Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 25


__ADS_3

''Kita hentikan semua ini sebelum di luncurkan Minggu depan!'' titah March.


Penjelasan Strada Grup.


Strada grup bekerja di sektor teknologi. Banyak program-program yang terkenal dari pencetus CEO itu sendiri. Tahun 90an, sang CEO mempunyai ide untuk mengendalikan otak manusia hanya sekali perintah. Tahun itu Seva nama CEO yang telah bekerja keras untuk membuat program tersebut. Seva memberi nama Abandon think yang artinya kehilangan pikiran. Strada grup mengartikan sebagai kehilangan memori yang pernah di rasakan itu akan hilang sekejap. Kemudian di ganti dengan yang baru. Dalam kurun dua puluh tahun, mereka gagal berkali-kali dan membunuh ratusan ribu bahkan jutaan orang yang tidak berdosa sama sekali. Aparat penegak hukum di daerah sana tidak berani mengendus kejahatannya. Jika ada yang berani dan masuk ke dalam ranah hukum mereka akan di lenyapkan.


''Paman March, paman lebih banyak tau soal Strada grup?'' tanya Lee.


''Kalian harus tau siapa diriku sebenarnya kecuali papa kamu. Papa kamu sudah tau semuanya. Antara Seva dan aku adalah saudara kembar. Tapi kami bukan kembar identik. Seluruh orang enggak banyak yang tau tentang kisah dan hubungan kami. Dulu kami sering bersama menghabiskan waktu kanak-kanak. Seiring berjalannya waktu, kami tumbuh dewasa dan papa menyerahkan kami Strada grup di masing-masing wilayah. Aku memegang Strada grup bagian barat dan Seva bagian timur. Gara-gara program sialan itu aku memutuskan untuk melepaskan semua yang aku punya. Kemudian aku di buru terus menerus sama seva, hingga aku di selamatkan oleh Bayu dan Andi. Aku bekerja di perusahaan Asco sebagai manager keuangan. Bayu akhirnya menawarkan aku untuk masuk ke dunia bawah tanah. Aku memilih menjadi seorang agen mata-mata. Selain menjadi mata-mata aku mulai mendirikan Tristan grup. Seluruh identitas asli aku palsukan. Aku sibuk di Tristan bukan berarti aku tidak ingin mengetahuinya. Aku diam-diam membuat program yang bisa menghancurkan program sialan itu. Tapi aku gagal,'' jawab March.


''Apakah ada sesuatu yang di tanam di otak manusia?'' tanya Andi.


March hanya menggelengkan kepalanya.


''Mereka melakukan pencucian otak dengan waktu yang cepat dan hanya membutuhkan 1 jam. Mereka sangat handal menghilangkan memori yang ada. Kemudian mereka bisa mengendalikan dengan jarak jauh,'' jawab March yang sendu.


''Oh dear God... Kejam sekali!'' seru Lee menggebrak meja.


''Dan kita sendiri yang jadi kelinci percobaan. Jika Seva berhasil 1000 persen mereka akan membuat jasa pencucian Otak dengan harga mahal,'' tambah Andi mengambil ponselnya di kantong.


''Bagaimana mereka tau kalo Erra ada di sini?'' tanya Andi menyelidik.


''Di sini ada mata-mata,'' jawab Erra dengan tenang berbicara.


''Satu-satunya cara kita harus kembali ke markas. Kalian tidak akan bisa selamat dari pak tua bangka. Di belakang Aldi masih ada 8 orang yang ingin membunuh kalian. Untuk kedepannya, kalian harus hati-hati. Untuk perusahaan yang kalian pegang barkan kami ikut membantu. Setelah ini kalian fokuslah berlatih fisik,mental dan pikiran. Aku tau kalau kalian sangat jenius. Aku akan memberikan tugas baru buat kalian. Kalian harus mempelajari teknologi lebih dalam. Satu-satunya cara agar bisa menyerang musuh dan mengatasi cyber crime di masalah perusahaan. Jika kalian terdesak, kalian tau apa yang harus kalian lakukan!'' perintah March


''Kita kembali malam ini. Apakah ada jalan rahasia untuk keluar dari pulau ini?'' tanya Andi.


''Ada,'' jawab Erra melihat Lee dengan sayu.


''Apakah sudah lengkap?'' tanya Lee.


''Sudah nona,'' jawab Dani.


''Mari ikuti saya!'' titah Erra.

__ADS_1


Kemudian mereka pun pergi dari mansion melalui jalan bawah tanah. Erra memang sengaja membuat jalan bawah tanah ketika terdesak bisa kabur dari penyerangan. Mereka akan sampai sana hanya membutuhkan waktu 5 jam. Mereka juga menyeberangi lautan untuk sampai pulau pribadi milik Bayu. Erra memang jenius untuk urusan kabur dari lawan jika tidak mempunyai strategi apapun. Inilah ketua mafia yang aneh tapi licik.


''Baru kali ini pulau pribadi yang bisa jadi sambung menyambung menjadi satu,'' ujar Jake yang menggelengkan kepalanya.


''Dan kenapa juga yang namanya ketua mafia yang sangat kejam sekali kalau ada penyerangan musti kabur?'' tanya Dani.


GLEKKK...


''Saya tidak kabur. Saya hanya capek di kejar sama musuh. Saya hanya menghindari pertumpahan darah,'' jawab Erra berkilah.


''Bener juga ya... padahal darah mereka berguna untuk sesama,'' sela Lee yang menjadi sendu.


''Pokoknya jangan bawa Angela kalau kita sedang perang,'' ucap Andi menyarankan ke seluruh orang.


Lee hanya tersenyum smirk.


''Bule Perancis yang kalem dan lemah lembut itu,'' jawab Nanda.


''Hahaha... lembut tapi mematikan. Jangan harap kalo sudah di tangkap tidak akan terlepas lagi,'' ucap Lee melihat ornamen-ornamen menyeramkan.


''Baru kali ini terowongan di gambar mbak Kunti sih, pocongan juga ada!!'' seru Jake tepok jidat.


''Kayaknya aku harus mengganti animasi Naruto atau mengganti Frozen di terowongan ini. Jika main kesini kalau sudah memiliki anak-anak mereka tidak akan ketakutan melihat ini,'' sahut Lee dengan senyum mengembang karena membayangkan jalan sama anak-anaknya di terowongan ini.


''Yes... sebentar lagi aku akan unboxing kamu. Sabar ya ular pitonku. Kita akan pergi ke sarang bareng-bareng ya,'' batin Erra bersorak kegirangan.


''Bener juga ya ornamennya di ganti ajha.. Donal duck gitu...,'' sela Sam.


''Jika yang minta nyonya muda Drajat akan aku ganti. Apa sih yang tidak buat kamu?'' seru Erra akhirnya menarik tangan Lee hingga masuk ke dalam pelukan dan melingkarkan tangannya ke pinggang lee.


''Baiklah... boleh ya,'' ujar Lee memohon dengan wajah manisnya.


''Tapi dengan satu syarat. Aku ingin menghamili kamu,'' bisik Erra.


''What....!'' pekik Lee kaget.

__ADS_1


Kemudian Lee memutar otaknya berulang kali.


''Ok... Saya akan menantang bapak,'' tantang Lee yang membuang wajahnya.


Mereka hanya bengong apa yang di katakan si Gunung Merapi.


''Adik kecil... jangan pernah kamu menantang Gunung Merapi. Jika kamu melakukannya, Gunung Merapi tidak akan pernah melepaskan kamu,'' ucap Imam tersenyum manis.


''Benarkah itu?'' Lee pun memelas.


Erra tersenyum devil dan otaknya Travelling ingin menaklukkan sarang ular pitonnya. Lee yang tiba-tiba melihat Erra yang tersenyum devil pun merasakan perasaan tidak enak.


''Papa... tolong Lee....!'' teriak Lee sambil berlari ke Andi dan memeluk Andi dari samping.


Andi yang di peluk oleh Lee merasa aneh. Akhirnya Andi melihat Alicia lalu bertanya dalam hati. Alicia hanya mengendikan bahunya tidak tau apa yang terjadi.


''Lee... Ada apa?'' tanya Andi.


''Pa... Erra akan berusaha ingin menghamiliku,'' ucap Lee memasang wajah memelas.


''Erra...!!'' teriak andi.


''Iya pa,'' jawab Andi lalu mendekati Lee Andi dan Alicia.


''Ambilah putriku. Jangan kamu kembalikan jika putriku belum memberikan aku cucu yang banyak!'' titah Andi memberikan Lee dengan tulus ke Erra.


Erra dengan senang hati menerima Lee dengan tulus. Semua yang sedang berjalan di sana tertawa melihat kekonyolan 2 insan yang agak aneh itu. Sedangkan Lee, Lee ingin menangis membayangkan ular piton milik Erra.


''Koq gue mesum sih sekarang. Gara-gara melihat ular piton itu. Oh... my God... Gue enggak bisa membayangkan jika masuk ke dalam,'' batin Lee menangis tersedu-sedu.


5 jam berlalu. Mereka sampai di pulau pribadi milik Bayu. Seluruh anggota White Eragon dan Black Dragon bernafas lega. Andi sudah memerintahkan anak buahnya untuk menjemput mereka. Mereka akan kembali ke kota Jakarta.


Mereka menunggu dengan harap-harap cemas. Lee mengepalkan tangannya ingin mencari keberadaan Seva. Lee ingin sekali membunuh tua bangka itu yang tidak punya perasaan. Andi yang berada di dekat Lee, merasakan hawa yang tidak enak.


''Jangan kamu turuti perasaan kamu itu. Berpikirlah dengan jernih. Jika kamu gegabah bukan orang-orang itu yang menjadi korbannya. Kita semua yang akan jadi korban. Pakailah taktik yang kamu punya. Kita akan bekerja sama dengan interpol!'' titah Andi.

__ADS_1


''Jujur kalau pake interpol sepertinya Lee tidak yakin dech!'' ujar Lee mendengus kesal.


''Harus yakin,'' ucap mereka serempak.


__ADS_2