Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 7


__ADS_3

"Iya.. Gue juga lihat si Amel," jawab Jake meraih ponselnya lalu melihat beberapa email yang masuk.


"Untung lu menghindari mereka," sahut Sam mengambil kacang goreng lalu memakannya.


"Lu sama Amel," sela Imam membuang nafas dengan pelan


"Hmmp!! Memang gue pacaran sama Amel hanya berjalan 3 bulan," jawab Sam.


"Jangan lu bilang kalo lu pernah tidur sama Amel!" sergah Nanda.


"Oh, tidak apa iya,'' jawab Sam.


"Amel bukan gadis yang polos. Amel adalah simpanan para pejabat,'' ujar Nanda menaruh ponselnya.


"Lu jangan bohong Nda," sahut Imam sedang membaca artikel.


"Gue kagak bohong. Amel pernah berurusan dengan Lee. Gara-gara proyek di Cirebon yang sudah dapat ijin di buat susah sama pejabat daerah situ. Kebetulan ada Amel di kantor pejabat itu,'' jawab Nanda.


''Wow... kapan itu?'' tanya Sam.


''Kalau enggak salah, lu lagi ke Negara Yunani ngurusi restoran lu,'' jawab Nanda yang lagi mengingat kejadian tersebut.


''Terus kasusnya?'' tanya Sam.


"Beres. Ternyata pejabat itu sering berurusan dengan Sebastian Corporation Group International dan sering meras saat pembangunan rumah sakit di Cirebon. Paman akhirnya jengah dengan teror yang di kirim sang pejabat. Setelah itu paman membereskan semuanya tanpa uang sepeserpun," jawab Nanda merebut koran dari tangan Jake.


"Paman ternyata licik sama seperti Erra," ucap Sam ketawa.


"Bakatnya nurun juga ke Lee,'' sambung Jake ketawa dingin.


"Soal perjodohan itu?" tanya Jake.


"Bakalan sukses. Rencana paman Andi dan Paman Bayu akan menggabungkan perusahaannya. Lee akan tetap ikut dalam perusahaan sebagai asisten pribadi Erra," jawab Sam.


"Bagaimana dengan Garda. Garda juga asisten pribadi Erra?" jawab Imam mengerutkan keningnya.


"Garda akan tetap di dunia Hitam. Rencananya Garda akan di tarik menjadi direktur utama rumah sakit pusat. Ya lu tau sendiri seluruh peralatan dan obat-obatan rumah sakit Sebastian Corporation semuanya dari Garda,'' sahut Sam sambil merebut air mineral di depan lalu meminumnya sekali teguk.


"Amazing!!!! Meskipun begitu Erra tetap mempertahankan Garda!" tutur Sam melempar botol itu ke tempat sampah.


"Apakah Lee akan sadar? Lee sudah menemukan kakak tampannya?" tanya Nanda.


"Waktu yang akan menjawab semuanya. Paman tampannya menjelma sebagai pangeran yang dingin dan tidak pernah tersentuh oleh siapapun. Hanya tadi siang, Lee yang menyentuh dan membuat hasrat sebagai laki-lakinya terbangun," ucap Sam tertawa kecil.


"Apakah Erra tau bahwa gadis kecil bermata indah itu sebenarnya sudah ada di sampingnya selama 5 tahun terakhir?" tanya Jake.


"Aku sendiri tidak tau. Erra sering cerita tentang mata indah Lee. Di saat bercerita, Erra mempunyai kerinduan yang sangat besar. Matanya selalu berkaca-kaca jika menceritakan tentang gadis mata indahnya," jawab Sam merasakan kesedihan Erra.


"Lee juga sering curhat sama gue. Kalau selama ini Lee tidak pernah berhenti dan lelah mencari kakak tampan. Jika aku menemukan kakak tampannya, aku akan melamarnya dan menikahinya," sambung Sam yang sambil tersenyum membayangkan Erra melamar Lee.


"Tapi para orang tua sudah gercep menyatukan mereka," tawa Jake dengan kencang.


"Terus Amel bagaimana nasibnya sekarang?" tanya Imam.


"Hahaha... Amel masih ngejar gue minta balikan. Setelah gue tau Amel tidur bareng sama you knowlah," jawab Sam.


''Intinya si Amel cari duitnya doang dan enggak serius sama lu,'' sela Jake sambil membaca artikel tentang perakitan komputer.


''Mungkin jengah sama lu. Soalnya lu kagak pernah mbeliin barang branded,'' kelakar Nanda.

__ADS_1


''Memang sengaja gue mau ngetes. Jujur enggak? tulus apa enggak? Kuat apa enggak? Kalau udah nikah ternyata selingkuh, enggak tulus mencintai gue dan enggak bisa apa-apa melawan penjahat. Lu taukan, kalau gue hidupnya di dalam bawah tanah. Mau enggak mau bini gue harus sigap kalau terjadi penyerangan. Sama kaya bundaku yang lemah lembut tapi sekalinya marah menggetarkan tempat dan menghajar setiap musuhnya yang hanya sekali tebas dengan pedang samurainya,'' jawab Sam.


"Dasar CEO pelit,'' tawa Nanda.


''Bener juga ya,'' sahut Imam.


"Gue mau nyari cewek yang tulus dan benar-benar cinta sama gue. Makanya gue tes," tukas Sam lalu berdiri.


"Gue setuju!" seru Nanda.


''Sam... Lu mau kemana?'' tanya Jake.


"Gue cabut. Gue mau nyiapin acara perjodohan di restoran gue,'' sahut Sam yang berlalu pergi.


''Memangnya siapa yang mau di jodohin?'' tanya Nanda.


''Lee dan Erra,'' jawab Sam.


Sore yang cerah. Selesai meninjau lokasi, Erra mengajak Lee ke butik langganan mama Rani. Sesampainya di sana Erra menyuruh pelayan untuk merombak habis penampilan Lee. Akhirnya Lee di ajak untuk melihat gaun yang ada di depannya. Sementara itu, Erra mengambil ponselnya dan melihat foto kekasih mata indahnya sambil tersenyum. Tanpa di sadari oleh Erra, sebutan kakak tampan terngiang di telinganya. Erra tersadar bahwa gadis yang selama ini di cari selalu berada di sampingnya. Erra mengingat kejadian siang tadi saat Lee menangis dan memanggil kakak tampan.


"Gadisku...," batin Erra.


Selesai memakai gaun pilihannya yang berwarna biru langit dan setelah di rias dengan natural. Lee keluar dengan elegan.


Erra akhirnya mengangkat kepalanya lalu melihat Lee yang sangat cantik sekali.. Mata Erra tidak berkedip sama sekali.


"Gadisku," lirih Erra berdiri lalu memberikan kartu debitnya ke pelayan.


"Bolehkah saya bertanya sesuatu kepada kamu?" tanya Erra.


"Apa itu pak?" tanya Lee balik.


"Siapakah kakak tampan itu? Apakah dia kekasihmu?" tanya Erra.


Selesai membayar. Erra mengajak Lee ke area parkir dan membuka pintu mobil.


"Duduklah!'' titah Erra.


Kemudian Lee masuk. Erra langsung menutup pintu dan memutari mobilnya kemudian masuk ke dalam kursi pengemudi.


"Jelaskan padaku. Siapakah kakak tampan itu?" tanya Erra dengan aura dinginnya.


Seketika itu di dalam mobil yang suasananya hangat berubah menjadi dingin.


"Baiklah kalau bapak pengen tau siapa kakak tampan itu? Saya sangat mengagumi sosok kakak tampan. Kami berteman sejak kecil. Kata mama, kakak tampan sudah mengenaliku sejak saya baru lahir. Usia 3 tahun hubungan kami semakin dekat. Saya sering di ganggu sama kak Imam sampai saya menangis dan kakak tampan selalu menghiburku hingga membuat saya ceria. Di saat usia saya yang ke 5 tahun. Saya kehilangan kakak tampan. Mama Rani mengirim kakak tampan ke Amerika untuk belajar. Sejak saat itu kami berpisah sampai saat ini,'' jawab Lee sambil menahan air matanya.


"Jika kakak tampanmu kembali. Apakah yang akan kamu lakukan?" tanya Erra sambil melihat Lee dengan lekat.


"Saya akan menyeretnya ke penghulu dan mengajaknya menikah," jawab Lee tersenyum manis sambil memamerkan deretan gigi putihnya.


Sementara itu hati Erra bersorak-sorai dan hati Erra di penuhi dengan kupu-kupu yang berterbangan di mana-mana.


"Apakah kamu akan melakukannya?" tanya Lee.


"Iya, saya akan melakukannya," jawab Lee dengan wajah merah merona.


"Mari kita menikah!" bathin Erra bahagia.


Sebelum berangkat, Erra mengirim pesan ke Garda untuk menyiapkan dokumen yang akan di serahkan ke kantor catatan sipil. Besok pagi, Erra akan mengajak Lee menikah.

__ADS_1


"Apakah kamu masih ingat kakak tampan?" tanya Erra.


"Masih... saya selalu melihat fotonya setiap saat ketika saya rindu berat," jawab Lee.


"Apakah kamu sangat mencintainya?" tanya Erra.


"Hmmp... Saya sangat mencintai kakak tampan. Dan saya akan setia menunggu kakak tampanku," jawab Lee dengan polos.


"Aku juga sangat mencintai kamu. Aku adalah kakak tampan kamu. Mari kita menikah,gadisku bermata indah," bathin Lee.


"Lee.. Jika mama saya menjodohkan saya. Saya harap kamu ikut dengan saya pergi dari negara ini. Saya akan menjamin hidup kamu hingga kita menua bersama saya," ucap Erra memohon dengan tulus.


"Bagaimana dengan kakak tampan saya? Saya masih mencarinya,'' jawab Lee menunduk sedih.


"Akulah kakak tampan kamu,'' batin Erra dengan sendu.


"Aku akan membantu mencari kakak tampan kamu," sahut Erra sambil tersenyum manis.


"Baiklah. Deal ya???" tanya Lee.


"Deal,'' jawab Erra dengan lembut.


"Besok kita akan menjadi pasangan suami istri,'' bathin Erra dengan sangat bahagia.


Sementara di markas Black Dragon. Garda yang mengecek senjata di kagetkan oleh pesan dari Erra. Secara tak sadar, Garda langsung membuang ponselnya. Anak buah yang berada di dekatnya langsung sigap menangkap ponsel Garda.


''Ini bos, ponselnya,'' ucap Yudi sang pengawal pribadi Garda.


''Terima kasih,'' ujar Garda.


''Hmmp... Pak Bos akan menikah,'' ucap Garda dengan bahagia.


''Dengan siapa pak bos akan menikah?'' tanya Yudi.


Kemudian Garda membacanya.


SIAPKAN SEMUA BERKAS-BERKAS AKU DAN ALEEYACH ROSES SEBASTIAN. BESOK KAMU HARUS DAFTARKAN KAMI KE KANTOR CATATAN SIPIL!!!!!!


Garda yang membaca pesan itu matanya membelalak sempurna.


''Apa!!!'' pekik Garda.


''Ada apa Bos Garda?'' tanya Yudi.


''Pak bos mau menikah dengan kakak besar ketua anggota inti dari White Eragon,'' teriak Garda.


''Bos... Apakah Bos serius. Pak bos mau menikah dengan ketua pasukan khusus White Eragon yang sadis itu?'' tanya Yudi.


Garda hanya menganggukkan kepalanya karena tubuhnya sudah melemas.


''Syukurlah pak bos sebentar lagi mempunyai istri,'' ujar Yudi bahagia.


''Sudah beres?'' tanya Garda yang kembali ke mode awal.


''Sudah bos. Sebentar lagi di kirim,'' jawab Yudi.


''Kerjakanlah dengan baik. Jangan sampai ketahuan dengan pihak berwajib,'' titah Garda.


''Baik bos.''

__ADS_1


Mereka menjawab serempak.


Kemudian Garda pergi untuk menyiapkan dokumen-dokumen Erra dan Lee untuk di serahkan ke kantor catatan sipil esok pagi.


__ADS_2