Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 38


__ADS_3

Malam ini seluruh awak media cetak, media massa seluruh dunia berkumpul di area hotel Strada untuk meliput acara peluncuran program baru dari Strada Grup. Seluruh jalanan area hotel penuh dengan manusia dari seluruh dunia. Mereka berbondong-bondong datang untuk melihat bahkan ada yang sudah memesan secara langsung dan tidak langsung program tersebut.


Sedangkan di dalam markas White Eragon sudah selesai melakukan pekerjaannya. Jake sudah siap-siap menekan tombol enter untuk mengirim virus yang di buat oleh singa betina dan di sempurnakan oleh Andi, Jake, Feli dan Greg akan segera meluncur ketika program itu meluncur.


Erra dan Lee sudah bersiap-siap dan sedang membaca situasi di lapangan.


''Papa sudah membeli saham 95% Strada grup atas nama kalian berdua. Bersiaplah kalian akan jadi bos Strada grup.'' Bayu tertawa kecil.


Imam, Saga, Joko dan Irwan baru datang dan mengerti akan situasi ini.


''Sam... sudah siap anggota Sparta?'' tanya Bayu.


''Sudah paman.'' jawab Sam.


''Nanda... sudah siap regu Tyr?'' tanya Bayu.


''Siap paman.'' jawab Nanda.


''Irwan... Bagaimana nuklir kamu yang baru kamu ciptakan?'' tanya Bayu.


''Itu bukan nuklir bos... itu belum tak kasih nama.'' ujar Irwan tidak tau bersedih atau menangis bahkan tertawa ketika ciptaannya di katakan nuklir.


''Pisang aja paman.'' seru Lee.


''Pisang.'' ucap Irwan sedih.


''Koq pisang sih?'' tanya Erra.


''Iyalah. Soalnya bentuknya kaya pisang.'' seru Lee.


''Serah dech.'' jawab Irwan pasrah.


''Terserahlah...'' jawab Bayu menggelengkan kepalanya.


''Pasukan Death Note dan pasukan Immortal sudah siap. Semuanya sudah siap. Ok... Kita tidak akan menyerang dulu sebelum kalian di serang. Siapkan diri kalian. Kita akan pergi ke peluncuran program sialan itu. March sudah ada di sana.'' titah Bayu.


''Lha bagaimana dengan kami?'' tanya Imam.


''Imam... di samping markas ini ada 200 orang. Kamu mengerti kan apa maksud saya?'' tanya Erra.


''Memangnya saya harus ngapain?'' tanya Imam balik.


''Pergilah ke belakang hotel. Tetaplah berjaga di sana. Jangan sampai mereka lolos.'' ujar Erra.


''Saga... pimpin anggota Akatsuki. Pergilah mengelilingi hotel. Kecuali di belakang. Jangan biarkan seluruh anggota mafia manapun kabur.'' titah Bayu.


''Baik bro.'' jawab Saga.


''Joko bawa anggota Blue Ice. Masuklah kedalam hotel.'' perintah Bayu.


''Baik.'' jawab Joko.


''Dan Irwan... Pergilah ke lab Strada Grup. Pasang pisang kamu itu.'' titah Bayu.


''Ok...'' jawab Irwan.

__ADS_1


''Lee Erra... Masuklah ke hotel sebagai pengunjung. Pesanlah kamar yang berdekatan dengan lokasi.'' Titah Bayu.


''Kecuali kami.'' jawab Andi dengan asyiknya bermain Game.


''Dan sisanya kalian. Andi persiapkan dirimu untuk mengguncang dunia. Habisi yang namanya Strada grup. Jake hmmp... setelah ini kumpulkan semua bukti nama-nama mafia yang bekerja sama dengan Seva. Dan serahkan seluruh bukti ke interpol. Feli dan Greg bantu Jake malam ini harus selesai.'' titah Bayu.


Malam ini mereka menyebar ke seluruh penjuru hotel. Sedangkan pihak interpol yang di hubungi oleh Bayu sudah bersiap-siap untuk bergabung di pasukan White Eragon.


Flashback on.


Setelah kejadian pintu ruangan kerja Arthur hancur. Arthur membaca email dari Bayu. Matanya membulat sempurna. Arthur langsung berdiri dan mengambil jaket kulit dari sofa langsung mengambil kunci dan mencari keberadaan James. Arthur langsung melacak lokasi James saat itu.


''Argh... ternyata dia berada di dapur dan menggoda pelayan-pelayanku.'' gumam Arthur.


Kemudian Arthur langsung menuju ke dapur dan melihat James yang sedang bercanda dengan pelayan.


''James... di cari sama ketua mafia White Eragon.'' seru Arthur menepuk pundak James.


''Apa? White Eragon!'' teriak James.


''Iya... Mari kita ke markas...'' ucap Arthur memegang baju James dan menariknya ke depan.


Arthur dan James adalah anak angkat dari Andi. Andi menemukan mereka di sebuah tempat yang kumuh ketika mencari seseorang pria yang sudah membuat Lee celaka. Andi melihat kedua anak kecil yang sangat kurus sekali hanya kelihatan tulang di bungkus dengan kulit. Andi tidak tegak melihat mereka yang sangat kelaparan. Andi ingat akan putra kecilnya yang sudah tiada. Setelah menemukan pria yang mencelakai Lee, Andi menyuruh pengawalnya untuk membawa mereka ke mansion dan menyuruh Alicia merawatnya dan di beri kehidupan yang layak. Seiring berjalannya waktu, kedua anak kecil itu berubah menjelma jadi pria yang tampan. Mereka memutuskan untuk bergabung bersama White Eragon. Di pikiran mereka, White Eragon sangat kejam dan brutal. Anggapan mereka salah. White Eragon adalah organisasi bawah tanah yang tidak melakukan tindak kejahatan. Mereka hanya melindungi diri dan keluarga mereka dari musuh-musuh bisnis. Seiring berjalannya waktu, White Eragon sering di membantu pihak interpol untuk menerangi kasus kejahatan besar di seluruh dunia.


Sesampainya di markas besar White Eragon. Ternyata sudah berkumpul ketua dan anggota inti di tambah lagi Black Dragon.


''James Arthur duduklah ada yang ingin papa sampaikan.'' titah Andi.


''Ada apa pa?'' tanya James.


''Kamu tau program Abandon Think? tanya Andi menyandarkan tubuhnya.


''****....'' seru March semakin ingin menghancurkan Strada.


''Tenangkan dirimu March. Kita enggak bisa gegabah untuk menghancurkan Strada.'' ucap Andi mencoba menenangkan March.


''Syukurlah kalau papa dan paman March tau.'' ucap James menghembuskan nafasnya secara kasar.


''Baiklah kita bekerja sama menghentikan langkah Seva.'' jawab Andi memberi semangat buat James dan Arthur.


Flashback off.


Di hotel Marvin, Marco, Marvel, Seva, Eric, Ignatius, Yoona dan Emilia sudah bersiap dalam podium. Banyak pejabat-pejabat negara dan rekan bisnis mereka yang berkumpul dalam ruangan khusus. Mereka sengaja tidak mengundang perhelatan besar mereka. Mereka berpesta dengan bahagia. Di dalam ruangan itu, Marvin menyelundupkan obat-obatan terlarang. Di ruangan itu Marvin melakukan transaksi secara terang-terangan di depan polisi dan pejabat pemerintah yang sudah di suap.


Sedangkan anggota White Eragon. Mereka menikmati euphoria. Mereka tidak terlalu larut dalam pesta tersebut. Mereka harus waspada. Lee dan Erra membeli makanan di tepi jalan sebelum memasuki hotel. Mereka makan bersama sambil duduk di jalan. Orang yang lewat tidak tau kalau orang yang duduk di tepi jalan adalah CEO Asco Corporation Grup Internasional.


''Pak bos... maaf aku mengajak kamu seperti ini.'' ucap Lee melahap hot dognya.


''Tidak terlalu buruk. Dan aku sangat menyukai style kamu yang terbuka dan jangan pernah menutupi dariku.'' ujar Erra juga melahap makanannya.


''Hari ini aku kelaparan sekali.'' lirih Lee.


''Makanlah yang banyak.'' ucap Erra.


Setelah melahap makanannya, Lee dan Erra memasuki hotel. Erra yang memakai celana jeans biru di padukan dengan kaos berwarna hitam polos dengan di padukan dengan jaket kulit berwarna hitam menambah wajah tampan Erra. Sedangkan Lee, Lee memakai jeans berwarna hitam, kemeja hitam dan jaket berwarna hitam menambah kecantikan lee. Tidak ada orang yang mengira bahwa pasangan suami istri menyimpan 2 buah senjata api di belakang punggung mereka yang ditutupi jaket. Di saku jaket mereka menyimpan pisau lipat yang sangat tajam.

__ADS_1


''Sayang ramai sekali. Ini acara apa ya?'' Erra pura-pura tidak tahu.


Erra langsung memesan hotel di dekat acara berlangsung. Setelah memesan hotel, Erra dan Lee memasuki lift.


Ting.


''Jangan sampai lengah. Waspada.'' Erra membisiki Lee.


''Baiklah.'' Lee tersenyum manis.


Kemudian mereka memasuki lift. Seluruh penjagaan ketat dari mafia dan para gangster tidak tau bahwa singa betina sudah masuk.


Sementara di markas besar. Andi, Jake, Feli dan Greg sedang menyiapkan senjata. Jake melihat pergerakan Red Devils, black Roses, the costra dark light dan beberapa kelompok mafia dan gangster sudah bersiap-siap membuat rusuh. March mengirimkan pesan ke Jake.


Isi pesan tersebut.


White Eragon dan Black Dragon berhati-hatilah. Pihak Seva sangat licik. Setelah peluncuran Abandon Think beberapa mafia dan gangster yang sudah di sewa akan buat kerusuhan. Setelah kerusuhan hebat terjadi mereka melimpahkan kesalahan ke White Eragon dan Black Dragon.


Setelah membaca pesan itu, Andi mengumpati Seva dengan bermacam-macam penghuni kebun binatang.


''Oh ternyata mereka menggunakan cara licik. Ingin membuat kerusuhan. Jake...'' panggil Andi dengan mode kulkasnya.


''Iya paman... Papa sudah mengirim bukti itu ke sini. Percakapan yang di lakukan oleh Seva dan Marvin sore tadi.'' Jawab Jake yang ketakutan.


''Ok... simpan bukti itu. Kita akan jadikan bukti sekaligus membersihkan nama White Eragon dan Black Dragon.'' perintah Andi dengan jelas.


Tepat pukul 8, acara pun di mulai. Seluruh tv nasional maupun internasional mulai berjalan. Lee dan Erra masih di hotel.


''Ada pesan dari Jake.'' ucap Lee.


''Seva akan adu domba White Eragon.'' sahut Erra.


''Ayo kita kesana. Enggak usah di sini. Kirim pesan ke papa. Kita sudah menyiapkan kamar hotelnya.'' titah Erra.


''Baiklah.'' jawab Lee.


Lee pun langsung memberitahu kepada Bayu sudah mempersiapkan hotel. Mereka akhirnya keluar dari kamar langsung menuju ke acara itu.


Mereka masih menonton siaran langsung peluncuran program Abandon Think. Feli yang irit bicara ini langsung memasang mode garang.


''Acara gini bisa di liput. Sangat membosankan sekali. Lebih baik aku lihat siaran liga Champions bersama Angela dan pita.'' celetuk Feli.


Di ruangan itu mereka langsung tepok jidat dan tertawa karena membenarkan perkataan Feli.


''Ya kamu benar. Lebih baik lihat liga Champions.'' Greg menimpali perkataannya.


''Kalau ada Kakak besar acara seperti ini tv pasti di lempar ke luar jendela.'' Feli membayangkan tv di depannya melayang karena ulah Lee.


''Paman... Kenapa Lee jadi bar-bar ya?'' tanya Jake.


''Lee menuruni sifat dari mama Tika. Jika kamu mengenal mama Tika, kamu akan tau seperti apa sifat bar-barnya yang turun ke lee.'' Andi tersenyum lucu ketika mengingat Tika yang bar-bar membanting piring di depan sekretarisnya yang sudah berani menjebak Andi.


Mereka tidak tau siapa Tika kecuali Jake.


''Aku belum tau siapa mama Tika paman?'' Greg menimpali perkataan Feli

__ADS_1


Kemudian Andi mencari foto Tika yang berada di ponselnya dan memberikan ke Greg. Greg seketika langsung melemas sekujur tubuhnya ketika melihat foto Tika.


''Paman... Bukannya wanita ini adalah pemilik perusahaan BL Grup Internasional yang bekerja dalam bidang designer.'' Greg menjelaskan tentang Tika.


__ADS_2