Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 423


__ADS_3

"Jujur ini sangat aneh sekali," tambah Lee.


"Kamu masih ingat nggak kalau Angela pernah bilang sedang hamil. Kemungkinan besar Angela hamil anaknya Ananda Setiawan?" tanya Erra.


"Entahlah," jawab Lee.


Beberapa saat kemudian Erra mengajak Lee ke arah Nanda. Lalu Erra menepuk bahu Nanda sambil berkata, "Bro, biasanya kamu jam segini latihan menembak?"


Mata Nanda membulat sempurna. Jantungnya berdetak kencang. Ia mendengar suara bariton Erra dengan jelas. Ditambah lagi dengan aroma parfum Lee yang seperti permen itu. Jujur Nanda benar-benar terkejut dan ingin lari dari kedai itu.


Dengan terpaksa Nanda menoleh dan menatap wajah Erra dan Lee. Kemudian Erra tersenyum kocak sambil bertanya, "Ngapain kamu di sini? Biasanya kalau membeli rujak menyuruh pengawal?"


Sebelum menjawab Nanda tertawa meringis sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu. Beberapa saat kemudian Nanda menjawab sambil mencari alasan, "Sebelum latihan menembak, aku memang ke sini untuk mengambil pesananku."


"Oh ya... Bagaimana perusahaan kamu?" tanya Erra yang duduk berbarengan dengan Nanda.


"Aku belum ke sana. Perusahaan lagi kacau berat. Di saat aku ingin menyelesaikan masalah perusahaan. Kita pergi ke Bangkok kurang lebih semingguan. Aku dengar dari asistenku banyak penggelembungan dana. Papaku sudah lepas tangan dan menyuruhku untuk menyelesaikannya. Yang jadi pertanyaannya adalah Apakah aku bisa melakukannya sendiri? Sementara aku sendiri sering banget berdiam di markas mendesain senjata-senjata baru untuk White Eragon," jelas Nanda yang belum pernah terjun ke perusahaan yang memiliki nama besar seperti itu.


"Oke. Besok saja aku akan ke perusahaanmu dan menolong. Kemungkinan besar aku sama Garda yang ke sana. Li akan di rumah bersama para mama," ucap Ra yang akan membantu Nanda untuk menyelesaikan masalah perusahaan SW Group.


"Beres. Masalah besar akan terselesaikan. Pokoknya kamu harus belajar mengurus perusahaan itu dengan baik.Jika tidak kamu akan kewalahan dan tidak paham dengan sistem perusahaanmu sendiri," saran Erra.

__ADS_1


"Papa pernah mengatakan itu padaku. Tapi saat itu aku belum tertarik sama sekali. Sekarang aku ingin belajar. Karena tahun depan Papa sudah mulai pensiun," ujar Nanda.


"Kamu betul. Kamu dilahirkan untuk menjadi seorang pembisnis. Saranku kamu harus tanya pada anggota enam pilar utama. Terus mencari referensi melalui orang-orang bisnis di dunia ini. Pasti ada tuh pembisnis pembisnis yang memiliki content creator di media sosial membagikan ilmunya ke semua orang di muka bumi ini," saran Erra. "Meskipun aku sendiri sudah mumpuni, Aku belajar dari sana," jelas Erra.


"Terima kasih atas sarannya," ucap Nanda. "Memangnya di Mansion nggak ada orang?"


"Nggak ada. Mama dan papa pergi ke pusat perbelanjaan. Aku nggak tahu apa yang dicari. Yang penting mereka tidak membuat ulah di Mansion," jawab Erra yang malas jika ada keberadaan orang tuanya itu.


"Kamu takut jika Lee boikot?" tanya Nanda.


"Enggak. Kalau Lee sudah berada di rumah. Terus ada Mama Rani ditambah lagi Mama Caroline datang. Aku dibiarkan saja seperti patung. Minta makan pun dibiarkan," jawab Erra.


"Pokoknya nggak boleh. Lee harus ikut aku," kesal Erra.


"Iya baiklah. Yang namanya bucin tetap saja bucin. Meskipun hilang dalam waktu semenit aja dicariin setengah mati. Coba dulu pas belum tahu siapa Lee sebenarnya di kantormu? Kamu masih membuat tali permusuhan semakin kuat," ejek Nanda yang menahan tawanya.


"Kamu nggak tahu rasanya terpisah dengan gadis bermata indah itu. Setelah berpisah aku nggak tahu si mata indahku itu menderita sekali. Itulah kenapa aku nggak mau berpisah lagi. Aku ingin memeluknya setiap saat. Rasanya kita sudah ditakdirkan menjadi satu. Ditambah lagi jiwa kita menjadi satu selamanya," ungkap Erra yang bahagia menikahi Lee.


Yang dikatakan Erra benar. Meskipun Erra menjadi manusia kejam di dunia. Erra tidak pernah berbuat jahat kepada satu wanita itu pun. Ditambah lagi Erra hanya mencintai satu wanita dalam hidupnya. Nanda yang mendengar itu sangat terharu sekali.


Ditambah lagi dirinya. Hati Nanda terpaut pada Angela. Sering hidup bersama namun mereka belum menikah. Melihat perjuangan Erra, Nanda menjadikan Erra sebagai kiblatnya. Memang benar meskipun jauh dari Lee, Erra selalu setia menunggunya. Ia mendengar kisah itu dari Garda maupun Imam dan Jake.

__ADS_1


"Kamu benar. Aku sangat kagum sama kamu. Dari lahir sampai detik ini. Kamu sangat setia sekali sama Lee. Aku harus mencontoh itu. Dan tidak mau mencari kekasih yang lain."


"Cobalah kamu menjadi pria yang setia. Dalam kesetiaanmu ada hubungan yang sehat. Jangan pernah melirik wanita manapun. Jadikanlah wanitamu seorang yang spesial dalam hatimu. Kalau bisa jadikanlah seorang ratu dalam kehidupanmu. Aku hanya berpesan itu saja."


"Kisah cintamu bisa dijadikan motivasi hidup untuk setia. Banyak orang yang iri sekali sama hubungan kamu. Wanita-wanita di luar pun berusaha menyingkirkan Lee dari hidupmu. Tapi itu nggak bisa sama sekali. Kekuatan cintalah yang membuat mereka takut dan segan untuk mengganggu hubungan kamu. Jika ada yang mengganggu hubungan kamu. Kemungkinan besar orang itu mempunyai nyali yang yang kuat. Tidak selamanya jika merebut pasangan lain. Hidupnya akan bahagia. Justru kebalikannya. Malah menjadikan hidup sebagai neraka. Aku ngomong begini Itu adalah kenyataan. Banyak anak-anak kantorku yang sering melakukan itu. Terutama pada wanita. Bahkan wanita itu memiliki seorang suami dan anak. Rasanya Aku muak melihat itu semuanya."


"Itulah namanya realita kehidupan. cepat atau lambat pasti ketahuan sama pasangan satu sama lain. Jika aku tidak tegas pada Brenda. Kemungkinan besar Rumah tanggaku di ujung tanduk. Brenda sangat berani sekali mengganggu hubungan orang lain. Bahkan jejak langkahnya, Brenda tidak segan-segan memisahkan mereka dari pasangannya. Setelah puas orang itu dibuang."


"Kamu benar. Aku sudah menyelidikinya. Memang parah sekali. Bahkan merebut suami orang dijadikan pekerjaan utamanya."


"Untung saja istriku memiliki mental baja. Jika tidak kemungkinan besar Lee akan menangis."


"Janganlah pernah kamu membuat air mata seorang perempuan keluar hanya demi kelakuan kamu yang buruk. Tapi kamu harus bersyukur. Kalau istrimu itu sudah mengerti kelakuan kamu."


Erra menganggukkan kepalanya tanda setuju. Erra tidak akan menutupi kelakuannya itu. Ia juga tidak ingin bermain lempar batu sembunyi tangan.


Ketika belum menikah Erra secara blak-blakan sudah memproklamirkan dirinya sebagai pria kejam. Lee pun tahu soal itu. Lee juga tidak keberatan dan tidak pernah mengambil hati. Lee merasa bahagia dengan Erra.


Pokoknya Erra memang sengaja menonjolkan sifat kejamnya itu. Biar semua orang tahu. Tapi di sisi lain Erra memiliki kebaikan yang tidak akan pernah terekspos ke media. Erra memang sengaja melakukannya. Karena kebaikannya itu akan menjadi pahala dalam dirinya.


"Ada apa kamu dengan Angela?" tanya Erra yang masih penasaran.

__ADS_1


__ADS_2