Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 209


__ADS_3

"Christian yang memintanya," jawab Bayu.


"Aku tidak setuju!" tegas Lee.


"Kenapa?" tanya Erra.


"Jika Adam diserahkan pada pihak kepolisian kita yang rugi. Coba saja kakak pikir kita sudah payah menangkapnya. Bisa dipastikan Candra yang akan mengeluarkan Adam dari penjara. Dan setiap buruanku yang lepas dari penjara membuat aku geram!" geram Lee. "Aku sudah menabuh genderang perang! Cepat atau lambat aku yang akan menghabisi mereka! Camkan itu semua!"


Lee terpaksa pergi meninggalkan ruangan itu. Lee tidak setuju apa yang dikatakan oleh Bayu. Lee sudah paham apa yang akan terjadi selanjutnya. Sedangkan Erra hanya bisa bergidik ngeri melihat singa betina sudah mengaum. Erra angkat tangan dan membiarkan Lee berapi-api melawan Adam dan Candra sendirian. Lalu bagaimana dengan Bayu? Bayu serba salah dan berteriak sambil menarik rambutnya secara frustasi.


"Jujur aku lepas tangan soal Lee yang akan melawan mereka sendiri. Aku tidak bisa menahannya lagi," ucap Erra.


"Begitu juga dengan aku. Aku juga tidak bisa menghalaunya. Maafkan kami pa," sahut Garda yang berdiri lalu keluar dari ruangan itu.


Garda segera mencari keberadaan Lee. Garda tahu hati Lee sangat terluka dengan keputusan Bayu. Setelah itu Garda menemukan Lee yang berada di taman belakang. Garda segera mendekati Lee dan memanggilnya, "Lee."


"Iya kak," sahut Lee.


Garda mendekati Lee lalu menghempaskan bokongnya di samping Lee. Garda merangkul Lee untuk mendinginkan suasana hati sang adik.


"Kakak tahu apa yang kamu rasakan. Kamu sangat kecewa dengan keputusan papa," ucap Garda.


"Kakak tahu kenapa aku marah? karena aku sebal yang namanya Christian. Kakak tahu kan yang namanya Tiagio Alpavhile, dia gembong obat-obatan terlarang. Dia bisa lepas begitu saja dari Christian. Aku ingin ke New York malam ini!" tegas Lee.


"Ngapain kamu kesana?" tanya Garda.


"Melemparkan bom ke rumah Christian," jawab Lee.


Sontak saja Garda terkejut. Sang adik terlihat gila bahkan melebihi darinya, Garda hanya menghembuskan nafasnya secara kasar, "Kamu ke New York hanya untuk melemparkan bom? Hey… Lama-lama aku bisa menjadi gila karenamu. Mudah-mudahan Erra tidak gila karena ulah kamu," rutuk Garda.


"Kamu enggak perlu terkejut seperti itu Garda. Adikmu selalu begitu jika sudah marah sama Christian," seru Andi.

__ADS_1


Garda mengangguk paham lalu melihat Andi yang berdiri di depannya. Lalu Garda melepaskan Lee sambil duduk tegak. 


"Sepertinya kamu harus melakukannya Lee. Jika salah satu ada yang mati bisa dipastikan kekuatannya akan berkurang. Kejarlah terus si Adam atau Candra!" seru Bayu yang memerintah Lee.


Mau bagaimana lagi akhirnya Bayu menyerah dengan keputusaan Lee. Setelah Lee keluar dari ruangan Bayu mendapat teguran dari lainnya. Seluruh para petinggi White Eragon meminta Adam jangan pernah menyerahkannya ke tangan kepolisian. Biarkan Lee yang menghabisinya.


"Kami mendukungmu. Kita tidak akan tinggal diam untuk masalah ini!" seru Nanda.


"Bagaimana kalau malam ini aku pergi ke New York?" tanya Lee yang meminta izin ke Bayu.


"Janganlah kamu kesana. Besok kamu harus membersihkan nama suamimu melalui rapat pemegang saham, dapat dewan direksi ditambah lagi para investor!" perintah Bayu. "Bela suamimu hingga ke titik darah penghabisan."


Lee mengangguk kepalanya tanda paham. Akhirnya mereka melanjutkan pertemuan. Dengan banyaknya keputusan dari para petinggi White Eragon, Bayu akan membidik Adam.


Hampir larut malam pertemuan rahasia itu selesai. Lee segera masuk ke dalam kamar lalu memutuskan untuk tidur. Lee tidak memperdulikan dengan Erra yang ada dimana. Malam ini Lee benar-benar lelah.


Apartemen Kencana.


Setelah menemukan unit apartemen Elizabeth, Erra gadungan langsung mendapat sambutan hangat dari Elizabeth. Elizabeth tidak segan-segan memeluk Erra gadungan sambil mencari kelemahannya.


"Lebih baik kita lakukan di dalam. Tidak baik kita melakukan di sini. Kamu tahu kalau kita adalah seorang bisnisman," ucap Erra gadungan.


"Ah… itu benar. Aku sudah membuat minuman yang bisa membuatmu melayang," ujar Elizabeth.


Elizabeth memberikan minuman itu kepada Erra gadungan. Erra gadungan langsung meminumnya hingga tandas. Lalu Erra gadungan itu  merasakan ada gejala-gejala yang aneh. Erra gadungan langsung menyerang Elizabeth dan melakukan adegan ranjang. 


Pagipun tiba.


Lee bangun dari tidurnya dan melihat sang suami yang terlelap tidur. Jari telunjuknya memegang rahang tegas sambil tersenyum. Lee memeluk Erra lalu menyembunyikan kepalanya sambil berkata dalam hati. "Aku tidak akan pernah melepaskan kamu. Walau ada orang ketiga yang mengganggu rumah tangga kita."


Erra yang merasakan Lee sedang memeluk tubuhnya tersenyum tipis. Erra mencium aroma dari tubuh Lee membuat sang ular piton terbangun. Erra melakukan aksi nakal. Pertama-tama Erra memegang tangan tubuh Lee. Lalu Erra mulai menindih tubuh mungil itu, Erra tersenyum memegang tali baju tidur milik Lee. Erra mulai melucuti pakaian sang istri dan…

__ADS_1


TOK!


TOK!


TOK!


Mata Erra membulat sempurna. Erra melihat sang ular pitonnya yang sudah segede gajah langsung meringis. Kenapa ini bisa terjadi?


Lee terbangun dari tidurnya terkejut melihat sang ular piton membesar langsung membelalak. Lee juga tidak bisa berkata apa-apa lagi sambil melihat tubuhnya yang sudah setengah tel*njang. Lee terbangun dan langsung menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.


"Sayang… bantuin tidurin si ular piton ya," rayu Erra Salaam mode yang aneh.


Sementara orang yang mengetuk pintu itu pun menjadi kesal. Sedari tadi tidak ada respon sama sekali. Bahkan membiarkannya berdiri sendirian. Dengan terpaksa orang itu menendang pintu itu hanya sekali. 


BRAAAAAAAK!


Tendangan ini bisa dinamakan Tapak Kaki Naga terkuat di alamnya sana. Maksudnya alam naga yang tidak bisa dijamah oleh orang lain. Mata pria itu membulat sempurna dan berteriak hingga membuat seluruh para penghuni terbangun. Dengan cepat pria itu menutup pintu tersebut.


Di kamar sebelah Imam dan Suci terkejut mendengar suara seorang pria sedang berteriak. Imam memandang wajah Suci agar tidak boleh keluar. Imam menyuruhnya untuk kembali istirahat.


Sambil memakai baju, Imam mendekati pintu lalu membukanya dan keluar dari kamar. Kemudian Imam mendekati pria itu yang tubuhnya bergetar. Imam segera menepuk bahu pria tersebut hingga terkejut.


Plakkkkk.


"Huaaa!" teriak Garda nama pria itu.


Garda sedang diurus oleh sang papa untuk bangun dan segera menemuinya. Namun setelah didobrak Garda melihat sang adik sedang ditindih sama Erra. Mau bagaimana lagi otak Garda yang masih suci belum terpapar virus mesum.


"Ada apa?" tanya Imam.


"Enggak ada apa-apa. Aku harus membersihkan otakku ini biar tidak terkena virus yang aneh," ucap Garda.

__ADS_1


"Memang ada apa? Apakah kamu sakit?" tanya Imam.


__ADS_2