Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 12


__ADS_3

Setelah jet pribadi Erra lepas landas, Bayu masuk ke dalam ruangan khusus. Kemudian Bayu melihat keadaan putranya yang sedang tidur pulas. Setelah selesai melihat keadaan Erra dan Lee baik-baik saja. Bayu langsung menuju ke kursi penumpang. Kemudian Bayu menghempaskan bokongnya di mana bersebelahan dengan Jake. Sementara itu Jake yang sedang sibuk melihat laporan bulanan Anders Corporation. Deretan angka membuat kepalanya berputar-putar di tambah lagi dengan masalah baru yang sedang menimpa Erra.


''Apa yang kamu pikirkan Jake?'' tanya Bayu.


''Entah Paman. Ada yang ingin menghancurkan ASCO. Setelah hancur mereka bisa menghancurkan WS GRUP, PRADIPTA GRUP, SEBASTIAN GRUP, TRISTAN GRUP dan ANDERS GRUP. Kalau itu sampai terjadi. Kita akan hancur dengan sendirinya,'' Jawab Jake dengan lesu.


''Kamu tenang aja Jake. Paman juga masih mencari siapa dalang di balik ini semuanya? Bila perlu para petinggi White Eragon Paman panggil semua untuk menyelidiki termasuk papa kamu!'' tegas Bayu.


''Apakah Papa termasuk anggota mafia?'' tanya Jake.


''Papa kamu adalah seorang mata-mata. Papa kamu seorang anggota yang sangat licik dan pandai berkamuflase,'' Jawab Bayu mengambil gelas kopi lalu menyesapnya dengan pelan.


''Kenapa yang jadi mata-mata di kelompok Black Dragon adalah Sam?'' tanya Jake bingung.


''Sam memang sudah paten di White Eragon. Tapi Paman sering ngasih tugas buat Sam ke Black Dragon untuk memata-matai Black Lotus dan Red Devils. Kamu taukan kedua mafia ini bekerja sama untuk menghancurkan ASCO melalui dunia bawah tanah. Bahkan Sam sering berkolaborasi sama papamu dan Fendi,'' jawab Bayu sambil melihat Jake bingung.


''Anak-anak kami memang mirip dengan bapaknya masing-masing. Tapi sifat kami berbeda. Seperti Lee jago membuat bom dan menjinakkan bom. Padahal papanya adalah raja hacker dunia,'' tambah Bayu.


''Ah... berarti aku mempunyai sifat jenius dari paman Andi?'' tanya Jake.


''Ya itu benar. Kami berenam tidak menyangka akan hal itu. Jika Erra mau memecahkan misteri ini. Paman akan menggabungkan White Eragon dan Black Dragon!'' tegas Bayu.


''Kapan ahli waris pilar ke enam akan di umumkan?'' tanya Jake.


''Tidak bisa secepatnya. Andi masih memantau perkembangan Lee dalam memimpin perusahaan,'' Jawab Andi.


''Bukannya Lee adalah sekretaris Erra, Paman?'' tanya Jake.


''Memang. Ada lagi, jangan lupakan Brucce. Jika Lee menikah dengan Erra, Lee tetap ahli waris Sebastian. Tapi Lee tidak mempunyai sifat serakah. Kekayaan Lee sudah banyak karena usia 8 tahun, Lee sudah memegang jabatan penting di White Eragon untuk menjinakkan bom. Lee juga bukan sekretaris biasa. Lee adalah sekretaris yang istimewa. Pemasukan ASCO seluruh dunia meningkat tajam. Itu karena otak jeniusnya Lee,'' jelas Bayu.


''Jadi selama ini Erra?'' tanya Jake masih bingung.


''Erra hanya mendampinginya. Erra hanya menandatangani surat-surat yang di sodorkan oleh Lee. Di samping itu, Andi sudah memasukkan mata-mata di perusahaan itu untuk memantau perkembangan Lee,'' jawab Bayu menyandarkan tubuhnya di sofa.


''Jika ASCO dan Sebastian bersatu. Para musuh akan memberontak dan menghancurkan dengan cara memasukkan mata-mata,'' ucap Jake melihat deretan angka lagi.


''Itu masih dua. Bagaimana semua di gabungkan? Sebelum memiliki kalian, kami punya rencana untuk menggabungkan enam pilar menjadi satu. Nama kita bisa menjadi besar,'' ujar Bayu melipat kakinya dengan elegan.


''Kita tidak bisa terkalahkan,'' Jake.

__ADS_1


''Kita akan menggoncang dunia. 6 pilar dunia akan semakin meroket. Kamu harus perhatikan semua dengan teliti. Mana kawan dan mana lawan? Saudara bukan termasuk orang baik dalam dunia bisnis melainkan musuh dalam selimut. Di depan baik di belakang ingin merebut apa yang kamu punya? Banyak kejadian perusahaan hancur bukan karena orang luar. Melainkan keluarganya sendiri yang serakah akan uang, nama baik dan kedudukan kita di pertaruhkan,'' ucap Bayu.


Bayu memberikan wejangan yang sangat berarti. Jake menyimpan wejangan itu di dalam hati. Jake hanya menghela nafas. Tidak semudah menemukan musuh dalam selimut. Di Black Dragon yang mempunyai insting yang tajam adalah Erra. Erra selalu kerja senyap dan menghabisi lawannya dengan bersih. Jika Erra berkolaborasi dengan Imam. Semua lawan akan menyerah. Meskipun Imam tidak ada kemampuan memakai senjata api.


''Bagaimana pengiriman senjata ke negara Jepang kemarin?'' tanya Bayu.


''Untunglah om, lancar. Ada orang yang tidak bertanggung jawab. Sam sudah membereskan semuanya,'' Jawab Jake.


''Kalian harus hati-hati dalam pengiriman barang. Jangan sampai terendus oleh interpol. Untung kemaren di bantu sama Andi,'' ucap Bayu menghela nafasnya.


''Apakah Lee akan menjadi bagian mafia?'' tanya Jake.


''Lee sudah paten di White Eragon. Jika Lee sudah menduduki tahta tidak akan ada kata ampun untuk menghabisi lawannya. Bahkan Andi dan aku sudah menggembleng jiwanya untuk menjadi seorang pemimpin berjiwa kesatria,'' jawab Bayu.


''Kasian adik kecil yang imut. Bahkan kalau lagi merajuk bikin aku tertawa lucu,'' jawab Jake membayangkan Lee yang mode merajuk.


''Jangan kamu memuji Lee. Jika kamu tidak mau berhubungan sama paman kamu yang sangat posesif itu terhadap putri satu-satunya!'' perintah Bayu dengan tegas.


''Aku sangka Erra,'' ucap Jake yang tepok jidat.


''Karena Lee sangat berarti di mata Andi,'' jawab Bayu tersenyum manis.


Bayu hanya menggelengkan kepalanya.


''Suatu hari kamu akan mengerti. Andi sangat mencintai Tika bahkan sangat tergila-gila. Aku yakin Tika masih hidup,'' batin Bayu.


''Hanya pria tua itu yang setia pada istri dan anaknya. Apapun yang pria tua ingin sesuatu sudah di dapatkan. Tinggal si pria tua itu ingin membahagiakan putri satu-satunya,'' bisik Bayu terkekeh pelan lalu melihat Andi yang tidur pulas di samping Sam.


''Kok Paman menjodohkan Lee dengan Erra?'' tanya Jake dengan selidik.


''Biarlah waktu yang akan menjawabnya. Nanti kamu akan mendapatkan jawabannya,'' jawab Bayu akhirnya berdiri dan menghilang dari hadapan Jake.


Jake langsung mematikan laptopnya lalu beranjak dari tempat duduknya. Jake memutuskan untuk tidur di sebelah Nanda.


10 jam berlalu. Jet sebentar lagi mendarat. Imam melihat Erra dan Lee masih tertidur.


''Bagaimana keadaan mereka?'' tanya Andi.


''Mereka masih tidur. Besok jam 1 siang mereka bangun secara bersamaan,'' jawab Imam.

__ADS_1


Sementara itu Nanda masih menyesali perbuatannya. Nanda tau kalau Om Andi sangat posesif sekali sama Lee. Nanda akhirnya mendekati Andi lalu meminta maaf.


''Maaf Paman,'' ujar Nanda menunduk dengan sedih.


''Jangan bersedih. Jangan pernah menyesal. Apa yang kamu lakukan hanya untuk membuat musuh bahagia. Selanjutnya kamu mengerti kan apa yang akan kamu lakukan!'' tegas Andi sambil menepuk pundak Nanda.


''Baik Paman. Tunggu perintah dari Erra,'' ujar Nanda menghela nafasnya karena beban di hatinya sudah berkurang.


Sesampainya di pulau pribadi, Jet itu mendarat tepat di depan mansion mewah milik Erra yang sudah di design dengan gaya Eropa. Erra memang sengaja mendirikan mansion mewah itu hanya untuk di dedikasikan buat wanitanya. Meskipun mereka berdua masih tertidur pulas, mereka sangat bahagia.


Kepala pelayan menaruh semua koper Lee dan Erra di kamar sebelah. Sam dan Nanda menaruh barang pribadinya mereka di atas nakas.


Setelah semuanya beres, mereka akhirnya berkumpul dan membicarakan hal yang tidak penting. Malampun tiba, mereka meninggalkan pulau pribadi itu kecuali Imam dan Sam. Bayu akan memegang perusahaan Asco keseluruhannya dengan di bantu beberapa anggota White Eragon dan juga Jake.


Pagipun tiba rombongan White Eragon dan Black Dragon kembali ke kota Jakarta dan mereka beraktivitas seperti biasanya.


''Sam, apakah lu yang ngajarin cara merakit bom dan menjinakkan kepada Lee?'' tanya Imam.


''Gue hanya mengajari menijanakkan bom. Papa lu yang mengajarkan Lee cara merakit bom sampai detail,'' jawab Sam dengan enteng.


''Apakah karena dulu melihat papa sering merakit bom?'' tanya Imam.


''Bisa jadi,'' jawab Sam menggantung.


''Maksudnya?'' tanya Imam.


Lee kecil suka bermain-main dengan bom waktu,'' jawab Sam.


''Enggak ada orang lain apa? Kenapa harus Lee?'' tanya Imam.


''Karena Lee dengan asal memotong kabel pas bom mau meledak,'' jawab Sam dengan santai.


''Usia berapa?'' tanya Imam yang penasaran.


''Usia 11 tahun. Lu harus tau bom itu mau meledak di ruangannya Paman Andi. Lee tanpa sengaja menemukan bom tersebut di bawah meja Paman Andi,'' jawab Sam.


''Apa!!'' pekik Imam.


''Selang berapa lama papa lu datang dan hanya melihat tanpa membantu. Lee memakai instingnya untuk menjinakkan bom. Sejak saat itu papa lu mengajari seluk beluk tentang bom. Bahkan Lee bekerja sama dengan kepolisian membantu melenyapkan kejahatan di muka bumi dalam naungan White Eragon,'' jawab Sam menjelaskan dengan panjang lebar.

__ADS_1


''Jadinya begitu adik kecil kita suka merakit bom,'' ucap Imam dengan tersenyum merekah.


__ADS_2