
"Ah syukurlah kamu datang ke sini. Aku harap kamu bisa bergabung sama kami," ucap Erra.
"Terima kasih telah mengundangku ke sini. Aku tidak tahu harus bagaimana lagi. Aku ingin membicarakan sesuatu dengan kalian," ujar Adam.
"Kalau begitu baiklah. Sebelum kita membicarakan lebih lanjut, Aku ingin kamu memesan makanan terlebih dahulu. Aku jamin makanan di sini sangat lezat sekali," ajak Erra sambil mengajaknya memesan makanan.
"Apakah ini milik Samuel Tristan?" tanya Adam.
"Iya ini miliknya Samuel. Pemiliknya sedang menyiapkan makanan. Katanya sebentar lagi akan ada launching makanan baru," jawab Erra.
"Apa itu? Aku ingin restoran ini menjual rujak cingur sama lontong Kupang," ucap Adam yang membuat Erra terdiam.
"Apakah kamu mengerti makanan itu?" tanya Erra yang bingung dengan permintaan Adam.
"Ya aku mengerti makanan itu.makanya aku ingin request kalau Tristan bisa membuat makanan seperti itu dan dikenalkan kepada seluruh warga masyarakat di bumi ini. Sungguh rasanya sangat enak sekali," jelas Adam.
"Kalau begitu duduklah terlebih dahulu. Kita bisa membicarakan ini lebih lanjut lagi," suruh Erra.
Adam dan Erra pun akhirnya duduk di meja kosong. Adam ingin mendiskusikan sesuatu kepada Erra. Erra pun menganggukkan kepalanya tanda setuju.
Sebelum mereka berbicara, Adam terlebih dahulu memesan makanan. Adam sengaja memilih menu masakan Indonesia. Karena Adam adalah asli orang Indonesia.
"Apa yang ingin kamu bicarakan? Sepertinya pembicaraan ini sangat penting sekali," tanya Erra.
"Aku ingin membuat badan amal untuk anak-anak kurang mampu yang berada di dunia ini. Aku bingung harus dimulai dari mana. Aku meminta tolong kepada kalian. Anggap saja aku sedang menebus dosa," jawab Adam yang mendapatkan pujian dari Erra.
"Apakah kamu serius ingin membuka badan amal?" tanya Erra yang ingin membuat hati Adam menjadi mantap.
"Iya aku akan melakukannya. Sesuai wasiat dari orang tuaku. Sampai detik ini aku belum bisa membuat badan amal tersebut," jawab Adam yang membuat Erra bingung.
"Jadi Kamu sengaja membuat badan amal itu untuk kedua orang tuamu? Kalau begitu singa betina yang akan membantumu. Karena singa betina sendiri sudah memiliki dua badan amal milik pribadi sama milik sang mama," suruh Erra.
"Selain singa betina, ada nggak yang membantuku?" tanya Adam.
"Kalau begitu tanyakan saja kepada Papa Bayu. Aku sering menyumbangkan uangku ke sana. Atau enggak di Mama Caroline," jawab Erra.
__ADS_1
"Berarti aku harus tanya sama Bayu?" tanya Adam lagi.
"Ya itu benar. Aku hanya menjalankan saja. Sepertinya kamu harus belajar dari sana," jawab Erra.
Setelah mereka mengobrol panjang. Eren mendapatkan kesimpulan bahwa Adam bukan termasuk pria berbahaya. Jujur Adam adalah pria yang penuh dengan kasih sayang. Diam-diam ada menyembunyikan rasa itu ke publik. Adam tidak mau orang mengetahuinya.
Itulah yang namanya orang jahat. Orang jahat akan menyimpan rasa kasih sayang itu di hadapan publik. Tanpa sepengetahuan seluruh orang ada memiliki anak yatim piatu untuk dirawatnya. Dirinya sengaja membesarkan anak itu hingga sekolah tinggi. Adam sadar karena hidup menjadi orang jahat itu tidak enak sama sekali. Akhirnya ada memutuskan untuk berdamai dengan masa lalunya. Yang terjadi biarlah terjadi. Iya akan membuat dirinya menjadi lebih bahagia.
Itulah sepenggal kisah dari Adam. Di mana Pria tua yang tidak memiliki sanak saudara. Enam pilar utama akan menampung Adam sebagai temannya. mereka berjanji akan saling melindungi satu sama lain.
Lalu bagaimana dengan Black Lotus? Adam sudah tidak memperdulikan itu. Banyak sekali para pengawal yang sudah dibebaskan oleh Erra. Orang-orang yang dibebaskan itu memilih bekerja di berbagai perusahaan ternama. Mereka sering bertukar email dengan singa betina. Mereka bersyukur bisa menghirup udara segar dan tidak melakukan kejahatan lagi.
Malam ini enam pilar utama akan membuat badan amal khusus buat Adam. Adam semakin bahagia mendengar ketika para enam pilar utama membantunya. Ditambah lagi mereka akan bekerja sama dalam semua sektor usaha. Bisa dikatakan Adam nantinya akan bergabung dengan mereka.
Bagaimana kejahatan Adam? Adam berjanji setiap orang yang sudah disakitinya akan diganti. Setelah pulang dari Bangkok Adam akan mencari para korban untuk meminta maaf.dengan begitu Adam akan merasakan hidupnya lebih tenang dan damai.
Selesai melakukan pertemuan makan malam bersama Adam, mereka berpisah untuk berjalan-jalan. Akan tetapi Erra mengajak Lee agar diam di kamar. Erra ingin membicarakan ini semua ke Lee. Mau tidak mau Lee tidak ikut bersama mereka.
"Rasanya Aku mengantuk sekali malam ini," keluh Lee.
"Apa itu?" tanya Lee.
"Apakah aku salah membantu Adam?" tanya Erra.
"Nggak ada yang salah sama sekali. Pilihan ada yang sudah tepat. Kita harus membantunya agar menjadi orang yang lebih baik lagi. Lalu apa masalahnya?" tanya Lee balik.
"Aku sih oke-oke saja membantu Adam agar sadar. Aku tidak ingin semua orang memojokkan Adam. Kamu tahu kan kejahatan Adam seperti apa? Ada makan mendapatkan cibiran keras dari mereka," jawab Erra.
"Aku tahu itu. Tapi Adam harus menguatkan mentalnya sendiri. Mau tidak mau Adam harus membiarkan mental itu akan menjadi kuat seperti baja. Jujur rasanya dibully itu sakit. Hati menjadi tidak enak dan rasanya ingin mati Aku harap Adam bisa sadar akan hal itu," jelas Lee.
"Kamu benar. Aku pernah merasakan hal yang sama seperti itu. Tapi ketika aku masih sekolah zaman kecil. Sekarang sudah tidak. Kalau mereka tahu, Aku anaknya orang berada. Kemungkinan besar mereka tidak membullyku," kata Erra.
"Lalu apa yang akan kita lakukan di sini?" tanya Lee.
"Kamu nggak tanya soal Brenda?" tanya Erra.
__ADS_1
"Enggak ah males. Kemungkinan juga beranda sedang dalam perjalanan menuju ke sana. Biarkan saja mereka mendapatkan hal yang positif dari sana. Aku ingin Brenda sadar atas kelakuannya itu. Melupakanmu dan mencari pria lain yang tulus mencintainya," jawab Lee.
"Terus Pak Dwi bagaimana?" Tanya Erra.
"Biarkan saja. Aku berharap Pak Dwi juga sama. Bahwa hidup di dunia ini tidak akan ada yang abadi kecuali sang pencipta. Dialah yang menciptakan bumi ini dari awal hingga akhir," jelas Lee.
"Semakin lama kamu semakin bijak. Nggak salah aku memilih kamu menjadi istriku," jawab Erra.
"Jangan memujiku seperti itu. Karena aku tidak suka dipuji. Oh iya... Besok pergi ke Jepang yuk?" tanya Lee.
"Ngapain pergi ke Jepang? Bukannya besok kita ada acara makan-makan sama orang kurang mampu?" tanya Erra.
"Baguslah. Lebih baik kita melakukannya. Rasanya hari ini sangat lelah sekali. Untung saja energiku tidak berkurang sama sekali. Semoga saja Kak Erra tahu apa maksudku ini," jawab Lee sambil menarik selimutnya dan menutup seluruh tubuhnya kemudian pergi ke arah alam mimpi.
"Keduluan dech.. pengen merasakan gaya baru malah bobo duluan," gumam Erra.
Jakarta Indonesia.
Rani bersama Caroline sedang menikmati indahnya taman yang sudah dibenahinya. Mereka duduk sambil bersantai. Beberapa saat kemudian datang pengawal untuk memberikan dua buah amplop. Mereka bingung kenapa ada dua amplop. Lalu mereka membuka amplop itu dan menemukan dua buah tiket pesawat menuju Bangkok.
"Kenapa ada tiket pesawat? Bukankah kita pergi ke Bangkok memakai pesawat pribadi?" tanya Caroline.
"Apakah ini hanya jebakan saja? Aku takut kalau ini jebakan. Bayangkan saja kita sudah cantik-cantik begini lalu diculik dan disandera," ucap Rani yang berhasil membuat Caroline tertawa pada malam ini.
"Kamu ini aneh ya. Mana ada orang ngasih tiket pesawat diberikan ke kita untuk mengunjungi Bangkok," ujar Caroline dengan tawa yang meledak.
"Aku tidak aneh. Tapi kenapa kita pakai pesawat komersial. Sedangkan kita memiliki dua jet pribadi nganggur," ucap Rani sekali lagi.
"Ada benarnya juga sih. Aku juga bingung sama tiket ini. Kalau begitu kita hubungi para suami agar bisa menjelaskan Kenapa ada tiket ini," imbuh Caroline yang penasaran sambil meraih ponselnya yang berada di depannya itu.
"Apakah ini hanya jebakan?" tanya Rani.
"Nggak mungkin ini jebakan. Tapi yang menurutku ini sangat aneh sekali. Kenapa juga para suaminya memberikan tiket pesawat menuju ke Bangkok,' jelas Caroline.
"Baiklah aku tunggu," balas Rani.
__ADS_1