di lengan kiri Kamu, akibat jahitan luka kecelakaan saja ada. Apa yang bisa membuat Kamu percaya diri, dengan mengatakan jika itu bukan Kamu?" tanya Abimanyu, dengan menunjuk ke arah layar handphone miliknya, yang saat ini videonya dia hentikan dan memperbesar tangan sang pemeran wanitanya.

__ADS_1


Anjani mengerutkan keningnya melihat, apa yang saat ini ada di layar handphone tersebut.


Di sana, Anjani melihat pemeran utama wanita video tidak 'layak' itu, dengan teliti.


"Ya, semua sama. Bahkan, wajah dan postur tubuhnya juga masa. Tapi demi Tuhan Mas, Jani tidak pernah melakukan semua itu dengan orang lain."


Anjani mencoba untuk menjelaskan pada suaminya, Abimanyu. Sia berharap, Abimanyu bisa berpikir jernih dan tidak lagi terhasut dengan adanya video tersebut.


Dia sadar, jika saat ini, suaminya sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Rasa lelah, capek dan mengantuk yang dirasakan oleh Abimanyu, tentu jadi sangat mudah terpengaruh oleh kata-kata, apalagi ini ada bukti yang bisa dilihat dengan nyata, pasti akan dengan mudah percaya dan tidak berpikir jauh-jauh.


Anjani menghela nafas panjang, mencoba untuk menenangkan hati dan pikirannya terlebih dahulu.


Abimanyu, hanya bisa diam dan tidak mengatakan apa-apa lagi. Dia masih dalam keadaan marah, bingung dan juga sedih, dengan semua yang sudah terjadi.


Abimanyu merasa takut, jika video ini sampai beredar, maka itu tidak hanya akan mencemarkan nama baik Anjani dan dirinya, sebagai suami Anjani. Tapi pihak keluarga besarnya, dari ayah Edi dan ibu Sofie, juga akan mencela dan tidak bisa memaafkan dirinya, terutama pada istrinya itu, Anjani.


"Mas. Apa di lubuk hati mas Abi, Anjani bisa melakukan semua ini? hal yang tidak pernah kita ketahui adalah, bahwa musuh besar kita, kadang-kadang ada di antara kita sendiri, dan itu adalah hati dan pikiran kita sendiri."


"Coba mas Abi cerita, dari mana mas Abi dapat video ini?" tanya Anjani, saat Abimanyu tidak mengatakan apa-apa tentang semua perkataan dan pertanyaan yang dia ajukan.


*****


Dini hari, saat Abimanyu dan ayah Edi sedang mencari keberadaan Yasmin dengan Nanda, dan tidak juga ketemu, akhirnya berhenti sejenak untuk mengisi bahan bakar mobil, yang sudah menipis, di salah satu pom bensin yang mereka lewati.


"Kita berhenti di pom bensin ini dulu Yah. Abi mau isi bahan bakar dulu," kata Abimanyu, pada ayahnya yang masih saja melihat ke sisi jendela mobil, melihat ke arah luar, untuk memastikan jika tidak ada orang-orang yang sedang mereka cari.


"Iya," jawab ayah Edi pendek.


Ayah Edi, tidak begitu berkonsentrasi pada perkataan Abimanyu. Dia yang sedang kalut sudah tidak lagi bisa memikirkan hal lain. Dia hanya merasa khawatir dengan keadaan anak dan cucunya, yang menghilang dan tidak ada kabar apa-apa tentang mereka.


Setelah selesai mengisi bahan bakar, Abimanyu bermaksud untuk beristirahat sejenak dan membeli minuman di mini market yang ada di pom bensin tersebut.

__ADS_1


Tak lama, Abimanyu sudah kembali duduk di dalam mobil, dan memberikan sebotol air mineral pada ayah Edi.


"Abi, ini Anjani kah?"


Ternyata, ayah Edi tidak memperhatikan pemberian Abimanyu. Dia tidak menerima botol air mineral, tapi malah memperlihatkan pada Abimanyu sebuah video yang saat ini sedang dia tonton.


"Video apa Yah?" tanya Abimanyu ingin tahu.


Tapi, karena merasa kehausan, Abimanyu meneguk air dalam botol yang dia pegang, sebelum akhirnya menerima handphone milik ayahnya itu.


Hampir saja Abimanyu terdesak, karena dia belum meneguk air tersebut dengan sempurna.


"Uhuk, uhuk!


Akhirnya, Abimanyu terbatuk-batuk. Dia mencoba untuk menenangkan diri terlebih dahulu, sebelum akhirnya melihat video itu lagi.


"Masa iya itu Jani Bi? Ayah kok gak percaya ya?" Ayah Edi, tidak percaya dengan apa yang dia lihat dari video tersebut.


"Ayah dapat dari mana video ini?" tanya Abimanyu dengan wajah yang tidak busa dikatakan baik-baik saja.


Wajah Abimanyu, tampak merah padam. Ada kemarahan, kekecewaan dan juga rasa was-was yang bercampur aduk dengan harapan, jika pemeran perempuan itu bukanlah istrinya, Anjani.


"Itu dari Yasmin. Kata Yasmin, dia dapat dari Wawan. Video-nya belum sempat tersebar, dan ini Yasmin meminta video aslinya pada Wawan." Ayah Edi, memberikan penjelasan pada Abimanyu.


"Wawan? dari mana Wawan dapat video ini?" tanya Abimanyu dengan curiga.


"Entahlah. Yasmin belum menjelaskan. Tapi dia saat ini ada dalam perjalanan pulang bersama dengan Nanda," jawab ayah Edi, sambil terus memperlihatkan kejelasan dari video tersebut.


Sebenarnya, ayah Edi juga tidak percaya begitu saja dengan apa yang dia lihat. Dia merasa, jika Wawan ada rencana untuk membuat keluarga anaknya itu sama berantakannya, seperti pernikahan dan kehidupannya saat ini.


Tapi, Abimanyu, yang merupakan suami dari Anjani, wanita yang ada di dalam video tersebut, tentu merasa tersinggung, marah dan kecewa.

__ADS_1


Abimanyu hanya menuruti pikirannya sendiri, yang saat ini sedang banyak masalah. Dia tidak tahu, harus minta kejelasan dari siapa lagi, jika bukan dari istrinya sendiri, yaitu Anjani.


__ADS_2