
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hallo, saya author, salam hangat semuanya 🤗.
Maaf banget sudah mengecewakan semua orang karena keputusan saya pindah ke lapak hijau, maaf untuk sifat kekanak-kanakan saya yang masih belum menyentuh kata dewasa.
Saya akui, saya masih berpikir Childs banget, but, jika kalian di posisi saya apa yang akan kalian rasakan? Bohong banget perasaan gak akan terganggu secara saya diciptakan punya perasaan. Baperan?
Ya, saya orangnya baperan. Dari bab sekian sekian di novel ini kenapa baru sekarang-sekarang suka ngeluh?
Karena saya sudah sampai di batasnya. Capek juga sih diganggu terus. Ya, berkaca saja pada novel saya, Aku Yang Terlahir Cacat, saya juga merasakan hal yang sama di sana, dan yah..saya menyerah menghadapi pembaca.
__ADS_1
Percaya atau enggak, penulis akan mempertanyakan tulisannya bila mendapatkan banyak protes dari pembaca apalagi sampai meminta mengubah alur, mashaa Allah.
Hah..
Di sini ada penulis enggak? Pasti ngerti dong sama apa yang saya rasakan. Yap, meskipun saya bukan penulis besar, karya abal-abal, dan gak famous tapi tetap aja saya manusia hehe..
Padahal 1 permintaan saya tapi keknya sulit banget di kabulin. Ikutin alur aja, selepas itu komentar apapun gak masalah itu hak pembaca.
But okay, janji tetaplah janji. Ada yang menuntut saya harus menepati, lagian janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Saya gak mau masalah ini sampai di akhirat kelak. Daripada bertemu karena sebuah perselisihan lebih baik dipertemukan karena berjalan di barisan umat Nabi Muhammad Saw. Aamiin Allahumma Aamin ya Allah.
__ADS_1
Sebelumnya saya minta maaf untuk kegaduhan yang saya buat. Saya akan menepati janji untuk menyelesaikan cerita ini di sini tapi mungkin akan ada perubahan tidak seperti yang saya rencanakan sebelumnya.
Mau hujat?
Hayuuu.. sakit emang tapi kita nanti selesaikannya di akhirat aja yah, biar adil hehe..
Sekali lagi saya minta maaf untuk khilaf dan kesalahan yang disengaja🍃
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, salam hangat, author.
__ADS_1