Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 323


__ADS_3

“Ya... itulah Garda,” sahut Sam yang sedang melihat jam.


“Kapan kita pulang?” tanya Lee yang semakin merindukan Erra.


“Ayolah,” ajak Nanda.


Mereka akhirnya keluar dari apartemen. Sepanjang perjalanan menuju ke area parkiran, tak sengaja mereka sedang diikuti oleh beberapa orang yang memakai baju serba hitam. Mereka mendekati Lee dan menarik rambutnya. Namun dengan cepat Lee meenedang dari belakang tanpa harus melihat sang lawan.


Sam yang paham akan hal itu langsung berhenti dan menarik baju Nanda. Nanda juga berhenti dan membalikkan badannya secara bersamaan. Hingga akhirnya mereka melihat pertarungan antara Lee dan orang-orang tersebut.


Mereka langsung bergabung dengan Lee dengan memakai formasi tiga serigala. Formasi ini sering digunakan untuk menghajar lawan secara serempak. Lee sering memakainya bersama dengan Nanda dan Sam. Mereka juga menciptakan jurus sendiri dan tidak untuk disebarkan. Dengan kekuatan penuh, Sascha dan Nanda menyatukan pukulan hingga menjadi serangan tanpa lawan.


Pukulan demi pukulan tak dapat terelakkan. Bukannya berkurang malah bertambah banyak. Merdeka hanya bertiga tanpa pengawal yang mengikutinya. Sedangkan para musuh datang secara terus menerus. Namun Lee mendapatkan kekuatan bar yaitu teknik pernafasan yang entah itu dari mana. Ia langsung menutup matanya Daan merasakan kekuatan energi yang tidak terbendungkan.


Wanita berwajah imut itu langsung membuka matanya dan melihat Sam dan Nanda sudah kewalahan. Lee berlari dan mendekati mereka dan mulai menghajar mereka satu-satu dengan telapak tangannya. Meski hanya memakai telapak tangan, mereka langsung gterkapa tidak berdaya. Lee bingung ketika melihat mereka mati mengenaskan seperti ini. Lee berpikir kalau ini tidak mungkin terjadi. Ia segera mencari jawaban.


Pertarungan sengit itupun terjadi. Musuh malah semakin berdatangan tanpa tentu arah. Jumlah mereka terus bertambah secara signifikan. Lee harus mencari cara agar tidak diserang secara terus-menerus. Mata Lee tidak menemukan jalan keluar dan dirinya semakin bosan pertempuran itu terjadi.

__ADS_1


“Apakah aku harus memakai jurus tapak naga yang pernah dipelajari sama papa Joko?” tanya Lee yang berteriak sehingga Nanda mendengarnya.


“Kalau begitu lakukanlah. Aku akan bergabung dengan kamu! Sam!” teriak Nanda yang melihat Sam kewalahan.


“Ya!” teriak Sam yang mulai mundur pelan-pelan samb jl menatap mereka lalu menghempaskan mereka dengan memakai tenaga dalam.


Dalam waktu bersamaan mereka langsung terhempas ke jarak sepuluh meter. Sam tidak memakai tenaga dalam ke seluruhnya. Ia memakainya hanya sepersepuluh dari yang dipunya.


“Apa?” tanya Sam yang tersenyum iblis. “Kalian bukan porsiku!”


“Ini bagaimana?” tanya Lee. “Mereka datang segera serempak.”


“Dan kita terkepung menjadi satu sama mereka,” ucap Nanda secara datar.


“Aku tahu di belakang peristiwa ini ada orang belakang. Dan mereka sedang bersembunyi. Setelah pertarungan ini aku akan mencarinya. Aku sudah muak dengan mereka,” ujar Lee yang mulai mengeluarkan mode singa betina.


“Apa yang akan kamu lakukan?” tanya Sam yang mendekati mereka.

__ADS_1


“Kamu tahu mereka datang bersamaan. Mereka sengaja mengepung untuk menyerang dan menghabisi kita. Aku harus memakai jurus tapak naga yang pernah kita praktekkan dulu,” jawab Lee.


“Apa?” pekik Sam. “Kamu gila ya?”


“Aku enggak gila,” jawab Lee dengan serius.


“Kalau kita memakai jurus itu maka lantai ini akan hancur. Kamu tahukan apa yang terjadi,” jelas Sam.


“Apakah itu benar?” tanya Sam dan Lee secara serempak.


“Ya... itu benar. Aku pikir kita harus melakukannya,” ujar Sam yang kesal kepada para musuh secara berdatangan.


Plakkkk!


Nanda geram atas perlakuan dengan Sam. Bisa-bisanya tadi Sam melarangnya karena bisa menghancurkan lantai yang sedang berpihak. Lalu sekarang Sam telah membuat pernyataan yang mengizinkan Lee memakai jurus tapak naga. Entahlah apa yang akan terjadi.


 

__ADS_1


__ADS_2