Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 264


__ADS_3

"Ya itu benar. Singa betina seperti itu sifatnya. Makanya kamu harus pandai merebut Erra dari pelukannya,'' jawab Yoona.


"Lalu bagaimana caranya aku mengejar Erra?'' tanya Elizabeth dengan sendu.


"Aku tidak tahu. Pakailah caramu sendiri,'' jawab Yoona yang mengedikkan bahunya. "Bukannya kamu adalah pelakor kelas kakap?"


"Aku memang pelakor kelas kakap. Tapi aku baru dapat lawan sepadan. Dulu yang aku lawan wanita yang tersakiti dan rela memberikan suaminya kepadaku. Dan sekarang aku berhadapan dengan singa betina,'' jawab Elizabeth dengan lesu.


"Kalau begitu aku tidak bisa membantumu. Jika pun bisa aku yang terkena imbasnya. Sebenarnya aku terkena imbasnya sih. YN entertainment sudah bangkrut karena ulahku. Aku tidak tahu apa yang aku lakukan sekarang. Uangku sudah habis,'' ucap Yoona dengan sendu.


"Apa yang kamu bilang?" pekik Elizabeth yang benar-benar terkejut dengan pernyataan Yoona.


"Ya... itu benar. Karena singa betina semuanya hancur,'' jawab Yoona yang sudah tidak tahan mengeluarkan air matanya.


Sungguh miris kehidupan wanita yang berbeda generasi itu. Mereka tidak menyangka kalau hidupnya terombang-ambing karena Lee. Sebenarnya Lee tidak ingin menghancurkan mereka. Akan tetapi mereka sedang mengganggu singa yang sedang tertidur. Maka beginilah nasibnya.


"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Elizabeth.


"Kita harus menghancurkan singa betina kalau bisa membunuhnya. Jika kita bisa membunuhnya kamu akan mendapatkan Erra dan menikahinya. Memang Erra adalah pria yang tertampan pada abad ini,'' jawab Yoona. "Tapi kamu harus ingat kepadaku.''


"Apa itu?'' tanya Elizabeth lagi.


"Kamu harus membagi Erra kepadaku. Kamu tahukan kalau aku memang menyukai Erra sedari dia masih kecil,'' jawab Elizabeth dengan senyuman yang merekah.


Sontak saja Elizabeth terkejut dengan pernyataan Yoona. Baru kali ini Yoona mengutarakan perasaannya ke wanita berbeda generasi itu. Bahkan Yoona tidak tahu malu membayangkan dirinya sedang menyentuh Erra.


Lalu bagaimana dengan Erra tahu akan hal itu? Erra hanya bisa berkata kamu bisa memiliki tubuhku tapi tidak jiwaku dan hatiku. Karena jiwaku dan hatiku adalah sepenuhnya milik Lee.


Setelah menghabisi para pengawal milik Adam, seluruh anggota White Eragon langsung menyusuri hutan. Mereka dengan teliti mencari keberadaan para musuh yang masih hidup. Namun mereka tidak menemukan siapapun. Memang tadi pagi Garda ingin menguji beberapa butir bom yang tidak berbentuk. Dan ternyata Garda memang melakukannya.


Selesai menyusuri hutan dan sungai, mereka berkumpul di sebuah ruangan khusus. Mereka hanya diam tanpa bersuara. Lalu Lee melihat jam di pergelangan tangan sambil memanggil Erra, "Kak Erra.''


"Ada apa?" tanya Erra yang masih santai.


"Kapan kita ke Los Angeles?" tanya Lee.

__ADS_1


"Ngapain ke Los Angeles?'' tanya Andi.


"Paman memberitahukan rumah nenek dan kakek. Kemungkinan besar disana ada petunjuk kenapa terjadinya perperangan antara Candra sama kita,'' jawab Lee.


Andi terkejut dengan ucapan Lee. Entah kenapa Andi merasakan ada yang janggal dengan kasus ini. Andi menatap ke arah Lee sambil berkata, "Kalau begitu aku ikut.''


"Apakah papa yakin?" tanya Lee.


"Ya... sepertinya ada suatu kejanggalan kenapa Candra menyerang kita secara terus-terusan. Mengingat kita adalah enam pilar utama yang mengendalikan dunia,'' jawab Andi.


"Lalu bagaimana dengan mansion milik Seva?" tanya Lee.


"Setelah dari sana kita akan pergi ke sana,'' jawab Erra.


"Kak Garda,'' panggil Lee.


Garda yang sedang mengecek email langsung menoleh ke arah sang adik. Kemudian Garda menatapnya dengan sendu sambil bertanya, "Apakah kamu tidak mengajak kakak ke sana?"


Lee tersenyum menagnggukan kepalanya sambil menjawab, "Aku akan mengajak kakak. Aku tahu kakak dilahirkan di sana.''


"Apakah kakak lupa kalau aku bisa membobol idenditas milik kakak?'' tanya Lee.


"Aku baru sadar itu,'' jawab Garda yang baru sadar.


Andi hanya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum melihat interaksi kedua anaknya itu. Bagaimana tidak mereka diberikan kelebihan yang hampir sama. Mereka sama-sama jago membobol data-data orang.


"Kamu juga tidak mengajak papa?" tanya Bayu yang memelas.


"Kenapa papa Bayu mau ikut?'' tanya Lee dengan bingung.


"Kamu tahu kalau aku lahirkan disana?'' tanya Bayu yang tersenyum kemenangan.


"Memangnya papa lahir disana?" tanya Erra yang tidak tahu.


Seluruh orang yang berada di ruangan itu sungguh terkejut. Bisa-bisanya Bayu menyembunyikan identitas dirinya. Namun Andi hanya bersikap biasa saja. Karena Andi sudah berteman dengan Bayu semenjak kecil. Memang kehidupan Bayu penuh dengan misteri. Bayu sengaja menyembunyikannya dari mereka supaya musuh tidak melacak idenditasnya. Begitu juga dengan lainnya, mereka juga tidak membocorkan informasi idenditasnya. Mereka sengaja tidak menuliskan apapun di situs manapun.

__ADS_1


"Sebentar lagi jet milikku akan mendarat,'' ucap Erra. "Ada yang mau ikut lagi?"


"Kami akan memutuskan untuk pulang ke Jakarta. Disana masih banyak pekerjaan,'' jawab Joko.


"Aku pun,'' ujar Jake.


"Kamu harus ikut dengan kami. Papa March, Jake dan Greg ditambah lagi sama Nanda. Aku ingin kalian membuat beberapa virus lalu disatukan agar kita bisa menyerang seratus hacker yang akan menjaga pasar gelap!" titah Erra.


"Apakah kamu tidak mengajakku?" tanya Irwan yang mengajukan dirinya.


"Kalau papa Irwan tidak keberatan,'' jawab Andi.


"Sebentar, apa rumah itu ada yang menempati?" tanya Lee.


"Beberapa pengawal dan pelayan yang sengaja papa tempati untuk merawat rumah itu,'' jawab Andi.


"Kalau begitu kita akan menginap di sana untuk dua hari. Aku harap kita bisa membuat virus yang mematikan,'' ujar Erra yang semangat.


Mereka mengangguk patuh dengan perintah Erra. Mereka tidak punya waktu banyak lagi. Mereka sangat terdesak dengan keadaan.


Sambil menunggu kedatangan jet, Lee mendapatkan sebuah email dari Suci. Matanya membulat sempurna lalu menyunggingkan senyuman yang sangat manis. Ketika Lee tersenyum seperti itu, Erra langsung menciumnya di depan umum. Sehingga mereka sangat terkejut dengan ulah Erra.


"Bisa enggak sih kalian melakukannya di dalam kamar?" protes Joko yang merindukan Haruka.


"Kamu tahu enggak kalau kami jauh dari istri?" protes Irwan.


"Cih rindu! Perasaan papa kalau di mansion tidak ada mesra-mesranya,'' ledek Imam yang menjatuhkan martabat sang papa di depan para petinggi White Eragon.


"Apakah itu benar?'' tanya Bayu yang mengusap wajah kasarnya.


"Sialan lu! Bukannya menutupi aib papa malah membocorkan informasi papa!" maki Irwan yang diiringi gelak tawa seluruh orang yang masih setia di dalam sana.


Yang dikatakan oleh Imam benar apa adanya. Ternyata rumor yang berkembang selama ini benar apa adanya. Irwan yang memiliki wajah tampan dan melankolis ternyata bukan pria yang romantis. Bahkan Irwan adalah tipe cuek kepada istrinya.


"Baiklah... Ternyata rumor selama ini benar apa adanya. Kita baru tahu sosok Irwan Hasan Pradipta memiliki tampang melankolis ternyata tidak romantis,'' ledek Andi. "Untung saja Widya betah menjadi istriku hingga detik ini.''

__ADS_1


"Romantis itu enggak harus dipamerkan kepada siapapun. Aku enggak mau kena gimmick. Pamer kemesraan eh... ujung-ujungnya berantem dan bercerai lalu memaki memakai seluruh penghuni kebun binatang apa jadinya,'' ucap Irwan secara blak-blakan.


__ADS_2