Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 303


__ADS_3

“Mama tahu apa efeknya jika tubuh tidak bisa menerima obat itu?" tanya Lee.


“Kemungkinan besar orang itu akan mati. Itu tebakan mama. Tidak akan mungkin orang itu akan sehat," jawab Haruka.


Lee memberikan ponselnya kepada Haruka. Ia menjelaskan bahwa kandungan obat tersebut sangat keras sekali. Haruka erbelalak matanya dan terkejut. Seandainya saja bila manusia mengkonsumsi obat ini setiap hari tubuhnya akan melemah. Walaupun manusia tersebut memiliki imun yang sangat bagus sekali. Itulah kenapa Chandra membuat obat itu. Ia memang sengaja menghabisi manusia di muka bumi tanpa harus susah payah membunuhnya satu persatu. Haruka menunduk sedih dan tidak bisa berkata apa-apa.


“Andaikan seluruh orang mengetahui obat-obatan terlarang dari Candra bisa membunuh orang begitu cepat maka tidak akan pernah menyentuhnya," jelas Lee


“Iya kamu benar apa adanya. Hanya merekalah yang orang-orang gila membeli obat seperti itu. Makanya aku baru tahu kalau kamu ingin menghancurkan seluruh pabrik milik Chandra dan membakar seluruh lahan tersebut hanya untuk menyelamatkan nyawa manusia yang tidak berdosa sama sekali,” ucap Haruka. “Mau kamu apain orang itu?"


"Pastinya masuk ke dalam ruangan bawah tanah. Dan aku yang akan menyiksanya satu persatu," jawab Lee yang sangat antusias sekali.


“Kalau begitu Mama boleh ikut nggak?" tanya Haruka yang tiba-tiba saja ingin menghabisi orang.


“Apakah mama bersedia untuk melakukan itu?" tanya Lee. “Aku takut nanti papa Saga dan paman Sam akan marah kepadaku. Jika aku mengajak mama untuk melakukan hal yang gila.“


“Mereka akan tertawa melihat mama menggila. Kamu tahu kalau aku memiliki jiwa psycho yang parah. Makanya sekarang aku ingin menghabisi mereka,“ jawab Haruka yang membuat Lee bergidik ngeri.


“Apakah Mama akan memanggil pengawal?" tanya Lee.


“Aku nggak memanggil mereka. Biarkan saja dua orang itu akan ditangkap oleh Pak Bayu," celetuk Haruka.


“Jadi kita biarkan saja begini. Kita akan tunggu papa seperti itu. Kalau begitu aku ingin meminum kopi. Gratis ya Mas buat aku," rayu Lee.


“Apa sih nggak buat kamu gratis? Kalau begitu makanlah sekalian," suruh Haruka.


“Baiklah. Mama sangat baik sekali. Kalau begitu aku pergi dulu,” pamit Lee.


Bayu, Irwan dan March telah tiba di klub malam itu. Mereka segera masuk ke dalam tempat itu. Tanpa


disadari oleh mereka, pengawal Black Lotus telah gugur di tangan kedua wanita tangguh Mereka melihat keadaan klub sedang sepi. Tak lama Irwan melambaikan tangannya. Irwan tidak sadar kalau yang dipanggil itu adalah Lee.


Sementara itu Lee sedang memakai apron sambil membawa buku menu. Ia sengaja memakai topi klub malam itu demi penyamaran. Ia segera mendekati meja yang telah ditempati oleh ketiga pria paruh baya itu.


“Selamat datang di klub malam Golden Globe yang termegah di kota ini. Anda bisa memesan seluruh makanan dan membayarnya nanti sebelum pulang,” ucap Lee sedang membagikan menu makanan tersebut.


“Baru ada ya penyambutan seperti ini. Sesudah makan baru bayar. Seharusnya kalimat itu tidak perlu diucapkan kepada setiap pengunjung," sahut Bayu yang tidak sadar.

__ADS_1


“Ini adalah peraturan baru dari sang pemilik yang bernama Haruka Tristan," ujar Lee yang menahan tawanya.


“Oh begitu ya. Kalau begitu aku bisa memesan tidak makanan terbaik di sini?" tanya Irwan.


“Silakan tuan Anda boleh memesan semuanya kami akan memberikan diskon sebesar seratus persen jika anda bisa menghabiskannya hari ini juga,” ucap Lee.


“Baiklah. Aku akan memesan semuanya. Setelah itu tempat ini aku boking semua. Aku harap kamu memberikan diskon lagi," titah Bayu.


“Ah, baiklah kalau begitu. Akan aku persiapkan semuanya seluruh tempat ini," balas Lee dengan semangat.” Kalau begitu aku pergi dahulu.“


Lee segera meninggalkan tempat itu sambil menahan tawanya. Lee masuk ke dapur dan meminta para pelayan untuk menyiapkan semua makanan yang ada di kulkas. Pelayan itu pun terkejut karena pada siang ini semua makanan diborong habis oleh sang pelanggan baru.


“Kalau begitu kami persiapkan terlebih dahulu,” ucap sang kepala pelayan.


“Semangatlah kalian nanti aku beri bonus satu-satu,” ujar Lee yang membakar semangat para pelayan itu.


Lee kembali membawa kopi dan menuju ke ruangan Haruka. Sebelum menuju ke sana Lee tidak sengaja melihat banyak tumpukan mayat yang berada di ruangan sebelah Haruka. Matanya membola sempurna karena mayat tersebut adalah perempuan-perempuan penghibur di club itu. Lee hanya bisa menghembuskan nafasnya secara kasar. Ia memutuskan untuk masuk ke dalam dan melihat mereka tidur seenaknya.


“Kenapa ada mayat di sini?” tanya Lee.


Lee mendekati mereka dan memeriksa satu persatu. Ia terkejut ketika salah satu dari mereka di dadanya ada bekas jahitan. Lee bisa menebak apa yang terjadi oleh mereka. Ia merasakan ada sesuatu yang janggal di tempat ini. Dirinya tidak bisa memastikan apa yang sedang terjadi?


Beberapa saat kemudian datanglah Mama Yi. Mamanya juga terkejut dengan penemuan mayat tersebut. Mama Yi segera masuk ke dalam dan melihat Lee sedang memeriksa mayat tersebut satu-persatu.


“Lee," panggil Mama Yi.


Lee menoleh dan melihat Mama Yi dengan wajah terkejut. Ia menggelengkan kepalanya sambil bertanya, "Ini sangat aneh sekali ma."


“Aku baru mengetahui kalau di sini ada tempat pembuangan mayat seperti ini,” ucap Mama Yi.


“Aku mulai curiga dengan tempat ini. Apakah mama benar-benar membelinya?" tanya Lee dengan serius.


“Aku tidak membelinya. Aku telah mengancam sang pemilik untuk meminjamkan tempatnya kepadaku," jawab Mama Yi dengan serius.


“Ini sangat aneh sekali. Ini adalah orang-orang yang sengaja dibunuh lalu diambil organ tubuhnya," ucap Lee dengan serius.


“Lalu, kenapa sang pemilik tidak tahu kalau ada orang orang yang diambil organ tubuhnya seperti ini?" tanya Mama Yi lagi.

__ADS_1


“Entahlah kalau begini ceritanya. Jangankan mama aku sendiri juga tidak tahu," jawab Lee sambil mengedikkan bahunya.


“Okelah kita ke sana. Tidak usah terlalu dipikir dan biarkan ini menjadi misteri sang pemilik restoran ini," hibur Mama Yi.


Jujur Li bngung dengan kedua mamanya itu. Sebenarnya ini restoran malah menjadi teka-teki yang membuat Lee bingung. Ingin rasanya Lee membuka situs itu dan melihat siapa sang pemilik sebenarnya. Beberapa saat kemudian Lee dan Mama Yi masuk ke dalam. Kedua wanita berbeda generasi terkejut melihat Haruka menjadi big boss di sana.


“Sebenarnya siapa sih sang pemilik restoran itu?" tanya Lee.


“Ini adalah klub malam milikku,” jawab Haruka dengan serius.


Lee semakin bingung dengan Haruka yang mengklaim klub malam tersebut. Sebelum menjelaskan, Haruka melihat Lee kebingungan. Haruka segera berdiri sambil membawa map itu dan mendekati Lee.


“Ini adalah klub malam milikku. Aku sudah mengetahui semuanya tentang orang-orang yang mati konyol di ruangan sebelah itu,” ucap Haruka dengan serius sambil memberikan map tersebut ke Lee.


Lee menerima map itu dan membukanya. Kemudian ia membaca semua kepemilikan klub malam tersebut. Memang Haruka diam-diam memiliki kepemilikan beberapa klub malam yang berada di Amerika. Haruka memang sengaja menutup mulut ke anak suaminya. Agar mereka tidak tahu.


“Sepertinya mama sedang membuat taktik untuk sang pembunuh itu ya?" Tanya Lee dengan serius.


“Iya itu benar. Beberapa tahun terakhir ini banyak orang menghilang seperti itu. Semua anggota keluarganya pun mencari tapi mereka tidak menemukannya sama sekali. Namun mama dan Klan Yosiko telah menyelidikinya satu persatu. Kenapa aku tidak memakai Black Dragon atau white Eragon? Karena kalian semua akan bertindak anarki terlebih dahulu. Setelah melakukan penyelidikan terhadap mayat itu satu-persatu ternyata mereka adalah korban dari Adam Malik. Adam Malik sengaja mencari orang-orang di sini untuk diambil organ tubuhnya. Dia memang sengaja tidak mengambil warga di negaranya itu. Karena jika dia sampai mengambil maka nama baiknya akan tercoreng jika ketahuan,” jelas Haruka yang membuat Lee dan mamaji paham.


“Cerdik sekali. Kenapa kita tidak menjebaknya?" tanya Mama Yi dengan serius.


“Hai... Kalian ini harus berpikir dengan jernih. Adam adalah orang yang berkuasa di negara ini. Setiap tindak lakunya itu dilindungi oleh hukum. Yang melindunginya adalah Nicky.Sekarang Nicky berada di tangan kita. Kita bisa membalikan keadaan dengan cara Nicky menuruti semuanya. Hari ini aku sudah menyandera keluarganya. Aku tidak memakai pengawal kalian," jawab Haruka yang membuat semua terkejut.


“Ini sungguh sangat aneh. Aku baru tahu kalau mama membuat kejutan buat kami,” puji Lee.


“Memang kita selangkah lebih maju dari papa kalian. Kalian baru sadar jika para mama yang notabenya di rumah sedang mengejar Adam bersama-sama," ucap Haruka.


"Jadi Mama Yi tadi bersandiwara tidak mengetahui tempat ini?" tanya Lee.


"Memang benar itu," jawab Haruka yang tersenyum manis. "Kami sedang mengerjai kamu."


"Apa?" pekik Lee.


“Jika kamu sudah mengetahui semuanya jangan bilang ke para papa. Sebab para papa akan menimbulkan banyak masalah. Kenapa kami hanya berdua di sini? Karena jika kami rame-rame ke sini akan menimbulkan banyak kecurigaan,” pesan Mama Yi kepada Lee.


“Jadi aku harus tutup mulut dan tidak membocorkan misi kalian sebenarnya," ujar Lee.

__ADS_1


“Ya kamu benar. Jika sampai bocor maka habislah kita. Para papa akan menyulitkan kami untuk terjun ke dunia mafia lagi,” ucap Haruka.


“Apakah Aku boleh ikut dalam misi kalian?" tanya Lee.


__ADS_2