Aku Bukan Perawan Tua

Aku Bukan Perawan Tua
Jangan Dibutakan Cinta


__ADS_3

Kira-kira sudah setengah jam mobil yang membawaku ini melaju cepat, tibalah aku disebuah hutan , disini terlihat sangat gelap tanpa penerangan, lalu mulutku dilakban hitam dan tangan ku diikat tambang yang cukup kuat oleh penjahat agar aku tidak berteriak dan kabur saat keluar mobil.


Lalu aku dibawa ke sebuah gubug kecil terbuat dari bambu, mereka menggunakan senter HP untuk menerangi selama perjalanan dari mobil ke gubug. Rasanya ingin ku tendang mereka, tapi aku tak punya kekuatan sama sekali, mereka berdua sangat kuat.


Dalam batinku berteriak.


"Tolong aku Satrio, tolong aku Pak Nathan atau siapapun, aku nggak mau mati ditangan penjahat ini."


Lalu aku didorong paksa duduk di tanah di gubug itu, hingga tangan ku lecet terkena tanah dan batu, apalagi hari ini aku hanya memakai kaos pendek, karena tadi aku gerah habis memanggang ikan.


"Duduk kau disitu, diamlah, banyak berdoa dihari terakhir mu, kau akan mati hari ini, hahaha."kata penjahat itu


Aku sama sekali gak bisa bicara aku hanya bisa berteriak dalam hati. Habislah aku hari ini.


Tiba-tiba datang seorang perempuan dikawal 2 orang laki-laki. Bayangannya makin mendekat dan ternyata itu Melisa.


Dia pun menghampiri ku dan bertepuk tangan.

__ADS_1


"Kerja yang bagus anak-anak buah ku, akhirnya gadis sialan ini bisa ku bunuh juga hari ini."ucap Melisa


"Ya Allah ternyata Nenek lampir ini biang keladi nya, pantas dia kabur , ternyata dia mau membunuh ku."batinku


Lalu dia menampar kedua pipiku hingga merah, aku hanya meronta kesakitan.


"Akhirnya gue bisa bales temparan lu waktu itu dirumah Satrio, makanya lu jadi cewek jangan belagu."ucapnya memaki ku


Lalu dia mengeluarkan pistol dari tasnya.


"Sebelum nyawa lu habis malam ini ditangan gue, sebaiknya lu harus denger dulu semua cerita gue dulu, biar mati lu nggak penasaran.Nadia sayang , lu tuh perempuan paling gue benci dalam hidup gue, pertama lu udah bikin Nathan mutusin gue, jangan lu pikir gue nggak tahu kalau lu sebenarnya suka sama pacar gue dan pacar gue juga mulai suka sama lu, gara-gara lu rencana gue gagal buat ngambil harta kekayaan Nathan, gue tuh udah tahu kalau Nathan anak orang kaya di Jakarta, makanya gue mau sama dia sekalian gue pengen bikin Satrio cemburu, tapi sayangnya Satrio nggak pernah bales perasaan gue, bahkan cemburu pun nggak."ucap nya menangis


Lalu dia melanjutkan pembicaraan nya.


"Tapi bukan Nathan yang bikin gue sesedih ini, melainkan Satrio, lu pasti tahu kan kalau orang yang gue cintai selama ini hanya Satrio , cuma Satrio. Sejak kecil gue tergila-gila sama dia, dia itu laki-laki baik dan sempurna. Gue udah coba baik-baik ungkapin perasaan gue ke dia, tapi dia cuma anggap gue adik aja, gue sedih dan lebih menyedihkan Satrio punya pacar saat itu, si bodoh Salsa, gue yang bikin mereka putus dan berpisah, iyaa itu gue, gue yang nyuruh orang hancurin wajah nya supaya Satrio benci dia, tapi Satrio malah masih perduli dan memohon padanya, gue benci saat itu, untungnya si Salsa bodoh, mau-mau nya percaya kalau Satrio yang udah ngelakuin itu ke dia dan Satrio yang khianati dia. Padahal itu karangan gue doang, biar dia benci dan pergi dari Satrio. Dan gue berhasil keluarga cewek centil itu pergi semua dari kehidupan Satrio. Hahaha memang keluarga bodoh mereka."ucapnya tertawa


"Tapi gue salah, walaupun Salsa udah pergi, Satrio nggak bisa lupain cewek muna itu, dia malah terus cari Salsa, emang sih Satrio udah maafin gue dan gak penjarakan gue, tapi dia cintanya masih sama Salsa, sampe lu tahu gue pura-pura bunuh diri supaya Satrio peduli sama gue, tapi walaupun tangan gue tergores pisau, Satrio tetep nggak cinta sama gue, ah gue benci Satrio !"ucapnya menangis

__ADS_1


Sesaat setelah menangis, dia melanjutkan lagi.


"Akhirnya gue coba lupain Satrio dengan kuliah di luar Negeri, tapi nyatanya gue malah makin kangen dan cinta sama Satrio, sampai si bodoh Nathan datang nemuin gue dan ngejar-ngejar gue, gue nggak peduli, tapi karena gue tahu dia sahabat Satrio maka gue manfaatin dia untuk lebih deket dengan Satrio. Ada hal yang lebih gue benci, setelah gue balik ke Bandung, Satrio makin berubah, dia makin gak mau bicara sama gue, kecuali kalau ada Nathan,dia pura-pura mau ngomong sama gue, belum lagi semenjak dia sukses, banyak cewek-cewek murahan yang deketin dia, gue benci itu dan Satrio malah nerima mereka gitu aja. Dan lu harus tahu, pacar-pacar Satrio yang murahan itu putus dari Satrio karena gue, karena gue yang bayar mereka untuk putusin Satrio, bahkan ada yang gue kasih cerita palsu soal Satrio dan dia percaya sampai putusin Satrio. Sebenarnya gue tahu selama pacaran Satrio nggak pernah nyentuh perempuan-perempuan itu, kecuali hanya untuk sandiwara didepan gue. Satrio cuma manfaatin mereka supaya gue jauh dari dia. Tapi sayangnya gue udah tahu."ucapnya tertawa


"Tapi semenjak ada kehadiran lu cupu, gue gak nyaman, karena lu adalah orang yang benar-benar Satrio cintai, bahkan Satrio rela ngorbanin nyawanya demi lu, gue orang yang nyuruh menghadang mobil Satrio saat lu jadian dengan Satrio, harus nya yang ketusuk dan mati itu lu, bukan Satrio, dia malah ngorbanin nyawanya demi perempuan pecundang kayak lu , belum lagi lu diajak kerumahnya, gue cemburu, makanya gue juga yang nyuruh orang untuk naruh kobra di kamar tamu, sayangnya pembantu sialan itu yang mati, harusnya lu aja Nad yang mati, biar Satrio bisa sama gue. Gue tahu Satrio cinta sama lu, bahkan dia rela nemenin lu ketemu keluarga lu, karena seumur-umur gue belum pernah lihat Satrio sebucin itu, makanya gue nggak rela Satrio direbut ku, mending lu mati aja sekarang."ucapnya tertawa


"Tapi sebelum mati, silakan lu ucapin permohonan terakhir, penjaga buka mulut perempuan sialan ini."ucap Melisa


Lalu lakbanku dibuka.


"Mel, aku nggak nyangka kamu dibutakan oleh cinta, please Mel, kamu masih ada waktu untuk berubah dan dapetin cinta nya Satrio, bukan dengan cara kotor seperti ini, ini hanya akan membuat kamu dibenci olehnya, jika emang dia gak cinta jangan kamu paksa, kamu itu cantik, berpendidikan dan kaya, pasti banyak yang mau sama kamu, jangan jadi bodoh hanya karena cinta."ucapku padanya menenangkan


"Diam, gue gak butuh nasihat lu, mending sekarang lu ucapin selamat tinggal kedunia, karena sebentar lagi lu akan mati ditangan gue."ucap nya tertawa


Lalu pistol nya diarahkan ke arah aku, seperti nya dia akan mulai menembak kepala ku.


"Please Mel jangan !"teriakku

__ADS_1


__ADS_2