
Mereka tersenyum karena telah menyingkirkan Pak Dwi dan Brenda. Setelah itu mereka melanjutkan pekerjaannya lagi. Waktu bergulir hingga sore hari. Lee dan Erra memutuskan untuk kembali ke mansion. Sebelum kembali mereka mendapatkan laporan kalau misi telah selesai. Jujur mereka terbebas dari pada pelakor. Lalu bagaimana dengan Clay Satoshi?
Garda sudah menghubunginya. Jika Clay bersikukuh mendatangi Indonesia, kemungkinan besar Garuda akan mencari skandal dan membagikannya ke publik Amerika. Tentu saja Clay langsung mundur dan tidak ke sini lagi. Selain itu Garda memberikan sebuah bukti tentang perintah dan Pak Dwi. Mereka adalah penipu ulung dengan dalih mencari keuntungan setelah menghancurkan pernikahan setiap orang.
Baru sadar Clay juga merasakan hal yang janggal. Ia juga sudah memiliki seorang anak dan istri.Bagaimana posisinya jika rumah tangganya dihancurkan oleh orang-orang seperti itu? Pasti sakit dan hancur. Akhirnya Clay memutuskan untuk tidak melanjutkan misi penghancuran rumah tangga orang.
Hari ini misi telah selesai. Mereka bisa menikmati hidup dengan sejenak sambil menunggu pergerakan musuh. Di sisi lain mereka mendapatkan hadiah dari para mereka sudah gerak cepat agar tidak terjadi acara itu. Yaitu dengan cara membagikan brosur yang berisi dengan kata-kata provokasi. Cepat atau lambat mereka tidak akan datang ke acara tersebut.
"Rasanya para papa sudah bergerak terlebih dahulu. Mereka tidak akan membiarkan acara itu berlangsung," celetuk Garda.
"Bisa dikatakan iya. Kemungkinan besar ini ulah dari Papa Andi. Tidak mungkin papa Andi tidak melakukannya. Ditambah lagi dengan papa Bayu yang sudah mulai geram sama Adam. Cepat atau lambat kita bisa bergerak dan menghabisinya. Semoga saja perhelatan besar itu membuatnya sadar dari kesalahan fatalnya. Orang kok selalu membuat masalah demi masalah. Hingga semuanya orang merasakan akibatnya," keluh Imam.
"Aku nggak tahu harus bagaimana lagi untuk menghadapi Adam. Adam pikir dirinya sangat hebat dan bisa menguasai dunia ini. Tidak semudah itu karena di dunia ini tidak bisa membanggakan dirinya hebat atau tidaknya. Justru kalau orang hebat itu bukan untuk menghancurkan sesama manusia. Malah membantu sesama manusia. Itulah quotes dari Nanda," jelas Nanda.
"Iya aku paham Kak. Itu tidak mengerti kenapa Adam selalu berpikiran Aku adalah orang hebat. Justru itu kita cuma dibodohi sama Adam. Tidak mungkin jika dirinya bisa menguasai dunia ini dan memberikan kehidupan buat seluruh umat manusia di muka bumi ini. Apalagi memberikan rezeki buat mereka semuanya. Yang dikatakan hebat itu adalah sang pemilik dari bumi ini. Pemilik itu sudah memberikan kehidupan untuk seluruh makhluk hidup di muka bumi ini tanpa syarat apapun," tambah Lee.
"Lalu Bagaimana cerita selanjutnya? Apa yang akan kita lakukan sekarang ini? Apakah kita akan menyebarkan seluruh skandal yang dibuat oleh Adam? Agar semua orang percaya kalau Adam adalah pembisnis yang buruk," tanya Sam.
"Aku sudah lama tidak membuat huru-hara. Setiap aku membuat huru-hara pasti akan ramai. Di saat inilah aku bisa melihat para musuh langsung terdiam dan mengakui kesalahannya," ucap Garda yang membuat mereka menghela nafasnya.
"Teman yang setia selalu menemani Garda huru-hara adalah Lee Sebastian," ujar Nanda.
Ceklek.
Pintu terbuka.
__ADS_1
Bayu dan Andi melangkahkan kakinya dan mendekati mereka. Bayu melihat mereka yang sedang berdiskusi. Lalu para papa itu duduk di hadapan mereka sambil melemparkan satu map yang berisi tentang kejahatan Pak Dwi.
Lalu Erra menatap wajah sang papa. Dengan senyuman yang khasnya itu Erra bertanya, "Pasti Papa mau membahas tentang Pak Dwi ya?"
"Iya... Papa ingin memasukkan laporan kepolisian," jawab Andi.
"Papa telat. Aku sudah mengirimnya ke daerah Afrika sana untuk menjadi relawan di negara yang sedang dilanda bencana kekeringan. Aku memberinya waktu selama lima tahun," ujar Erra yang membuat para papa dan lainnya terkejut.
"Apakah itu benar?" tanya Bayu.
"Iya itu benar. Aku memang sengaja mengirimnya ke sana. Aku sudah muak melihat mereka mengejarku secara terus-menerus. Hampir setiap hari ponselku berdering atas nama Brenda atau Pak Dwi. Untung saja istriku tidak marah sama aku," jawab Erra sambil mengeluh tentang keberadaan Brenda.
"Kalau urusannya sudah selesai maka kita tutup buku yang baru. Oh ya... Masalah Adam sudah aku atasi. Aku memang sengaja membuat pengumuman kepada para peserta. Aku bilang Kalau acara ini sangat merugikan sekali. Barang-barang yang dijual oleh Adam adalah barang palsu," kata Andi yang membuat mereka bingung.
"Papa bilangnya barang itu palsu. Lalu yang dijual Adam itu asli pa," seru Imam.
"Ternyata diam-diam kalian sangat kejam juga," puji Garda.
"Makanya jangan meremehkan orang tua. Orang tua dilawan. Memang papa sudah tua. Papa masih memiliki taring di dunia mafia. Apakah kamu paham?" gertak Andi.
Mereka tertawa terbahak-bahak melihat Andi sambil mengacungkan jempolnya. Jujur mereka sangat menghormati Andi karena kelicikan otaknya itu. Meskipun usia sudah menua Andi selalu membuat kejutan demi kejutan buat anak-anaknya.
"Kami kalah cepat pa," ucap Sam.
"Kamu nggak kalah cepat. Kita harus berbagi tugas. Nggak mungkin papa memberikan semua tugas bawah tanah sama perusahaan menjadi satu. Perusahaan juga membutuhkan kalian. Biarkanlah Papa di bawah. Nanti kalau udah saatnya kita bisa bekerja sama," hibur Bayu.
__ADS_1
"Lalu bagaimana tentang acara itu?" tanya Nanda.
"Masalah ini tidak akan selesai kalau kita tidak jalan. Papa juga udah bosen dengan pasar gelap itu. Lebih baik kita pergi ke Bangkok malam ini. Kita akan melihat pergerakan acara itu bagaimana?" jawab Bayu.
Mereka sepakat akan berangkat ke Bangkok malam ini. Mereka sudah capek ingin menyelesaikan semua urusan. Mau tidak mau mereka harus menyadarkan Adam. Kalau masalah ini adalah masalah yang harus diluruskan.
Terkadang mereka sangat kasihan sekali sama Adam. Di masa tuanya ini ada memiliki dendam yang tidak ada habisnya. Akankah Adam mati seperti Chandra membawa dendam tersebut? Jawabannya satu adalah entahlah.
Lalu bagaimana dengan para mama? Para mama tidak akan pergi ke sana. mereka sudah mendapatkan informasi kalau penglihatan besar itu tidak akan ada yang datang. Para Mama sudah mengetahui kalau para petinggi white Eragon sudah membuat acara itu sepi. Akhirnya mereka memutuskan untuk bersantai.
"Bagaimana akhirnya?" tanya Widya.
"Tenang saja masalah itu udah selesai. Kita hanya mendoakan agar masalah Tidak berlarut lama. Soal pasar gelap semuanya batal. Tapi menurut Adam acara itu akan berlangsung. aku sendiri juga bingung kenapa bisa seperti itu?" Jelas Rani.
"Biarkanlah... Adam akan merasakan akibatnya jika dirinya masih tetap melakukan hal tersebut. Yang perlu kita tahu pasar gelap itu batal karena ulah para suami. Anak-anak kita tidak ikut sibuk mengurusi perusahaan," tambah Caroline.
"Ya syukurlah. Kita tidak perlu capek-capek lagi mengurusi Adam. Kalau begitu kita beristirahat saja. Aku sudah rindu pada Raka," celetuk Widya.
"Aku nggak bisa membayangkan Bagaimana Adam mendengar acara itu batal," ungkap Mama Yi.
"Aku aku pun sama. Aku berharap ada yang segera sadar dari kesalahannya sebelum para papa mengumumkan skandal yang dibuat oleh Adam," kata Haruka.
"Bagaimana dengan tawananmu itu?" tanya Widya.
"Jujur sebenarnya mereka orang baik. Mereka sengaja di peralat oleh Adam. Contohnya saja Nicky sang polisi itu. Sang polisi itu ternyata memiliki prestasi yang bagus. Jika dirinya melakukan kejahatan. Lalu kejahatan dia tersebar. Banyak orang yang menyayangkan tindakannya itu. Apalagi dia termasuk orang yang sangat ramah sekali kepada warga di sana. Mau tidak mau aku harus melindunginya terlebih dahulu. Setelah itu aku akan memberikannya pekerjaan di perusahaan Jepang," jelas Haruka.
__ADS_1
"Ya baguslah itu. Kita tidak harus membunuh orang. Soalnya membunuh itu bukannya menyelesaikan masalah. Malah memperbanyak masalah. Itulah kenapa prinsip White Eragon seperti itu?" ujar Rani yang membuat mereka paham.