Aku Bukan Perawan Tua

Aku Bukan Perawan Tua
Bertemu Laki-laki Menyebalkan


__ADS_3

Siska menghampiriku dan menceritakan asal usul Kafe ini.


"Sini Nad duduk, aku mau cerita sama kamu biar kamu nggak kaget kerja disini, karena gak semua hal menyenangkan seperti yang kamu kira." ucapnya


Lalu aku pun duduk didekatnya sambil penasaran dengan apa sih cerita yang ingin dia katakan.


"Jadi Kafe ini murni Kafenya Pak Nathan, dirintis dari 0, sudah 7 tahun Kafe ini berdiri, yang awalnya cuma Kafe mini yang sepi pengunjung. Cuma karena Pak Nathan pekerja keras jadilah tahun ke 6 kafenya sudah sukses dan sebesar ini, bahkan sering digunakan Boss-boss untuk meeting dan santai. Disini karyawan dan karyawati nya berjumlah 20. Tapi yaa begitu, kita memang kompak saat kerja, cuma 3 orang yang tadi diluar bekerja usilnya minta ampun, makanya banyak yang gak betah, karena mereka pegawai lama jadi merasa senior.Sudah gitu mereka mata-mata dari pacar Pak Nathan, Bu Melisa, kamu tahu dia itu jutek, galak dan sombong, makanya aku nggak suka banget sama Melisa itu, yaa cuma gitu 3 orang disini malah sengaja mendekati dan cari keuntungan sebagai mata-matanya , supaya pak Nathan gak mencari pegawai cantik dan gak berpaling dari Melisa, makanya kemarin si Sari karyawan cantik dan seksi mengundurkan diri karena dikerjai habis-habisan, sampai diancam, makanya dia gak betah. Cuma kita tetap waspada, orang-orang yang gak berpihak ke Melisa pasti akan dipecat atau mengundurkan diri, pesan ku ke kamu hati-hati kerja disini, kamu harus kuat dan mampu menangani segala nya. " kata Siska


"Wow, menarik juga Sis, berarti Pak Nathan itu aslinya orang biasa yang pekerja keras, bukan kaya karena orang tuanya?." tanyaku


"Yaa setahu aku sih gitu, soalnya sampai sekarang orang tua boss gak pernah kesini, jadi kita gak tahu sama sekali asal usul keluarga Pak Nathan, setahu kami yaa pak Nathan orang biasa yang pekerja keras, makanya sekarang sukses." kata Siska


"Thank you yaa Sis informasi nya, berarti Pak Nathan kemungkinan akan nikah sama Bu Melisa yaa?." tanyaku


"Ya mungkin, tapi ku harap nggak sih, nggak cocok banget, aku punya rahasia lho, kamu aja yang tahu, Bu Melisa itu suka nya sama sahabat Pak Nathan lho, aku pernah melihat Bu Melisa perhatian banget sampai-sampai Tuan Satrio selalu menghindar, mungkin risih karena sikap kecentilannya." ucap Siska tertawa


Ditengah obrolan kita yang semakin asyik, tiba-tiba ada seorang pria memanggil kita.


"Siska dan kamu karyawati baru, ngapain ngerumpi disini, cepat kerja, sebentar lagi Kafe buka, Sis bantu dia untuk tahu pekerjaan nya." ucapnya


"Baik Pak Beni." ucap Siska


"Iya Terimakasih Pak." ucapku


Ternyata dia Pak Beni, orang kepercayaan Pak Nathan, dia yang biasa menghandle Kafe jika Pak Nathan sibuk dan Pak Beni baru saja datang.


Kami lalu mulai merapikan Kafe dan aku pun menyiapkan daftar menu, catatan dan pulpen.Barista pun sudah siap begitu pun semua pegawai bekerja sesuai bagiannya.


Kafe dibuka dengan tanda tulisan open dipintu.

__ADS_1


Tiba-tiba ada sepasang kekasih datang, seperti nya muka laki-laki itu tidak asing bagiku.


Mereka pun duduk dan memanggilku.


"Selamat datang Bapak dan Ibu, ini menunya silakan dipilih." ucapku


"Iya, sayang aku mau pesen yang rendah kalori aja yaa, kan aku diet". ucap perempuan itu


"Duh sayang, gak usah diet-dietlah kan kamu udah cantik dan seksi." ucap laki-laki itu sambil mencium pipi pacarnya


Sumpah adegan itu sangat menjijikan untukku.


Lalu dia menyebutkan pesanannya.Dan akupun mengulang pesanan apaa saja yang mereka pesan.


"2 Matcha latte, 2 pisang bakar, 2 Indomie goreng Iga pedas, ada lagi Pak?." ucapku


"Iya itu saja, eh bukannya kamu yang waktu itu melempar uang saya." ucapnya


"Maaf Bapak salah orang mungkin,saya permisi dulu." kataku


Lalu dia menarik tanganku, dan berkata "Nggak mungkin, kamu memang gadis sombong itu, aku mengenali wajah mu." ucapnya sinis


Lalu aku melepaskan tangannya.


"Iya, kalau iya memang kenapa Pak? lho Bapak ganti pacar lagi, mana pacar Bapak judes itu." ledekku


"Ka..kamu sembarangan yaa, yaa ini pacar saya." ucapnya


"Oh, tapi setahu saya yang kemarin-kemarin itu pacar Bapak, atau yang ini selingkuhan atau justru yang kemarin selingkuhan Bapak." ucapku tertawa

__ADS_1


"A..pa kamu selingkuh dari aku yang, aku gak terima kita putus, udah aku duga kamu itu gak bisa berubah." ucap perempuan itu sambil lari


"Yang tunggu." sambil mengejar namun kelihatannya berhenti


Lalu mereka berdua bertengkar diluar, aku tidak merasa bersalah, toh laki-laki playboy mesti diberikan pelajaran kan ,biar gak seenaknya gonta-ganti pacar.


Namun saat aku hendak ke pergi dari meja itu, laki-laki tadi menarik tanganku paksa dan mengajakku ke samping Kafe.


"Lepasin Pak, Bapak jangan kurang ajar yaa sama saya, Bapak pikir saya takut, saya akan teriak." ucapku mengancam


Tiba-tiba dia melepaskan kacamata ku.


Dan membuang ke tanah.


"Sudah ku duga ternyata walaupun kamu judes, kamu itu cantik yaa, tapi sayang nya kamu sudah berurusan dengan aku Satrio Utomo Wibowo, berani-beraninya kamu membuat aku malu didepan perempuan tadi. Kamu harus ganti rugi dengan saya Nona cantik" ucapnya mengancam sambil menyentuh pipiku


Lalu kutepis tangannya dan berkata.


"Enak saja, kenapa saya harus ganti rugi, lagipula Anda yang harus nya malu sudah mempermainkan hati perempuan, anda yang tega pada perempuan dan 1 lagi Anda telah mengganggu saya dengan melepaskan kacamata saya, sayapun tak akan tinggal diam." ucapku mengancam balik


"Oh jadi Nona cantik sedang menyamar, sayang sekali saya sudah bongkar penyamaran kamu, kalau kamu mau rahasia kamu aman didepan Nathan dan pegawainya kamu harus menuruti perintah saya." ucapnya


"Tidak, saya tidak mau, memang anda siapa ngatur-ngatur saya." bentakku dan hendak pergi


Tiba-tiba tangan ku ditarik lagi


"Oh yaa mau pergi begitu saja, pikirkan baik-baik, rahasia kamu aman jika kamu mengikuti perintah saya, ini kartu nama saya, jika kamu setuju nanti temui saya dialamat ini nanti malam, jika tidak datang, jangan menyesal rahasia mu terbongkar dan kau akan dipecat Nathan karena sudah berpura-pura, aku ini sahabat nya jadi tahu persis kalau Nathan tidak suka ditipu." ancamnya


Lalu dia menyelipkan kartu namanya di kantong seragam kerja ku dan meninggalkan ku dengan mengedipkan mata.

__ADS_1


"See you Nona cantik." ucapnya sambil pergi


"Dasar cowok gila, bisanya ngancem aja." teriakku padanya


__ADS_2