Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 119


__ADS_3

"Candra membuat ulah dengan melemahkan sistem keamanan jaringan milik Pradipta," jawab Erra.


"Apa!" teriak Bayu.


"Ya... Bahkan Candra berhasil masuk untuk melemahkan sistem keamanan jaringan tersebut. Garda sedang melacaknya dan memberikan sebuah virus sekarang. Aku tidak tahu virus itu bisa bekerja secara efektif apa tidak," jawab Erra.


"Baiklah. Papa akan segera pulang ke sana," balas Bayu.


Sambungan terputus.


Mereka akhirnya pergi dari sini dengan meninggalkan Sandra. Sebelum pergi dari sini Bayu meminta Imam agar segera kembali ke markas. Bayu juga menambahkan tidak usah khawatir dengan sistem keamanan jaringan. Bayu memintanya untuk menyerahkan semuanya ke Lee. Imam pun menurut kepada Bayu dan segera meninggalkan tempat itu.


"Ada apa pa?" tanya Lee.


"Apakah kamu ingin menyerang Candra?" tanya Bayu.


"Dengan senang hati pa. Rasanya aku ingin menghancurkan Candra saat ini juga," jawab Lee.


"Kalau begitu mari kita pulang!" ajak Bayu.


Andi menggelengkan kepalanya melihat putri dan besannya itu sangat kompak sekali. Bagaimana tidak soal menghancurkan musuh mereka mereka memiliki strategi yang sama. Bahkan sangking kompaknya mereka seperti sebelas dua belas saja.


"Pa... Berikan tab papa!" pinta Lee.


Andi memberikan tab itu dan memandang wajah sang putri berubah menjadi singa betina. Andi hanya bisa menghembuskan nafasnya secara kasar lalu bertanya, "Kamu mau ngapain?"


"Aku ingin menghancurkan Candra Malik sekarang juga. Aku harus membuat virus agar bisa menyerang Candra," jawab Lee.


"Tidak semudah itu Lee. Jika sudah sampai ke sana kita akan membuat virus yang mematikan dan akan menghabisinya," celetuk Andi yang mempunyai rencana jahat.


Lee bergidik ngeri membayangkan kelicikan Andi. Entah kenapa Lee merasakan ada bau-bau yang menyeramkan di dalam mobil. Lee hanya bisa menghembuskan nafasnya secara kasar. Sementara itu Erra dan Garda tersenyum smirk dan menyerahkan kasus ini ke Lee.


"Apa yang kamu lakukan setelah ini?" tanya Erra.

__ADS_1


"Biarkan Lee yang membalasnya," jawab Garda.


"Apakah kamu tidak ingin membalasnya?" tanya Erra.


"Tidak. Aku tidak ingin membalasnya," jawab Garda. "Bukannya Lee mempunyai formula yang bisa menghancurkan sistem keamanan jaringan Candra?"


"Iya ya... Kok gue baru tahu itu," celetuk Erra.


"Ya itu. Papa, Lee, March dan Greg sering bekerja sama untuk menciptakan virus yang mematikan. Jika kita menyerang pake virus itu. Otomatis sistem keamanan Candra akan hilang seketika," jawab Garda yang tersenyum devil.


"Ah... Rasanya aku ingin melihat Candra menangis," ucap Erra.


Sementara itu Candra yang berada di sana tertawa terbahak-bahak. Candra puas bisa menghancurkan sistem keamanan Pradipta hingga membuat sahamnya turun drastis. Lalu Gerry masuk dan menunduk hormat sambil menyapa pria tua itu, "Selamat malam tuan."


"Malam," ucap Candra yang mau menyahuti sapaan dari Gerry. "Ada apa?"


"Dennis tertangkap oleh singa betina. Dan sang istri juga sudah dimiskinkan oleh singa betina. Bahkan skandal yang sering dibuat oleh Sandra menyebar luas. Ditambah lagi skandal bersama anda juga. Seluruh penghuni makhluk hidup di atas bumi ini sedang membicarakan anda," jawab Gerry yang menjelaskan semuanya tentang Sandra.


"Apa!" pekik Candra dengan serius.


Candra segera meraih ponselnya dan melihat berita tentang skandal Sandra yang berjibun. Bahkan dirinya juga terkena imbasnya. Yang lebih parahnya lagi seluruh masyarakat di bumi ini juga menyerang Candra.


"Tangkap Sandra sekarang juga! Aku enggak mau tahu walau Sandra harus berada di jurang neraka sekaligus!" perintah Candra dengan geram.


"Baik tuan," balas Gerry. "Apakah ada yang lain?"


"Ya... Ada lagi," jawab Candra.


"Apa itu tuan?" tanya Candra.


"Kalau begitu hancurkan Asco Groups sekarang juga. Aku tunggu dua jam ke depan!" titah Candra.


Gerry menganggukan kepalanya sambil meninggalkan Candra. Setelah Gerry pergi Candra langsung tersenyum iblis. Bahkan Candra membayangkan perusahaan utama Asco hancur berkeping-keping di dunia bisnis.

__ADS_1


"Sebentar lagi Asco akan hancur. Cepat atau lambat Sebastian dan lainnya juga menyusul. Rasanya aku sudah tidak sabar ingin menguasai dunia," ucap Gerry yang tertawa terbahak-bahak.


Lee, Andi dan Bayu sudah sampai mansion. Mereka segera menuju ke ruangan kerja Garda. Sebelum masuk ke sana Caroline dan Rani mendekati mereka. Kedua para mama itu pun melihat penampilan Lee yang terlihat berantakan.


"Habis darimana kalian?" tanya Caroline sambil melipat kedua tangannya di dada.


"Habis bertarung ma," jawab Lee dengan jujur.


Mata mereka membulat sempurna. Mereka tidak mengerti tingkah laku Lee. Mereka mengelus dadanya dan menggelengkan kepalanya. Mereka sangat kecewa akan Lee yang baru saja sembuh langsung bertarung.


"Apakah kamu serius selesai bertarung?" tanya Caroline sekali lagi.


"Ya aku serius ma," jawab Lee yang mulai menelan salivanya dengan susah payah.


Andi yang paham akan situasi seperti ini langsung menarik tangan Lee. Andi segera masuk ke dalam dan menutup pintu kerja milik Garda. Lalu bagaimana dengan Bayu yang masih berdiri tegak di depan dua wanita paruh baya itu? Akhirnya Bayu menjelaskan tentang sifat Lee yang jarang diketahui oleh mereka.


"Kalian tenanglah... Jangan marah-marah seperti itu," ucap Bayu.


"Bagaimana bisa tenang? Kamu tahu kalau aku dan Caroline adalah mamanya Lee. Kamu tahukan Lee pernah koma hampir beberapa hari. Sekarang Lee ikut-ikutan kalian bertarung. Sudah tahu kalau kondisi Lee sangat mengkhawatirkan. Harusnya Lee bed rest selama dua bulan," kesal Rani.


"Sini aku jelasin. Selama ada Candra belum mati Lee tidak akan tenang sedikitpun. Lee akan membalaskan dendamnya atas kematian calon anaknya. Jika kamu semakin mengekang Lee dan menyuruhnya bed rest itu tidak mungkin. Karena di dalam diri Lee ada singa betina yang akan bangkit dan menghajar para musuh. Dan kalian harus tahu juga kita punya Saga. Saga adalah ilmuwan gila yang pernah aku temukan. Saga busa membuat obat-obatan untuk membuat Lee pulih dengan cepat," jawab Bayu yang menjelaskan apa maksudnya.


"Aku sangat khawatir dengan putriku itu!" kesal Caroline.


"Jangan khawatir. Jika kita terlalu berkonsentrasi pada Lee, bagaimana dengan enam pilar utama? Candra ingin menghancurkan enam pilar utama," ucap Bayu. "Sekarang saja Pradipta langsung diserang dengan ganas. Hingga membuat saham mereka turun drastis. Cepat atau lambat Candra akan menyerang Asco."


Kedua para mama menganggukan kepalanya tanda paham. Akhirnya mereka mengalah dan mendoakan Lee agar baik-baik saja. Bayu yang selesai memberikan nasihat kepada para mama itu sangat lega. Bayu segera berpamitan untuk masuk ke dalam.


"Serba salah juga kak," ucap Rani.


"Kamu benar. Apapun yang dikerjakan mereka sangat sulit sekali. Bahkan mereka harus bertarung dengan keras," ucap Caroline.


"Apakah kamu tidak mau membalaskan dendammu ketika Candra membuat kamu kecelakaan?" tanya Rani.

__ADS_1


"Semuanya aku serahkan kepada mereka. Aku hanya ingin hidup tenang bersama Andi," jawab Caroline.


"Bagaimana dengan Lee yang akan membalas dendam kecelakaan kamu?" tanya Rani lagi.


__ADS_2