Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 35


__ADS_3

Flashback On.


Setelah sampai di markas White Eragon. March bertemu dengan Bayu. Bayu bertanya kepada March apa yang sedang terjadi di pulau pribadi miliknya Erra. Akhirnya March bercerita awal kejadian sampai selesai. March berkata jujur dan tidak ada yang di tutupi. Selesai March cerita, Bayu marah sambil mengepalkan tangannya kemudian memukul tembok. Bayu baru tau yang di incar bukan hanya Erra melainkan 6 serangkai.


''March... Saya tugasin untuk pergi ke negara Amerika. Aku enggak mau terlewat sedikitpun gerak gerik Seva sialan.'' Ujar bayu dengan dingin.


''Ok... Aku akan sarapan dulu. Setelah ini aku akan berangkat.'' Jawab March.


''Makan yang banyak. Biar kamu sanggup menghadapi kenyataan hari ini.'' ujar Bayu.


''Semua kenyataan dari yang datar hingga tanjakan, dari putih ke hitam, dari atas ke bawah, dari pahit manis asin asem sudah enggak kaget lagi.'' ujar March sambil terkekeh.


''Baiklah.'' ucap Bayu malas.


Flashback off.


Mereka saling menatap secara bergantian. March akhirnya menjelaskan semuanya.


''Setelah peluncuran produk ini ke dunia. Seva akan menghancurkan 6 pilar utama melalui virus yang akan di kirim ke surel sistem keamanan jaringan Asco terlebih dahulu. Selanjutnya Sebastian corp. Setelah itu Tristan, Anders dan SW grup. Setelah semuanya selesai. Seva akan memburu White Eragon dan Black Dragon. Di belakang Seva ada beberapa anggota mafia dan gangster yang menjadi musuh bebuyutan kita. Seperti The Costra Dark Light, Black Roses, Sudden Death, Black Lotus, Black Diamond, Yellow card, White Tiger, Blue Film, Red Devils, Death Lotus dan Ryu Tyr'' Jelas March.


''Sebentar... Baru tau ada nama mafia Blue Film?'' tanya Lee.


''Ya Lee benar. Kenapa juga ada nama mafia Blue Film?'' tanya Bayu shock.


''Mafia sekaligus gangster. Blue Film kalau enggak salah milik Erick Trisno. Orang Indonesia berkebangsaan Amerika.'' jelas March.


''Apakah punya kelemahan?'' tanya Jake.


''Ada. Tidak bisa bertarung.'' Jawab March.


''Apa?''


Teriak mereka serempak.


''Apa-apaan ini? Mafia sekaligus gangster tidak bisa berantem?'' seru Lee sambil tepok jidat.


''Berapa orang?'' Jawab Andi.


''Kurang lebih 500 rb orang. Tapi jangan salah.'' sahut March.


''Maksudnya?'' tanya Erra memicingkan matanya.


''Hmmmp.... Otak mereka di program oleh Erick dengan alatnya Seva. Yang di pulau pribadimu kurang ganas. Ini yang lebih ganas. Dengan sekali perintah, mereka bisa bergerak dengan cepat dan bisa menghancurkan musuh dengan cara keroyokan.'' jawab March.


''Hmmp... Apakah ada kelemahannya?'' tanya Feli.


''Yang paling utama, hancurkan seluruh sistem Abandon Think dahulu. Baru mereka akan kembali normal.'' jawab March.


''Siapakah Black Lotus?'' tanya Bayu.


''Black Lotus adalah sebuah organisasi bawah tanah yang bekerja di sektor obat-obatan terlarang. Mereka sangat sukses membuat dan memasok barang itu di setiap negara termasuk ke negara sendiri. Mereka bahkan sangat ahli menghilangkan jejak kejahatannya.'' Jawab March sambil menjelaskan.


''Markasnya di mana?'' tanya Jake.


''Turki. Aku tidak bisa mengorek lebih dalam. Mungkin Fendi tau.'' ucap March.


''Fiuh... Masalah semakin banyak saja. Apakah kita harus berperang lagi?'' tanya Andi.


''Anak buah menyebar. Untung aku menyuruh mereka memakai baju biasa agar mereka tidak terlalu mencolok.'' ujar Bayu menyenderkan punggungnya di sofa.

__ADS_1


''Atur strategi. Lumpuhkan semua sistem jaringan Strada grup sebelum produk itu meluncur. Setelah ini bersiaplah angkat senjata. Aku sudah mengirim SOS ke Imam, Irwan, Joko dan Saga. Mereka akan berangkat kesini. Dan satu lagi kita tidak boleh menyerang lebih dulu sebelum ada serangan dari pihak musuh. Jake Feli hubungi Nanda, Sam dan anggota pasukan khusus Fields of Dissapier agar kembali kesini.'' titah Andi.


''Tidak perlu. Biarkan mereka di sana.'' perintah Bayu.


''Oke.'' jawab Feli.


''Siap....'' jawab Feli dan Jake serempak.


Lee akhirnya menunduk merubah dirinya menjadi singa betina yang ingin menyerang siapapun. Andi yang memberi titah langsung menoleh melihat Lee yang berubah menjadi singa betina.


''Aish... Singa betina bangun. Bagaimana ini?'' tanya Andi merasakan ruangan yang hangat menjadi dingin.


''Paman kan bapaknya. Kenapa paman tidak bisa menidurkan kembali.'' ucap Jake.


''Itu lain Jake. Kalau permintaan tidak di kabulkan bakalan markas musuh yang remuk.'' keluh Bayu.


''iya dan tidak di kabulkan musuh markas akan hancur.'' titah Lee dingin.


Mereka akhirnya tepok jidat dan menggelengkan kepalanya.


''Kalau begini gawat... Seva secara tak sadar membangunkan singa betina. Andi cegah dulu agar tidak menyerang.'' perintah Bayu.


''Maaf, aku menyerah.'' lirih Andi.


''Erra, berikan tas Gucci model terbaru.'' titah Bayu.


''Aku tidak butuh tas, tapi aku mau ke toilet.'' ucap Lee sambil cengar-cengir.


Kemudian Lee langsung berdiri dan kabur ke toilet sebentar.


''Mode apaan itu ya? Hanya karena ingin ke toilet memasang mode singa betina.'' ucap Erra sambil menggelengkan kepalanya.


Mereka tertawa cekikikan. Mereka sudah tau kelakuan Lee yang absurd ini.


''Ya terpaksa.'' ucap Bayu lirih.


''Huahaa... Aku tidak ingin perang papa... Aku ingin mengadu kekuatanku bersama iblis itu papa.'' ucap menunjuk Erra yang masih mode iblis.


''Argh.... Tidak....'' teriak Bayu.


''Gawat ini... Kalau sampai terjadi habislah gedung ini.'' teriak March frustasi.


''Andi... Kenapa kamu tidak membangunkan jiwa king kobramu itu?'' tanya March.


''Waduh...'' jawab


Andi bersikap tenang.


Lee mengambil laptopnya dengan mode singa betina masih on. Tak selang berapa lama, tangan mungilnya menari-nari di atas keyboard. Lee membuat virus yang mematikan dalam waktu beberapa detik. Lee mengirimkan virus itu ke email Greg. Tanpa sengaja Greg membuka email dari Lee dan seketika laptopnya meledak dan langsung melemparkan ke samping.


''Huahaha... Laptopku...'' Teriak Greg frustasi sambil melihat laptopnya terbakar.


''Kenapa Greg?'' tanya Jake.


''Barusan Lee mengirim email aku buka langsung terbakar laptopku.'' jelas Greg.


Kemudian Andi menatap tajam ke Lee dengan aura dingin.


''UpZzzz... Papa...'' senyum Lee merekah.

__ADS_1


''Apa kamu membuat virus yang mematikan?'' tanya Andi.


''Iya pa...'' jawab Lee langsung menekuk wajahnya karena takut jiwa king kobra dari Andi bangkit.


''Kak... lebih baik virusnya di simpan dulu. Lusa kan peluncuran produk. 5 menit sebelum produk di luncurkan. Mari kita kirim sebagai hadiah ucapan selamat dari 6 pilar utama.'' sela Feli memberikan usul ke Lee.


''Bener juga kamu Fel.'' sahut Andi menyunggingkan senyumnya yang manis.


Akhirnya mereka menyempurnakan virus yang di buat oleh Lee.


Sekelumit kisah Erra mendapat julukan jiwa Iblis yang kejam.


Peristiwa 17 tahun yang lalu.


Malam itu, dikota New Jersey. Erra yang sedang berjalan menuju ke pusat perbelanjaan menemukan para preman yang sedang mabuk. Preman itu terdiri dari 5 orang yang berbadan besar. Erra dengan santainya berjalan melewati preman itu di hadang oleh salah satu preman tersebut. Erra yang pembawaannya pendiam dan dingin tidak menghiraukan preman tersebut.


Tiba-tiba saja sang preman sedang mabuk mendekati Erra dan melihat wajah Erra yang tampan. Preman yang satunya lagi mendekati Erra untuk memalak uang yang Erra punya. Preman tadi yang melihat wajah Erra langsung menyentuh tubuh Erra. Erra lantas mendorong preman itu.


Di situlah terjadi perkelahian yang sengit. Erra yang belum jago bela diri sangat terdesak oleh keadaan yang sepi. Sang kepala preman itu memegang botol bekas Vodka untuk di lempar ke kepala Erra hingga mengenai kepala belakang Erra. Darah segar mengalir dari kepala. Seketika mata Erra sayu lalu menunduk sambil berlutut. Tanpa sengaja, Erra memegang kepala bagian belakang dan melihat banyak darah. Amarah Erra memuncak sampai ke ubun-ubun. Mata sayu Erra berubah menjadi tatapan tajam dengan aura membunuh.


Kemudian Erra bangkit dan mengambil bekas botol yang di lepas tadi. Erra berubah menjadi iblis yang menyeramkan. Erra langsung menghajar kelima preman itu hingga meninggal dunia. Setelah selesai menghabisi orang, Erra menghubungi Jake untuk segera kesini.


Tak selang berapa lama, Jake datang dan melihat kelima preman itu tergeletak menjadi mayat. Jake menghubungi Anggota Black Dragon untuk membereskan kekacauan ini.


1 jam berlalu, Erra masih berada di jiwa iblisnya. Imam yang habis mengobati kepala Erra hanya menggelengkan kepalanya karena tidak tau apa yang sedang terjadi dan sulit untuk mengartikan Erra.


Jake yang diam-diam menghubungi Bayu memohon kesini dan untuk memeriksa keadaan Erra. Malampun tiba, Bayu datang bersama Saga. Saga akhirnya mengecek keadaan Erra.


''Bagaimana keadaan Erra?'' tanya Bayu sambil duduk gelisah.


''Tenang saja... Erra sudah baik. Lukanya sudah di rawat Imam dengan baik. Kondisi tubuhnya juga baik. Tapi... Gue harus ngomong sama lu apa adanya.'' jawab Saga serius.


''Apa itu? Ngomong aja.'' ucap Bayu menyugarkan rambut gondrongnya.


''Erra mempunyai sosok yang lain di dalam jiwanya. Jika Erra ada yang menyakiti dirinya dan orang tersayangnya. Erra berubah menjadi lebih sadis. Erra mempunyai jiwa iblis.'' jawab Saga menghela nafasnya dengan pelan.


''Apakah itu bahaya?'' tanya Bayu.


''Untuk saat ini sampe kedepannya masih aman. Dalam mode itu jangan ada yang berani mengganggunya. Biarkan sendiri dulu nanti bisa normal lagi.'' jawab Saga.


''Argh... Kenapa dengan putraku, Saga?'' Bayu berteriak dengan lantang lalu sedih.


''Erra adalah anak yang baik. Jika Erra terdesak jiwanya akan kembali. Siapapun tidak bisa mengendalikan. Kecuali...'' jawab Saga akhirnya menggantung perkataanya.


''Jadi kamu sudah tau kondisi kejiwaan Erra, Ha...'' seru Bayu membentak Saga.


''Aku sudah tau semenjak Erra berusia 8 tahun. Maafkan aku.'' ucap Saga menunduk sedih.


''Kenapa kamu enggak cerita? Kenapa aku baru tau sekarang?'' tanya Bayu terdiam dengan sedih.


''Bukannya aku tidak mau cerita Bayu. Awalnya aku membiarkan saja. Aku anggap semuanya normal.'' ucap Saga menjadi pucat ketika menceritakan tentang kesadisan Erra.


''Ceritain semua tentang Erra yang kamu tau.'' Titah Bayu ke Saga.


Tak selang beberapa detik Andi dan Joko datang.


''Kamu ingin tau cerita Erra sebenarnya?'' Andi masuk kedalam ruangan.


''Andi...'' Jawa Bayu mengangkat kepalanya.

__ADS_1


''Ya aku yang tau kenapa Erra mempunyai jiwa iblis. Soal jiwa iblis, Saga tidak tau apa-apa. Aku hanya menyuruh untuk menangani untuk kejiwaannya saja.'' ucap Andi akhirnya menghempaskan tubuhnya di sofa.


''Ceritakan padaku An...'' ucap Bayu semakin putus asa.


__ADS_2