
“Itu benar pak.Tidak salah lagi Anda sudah tua,” ucap
Rina sambil meledek Greg.
Sebelum amarahnya meledak, Greg pergi ke ruangan Jake.Di
disana Greg masuk dengan kesal.Lalu Greg duduk di sofa dan menatap wajah Jake
yang sedang sibuk memeriksa beberapa dokumen.
“Ada apa?Kenapa kamu datang-datang kok pengen marah?”
tanya Greg.
“Maaf, kawan.Aku lupa kalau kamu datang terlambat.Oh ya...
Pagi ini ada pertemuan dengan klien dari Meksiko,” jawab Jake.
“Pasti ujung-ujungnya mafia,” Greg menebak klien
Jake adalah mafia.
“Itu benar.Bukannya kamu sudah mengenalnya?Apalagi kamu
berteman baik selama kuliah di universitas Harvard?”tanya Jake dengan serius.
“Siapa dia?Apakah dia sangat kejam sekali?”tanya
Greg yang penasaran sekali dengan kliennya itu.
“Kamu tenang saja.Dia memang mafia.Tapi mafianya putih.
Sayangnya mereka itu sangat apa sekali Jika menyergap musuh.Bahkan adik kecil
kita pun mengenalnya,” jawab Jake yang membuat Greg tertawa terbahak-bahak.
“Oh aku tahu itu... Dia bernama Celine.Pasti dia ke sini
minta bantuan untuk membenarkan sistemnya yang selalu bocor,” ucap Greg.
“Apakah kamu mau ke sana?”tanya jaka.
“Tolong.... Jangan diperbaiki aku untuk membetulkan
sistemnya.Karena aku selalu kena apes kalau ke sana,” kesal Greg.
Jake tertawa mengingat kejadian yang di mana Greg selalu
terkena sial Jika ketemu Celine.Hingga akhirnya Jake memutar otaknya.Agar ya
klien tersebut bisa mendapatkan pelayanan prima dari perusahaannya itu.
“Oke... Jika kamu tidak mau.Nanti aku akan terlempar
ke Rina atau Feli.Atau juga dua-duanya.Karena mereka sangat jago sekali untuk
membuat kesialan menjadi keberuntungan yang sangat baik sekali,” ucap Jake.
“Itu ide yang sangat bagus sekali.Saya yakin mereka
berhasil melumpuhkan Celine saat sedang rapat,” puji Greg yang mengingat
kedua gadis itu sangat kocak sekali.“Kalau begitu ya sudahlah.Lebih baik aku
mundur saja dari misi itu.Jangan lupa berikan bonus mereka plus.”
“Beres bro.Ketimbang kamu nanti kena sial terus,” ujar
Jake yang mengingat hari naas sepupunya itu.
“Kalau begitu panggil mereka berdua!”titah Jake.
Dengan cepat Greg keluar dari ruangan itu.Greg tidak
__ADS_1
sengaja melihat Feli yang sedang menyusun jadwal.Saat menyusun jadwal milik
Jake, Greg mendekatinya lalu memecahkan meja.Mata Feli pun membulat sempurna.Ia
melihat wajah Greg sambil bertanya, “Ada apa kak?”
“Kamu dan Rina disuruh masuk ke dalam.Aku mau pergi ke
gudang terlebih dahulu.Dan jangan lupa beritahukan pada Rina segera menghadap
Jake,” jawab Greg yang meninggalkan Feli sendirian di sana.
Feli pun menganggukkan kepalanya.Ia langsung berdiri dan
menuju ke meja Rina.Di sana Felly mengajak Rina masuk ke ruangan Jake.Setelah
masuk ke sana, kedua gadis itu menatap Jake sambil berpikir salam bersamaan,
“Selamat pagi Tuan Jake.”
“Pagi,” balas Jake sambil tersenyum manis dan menatap
kedua gadis itu.“Ada misi penting dariku.Anda harus bisa melakukannya.Jika
kalian berhasil, Aku akan memberikanmu bonus plus plus.”
“Apa itu?”tanya Rina.
“Nanti jam delapan pagi kalian harus menemui
gadis, bukan seorang gadis sih.Tapi tepatnya dia adalah seorang ibu beranakkan
doa.Dia adalah istri dari ketua mafia Meksiko.Pasti kamu mengenalnya.Dia
juga kenal dengan kakak besarmu itu.Kalau Greg yang turun.Kasihan dia selalu
terkena kera secara beruntun,” jelas Jake.
“Ah…. Pasti itu namanya Kak Celine.Dia sangat cantik
“Oh Kak Celine itu.Dia memang sangat baik sekali.Kalau
jadi aku mau melakukan misi ini,” ungkap Rina yang sangat merindukan Celine.
“Fix... Jika kalian harus pergi ke Meksiko.Pergilah.
Nanti akan ada beberapa pengawal perempuan yang mengawal kalian.Ditambah dua
pengawal pria,” jelas Jake.
“Tapi di tempatnya Kak Celine itu... Kondisinya sangat
aman sekali.Jarang sekali terjadi pergesekan antara mafia,” jelas Rina.
“Ya iyalah di situ tempatnya Kakak besar.Jika ada
terjadi pergesekan, Kakak besarmu bisa mengamuk dan mengeluarkan mode singa
betinanya.Kak Celine saja sudah sangat takut sekali.Apalagi pengoperasiannya dan
para pengawalnya,” tambah Jake.
“Benarkah itu?Serasa tinggal di markas besar Putih
Eragon lagi,” ucap Rina yang bersemangat sekali pergi ke sana.
“Memang di sana tempatnya Eragon Putih.Dan Meksiko di
sana adalah pegangannya kakak besar.Seluruh mafia di sana sangat segan sekali
terhadap kakakmu itu,” sambung Jake.
“Okelah kalau begitu. Aku mau mengambil misi itu sekalian
__ADS_1
berjalan-jalan ke Meksiko.Tapi Kakak besar sekarang berada di Belgia.Aku
ingin coklat darinya,” pinta Feli.
“Jika kamu ingin coklat asal Belgia.Nanti aku titipkan
kepada temanku yang menjual coklat Belgia asli,” sahut Jake yang membuat Felly
tersenyum sumringah.
“Oh kakakku... Terima kasih banyak coklatnya,” ujar Feli.
“Lalu bagaimana dengan diriku ini?Aku minta ke siapa?”
tanya Rina yang bingung dengan jawabannya ini.
“Tenang... Nanti Greg yang akan membelikan untukmu.Kalau
nggak mau aku pastikan Greg akan kena sial dariku.Akan aku potong upahnya
selama dua bulan berturut-turut,” jawab Jake yang membuat keputusan dengan
cepat.
“Terima kasih Kak. Kalau begitu kami pamit untuk
bekerja,” balas Rina sambil menarik tangan Feli keluar dari ruangannya itu.
Setelah memberikan misi kepada mereka, Jake langsung
menghubungi Celine untuk mengatur pertemuan. Jake menceritakan siapa saja yang
akan ditemuinya nanti. Celine pun menyetujui permintaan Jake. Ia tidak akan
mungkin memaksa dengan keputusan Jake.
Brussels Belgia.
Selama 19 jam jet pribadi mewah itu terbang. Akhirnya
mendarat dengan selamat. Imam, Erra, Nanda, Suci, Lee dan Angela turun dari
pesawat pribadi itu. Mereka menyunggingkan senyumnya sambil mengucap syukur
karena telah sampai. Untung saja cuaca hari ini sangat cerah sekali. Meskipun Belgia
masih diselimuti salju, mereka sangat bahagia sekali.
“Apakah kalian menyewa hotel?” tanya Angela.
“Saya tidak akan menyewa hotel.Kita akan pergi ke mansionku.
Aku di sana memiliki sebuah mansion dan beberapa mobil mewah yang bisa kalian
pinjam.Jadi jangan harap kalian bisa menyewa hotel di sini,” jawab Nanda yang
membuat mereka geleng-geleng kepala.
Memang Nanda orangnya cukup unik sekali.Diam-diam
dirinya telah mencetak uang dengan cara menjual pedang katana yang asli dari
Jepang.Kedua orang tua Nanda tidak mengetahui kalau sang anak memiliki bisnis
jual beli pedang katana.Padahal dia sendiri jarang sekali memakai pedang jika
bertarung.
Di sisi lain Nanda juga sering disewa untuk menjadi
penembak jitu.Di situlah Nanda bisa mendapatkan uang sebanyak itu.Ditambah
lagi pria bertubuh kurus itu memang sangat jago untuk memutar uang masuk dan
__ADS_1
keluar.Lalu bagaimana dengan perusahaannya itu?Perusahaan yang bekerja di
sektor peternakan dan juga pabrik garmen tersebut yang sudah terkenal di dunia?