Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 449


__ADS_3

"Mereka sudah menghilang Tuan," jawab pengawal itu.


"Ke mana mereka menghilang? Apakah ada informasi tentang menghilangnya mereka?" tanya Joko.


"Maaf Tuan... Kami sudah mengeceknya satu persatu. Tapi kamu tidak menemukan jejak di CCTV tersebut," jawab pengawal itu lagi.


"Pergilah!" usir Joko.


Setelah memberikan informasi, pengawal itu pergi meninggalkan mereka. Joko, Bayu dan Irwan saling memandang satu sama lain. Bukankah tadi mereka berpamitan untuk mengecek kandungannya masing-masing. Kenapa tiba-tiba saja mereka hilang tanpa jejak? Apakah mereka diculik? Kalaupun diculik itu tidak mungkin. Sepertinya Bayu harus mengalahkan Jake dan Garda untuk mencari keberadaan mereka.


"Aku akan mencari Jake dan Garda. Aku ingin mereka berdua melacak keberadaannya!" titah Bayu.


Joko dan Irwan hanya menganggukkan kepalanya. Mereka berharap anak dan calon menantunya bisa diketemukan.


Di tempat lain Garda dan Jake sedang makan malam di kantin. Mereka sedang menikmati malam bertabur bintang tanpa kekasih. Karena kedua wanitanya sedang melihat dua bayi yang sangat lucu sekali.


"Bagaimana perasaanmu ketika menjadi kakak?" tanya Garda.


"Aku bingung. Jujur baru kali ini aku memiliki dua adik kembar di usiaku yang sudah tidak muda lagi. Aku bingung mau mengakuinya bagaimana. Sedangkan aku sendiri sudah pantas untuk menikah dan memberikan Cucu kepada mereka. Rasanya duniaku akan jungkir balik," jawab Jake dengan serius.


"Nikmati sajalah hidupmu. Kemungkinan besar adikmu akan menjadi orang sukses kedepannya. Siapa tahu nanti mereka bisa membantumu dalam mengurusi banyak perusahaan. Bukannya papa March sedang mengembangkan perusahaan baru yang berada di sektor alat-alat medis untuk rumah sakit ternama?" tanya Garda.


"Iya. Papa memang ingin membuat pabrik untuk menyediakan alat-alat medis. Jujur aku nggak terlalu suka untuk menguasai pabrik itu. Kemungkinan besar aku masih berada di bidang teknologi," jawab Jake.

__ADS_1


"Kemungkinan besar pasti pamanmu yang memegangnya. Karena pamanmu adalah seorang ilmuwan. Aku pastikan pamanmu sangat jago untuk mengerjakan itu semuanya. Kalau kamu tidak bisa atau tidak sanggup tolak saja. Bukannya aku ingin memprovokasimu. Jangan memaksakan kehendak orang lain Jika kamu nggak suka. Papa Bayu sedari dulu sudah menanamkan ilmu itu kepadaku. Semenjak aku berkenalan dengan Erra ketika amnesia Papa Bayu mengajariku kalimat itu dan memilahnya sendiri. Dan aku tetap memilih membantu mengurus perusahaan Asco," jelas Garda.


"Kamu sudah menjadi orang paling sukses. Meskipun dulu kamu hanya seorang asisten. Sebentar lagi kamu akan memegang Sebastian Groups. Cepat atau lambat enam pilar utama akan ada pergantian jabatan CEO. Mereka akan dinobatkan secara bersamaan. Setelah itu kita-kita akan menjadi CEO dalam perusahaan. Jujur aku sangat tidak menyukainya jika harus berdiam diri di perusahaan. Tapi aku terpaksa melakukannya," tambah Jake.


"Nggak boleh terpaksa. Perusahaanmu kan perusahaan teknologi. Karyawanmu juga nggak sebanyak karyawanku. Jadi kamu bisa mengerjakannya sendiri. Aku ada beberapa sektor yang dipegang oleh Sebastian. Terkadang kepalaku menjadi banyak. Aku lagi butuh wakil CEO. Lee akan aku tarik sebagai wakil. Tapi Lee akan bekerja di rumah melalui virtual. Itu rencanaku. Aku belum membicarakan semuanya ke Erra," jelas Garda.


"Bicarakanlah dulu. Jangan asal ngomong saja," saran dari Jake sambil menyeruput jus alpukat dikombinasikan dengan coklat.


Beberapa saat kemudian datang Bayu bersama Joko dan Irwan. Mereka sengaja duduk mengapit Garda maupun Jake.


Tiba-tiba saja kedua berusia muda itu merasakan ada sesuatu yang aneh. Mereka diam-diam merasakan ada kejanggalan dari ketiga pria paruh baya itu.


"Ada apa dengan kalian? Tiba-tiba saja kalian duduk di sini? Apakah kalian ingin makan?" tanya Garda.


"Bantuan apa? Aku rasa kalian memiliki beban sehabis menengok kedua adikku?" tanya Jake.


"Aku tidak memiliki beban setelah melihat kedua adikmu itu. Kalian tahu kalau Imam, Nanda dan Erra menghilang tanpa jejak setelah melihat adikmu itu bersama calon menantu kami. Katanya sih mau mengantarkan mereka untuk periksa kandungan. Nyatanya mereka menghilang semuanya," jawab Joko sambil menjelaskan apa maksudnya.


"Kenapa menghilang?" tanya Jake.


"Mereka membawa calon cucu kami. Rasanya aku ingin menggantung putra kami di gedung tertinggi Asco," kesal Bayu yang membuat Garda tertawa.


Baru kali ini Garda bisa tertawa. Entah kenapa Bayu dan lainnya sangat khawatir kehilangan calon menantunya itu. Tiba-tiba saja Garda dan Jake terkejut dan menatap Joko. Lalu mereka menggaruk kepalanya yang tidak gatal dengan serempak.

__ADS_1


"Papa Joko," panggil Garda yang bingung.


"Ada apa memangnya? Pasti kamu menanyakan tiba-tiba saja aku memiliki seorang menantu?" tanya Joko.


"Itu benar pa. Tiba-tiba saja Papa memiliki seorang menantu. Sedangkan yang aku tahu Nanda tidak memiliki seorang kekasih. Mendengar Nanda memiliki wanita. Ini sangat mustahil bagiku. Karena selama ini Nanda tidak pernah berjalan dengan seorang wanita manapun," jelas Jake.


"Jangankan kamu. Kami saja terkejut mendengar pernyataan dari Joko. Memang yang dikatakan papa Joko benar. Kenapa dirinya bisa memiliki seorang menantu?" tanya Bayu yang tidak menampik keterkejutannya itu.


"Yang menjadi calon menantuku adalah Angela. Seorang anggota pasukan khusus yang dipimpin oleh Lee. Aku yakin Angela lah yang bisa membuat Nanda jatuh cinta. Maka dari itu kami selaku orang tua sangat bahagia sekali. Apalagi diam-diam Nanda sudah menanamkan benih supernya ke dalam perut Angela," jelas Joko.


"Lalu, Kenapa kalian mencarinya? Bukankah mereka sudah menjadi orang dewasa? Apalagi yang namanya Erra dan Lee. Mereka memang sering menghilang dari pekerjaan maupun markas. Makanya aku sekarang sudah tidak terkejut lagi dengan keberadaan mereka," tanya Garda.


"Ya bukannya begitu. Lee sedang mengandung cucuku. Aku tidak mau terjadi apa-apa. Tapi ya sudahlah kalau kalian tidak mau bantu. Aku akan meminta bantuan kepada Greg," jawab Bayu.


"Baiklah. Satu jam lagi kami akan kembali ke laboratorium. Di sana kami akan melacak keberadaan mereka. Semoga saja mereka tidak jauh dari sini," ucap Jake yang mengalah untuk membantu mereka.


"Sekarang saja. Nanti aku akan memberikan kamu bonus!" perintah Irwan yang segera memberikan tugas untuk mereka.


Dengan terpaksa Jake segera menyelesaikan makanannya. Setelah itu mereka meninggalkan rumah sakit dan menuju ke laboratorium. Untung saja rumah sakit ke kantor hanya berjarak beberapa meter. Mereka memutuskan untuk berjalan kaki hingga sampai ke kantor.


Di dalam pesawat Nanda bersama Lee sengaja menghapus keberadaannya. Mereka berdua memang sangat jago untuk membuat kamuflase. Jika mereka tidak menghapusnya, mereka dapat terlacak oleh siapapun.


Sepanjang perjalanan mereka sangat menikmati suasana di dalam pesawat. Lee, Suci dan Angela sedang bercanda bersama-sama. Mereka juga tidak lupa melihat ke jendela luar untuk menikmati matahari terbit. Sungguh indah hari ini. Para pramugari di sana sangat baik dan bisa membuatnya nyaman.

__ADS_1


"Apakah kalian tidak merasa kalau ada yang mencari kita?" tanya Angela.


__ADS_2