Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 355


__ADS_3

"Masa kamu enggak tahu siapa aku?" tanya sang penelepon itu sambil mengejek.


"Aku enggak tahu siapa kamu," jawab Adam.


"Oke... perkenalkan nama saya Lee singa betina yang memiliki ambisi menghancurkan Black Lotus sama ketua yang baru," ucap Lee nama sang penelepon itu.


"Apakah itu benar?' tanya Adam yang tidak percaya dengan suara singa betina itu.


"Ya," jawab Lee. "Kenapa kamu terkejut Tuan Adam terhormat?'


"Karena suara kamu sangat indah sekali bahkan merdu sekali aku dengarkan," jawab Adam yang memuji keindahan suara Lee yang menurutnya indah.


"Oh... Terima kasih tuan. Tapi andalah orang kedua yang memuji suara saya," ujar Lee.


"Siapa orang pertama yang memuji kamu?' tanya Adam yang sangat penasaran sekali.


"Dia adalah ahli waris Asco. Dia sangat menyukai suara indah ini," jawab Lee yang membuat Adam terkejut.


"Apa yang kamu maksud adalah Erra Drajat?" tanya Adam sambil tersenyum manis.


"Iya... dia adalah suami saya," jawab Lee jujur.


"Aku bilangin sama kamu! Erra itu adalah pria yang tidak berguna. Dia memiliki penyakit impoten parah. Kalau kamu hidup bersamanya, maka hidupmu akan terasa hambar," ucap Adam yang membuat Lee tertawa terbahak-bahak.


"Oh.. terima kasih atas informasinya. Lain kali berikan aku bukti yang kongkret serta penjelasannya. Oh... ya... selamat markas Anda sudah terbakar. Sebentar lagi aku akan melaporkan ke aparat kepolisian setempat kalau sekarang terjadi kebakaran di hutan yang dilindungi oleh negara" ejek Lee.


Sontak saja Adam terkejut dengan pernyataan Lee. Bisa-bisanya Lee mengatakan itu sambil membuat pernyataan yang aneh.


"Apakah kamu enggak sadar? Kalau kamu berbicara dengan singa betina?' tanya Lee. "Yang di mana singa betina sering membuat ulah dan menggetarkan dunia mafia."


Seketika Adam sadar akan kekonyolannya. Kenapa dirinya memuji Lee dengan serius? Akhirnya Adam memaki dirinya bodoh. Pujian itu seharusnya tidak terlontar dari mulutnya.


"Sialan!" teriak Adam yang membuat Lee tertawa tertawa terbahak-bahak.


"Oh... ya... Kamu adalah pria yang kurang ajar. Sepertinya aku suka sekali mengerjai kamu," celetuk Lee.


"Awas saja kamu! Suatu saat nanti kamu akan membunuhku," ucap Adam yang tidak sadar atas ucapannya itu.

__ADS_1


"Huaha.... baiklah kalau begitu. tunggulah saatnya. Tidak lama lagi aku akan mengabulkan permintaan kamu," seru Lee yang membuat Adam tersadar.


"Memangnya aku ngomong apa?' tanya Adam yang bingung.


"Katanya kamu ingin dibunuh olehku," jawab Lee sambil mengunyah snack renyah.


"Tarik enggak ucapanku itu?" teriak Adam.


"Tidak perlu ditarik. Biarkanlah sebagai pertanda bahwa kamu akan dibunuh olehku," jawab Lee yang semakin tertawa terbahak-bahak.


"Awas saja kamu nanti," ancam Adam.


"Idiih... pake ngancam segala," kesal Lee yang meledek Adam.


"Aku enggak ngancam. Tapi ingin membunuh kamu," kesal Adam yang berteriak.


"Itu namanya ngancam Adam Malik. Bisakah kamu bicara yang lembut yang membuat hati adem buat para musuhmu?" tanya Lee yang semakin tertawa.


"Aku tidak akan melakukannya. Aku akan membunuhmu," jawab Adam dengan suara menekan.


"Kalau begitu lakukanlah. Aku atau kamu yang akan ati terlebih dahulu!" gertak Lee yang membuat nyali Adam yang mulai menciut.


wajah Adam berubah menjadi pucat pasi. Entah kenapa dirinya kalah dengan singa betina. Lalu, Adam mengepalkan tangannya dan memukul pohon besar sambil berteriak frustasi. Setelah itu Adam segera meninggalkan tempat tersebut.


Kali ini Adam melihat penampakan Lee. Bukan penampakan sih melainkan suaranya saja. Dengan suara renyahnya Lee bisa membuat sang musuh takut dan tidak bisa berbuat apa-apa. Lantas Adam berpikir keras, bagaimana caranya bisa menghabisi Lee?


Di dalam pesawat Lee tertawa tertawa terbahak-bahak selesai menghubungi Adam. Ia yakin kalau si Adam wajahnya berubah menjadi muram. Ia memang selalu membuat sang musuh terkejut secara tiba-tiba bahkan banyak meninggal. Karena sang musuh terkena serangan jantung secara mendadak.


"Kenapa kamu tertawa seperti itu?" tanya Erra yang melihat Lee tertawa.


"Aku habis menghubungi Adam," jawab Lee yang membuat Erra terkejut.


"Apakah itu benar?' tanah Erra yang tidak menyangka kalau sang istri memiliki keberanian yang penuh.


"ya... itu benar. Bahkan Adam sendiri meminta aku membunuhnya," jawab Lee yang membuat mata Erra melotot.


Saat Erra melotot Lee segera menciumnya. Lee sangat gemas terhadap Erra yang sedang berada di posisi seperti itu. Lalu Erra sadar dan tersenyum manis sambil berkata, "Dicium sama singa betina membuat jantungku berdebar kencang."

__ADS_1


"Aku pun sama jika mendapat serangan mendadak seperti ini. Aku adalah pria yang sangat beruntung sekali mendapatkan suami seperti kamu," jawab Sascha yang membuat Erra melayang.


"Aku mengantuk sekali. Aku ingin tidur sebentar di kamar," pamit Erra.


"Aku ikut," seru Lee yang mendapatkan anggukan dari Erra.


"Kalau begitu ayo kita bobo terlebih dahulu," ajak Erra yang memegang tangan Lee.


Mereka akhirnya tidur di dalam kamar pribadi. Untung saja mereka memakai jet pribadi. karena Erra ingin menikmati momen-momen bersama Lee. Jadinya tidak ada yang mengganggu sama sekali.


Jakarta Indonesia.


Rani yang sedang duduk bersama kucing kesayangannya sangat bersedih. Ia merasakan dirinya sedang rindu kepada sang suami. Lalu Caroline datang membawa kucing kecil berwarna oranye. Kucing itu adalah pesanan Erra untuk diberikan oleh Lee.


Tidak sengaja Rani melihatnya dan memandang kucing ras meine coon. Seketika matanya berbinar dan merentangkan kedua tangannya. Ia ingin menyambut kedatangan kucing itu. Namun kucing itu tidak bergerak sama sekali. Ia lebih nyaman bersama Caroline. Akhirnya Rani menunduk lagi sambil berkata, "Keren sekali kucingnya. Tapi sayang kucingnya sombong."


"Sombong kenapa?' tanya Caroline yang sengaja melepaskan kucing tersebut.


Saat aku memegangnya. Kucing itu malah nyaman di dalam pelukan kamu," cibir Rani yang membuat Caroline tertawa.


"Enggak sombong. Kucing itu memiliki sifat pemilih," jawab Caroline.


"Memang kucing yang kamu gendong punya kak Andi kan?" tanya Rani.


"Tidak. Milik Erra yang diberikan buat Lee. Kamu tahukan kalau Lee suka sekali sama kucing?' tanya Caroline yang membuat Rani menganggukkan kepalanya,


"Ya... itu benar. Apalagi sama buayanya milik Andi?" tanya Rani yang membuat Caroline e terkejut.


"Apa itu benar?" tanya Caroline yang membuat Rani menganggukan kepalanya.


"ya... itu benar. Lee adalah penakluk buaya milik Kak Andi. Yang lebih lucunya lagi Lee sering mengajak mereka berbicara dan semuanya menuruti keinginannya," jawab Rani yang membuat Caroline tertawa.


"Ternyata putriku tidak pernah takut sama yang namanya buaya," puji Caroline. "Lalu bagaimana dengan biaya darat?"


"Kamu tahu apa yang dilakukan Lee ketika bertemu dengan para pria dengan Lee?" tanya Rani balik.


"Akui tidak tahu itu," jawab Caroline yang ingin tahu kebiasaan Lee.

__ADS_1


"Lee sering mengajaknya bertemu dengan mengajak para istri dari mereka bertemu. Ia sengaja mempermalukan mereka di depan umum," jawab Rani yang membuat Caroline menganga.


"Apakah mereka tidak berperang?" tanya Caroline.


__ADS_2