Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 137


__ADS_3

"Ah... Aku tidak mau. Takut kakak tampan marah," jawab Lee.


Garda sangat kesal terhadap Erra yang terlalu posesif. Ingin rasanya Garda mengarungi Erra dan melemparkannya ke suatu tempat. Agar Erra tidak terlalu memonopoli Lee. Dengan rasa kesalnya Garda terpaksa meninggalkan Lee yang masih diam dan agaknya kecewa.


"Lee... Ular pitonku sebentar lagi lepas. Sepertinya kamu harus tanggung jawab," teriak Erra yang mengerjai Lee.


Lee hanya menggelengkan kepalanya dan masuk ke dalam. Lee melihat Erra yang tersenyum devil. Lalu Erra berdiri dan melepaskan handuknya sambil mendekati Lee, "Lee... Bagaimana ini?" tanya Erra sambil menunjuk ke ular pitonnya itu.


Lee tak sengaja melihatnya dan berteriak dengan kencang dan keluar dari kamar. Lee membanting pintu hingga terdengar suara yang lumayan kencang.


Blommm!


Lee pergi ke ruangan kerja Garda sambil mengelus dadanya. Sedangkan Erra sedang merutuki dirinya yang sedang memamerkan ular pitonnya. Hingga membuat Lee kabur dari kamar. Terpaksa Erra mengambil bajunya sambil berkata, "Tiba-tiba saja istriku takut sama ular pitonku. Padahal Lee pernah merasakannya apalagi memegangnya. Aish... Salah ular pitonku apa?"


Setelah memakai baju Erra pergi ke ruangan kerja Garda. Erra membuka pintu itu dan melihat Nanda, Sam, Lee, Garda, Andi, Rabu dan Bayu. Erra masuk ke dalam sambil bertanya, "Katanya yang datang hanya Sam dan Nanda. Tapi kenapa mama dan papa ikut-ikutan?"


"Memangnya kamu enggak tahu kalau Andi sudah memberikan kamar khusus buat kami berdua," jawab Bayu.


"Maksudnya?" tanya Erra.


"Papa sudah memberikan kamar khusus buat kedua orang tuamu itu. Agar mereka lebih dekat sama istri kamu itu," jawab Andi. "Dan kami senang dengan kedatangan mereka. Karena bisa membuat mansion ini rame."


Lee tersenyum bahagia ketika tahu kedua mertuanya sangat menyayanginya. Lee berjanji pada dirinya akan berbakti kepada orang tuanya, kedua mertuanya dan Erra. Sementara itu Sam dan Nanda sangat bahagia ketika Lee mendapatkan kebahagiaan berlipat ganda. Kata mereka Lee memang pantas disayangi oleh siapapun.


"Ada apa kalian kemari?" tanya Erra.


"Ada masalah yang sedang kalian hadapi besok pagi. Besok para pemegang saham dari orang luar akan menggulingkan kamu. Kamu harus berhati-hati," jawab Nanda.


"Sudah sejak dari dulu sebelum aku menikah dengan Lee. Bahkan mereka dengan sengaja memprovokasi karyawan. Untung saja Lee dengan sigap membereskan mereka," ucap Erra dengan jujur.

__ADS_1


"Sekarang lebih parah. Ada orang luar yang ingin menekan kamu ingin mundur dari kursi CEO. Jika kamu tidak mundur sekarang mereka akan menggulingkan kamu," ujar Nanda yang membuat semua orang terkejut.


"Siapa dia?" tanya Lee.


"Candra," jawab Nanda.


Lee tersenyum smirk sambil memandang wajah Andi. Andi hanya bisa menghembuskan nafasnya ketika tahu Lee mempunyai rencana. Andi menatap balik wajah sang putri, "Ada apa?"


"Papa tahu permainan yang akan aku mainkan malam ini?" tanya Lee.


"Apa itu?" tanya Bayu.


"Aku ingin menurunkan harga saham Malikz Groups turun hingga drastis. Jika sudah turun aku meminta para pemegang saham menjualnya kepadaku. Aku ingin memiliki saham Malikz Groups itu sebesar enam puluh persen. Aku bisa menguasai Candra," jawab Lee yang tersenyum devil hingga membuat Erra bergidik ngeri.


"Ide yang cukup bagus. Papa suka itu," puji Bayu.


"Kapan kamu akan melakukannya?" tanya Rani.


Satu kata buat Lee adalah CERDIK. Entah kenapa mereka tersenyum puas dengan keputusan Lee. Lalu bagaimana dengan Candra? Kemungkinan besar Lee akan menendang Candra dari kursi CEO. Semua penghuni di ruangan itu tidak bisa membayangkan betapa gilanya Lee.


"Kita tunggu besok," jawab Lee.


"Mulai sekarang aku sudah tidak memiliki saham lagi di Asco. Sahamku sebesar sepuluh persen akan aku berikan kepada istriku. Jika ada salah satu dari mereka yang ingin menggulingkan aku. Istrikulah yang akan membuka sepak terjangku. Karena tiga tahun belakangan ini Lee adalah asisten pribadiku," ucap Erra.


Mereka menganggukan kepalanya tanda setuju. Bayu juga lihat sendiri sepak terjang Lee yang bisa dikatakan licik seperti Andi ketika di dunia bisnis. Beberapa saat kemudian Sam membuka rahasianya yang selama ini dipendam kepada seluruh orang yang masih berada di sana.


"Kalian tahu, kenapa aku menyuruh Lee masuk ke Asco?" tanya Sam.


"Memangnya ada apa?" tanya Bayu.

__ADS_1


"Sebelum aku mengetahui Garda itu Brucce. Aku menyuruh Garda masuk ke dalam dunia bawah tanah. Garda pun akhirnya setuju dan tetap setia menjadi kaki tangan Erra. Setelah itu aku menyuruh Lee pulang ke Jakarta untuk menjadi sekretarisnya Erra sekaligus kaki tangannya di dunia bisnis. Disisi lain aku mengajarkan bisnis dan seluk beluk Asco. Selain itu Lee aku fokuskan untuk selalu bersama Erra. Karena setiap saat nyawa Erra terancam," jawab Sam.


"Selain itu?" tanya Erra.


"Selain itu aku ingin Lee meruntuhkan tembok es batumu yang sudah tebal dan enggak bisa mencair ketika berkenalan dengan perempuan. Tapi ternyata kamu diam-diam menikahinya," jawab Sam yang sangat kesal sekali. "Tambah lagi aku kira kamu sudah lupa dengan gadis kecil yang sering kamu buat menangis itu."


Kedua orang tua itu baru paham kenapa Sam ingin menjadikan Lee sebagai sekretarisnya itu. Mereka memuji Sam dalam hati dengan puas. Kenapa tidak terpikirkan oleh mereka jika cara ini Erra bisa jatuh cinta dan menemukan kebahagiaannya sendiri.


"Cerdik juga kamu," puji Bayu.


"Namun intinya bukan itu. Aku ingin Lee bisa menggunakan ilmunya itu," jawab Sam.


Sekarang sudah terbuka jelas apa yang dilakukan Sam selama ini. Sam sengaja diam-diam membantu Erra walau mereka beda organisasi. Sam tidak mau kalau sang sahabat terus-terusan menjomblo. Lalu Erra hanya menanggapi dengan senyuman yang manis.


"Sepertinya aku harus kembali ke kantor," celetuk Erra.


"Lalu, bagaimana dengan Lee?" tanya Bayu.


"Aku ikut dengan kak Erra. Aku juga tidak mungkin akan di mansion. Aku harus bekerja lagi," jawab Lee.


"Apakah kamu sudah sembuh?" tanya Andi.


"Tenang saja pa. Aku baik-baik saja. Jika kami tidak terjun secara langsung," ucap Lee tersenyum smirk.


"Kenapa kamu suka sekali tersenyum smirk seperti itu?" tanya Garda.


"Karena sebentar lagi aku akan mengungkapkan kasus korupsi terbesar di tubuh Asco. Ada beberapa pegawai yang melakukan korupsi. Selama ini kakak tampan enggak tahu siapa-siapa yang melakukannya," jawab Lee.


Mereka menganggukan kepalanya tanda setuju. Setelah itu Sam mendapatkan sebuah telepon dari Haruka sang mama. Karena di rumah Sam ada pihak kepolisian yang ingin menangkap Sam. Sam sungguh terkejut apa yang didengarnya itu. Sam menunduk sambil meremas rambutnya dengan kencang.

__ADS_1


"Bagaimana ini bisa terjadi? Besok pagi aku harus pergi ke Taipei untuk mengecek cabang di sana?" tanya Sam yang frustrasi.


__ADS_2