Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 463


__ADS_3

“Itu zaman dulu.Sekarang tidak lagi.Kak Imam


sekarang memilihmu untuk menjadi Ibu dari kedua anaknya,” jawab Lee yang


membuat Suci tersenyum manis.


Suci langsung mendekati Imam dan memeluknya dengan erat.Sepasang


kekasih itu pun sangat bahagia.Untung saja Lee mengatakan ini semuanya dengan


jujur.Di sisi lain Imam sangat berterima kasih kepada Lee.Ketika Lee tidak


berkata dengan jujur, bisa jadi suci tidak mengetahui siapa dirinya


sebenarnya.


Melihat kedua pasangan yang sedang berbahagia, Erra


menatap wajah Lee.Lalu Lee tersenyum manis sambil memeluk sang suami.Jujur


setelah badai menghadang mereka dan menyingkirkan banyak musuh, mereka akhirnya


bisa hidup bahagia seperti ini.Cepat atau lambat mereka akan menikah secara


resmi dan mewah.


“Dua bulan lagi Kakek Adam akan menikah,” ucap Erra.


“Apakah kakak mau datang menuju ke pernikahannya?Kalau


kakak nggak mau ke sana.Saya tidak akan berangkat.Saya akan menunggu


persetujuan dari suamiku,” ujar Lee yang menuruti apa kata sang suami.


“Kalau begitu ayo kita berangkat.Kita tidak boleh


melupakan kakek Adam.Cepat atau lambat kakek Adam akan menjadi keluarga besar


kita,” sahut Erra.


“Oke, apakah kakak akan menikah lagi?”tanya Lee.


“Ya Kakak akan menikah denganmu.Setelah mereka sudah


resmi menikah.Kemungkinan besar di saat kehamilanmu yang ke tujuh bulan.Kita


akan meresmikan pernikahan ini,” jawab Erra.


“Apakah kakak tidak salah dengan pernyataan itu?


Bagaimana mereka mencibir kakak setelah mengetahui semua ini?”tanya Lee yang


mulai ketakutan dengan komentar orang yang pedas sekali seperti cabe bubuk di


atas tingkat lima puluh.


“Kamu tenang saja.Mereka tidak akan tahu bagaimana kisahnya


perjuangan kita.Mereka juga tidak akan pernah tahu.Bagaimana aku mencintaimu


semenjak kamu dilahirkan ke dunia ini.Cinta kita itu sangat unik sekali.


Sangking uniknya sebagian dari mereka pernah merasakan kisah cinta seperti


kita.Aku harap kamu harus kuat mental menghadapi pembicaraan seperti itu.Tetaplah


semangat sayangku.Jangan pernah mundur sekalipun.Karena takdir telah membuat


kita bersatu,” jawab Erra sambil memegang rambut Lee yang lembut.


“Mereka akan mengatakan kalau Erra itu adalah pria yang


sangat misterius sekali.Sangking misteriusnya Banyak wanita yang


mengejar-ngejar suamimu itu menjadi patah hati selamanya.Saya sendiri saja

__ADS_1


sangat terkejut sekali.Kalau diam-diam kamu sudah mulai mencuri,” ledek Nanda.


“Kisah cintamu itu sangat lucu sekali.Sangking lucunya


Kamu tidak akan pernah membuat kisah cinta semakin aneh seperti ini,” tambah


imam yang semakin meledek Erra.


Wanita ketiga itu tertawa sangat kencang.Apa yang


dikatakan oleh Imam dan Nanda itu benar.Apalagi ditambah dengan kekonyolan Erra


yang semakin parah.Namun yang diledek hanya tersenyum sumringah.Baru kali ini


Erra tidak pernah marah sama sekali.Ketiga Wanita itu sangat terkesima melihat


senyum Erra.


“Tumben, kamu senyum seperti ini.Kalau ada perempuan


yang melecehmu atau siapapun.Kamu pasti menggeram dan tidak terima,” ledek


Nanda.


“Bukannya di sini ada pawangnya?”tanya Imam sambil


menunjuk Lee yang sedang berkumpul dengan Suci dan Angela.


Mereka menganggukkan kepalanya sambil mengacungkan


jempolnya.Lalu Nanda berteriak sambil melambaikan tangannya, “Ayo masuk ke


dalam.Jangan di luar saja.”


Mereka akhirnya masuk ke dalam dan melihat megahnya


rumah besar milik Nanda.Seluruh para pelayan menyambut kedatangan mereka.Mereka


mengucapkan salam dan mengungkapkan kebahagiaan.Baru kali ini menyanyikan Tuan


mudanya membawa teman-temannya kemari.


mereka ke dalam.Mereka pun akhirnya diantarkan oleh para pelayan.Sesampainya


di kamar masing-masing Lee dan Erra masuk ke dalam kamar tersebut.Jujur saat ini Lee


tersenyum sekali.Ingin rasanya tidur Lee akhirnya memutuskan untuk berbaring.


Helsinki Finlandia.


Ita gadis manis yang sedang membuat minuman itu


dikejutkan oleh Pak Jang.Hingga Ita hampir saja terjatuh.Dengan cepat Pak Jank


tolongnya agar tidak terjatuh membawa minuman tersebut.


“Ah... Ita... Ternyata kamu kaget juga ya?”tanya Pak


Jang.


“Iya Pak saya ini orangnya kagetan,” jawab Ita.


“Minuman buat siapa itu?Apakah minuman itu buat Tuan


Fendi?”tanya Pak Jang.


“Buat Kak Erik.Orang yang menjaga di depan itu,” jawab Ita.


“Suruh datang ke sini.Kalau minta apa-apa masuk ke dalam


sini.Nanti kamu sibuk Dia malah minta yang aneh-aneh,” tegas Pak Jang.


“Baik Pak.Kalau begitu saya serahkan ini kepada Kak Erik


terlebih dahulu,” ucap Ita sambil membawa minuman tersebut.

__ADS_1


“Setelah ini temui aku.Aku ingin bicara denganmu,” pinta


Pak Jang.


Ita pun tidak membalas dan hanya menganggukkan kepalanya.


Ita akhirnya pergi ke depan untuk memberikan minuman itu.Lalu Ita kembali lagi


ke hadapan Pak Jang.


“Ada apa Pak?”tanya Ita.


“Ayo, ikut aku ke belakang.Ada yang harus saya kena pajak


kamu,” ajak Pak Jang.


Ita pun menyetujuinya dan mengikuti Pak Jang dari


belakang.Sesampainya di taman belakang Pak Jang menatap wajah Ita.Kemudian


Pak Jang berdukanya dengan kasar.Jujur wajah Ita sangat polos


sekali.Ia sering sekali dikerjai oleh para pengawal.Sebelum berbicara Pak


Jang menggelengkan kepalanya berkali-kali.


“Ita,” panggil Pak Jang.


“Ada apa Pak Jang?Apakah pekerjaanku selama ini sangat


buruk sekali?”tanya Ita yang ketakutan.


“Bukan itu maksudku Ita.Kamu sering sekali dikerjai oleh


para penjaga nakal.Kalau mereka butuh apa-apa, jangan pernah dikasih.Mereka


adalah pria brengsek.Aku nggak mau mereka mengerjaimu berkali-kali seperti


ini.Karena setiap peraturan pelayan maupun barang-barang dapur seperti kopi


dan gula adalah perintahku.Saya sering menegur mereka ketika melayani para


penjaga itu.Karena mereka tidak akan membayarmu sepeser pun.Yang membayar


Kamu adalah tuan Fendi.Kamu harus tunduk di bawah aturanku dan aturan Tuan


Fendi.Apakah kamu paham Ita?”tegas Pak Jang sambil bertanya kepada Ita.


“Ya aku paham maksud bapak.Saya juga tidak mau disuruh


oleh mereka.Tapi mereka selalu memaksaku,” jawab Ita dengan jujur.


“Lebih baik kamu jangan melakukannya lagi.Oh ya ada yang


harus aku marah padamu.Ini masalah pribadi.Saya selaku perwakilan dari


tuan Fendi ingin meluruskan permintaan seseorang.Di sini aturan tidak bekerja


terlalu berat untuk para pekerja.Kamu tahu kan beberapa hari lalu Tuan Adam


datang ke sini.Tuan Adam adalah sahabat dari tuan Fendi.Tuan Adam memintamu


untuk kebersamaan.Tuan Adam bersama calon istrinya ingin mengangkatmu sebagai


anak kandung.Meskipun Tuan Adam adalah saudara kembar almarhum ayahmu.Kamu


harus menerimanya.Jangan terpaku pada pekerjaan seperti ini.Aku ingin kamu


berkembang menjadi seorang wanita karir.Mengingat kamu memiliki otak


yang sangat cerdas sekali,” ucap pak Jang dengan hati-hati.


“Saya tahu itu Pak.Tapi ini sangat berat sekali perlindungannya.Aku


masih ingat ketika Tuan Chandra meninggalkan ibuku waktunya datang ke mansion

__ADS_1


mewahnya pada saat itu untuk meminta pertanggungjawaban.Tapi apa Pak?Tuan


Candra menolak ibu saya,” ujar Ita yang tidak mau kembali ke Adam.


__ADS_2