
“Itu zaman dulu.Sekarang tidak lagi.Kak Imam
sekarang memilihmu untuk menjadi Ibu dari kedua anaknya,” jawab Lee yang
membuat Suci tersenyum manis.
Suci langsung mendekati Imam dan memeluknya dengan erat.Sepasang
kekasih itu pun sangat bahagia.Untung saja Lee mengatakan ini semuanya dengan
jujur.Di sisi lain Imam sangat berterima kasih kepada Lee.Ketika Lee tidak
berkata dengan jujur, bisa jadi suci tidak mengetahui siapa dirinya
sebenarnya.
Melihat kedua pasangan yang sedang berbahagia, Erra
menatap wajah Lee.Lalu Lee tersenyum manis sambil memeluk sang suami.Jujur
setelah badai menghadang mereka dan menyingkirkan banyak musuh, mereka akhirnya
bisa hidup bahagia seperti ini.Cepat atau lambat mereka akan menikah secara
resmi dan mewah.
“Dua bulan lagi Kakek Adam akan menikah,” ucap Erra.
“Apakah kakak mau datang menuju ke pernikahannya?Kalau
kakak nggak mau ke sana.Saya tidak akan berangkat.Saya akan menunggu
persetujuan dari suamiku,” ujar Lee yang menuruti apa kata sang suami.
“Kalau begitu ayo kita berangkat.Kita tidak boleh
melupakan kakek Adam.Cepat atau lambat kakek Adam akan menjadi keluarga besar
kita,” sahut Erra.
“Oke, apakah kakak akan menikah lagi?”tanya Lee.
“Ya Kakak akan menikah denganmu.Setelah mereka sudah
resmi menikah.Kemungkinan besar di saat kehamilanmu yang ke tujuh bulan.Kita
akan meresmikan pernikahan ini,” jawab Erra.
“Apakah kakak tidak salah dengan pernyataan itu?
Bagaimana mereka mencibir kakak setelah mengetahui semua ini?”tanya Lee yang
mulai ketakutan dengan komentar orang yang pedas sekali seperti cabe bubuk di
atas tingkat lima puluh.
“Kamu tenang saja.Mereka tidak akan tahu bagaimana kisahnya
perjuangan kita.Mereka juga tidak akan pernah tahu.Bagaimana aku mencintaimu
semenjak kamu dilahirkan ke dunia ini.Cinta kita itu sangat unik sekali.
Sangking uniknya sebagian dari mereka pernah merasakan kisah cinta seperti
kita.Aku harap kamu harus kuat mental menghadapi pembicaraan seperti itu.Tetaplah
semangat sayangku.Jangan pernah mundur sekalipun.Karena takdir telah membuat
kita bersatu,” jawab Erra sambil memegang rambut Lee yang lembut.
“Mereka akan mengatakan kalau Erra itu adalah pria yang
sangat misterius sekali.Sangking misteriusnya Banyak wanita yang
mengejar-ngejar suamimu itu menjadi patah hati selamanya.Saya sendiri saja
__ADS_1
sangat terkejut sekali.Kalau diam-diam kamu sudah mulai mencuri,” ledek Nanda.
“Kisah cintamu itu sangat lucu sekali.Sangking lucunya
Kamu tidak akan pernah membuat kisah cinta semakin aneh seperti ini,” tambah
imam yang semakin meledek Erra.
Wanita ketiga itu tertawa sangat kencang.Apa yang
dikatakan oleh Imam dan Nanda itu benar.Apalagi ditambah dengan kekonyolan Erra
yang semakin parah.Namun yang diledek hanya tersenyum sumringah.Baru kali ini
Erra tidak pernah marah sama sekali.Ketiga Wanita itu sangat terkesima melihat
senyum Erra.
“Tumben, kamu senyum seperti ini.Kalau ada perempuan
yang melecehmu atau siapapun.Kamu pasti menggeram dan tidak terima,” ledek
Nanda.
“Bukannya di sini ada pawangnya?”tanya Imam sambil
menunjuk Lee yang sedang berkumpul dengan Suci dan Angela.
Mereka menganggukkan kepalanya sambil mengacungkan
jempolnya.Lalu Nanda berteriak sambil melambaikan tangannya, “Ayo masuk ke
dalam.Jangan di luar saja.”
Mereka akhirnya masuk ke dalam dan melihat megahnya
rumah besar milik Nanda.Seluruh para pelayan menyambut kedatangan mereka.Mereka
mengucapkan salam dan mengungkapkan kebahagiaan.Baru kali ini menyanyikan Tuan
mudanya membawa teman-temannya kemari.
mereka ke dalam.Mereka pun akhirnya diantarkan oleh para pelayan.Sesampainya
di kamar masing-masing Lee dan Erra masuk ke dalam kamar tersebut.Jujur saat ini Lee
tersenyum sekali.Ingin rasanya tidur Lee akhirnya memutuskan untuk berbaring.
Helsinki Finlandia.
Ita gadis manis yang sedang membuat minuman itu
dikejutkan oleh Pak Jang.Hingga Ita hampir saja terjatuh.Dengan cepat Pak Jank
tolongnya agar tidak terjatuh membawa minuman tersebut.
“Ah... Ita... Ternyata kamu kaget juga ya?”tanya Pak
Jang.
“Iya Pak saya ini orangnya kagetan,” jawab Ita.
“Minuman buat siapa itu?Apakah minuman itu buat Tuan
Fendi?”tanya Pak Jang.
“Buat Kak Erik.Orang yang menjaga di depan itu,” jawab Ita.
“Suruh datang ke sini.Kalau minta apa-apa masuk ke dalam
sini.Nanti kamu sibuk Dia malah minta yang aneh-aneh,” tegas Pak Jang.
“Baik Pak.Kalau begitu saya serahkan ini kepada Kak Erik
terlebih dahulu,” ucap Ita sambil membawa minuman tersebut.
__ADS_1
“Setelah ini temui aku.Aku ingin bicara denganmu,” pinta
Pak Jang.
Ita pun tidak membalas dan hanya menganggukkan kepalanya.
Ita akhirnya pergi ke depan untuk memberikan minuman itu.Lalu Ita kembali lagi
ke hadapan Pak Jang.
“Ada apa Pak?”tanya Ita.
“Ayo, ikut aku ke belakang.Ada yang harus saya kena pajak
kamu,” ajak Pak Jang.
Ita pun menyetujuinya dan mengikuti Pak Jang dari
belakang.Sesampainya di taman belakang Pak Jang menatap wajah Ita.Kemudian
Pak Jang berdukanya dengan kasar.Jujur wajah Ita sangat polos
sekali.Ia sering sekali dikerjai oleh para pengawal.Sebelum berbicara Pak
Jang menggelengkan kepalanya berkali-kali.
“Ita,” panggil Pak Jang.
“Ada apa Pak Jang?Apakah pekerjaanku selama ini sangat
buruk sekali?”tanya Ita yang ketakutan.
“Bukan itu maksudku Ita.Kamu sering sekali dikerjai oleh
para penjaga nakal.Kalau mereka butuh apa-apa, jangan pernah dikasih.Mereka
adalah pria brengsek.Aku nggak mau mereka mengerjaimu berkali-kali seperti
ini.Karena setiap peraturan pelayan maupun barang-barang dapur seperti kopi
dan gula adalah perintahku.Saya sering menegur mereka ketika melayani para
penjaga itu.Karena mereka tidak akan membayarmu sepeser pun.Yang membayar
Kamu adalah tuan Fendi.Kamu harus tunduk di bawah aturanku dan aturan Tuan
Fendi.Apakah kamu paham Ita?”tegas Pak Jang sambil bertanya kepada Ita.
“Ya aku paham maksud bapak.Saya juga tidak mau disuruh
oleh mereka.Tapi mereka selalu memaksaku,” jawab Ita dengan jujur.
“Lebih baik kamu jangan melakukannya lagi.Oh ya ada yang
harus aku marah padamu.Ini masalah pribadi.Saya selaku perwakilan dari
tuan Fendi ingin meluruskan permintaan seseorang.Di sini aturan tidak bekerja
terlalu berat untuk para pekerja.Kamu tahu kan beberapa hari lalu Tuan Adam
datang ke sini.Tuan Adam adalah sahabat dari tuan Fendi.Tuan Adam memintamu
untuk kebersamaan.Tuan Adam bersama calon istrinya ingin mengangkatmu sebagai
anak kandung.Meskipun Tuan Adam adalah saudara kembar almarhum ayahmu.Kamu
harus menerimanya.Jangan terpaku pada pekerjaan seperti ini.Aku ingin kamu
berkembang menjadi seorang wanita karir.Mengingat kamu memiliki otak
yang sangat cerdas sekali,” ucap pak Jang dengan hati-hati.
“Saya tahu itu Pak.Tapi ini sangat berat sekali perlindungannya.Aku
masih ingat ketika Tuan Chandra meninggalkan ibuku waktunya datang ke mansion
__ADS_1
mewahnya pada saat itu untuk meminta pertanggungjawaban.Tapi apa Pak?Tuan
Candra menolak ibu saya,” ujar Ita yang tidak mau kembali ke Adam.