Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 57


__ADS_3

Jake dan March duduk berhadapan dengan wajah yang gelisah. Irwan yang selesai bereksperimen langsung mendekati mereka. Setelah itu Joko menghampiri mereka.


''Tumben kalian berdua kesini siang-siang begini?'' tanya Joko.


''Biasa ada masalah dengan Mama. Papa di larang tidur di kamar,'' jawab Jake.


''Hal yang biasa buat papamu Jake. Kami sudah tidak kaget lagi,'' ejek Joko.


''Sialan kau!!'' geram March.


''Oh ya aku lupa. Kamu sudah meretas CCTV di restoran Aulia?'' tanya Irwan.


''Sudah... Aku merasa ada yang janggal dengan mereka berdua,'' Jawab Jake.


Kemudian Jake mengambil ipadnya lalu membuka file CCTV itu dan menaruhnya di meja. Mereka mendengarkan percakapan antara Alicia dan Emilia dengan seksama.


Setelah mendengarkan percakapan mereka. Saga datang lalu duduk bersama mereka.


''Musuh mulai bergerak. Kalian harus waspada!!!'' titah Saga.


''Apa!!!'' teriak Irwan.


''Perasaan gue kagak enak!!'' seru Joko.


''Gue dapat informasi tadi pagi. Emilia sengaja datang ke Indonesia untuk menjemput Alicia dan merencanakan balas dendam atas kematian ibunya yang di bunuh oleh 6 pilar utama,'' ujar Saga gelisah.


Kemudian Joko memancarkan aura dingin. Joko langsung menggebrak meja.


''Jangan gegabah. Biarkan saja mereka menyusun rencana,'' ucap Saga.


''Sebentar... Tadi Emilia ngomong dia memasukkan anak buahnya ke mansion Andi?'' tanya Irwan.


''Ya... Kita harus hubungi mereka untuk segera kembali ke Indonesia. Terutama Erra, Lee dan Garda,'' jawab Saga.


''Oh ya... Hubungi Arin untuk masuk ke dalam rumah Andi. Suruh Arin untuk memantau para pelayan,'' ucap Joko resah.


''Musuh sedang mengincar kematian singa betina. Jika sampai itu terjadi. Kita tidak bisa membayangkan betapa beringasnya Andi di tambah dengan Erra,'' ucap Saga menghela nafasnya.


''Apakah Paman Andi bisa beringas seperti itu?'' tanya Jake.


''Iya... saat itu Andi kehilangan Brucce dan Bunda Tika. Seluruh klien bisnisnya yang bermasalah dengan Sebastian Corporation Group International di dalam maupun luar langsung hancur dalam waktu beberapa detik dan kami semua terkena imbasnya,'' jawab March dengan jujur.


''Mengerikan sekali ya Paman Andi,'' keluh Jake.


''Nanda kemana ya?'' tanya Joko.


''Lha... lu bapaknya.. Masa anak sendiri kagak tau sih?'' tanya Saga balik.


''Jujur gue kagak tau posisinya di mana? Tiap hari gue say hello,'' jawab Joko.

__ADS_1


''Nanda ke Helsinki jadi mata-mata untuk mencari buronan White Eragon,'' sahut March.


''Siapa buronan White Eragon, March?'' tanya Saga.


''Singa betina, serigala beringas, raksasa dan Fendi. itu,'' jawab March.


''Kasian,'' ringis Jake.


Kemudian ponsel March berdering. March yang melihat Naomi yang menghubunginya langsung mengangkatnya.


''Hallo Sayang,'' sapa March dengan lembut.


''Sayangku cepatlah pulang ke mansion. Aku ingin sekali makan Vegetables with peanut sauce bersama kamu dan juga Jake. Si kembar pengen kenal papanya dan juga kakaknya,'' ucap Naomi kegirangan.


''Apakah sudah jadi?'' tanya March.


''Makanya buruan pulang. Aku ingin makan bersama kalian. Kalau tidak pulang jangan harap kamu tidak mendapatkan jatah selama 1 bulan,'' jawab Naomi lembut.


''Baiklah... Aku akan pulang bersama Jake,'' sahut March.


Sambungan terputus.


''Kenapa pa?'' tanya Jake.


''Ayo pulang Jake. Adik kembarmu ingin makan vegetables with peanut sauce bersama kita,'' jawab March.


''Adik kembar!!!'' seru Saga.


Kemudian Jake berdiri dan di ikuti dengan March.


''Kami pulang dulu,'' pamit Jake.


''Berhati-hatilah di jalan,'' sahut Saga.


Kemudian Jake dan March pergi meninggalkan mereka.


''Sepertinya March tidak semangat akan hadirnya anak mereka?'' tanya Joko.


''Ya, March menginginkan cucu bukan anak. Kalian tau kalau March usianya sudah 54 tahun dan tahun ini memasuki usia 55 tahun,'' jawab Saga.


Setelah amarah Lee mereda. Lee menyuruh Erra dan Garda duduk bersebelahan. Luka mereka sudah di obati. Lee hanya menggelengkan kepalanya.


Kemudian Fendi datang dan mendekati mereka. Fendi yang melihat wajah mereka bonyok langsung ketawa terbahak-bahak.


''Ada apa Lee?'' tanya Fendi.


''Hadeh... mereka berantem seperti anak kecil yang memperebutkan aku,'' jawab Lee dengan kesal.


''Apa!!'' seru Fendi yang menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


Lee hanya mengangguk.


''Baiklah, mulai hari ini sampai 2 bulan ke depan Black Dragon aku ambil ahli. Kalian sudah membuat dunia persetanan gempar!'' seru Lee yang meninggalkan mereka berdua.


''Tidak!!!!'' teriak mereka serempak.


Mereka membayangkan Lee menjadi ketua Black Dragon dan bergidik ngeri.


''Da, gimana ini?'' tanya Erra.


Fendi hanya tertawa mendengar mereka ketakutan.


''Kenapa kalian takut? Bukannya Lee sudah punya nama di dunia bawah tanah?'' tanya Fendi.


''Bukan begitu Ayah. Ayah tau kan kalau Lee sedang marah. Bisa-bisa anak buahku mundur alon-alon dan menyerah,'' keluh Erra.


''Ah... kalian ini. Santai saja. Kalau anak buah kalian mundur alon-alon Lee akan membuat lowongan baru dengan cara merekrut wanita-wanita yang tangguh untuk menjadi pengawal-pengawal baru Black Dragon,'' ucap Fendi dengan bangga.


Mereka hanya tepok jidat karena kelakuan Lee.


''Jangankan Black Dragon. Red Swan Lake pernah di pimpin Lee saat berusia 16 tahun hingga 18 tahun. Kami tidak ada masalah sama sekali. Bahkan saat Bayu meminta Lee, anak buah kami sangat sedih dan berharap Lee bisa kembali lagi memimpin Red Swan Lake,'' ucap Fendi yang menyunggingkan senyumnya.


''Huaha... kenapa ya dari dulu aku tidak menikahinya agar tidak jadi bar-bar seperti ini?'' tanyaErra.


''Nikah enggak nikah sama saja sifatnya Lee yang bar-bar. Kalau tidak bar-bar mana mungkin Joko memberikan julukan seperti itu. Ra... kamu harus bangga pada istrimu. Disisi lain, Lee adalah seorang wanita yang lembut. Hatinya seputih salju. Suka menolong dan membantu sesama,'' jelas Fendi.


''Sepertinya dulu aku mempunyai seorang adik perempuan yang imut dan menggemaskan seperti adik kecilku itu,'' ungkap Garda yang sedih.


''Maksudnya?'' tanya Erra.


''Ya... dulu aku punya adik kecil yang imut dan sangat menggemaskan. Tapi aku sudah tidak dapat menemuinya lagi. Aku tidak tau kemana?'' tanya Garda lesu.


''Janganlah bersedih. Aku akan membagi istriku buat kamu. Tapi jangan kamu nikahi. Bisa-bisa kita bertarung lagi seperti ini,'' jawab Erra yang menghibur Garda.


''Sepertinya aku de javu melihat mereka akur,'' gerutu Fendi yang meninggalkan mereka.


''Garda, bantu aku cari cincin kawin buat Lee. Kemaren aku nikah hanya di catatan sipil saja. Aku belum memberikan cincin couple,'' ajak Erra.


''Ha... di saat aku menyerahkan berkas-berkas yang di daftarkan ke catatan sipil kamu belum membeli cincin pernikahan?'' tanya Garda yang menggelengkan kepalanya.


''Ah.. iya... aku memang tidak menyiapkan cincin pernikahan,'' ungkap Erra malu-malu.


''Dasar Erra... yang menyiapkan berkas-berkasnya aku. Eh... sekarang aku di ajak milih cincin pernikahan,'' gerutu Garda.


''Ayolah Garda. Bulan ini gajimu akan aku naikkan 4 kali lipat jika kamu menemaniku mencari cincin pernikahan,'' rayu Erra.


''Hmmmp.... baik... baik...,'' sahut Garda yang bahagia.


''Giliran bonus saja langsung semangat,'' ujar Erra kesal.

__ADS_1


''Ya iyalah bos.. orang mana sih yang enggak senang di kasih bonus,'' senyum Garda.


Kemudian mereka melangkahkan kakinya menuju ke garasi. Mereka akhirnya pergi ke Rumah Berlian BL Company.


__ADS_2