Aku Bukan Perawan Tua

Aku Bukan Perawan Tua
Bab 24.3


__ADS_3

"Siapa yang telah menyakiti anak Mama, katakan! Mama akan menghukum mereka." Marah wanita glamor itu sembari memeluk Mega untuk menenangkannya.


Melihat wajah anaknya basah, seragam sekolahnya yang kotor, dan rambutnya yang acak-acakan. Hati wanita glamor itu menjadi sakit.


Kemarahan yang dia bawa dari rumah kian besar saja.


"Mereka berdua yang menyakiti, Mega. Mereka menyiram Mega dengan air susu dan kue coklatnya yang menjijikkan. Tidak hanya itu saja, gadis keriting itu juga menarik rambut Mega. Kepala Mega sakit, Ma, dan rambut Mega jadi rusak!" Adu Mega seraya mengeraskan suara tangisannya.


"Apa-apaan ini!-"


"Tolong tenanglah, kita selesaikan semua ini dengan baik-"


"Bagaimana aku bisa tenang bila anakku diperlakukan seperti ini?! Anakku adalah anak yang lugu dan polos, dia selalu terbuka berteman dengan siapapun sekalipun mereka miskin. Tapi lihat, ini adalah balasan untuk anakku yang polos?! Berani-beraninya!" Teriaknya marah tidak mau mendengar kata-kata wakil kepala sekolah.


Dia kemudian menunjuk laki-laki yang hanya bisa berdiri merendah di belakangnya dengan ganas.


"Hei, lihatlah kelakuan anakmu yang tidak berpendidikan ini! Dia terlalu sombong untuk sekelas keluarga kalian! Padahal dia harusnya tahu sedang berhadapan dengan siapa, namun karena otak dan kekosongan moralnya dia berani menyakiti anakku! Apa kamu sudah tidak ingin bekerja di kantor suamiku lagi?!" Teriak wanita itu sombong.

__ADS_1


Laki-laki itu menunduk malu, berulangkali mengucapkan permintaan maaf tapi tidak mau mengakui apa yang wanita glamor itu katakan karena dia lebih mengenal anaknya.


"Kalian itu sudah miskin, mengemis di kantor suamiku jadi lebih baik kalian menjaga sikap di masa depan nanti jika tidak ingin dipecat oleh suamiku." Wanita glamor itu terus saja berbicara.


Merendahkan Rina dan Papanya berulangkali seraya menekankan betapa miskinnya mereka berdua.


Kemudian dia beralih menatap Ai yang sudah pucat pasi, memandangnya dengan tatapan jijik dan penuh kebencian.


"Oh, jadi ini anak monster yang Mega bicarakan semalam. Memalukan! Bagaimana mungkin anak yang terlahir cacat dan tidak berguna seperti dia masuk ke sekolah ini?!" Kini dia mulai menyerang Ai yang hanya bisa diam membisu mendengarkan.


"Ma, aku pikir anak ini tidak asing." Bisik suaminya ketika melihat wajah Ai.


"Tentu saja tidak asing, mungkin saja dia dan kedua orang tuanya yang sama cacatnya dengan dia suka berdiri di perempatan untuk mengemis. Hei, cacat katakan dimana kedua orang tuamu-"


"Mencari kami?" Potong suara dingin dari arah pintu masuk.


Diluar berdiri pasangan suami-istri dengan sikap anggun dan berwibawa. Dibandingkan dengan kedua orang tua Mega, pasangan suami-istri ini justru terlihat lebih berkelas dan dingin.

__ADS_1


"Pak..Pak Presdir? Mengapa Anda datang ke sini?" Wajah Papa Mega langsung pucat pasi ketika melihat laki-laki yang ada di samping wanita dingin itu adalah pemilik perusahaan tempatnya bekerja.


"Presdir..apa yang kamu maksud?" Tanya wanita glamor itu langsung ketakutan dan mulai gelisah. Apalagi ketika melihat wajah suaminya yang pucat pasi, pemikiran menakutkan tiba-tiba muncul di kepalanya.


"Aku datang ke sini untuk menyelesaikan masalah putriku tersayang." Jawab laki-laki itu lebih dingin dari istrinya.


Wanita dingin itu lalu masuk bersama suaminya, berjalan anggun mendekati Ai yang sangat terkejut melihat kedatangannya. Tangannya yang panjang dan ramping mengusap wajah Ai untuk menenangkan kecemasannya.


"Bunda, Ayah!" Ai rasanya ingin menangis.


Safira tersenyum lembut, dia sangat marah dan sedih melihat putrinya diperlakukan tidak adil oleh orang lain. Dengan dingin dia lalu menatap pasangan suami-istri yang masih membantu menatap interaksinya dengan Ai,"Aku bertanya-tanya mengapa anakku kemarin menjadi murung dan bersedih, ternyata alasan dibalik kesedihan anakku adalah masalah ini. Baiklah, karena aku sudah ada di sini bagaimana jika semua masalah ini kita selesaikan tanpa membuang banyak waktu."


Bersambung...


Drama anak-anaknya ngalahin ikan terbang 💚


Lanjut?

__ADS_1


Yah, NovelToon error lagi. Seharusnya ini tanggal 15 keluarnya 🙃


__ADS_2