Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 24


__ADS_3

Setelah jet 1 sudah mendarat datanglah jet lainnya hingga 3 jet. Ketiga jet tu masing-masing mengangkut 500 orang yang entah dari mana asalnya dan langsung menguasai pulau. Mereka seakan tidak percaya yang di lihatnya.


''Baru kali ini musuh menyerang kita dengan membawa 1500 personil. Ini mau pada ngapain sih?'' tanya Jake menganalisis jumlah personil.


''Jangankan lu, gue aja masih bingung. Mafia dari mana? Apakah mafia seluruh dunia di panggil semua?'' tanya Nanda.


Lee menyelidiki semua personil dan matanya membulat sempurna.


''The Costra Dark Light. Mereka bukan mafia tapi gangster. Gangster yang di takuti oleh seluruh mafia dan gangster yang ada di dunia. Kecuali White Eragon. Jangan meremehkan mereka. Salah sedikit nyawa melayang. Mereka menghajar musuh dengan brutal. 60 persen dari mereka punya penyakit kelainan jiwa yaitu psycho,'' jawab Lee yang menjelaskan semuanya.


''Salah strategi habis,'' ujar Erra langsung menghela nafas.


Seluruh anggota Black Dragon dan White Eragon mengirim sos ke petinggi mereka masing-masing.


''Aku baru ingat seluruh personil The Costra Dark Light otaknya di program untuk membunuh lawan. Mereka tidak punya jiwa kemanusiaan sama sekali. Mereka juga membunuh anak-anak dan perempuan,'' ujar Lee menghela nafasnya dengan berat.


''Ada kelemahannya?'' tanya Nanda.


''Langsung eksekusi kepala,'' jawab Lee masih melihat pergerakan musuh yang sudah menyebar.


''Kenapa enggak lainnya?'' tanya Jake.


''Alat vitalnya. Di bilang zombie bukan zombie. Mereka tidak terkena bahan kimia. Otaknya sudah di cuci dan ditanamkan kata bunuh. Mereka menurut saja dengan perintah membunuh tersebut. Mending aku melawan mafia dech ketimbang ini karena kekuatannya 10 kali lipat dari orang normal,'' jawab Lee.


''Ulur waktu jangan sampai kita terpojok. Seluruh anggota kita masih dalam tahap aman,'' titah Erra.


''Untung kita bersembunyi di sini yang minim cahaya,'' sela Nanda menghela nafasnya.


''Sebentar lagi bala bantuan datang. Lee tugasnya kamu menyisiri mansion. Temukan bom dan nonaktifkan segera. Jake hubungi Dani untuk menyiapkan vitamin yang biasanya di pake untuk latihan militer agar fisik kuat bertahan 2 hari. Imam pergilah ke barat daya. Disana ada kapal nelayan. Banyak amunisi jenis baru yang sudah di kembangkan oleh profesor Erickson. Nanda pergilah ke atas mansion. Bidik tepat di jantung. Sam pergilah ke tenggara. Tunggu para petinggi-petinggi White Eragon datang. Dan Erra mari kita pergi ke ruang rahasia yang ada di samping mansion ini. Kalian pake earphone agar kita tersambung satu sama lain. Tugas untuk Alicia cari 3 pelayan yang fotonya aku kasih ke wa tadi. Garda pimpin pasukan Black Dragon!'' titah Andi.


Kemudian mereka bubar. Lee mengambil ponselnya lalu membuka aplikasi untuk mendeteksi bom. Baru beberapa langkah, Lee menemukan sebuah bom waktu yang di set hanya bertahan 20 menit. Lee tidak tau harus menangis, tertawa atau diam. Lee butuh asisten untuk menjinakkan bom.


''Gue harus menangis atau ketawa. Bagaimana gue harus memutus bom ini?'' tanya Lee baru menemukan bom rakitan yang rumit.


Tiba-tiba saja, mereka menyerang Lee membabi buta. Lee yang masih memikirkan bagaimana cara menonaktifkan jatuh tersungkur karena belum siap menerima serangan.

__ADS_1


Lee bangkit dan menyerang semua orang yang ada di depannya. Lee mengambil air shootgun yang penuh dengan amunisi membidik tepat sasaran di jantung mereka.


''Kalau mau lolos enggak bisa. Gue harus pake cara lain. Gue butuh teflon mama Alicia. Lihat ajha pala lu gue getok habis gini,'' bathin Lee.


Kemudian Lee pergi ke dalam rumah dan langsung ke dapur untuk mencari teflon. Kemudian Lee membawanya dengan santai.


Setiap kali ketemu sama mereka, Lee hanya memukul sekali tepat berada di kepala lalu mereka tewas seketika.


Lee berpapasan dengan Imam yang membawa tongkat kasti.


''Adik kecil bawa apa?'' tanya Imam yang sedang menghajar satu-satu penyerang.


''Teflon, terus bagaimana itu obat yang di perintahkan?'' tanya Lee.


''Gak jadi aku ambil. Apa yang kamu berikan informasi semuanya benar. Enggak cukup untuk menyerang,'' jawab Imam menghela nafasnya.


''Baru kali ini serangan paling konyol dalam sejarah White Eragon dan Black Dragon. Cuma main pukul langsung pindah tempat!'' geram Lee masih memukul kepala mereka.


''Soal bom tenang. Itu hanya bom mainan yang di buat untuk mengretak kita. Paman Dani sudah mengecek semuanya!!!'' seru Imam akhirnya berkolaborasi dengan Lee.


Seluruh personil White Eragon dan Black Dragon hanya geleng-geleng kepala.


''Mereka hanya terkena program sialan dan tidak memakai logika. Semakin di perintah untuk membunuh, mereka semakin beringas,'' jawab Andi berkata sama March.


''Ya gue baru tau siapa yang ngembangin program ini. Strada Grup yang berkecimpung dalam dunia IT,'' ucap March masih mengingat program itu yang akan di luncurkan bulan depan.


''Apa?'' pekik Erra.


''Yeep,Kita di buat bahan percobaan. Musuh tau kalau Erra belum mati!!'' seru March hanya diam di tempat dan tangan kanannya hanya bergerak jika musuh mendekat.


''Kalian jangan terlalu banyak gerak dan diam di tempat. Jangan terlalu menguras energi. Bakalan masih ada lagi. Yang bergerak adalah tangan kalian!!!'' titah March berbicara memakai earphone dan seluruh personil White Eragon dan Black Dragon mendengar dan menuruti perintah.


''March apakah tidak ada cara lain untuk menghentikan ini semuanya?'' tanya Andi.


''Ada... Kita harus masuk ke dalam sistem jaringan teknik khusus yang sudah di kembangkan. Kemungkinan hanya 10% kita bisa melakukannya,'' jawab March.

__ADS_1


''Argh!!!!!'' teriak Andi frustasi.


Kemudian March menghubungi seluruh anggota pilar 6 untuk berkumpul di ruang bawah tanah.


''Lee, Erra, Nanda, Jake, Imam dan Sam pergilah ke ruangan bawah tanah. Segera!!!'' titah March.


Setelah perintah di turunkan, mereka dengan cepat ambil langkah seribu. Kalau urusan lari memang jago.


Di Kota London ada seorang pria paruh baya tertawa puas.


''Selangkah lagi kalian akan mati. Hey... kalian pilar 6 utama yang memegang semua sektor yang ada di muka bumi ini akan hancur. Setelah hancur Strada Grup akan memimpin dunia,'' tawa pria paruh baya itu menggelegar seluruh ruangan.


Kembali ke pulau pribadi Erra yang memang benar-benar indah sekarang berubah menjadi seperti peperangan yang tidak bisa di elakan. Mereka masih bingung dengan apa yang terjadi. Mereka bertanya-tanya ada apa ini? Koq tiba-tiba kita di Serang? Mereka merasa heran karena menghadapi manusia yang mirip zombie. Sesampainya di ruangan bawah tanah.


''Harusnya gue mau unboxing bini gue malam ini,'' ucap Erra menunduk sambil memelas.


''Papa... Bisakah papa ngasih aku tugas untuk menghancurkan gedung?'' tanya Lee memelas.


''Bisakah Paman Andi memberikan aku tugas menembak lawan dari langit?'' tanya Nanda.


''Harusnya malam ini gue makan tumis toge buatan mama,'' jawab Sam menempelkan wajahnya di meja.


''Bisakah aku pergi ke Cina dan Jepang untuk belajar beladiri?'' tanya Imam.


''Bisakah saya pergi ke Rusia untuk mengecek kantor baru saya?'' tanya jake.


''Untuk saat ini enggak ada job begituan. Tolong mengertilah. Untuk saat ini kami butuh kalian semua masuk kedalam sistem keamanan Strada grup Jika bisa masuk kalian bisa menghancurkan program sialan itu oleh tua bangka Seva,'' ujar March berbicara dengan tegas.


''Seva Abimanyu Estrada yang menjabat sebagai CEO Strada grup yang berkembang dalam dunia IT. Mereka sedang mengembangkan program di luar nalar manusia,'' ucap Sam mengingat informasi yang di ketahui.


''Jika kita punya program itu, kita bisa mengendalikan manusia itu sendiri,'' tambah Sam.


''Kenapa kita tidak memanggil yang lain saja?'' tanya Nanda.


''Tidak ada waktu lagi. Malam ini kita hentikan semuanya!'' titah March.

__ADS_1


__ADS_2