Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 173


__ADS_3

Dennis mengangguk paham apa yang dikatakan oleh Bayu. Dennis baru menyadari kalau Bayu memiliki sifat yang sangat baik sekali. Bahkan belum ada yang mengetahui sifat Bayu yang satu ini.


"Jika kamu ingin selamat dari kejaran Candra begitu juga dengan papamu. Aku akan memberikan perlindungan buat kalian dan memberikan pekerjaan yang baik. Jika tidak aku akan melemparkan kalian di jalanan. Apakah kamu mau?" tanya Bayu.


"Apakah kamu serius?" tanya Dennis yang sepertinya ragu.


"Ya… aku serius. Jika kamu memberitahukan dimana tempat penanaman tumbuhan penghasil obat-obatan terlarang. Maka aku akan melakukannya. Jika tidak siap-siap saja aku akan melemparkan kamu ke jalanan. Aku tidak meminta jawabannya sekarang. Aku minta jawabannya itu nanti sore!" perintah Bayu.


Tanpa banyak bicara Bayu segera meninggalkan Dennis untuk berpikir. Ini adalah pertanyaan yang sangat sulit sekali. Satu kata buat Dennis adalah lelah. Ya… lelah berkepanjangan. Yang dimana Dennis nyawanya selalu terancam. Dennis akan menyetujuinya tapi dengan syarat. Syarat itu adalah Dennis meminta agar Bayu menyelamatkan perusahaannya.


Istanbul Turki.


Candra tertawa terbahak-bahak mendengar kabar Elizabeth yang telah berhasil membuat para pemegang saham milik Asco mundur pagi ini. Karena tadi malam Elizabeth melakukan pernyataan kalau pernah ditiduri oleh Erra. Yang lebih parahnya lagi Elizabeth sudah memiliki seorang anak perempuan yang cantik.


"Bagus… Asco… akan bangkrut dalam beberapa hari," ucap Candra.


Namun Candra tidak menyadari hal tersebut bahwa ada seseorang yang telah terjaga untuk kasus ini. Siapa lagi kalau bukan Greg. Tanpa diminta oleh Bayu, Greg sudah bersiap-siap untuk menangani kasus ini. Bahkan Greg sudah berkoordinasi dengan Lee dan juga Garda. 


"Apakah kamu senang dengan berita ini?" tanya Yoona.


"Ya… aku senang dengan berita ini. Ternyata orang suruhan kamu itu hebat," jawab Candra. 


"Hanya tiga yang mengundurkan diri dari jabatan para pemegang saham. Selanjutnya orang-orang yang memegang saham lainnya tidak akan mundur dari sana satu persatu," ucap Yoona. 


"Kenapa kamu tidak menyuruh mereka menjual sahamnya?" tanya Candra. 


Seketika Yoona terdiam dan tidak berkata apa-apa. Kalau soal ini Yoona memang tidak bisa melakukannya. Coba saja Yoona melakukannya pasti dirinya akan hancur berkeping-keping di tangan singa betina. Bahkan singa betina akan membeli seluruh saham milik YN Entertainment Group yang bekerja dibidang entertainment. 


"Maaf aku belum bisa melakukannya. Aku harus mencari cara agar mereka bisa melepaskan semua saham milik Asco yang dimiliki," jawab Yoona. 

__ADS_1


"Kamu harusnya bertindak cepat soal itu. Jika kamu bertindak cepat otomatis aku bisa mengakuisisi semuanya," saran Candra. 


"Akan aku pikirkan caranya untuk merayu mereka agar bisa melepaskan saham," ujar Yoona 


Namun di dalam hati, Yoona mengumpati Candra dengan mengabsen para penghuni kebun binatang. Memang itu pernyataan yang sulit sekali.


Tottenham Inggris.


Garda yang selesai membersihkan tubuhnya terdiam. Garda merasakan ada sesuatu yang tidak beres dengan keadaan di luaran sana. Garda meraih ponselnya dan mendapatkan sebuah pesan dari Greg. Matanya membulat sempurna karena ada sebuah link. Lalu Garda dengan cepat mengklik link itu. Kemudian Garda melihat sebuah video konferensi milik Elizabeth. Garda menyimak apa yang dikatakan oleh Elizabeth. Sesaat hati Garda mulai gusar lalu keluar mencari keberadaan Sam. 


Sedangkan Sam sedang berlatih bersama pengawalnya di halaman belakang. Sam dengan lincahnya mempelajari teknik baru ilmu bela diri yang telah tercipta. 


"Stop!" teriak Garda dengan lantang. 


Seluruh pengawal yang berada di sana berhenti sebentar. Sam mencari sumber suara tersebut dengan menoleh ke belakang. Sam melihat Garda dan mendekatinya, "Ada apa?" 


Garda memberi kode untuk Sam agar ikut dengannya. Sam menganggukkan kepalanya dan berteriak supaya para pengawal itu melanjutkan latihannya. Sam mengambil handuk kemudian mengajak Garda ke ruangannya khusus. 


"Ya… aku memang tidak baik-baik saja. Kamu tahukan bola panas dari Elizabeth menggelinding yang ingin menghancurkan pernikahan Lee dan Erra. Begitu juga dengan Asco. Jika ini terjadi kemungkinan besar Asco bisa bangkrut. Dan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini tidak mempercayai Erra lagi sebagai pemimpin yang bijaksana," jawab Garda. 


"Apakah kamu ingin menemui Lee?" tanya Sam dengan serius. 


"Ya… aku ingin menemui Lee dan membicarakan semuanya ini," jawab Garda. 


"Kalau begitu ikut aku!" ajak Sam. 


Sam mengajak Garda ke markas besar. Namun sebelum itu Nanda keluar dari kamar dengan wajah pucat. Nanda berteriak kepada mereka agar menunggunya sebentar. Mereka akhirnya menunggu sebentar. 


Di kamar pasangan suami istri yang absurd itu selesai membersihkan tubuhnya. Mereka memutuskan untuk keluar. Lee mengajak Erra ke taman belakang sambil menikmati coklat panas dan beberapa cemilan. Sesampainya disana mereka disambut dengan semilir angin yang menyentuh wajah mereka. Mereka merasakan kesejukan tersebut. Hingga membuat Erra tersenyum lebar. 

__ADS_1


"Duduklah dulu!" perintah Lee ke Erra. 


Erra segera menghempaskan bokongnya di kursi bambu yang sangat nyaman. Taman belakang ini memang sengaja didesain oleh Lee yang disebut taman minimalis. Diam-diam Lee menata semua tanaman-tanaman tersebut bersama Cecilia.


"Apakah kamu yang menanamnya?" tanya Erra. 


"Iya… aku sengaja menanamnya. Aku sangat menyukai kegiatan berkebun," jawab Lee. 


"Ah… kalau begini aku tidak akan menyuruh orang untuk memperbaiki seluruh taman yang berada di mansion," ucap Erra. 


"Sepertinya mama tidak mengizinkan aku pergi," celetuk Lee. 


"Lee… kita kan sudah berkeluarga. Sudah saatnya kita mengurusi keluarga sendiri. Kita harus mandiri untuk menjalani hidup. Kita tidak akan membuat para orang tua susah," saran Erra. 


"Aku tahu itu. Kamu tahukan kalau para mama tidak bisa melepaskan aku?" tanya Lee. 


"Yang kamu katakan itu benar. Para orang tua sangat menyayangi kamu. Bahkan para mama tidak bisa melepaskanmu," ucap Erra yang terdiam. 


"Aku mah ikut kamu saja. Tapi aku juga bingung dengan para orang tua," kata Lee dengan sendu. 


"Jika begitu baiklah. Aku tidak akan mengajakmu keluar dari rumah. Aku juga akan pindah dari mansionku ke mansion Sebastian. Bukan berarti aku tidak sanggup membiayai kamu," kata Erra yang memutuskan untuk tinggal bersama di keluarga Sebastian. 


"Aku tahu itu. Aku paham semuanya. Biarkan mereka berbicara apa tentang kamu. Namun kenyataannya bukan itu," sahut Lee yang memegang tangan kekar milik Erra. "Kitalah yang menjalani hidup seperti ini."


Erra tersenyum manis dan menatap wajah Lee berubah menjadi bijak. Erra tersenyum bahagia melihat Lee yang semakin dewasa. 


"Kamu benar. Jujur saja aku tidak ingin mengecewakan mereka," kata Erra dengan tulus. 


Tak lama datang Sam, Nanda dan Garda. Mereka menghempaskan bokongnya di kursi yang masih kosong. Lalu mereka memandang wajah Lee dan Erra secara bergantian. Sedangkan Lee mengerutkan keningnya lalu berkata, "Ada apa dengan kalian?"

__ADS_1


"Ada dua berita buruk buat kalian," jawab Nanda. 


"Berita buruk apa?" tanya Erra sambil mengerutkan keningnya. 


__ADS_2