Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 288


__ADS_3

"Kamu tahu apa yang terjadi?'' tanya Nicky.


"Kami enggak tahu ada apa?'' tanyanya.


"Ok... kalau kamu enggak tahu. Aku bertemu dengan singa betina. Singa betina sudah berani mengancamku yang akan menghancurkan karirku di kepolisian. Jika itu terjadi entah bagaimana nasibku?" jawab Nicky dengan wajah pias.


"Kalau begitu apa yang harus kita lakukan?" tanyanya lagi.


"Ada berapa orang disini?'' tanya Nicky.


"Kurang lebih dua ratus orang. Tuan Gerry memberitahukan kami ang mengirim barang itu berjumlah lima puluh orang. Sisanya berjaga di gudang. Tuan Gerry tidak mau kecolongan karena singa betina. Jika pabrik dan gudang tidak dijaga dengan ketat bisa hancur semuanya,'' jawab orang itu.


Nicky akhirnya menganggukan kepalanya tanda setuju. Memang seharusnya gudang dan pabrik itu harus dijaga dengan ketat. Namun mereka tidak sadar kalau Lee sudah mengetahui di mana letak gudang itu? Bahkan pagi ini Lee bersama Erra dan Garda sedang mengintai gudang itu.


Sebelum mengajaknya ke gudang milik Candra, Erra meminta sang papa mengirimkan alamat gudang tersebut. Erra membelokkan mobilnya ke hutan belantara yang berada pinggiran kota New York. Lee dan Garda hanya diam saja dan mengerti apa maksudnya. Untung saja kakak adik itupun menurut. Sesampainya di sana mereka sudah menemukan sebuah gedung berdiri tegak. Gedung itu sangat mewah dan megah. Di dalam sana ada pabrik pembuatan obat-obatan terlarang. Lalu ada dua gudang, yaitu tempat penyimpanan bahan baku dan obat yang sudah siap dikirim. Selain itu juga di belakang gedung ada lahan yang luas yang ditanami mariyuana. Jika semuanya ditotal bisa-bisa membeli mobil sport sejumlah dua puluh, sepuluh mansion di berbagai negara, lima jet pribadi atau juga bisa membeli lima pulau yang tidak berpenghuni.


Lee tersenyum merekah dan membayangkan gedung itu hancur karena terkena bom. Tiba-tiba saja Lee memiliki sebuah ide untuk melakukan hal yang membuat Candra akan menangis. Bukan menangis lagi tapi Candra akan lewat begitu saja.


"Bagaimana?'' tanya Erra.


"Bagaimana apanya?'' tanya Lee yang memandang wajah Erra.


"Apa yang kamu lakukan?'' tanya Erra lagi yang membuat Garda menahan tawanya.


"Aku butuh bom yang bisa ditanam ke dalam tanah,'' jawab Lee.


"Sepertinya tidak perlu dech,'' sela Garda.


"Kenapa?'' tanya Lee.

__ADS_1


"Aku memiliki ide jahat Aku akan meretas situs Black Lotus. Lalu aku meminta beberapa orang mengambil barang yang aku taruh di dalam tas. Kemudian membawanya ke dalam. Setelah itu aku suruh keluar dan kita tekan tombol itu di layar ponsel. Selanjutnya akan terjadi ledakan yang kuat,'' jawab Garda yang tiba-tiba saja memiliki ide licik untuk menghancurkan tempat itu.


"Ide kakak bagus sekali,'' puji Lee.


"Apakah kita akan melakukan secara bersamaan?" tanya Erra.


"Ya... kita bisa melakukannya secara bersamaan. Tapi apakah kalian tidak kasihan dengan Candra?'' tanya Garda.


"Aku tidak akan merasakan belas kasihan kepada pria tua itu. Kan aku sudah bilang jangan menyenggolku! Tetap saja mereka menyenggolku!" geram Lee. "Aku memang sengaja memberikan pelajaran buat Candra. Suruh siapa Candra membuat sayembara untuk merebut kepalaku dari tubuhku!"


Kedua pria itu hanya menghembuskan nafasnya Jujur saja mereka juga tidak rela kalau itu terjadi. Kalau terjadi mereka akan mengeluarkan bendera peperangan dan mencari bala bantuan untuk menghabisi Black Lotus hingga ke akarnya.


"Lebih baik kita lakukan secara berkala. Aku tidak ingin melewatkan momen penyergapan Nicky dan menghabisinya,'' ucap Garda yang kesal terhadap Nicky.


Mereka menganggukan kepalanya lalu memikirkan cara bagaimana mengagalkan obat tersebut untuk tidak berlayar ke tempat tujuan. Sepanjang perjalanan Lee menemukan sebuah ide untuk melakukan penyamaran. Namun Garda langsung menolaknya. Karena jika Lee menyamar nyawanya akan terancam.


"Bagaimana kalau aku yang menyamar?'' tanya Lee.


"Aku enggak gila,'' jawab Lee.


"Kenapa kakak melarangku?" tanya Lee.


"Ini sangat bahaya sekali,'' jawab Garda ydengan nada meninggi.


"Kalau begitu kita pake cara apa?" tanya Lee.


"Kita harus kembali ke kantor polisi untuk menculik Simon. Aku tahu Simon juga ikut dalam misi ini,'' ucap Garda.


"Simon ikut karena terpaksa kak,'' jawab Lee.

__ADS_1


"Ya... pasti tahu tentang misi terselubung itu,'' ucap Garda.


"Kalau begitu ayo kita lakukan! Aku sudah tidak sabar lagi melakukannya. Aku juga jengah dengan Candra!" geram Erra yang menancapkan gasnya untuk keluar dari sana.


Bayu yang masih berada di rumah Christian mendengar kalau Nicky akan menghabisi sang putra. Bayu tersenyum manis dan matanya berbinar. Aslinya Bayu tidak senang dengan kabar itu. Tapi Bayu sudah memiliki sebuah ide gila. Yang dimana dirinya akan menghabisi Nicky dengan tangannya sendiri.


Tak lama datang Sam dengan membawa tas lalu melemparkan ke sofa kosong. Selang berapa menit datang Irwan dengan senyuman yang merekah. Ketika Bayu mendongakkan kepalanya, Bayu sangat terkejut. Kenapa mereka ada di sini? Berbagai macam pertanyaan muncul di kepala. Hingga akhirnya menimbulkan banyak pertanyaan.


"Kenapa kalian disini? Bukannya kalian kembali. ke Jakarta?"' tanya Bayu.


"Kami tidak kembali ke Jakarta. Sam mengajakku ke Meksiko City untuk melihat konser musik kemarin. Lalu aku mendengar sebuah berita tentang sayembara untuk mendapatkan kepalanya Lee. terpaksa aku mendaftarkan diri dan kembali ke sini,'' jawab Irwan yang tersenyum manis.


"Kamu!" hardik Bayu.


"Tenang brader... aku tidak pernah mengkhianati kalian. Tapi kebalikannya untuk melindungi Lee. Jika aku ikut dalam sayembara itu, aku akan stand by di sisi Lee. Jika mereka mendekat bisa dipastikan mereka yang akan melepaskan kepalanya sendiri,'' jawab Irwan.


"Kalian terlambat!" seru Andi yang membawa air mineral.


"Telat bagaimana?" tanya Irwan.


"Aku sudah memprovokasi mereka untuk mundur. Dan situs milik Candra sudah hancur lebur tidak berbentuk. Kemungkinan besar situs ilegal itu bisa diakses setahun kemudian atau dua tahun kemudian. Karena Lee mengirimkan lima buah virus ke situs itu,'' jelas Andi.


"Apakah itu benar?'' tanya Sam dengan mata berbinar.


"Virus yang mana?" tanya Bayu. "Apakah virus baru yang kita buat kemarin?"


"Ya... itu benar. Lee meminta izin ke aku untuk mencoba kehebatan virus itu. Lalu aku mengijinkannya. Setelah itu aku mulai meretas CCTV ruangan IT tersebut hingga server utama meledak dan percikan api mulai merambat ke server pembantu dan alhasil ada suara ledakan dengan dibarengi CCTV tersebut mati total,'' terang Andi.


"Kalau. begitu Candra telah kehilangan berapa juta dolar? Bukannya ruangan IT yang dimiliki Candra mewah? Bahkan kita kalah total. Karyawan yang menangani ruangan itu lebih Ari dua puluh orang,'' ujar Sam yang mengetahui tempat itu.

__ADS_1


"Kok kamu tahu semuanya tentang ruanga IT itu?'' tanya Bayu.


"Bukannya dulu papa pernah menyuruhku menjadi mata-mata selama dua Minggu?" tanya Sam yang mengingatkan Bayu.


__ADS_2