
“Ya... Kakak akan menghubungi mereka semua,” jawab Sam dengan semangat.
“Apakah mereka tidak bertengkar lagi?” tanya Lee lagi.
“Entahlah. Kakak nggak tahu lagi,” jawab Sam.
“Kalau begitu aku harus bagaimana?” tanya Lee lagi.
“Kamu sangat beruntung mendapatkan kakak yang posesif dan suami yang posesif juga. Mereka tandanya sangat sayang sama kamu,” jawab Sam sambil meraih ponselnya di meja.
“Terkadang aku tidak bisa bergerak leluasa,” ucap Lee.
“Iya... Aku paham itu. Aku sama Nanda dan Imam juga melakukan hal yang sama kepadamu. Kamu tahu kenapa? Karena musuh masih mengintai kamu. Meskipun Candra sudah nggak ada masih ada Adam,” ujar Sam dengan serius.
“Kalian ini sama saja ya. Hingga membuat aku kesal,” kesal Lee yang membuat Sam tertawa.
“Janganlah kau marah begitu. Jangankan kami para papa pun juga sama. Selama ini kamu nggak sadar... Kamu pergi ke mana mereka mengawalmu ketat. Kamu tahu kan anak buah Chandra di mana-mana? Sebelum menyentuhmu mereka sudah habis duluan,” kata Sam dengan jujur.
“Lalu aku harus bagaimana?” tanya Lee.
“Ya... Nggak apa-apa. Kamu adalah gadis yang sangat beruntung,” jawab Sam.
“Apakah kakak menghadiri pemakaman Chandra?” tanya Lee.
Sam menatap wajah Lee dengan lekat. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Sebenarnya para anggota enam pilar utama ingin ke sana. Namun aura permusuhan dari Adam masih sangat kental. Sebelum mereka tahu berita tentang kematian Chandra, Sam terlebih dahulu mengucapkan bela sungkawa. Namun Adam tidak terima ucapan belasungkawa tersebut. Pria tua itu akan mengancam dan membunuh enam pilar utama.
__ADS_1
“Sepertinya kamu harus tahu sesuatu. Saat aku bersama Nanda mengetahui kematian Chandra pada malam kemarin, aku sebagai manusia mengucapkan belasungkawa dan sedalam-dalamnya. Namun Adam tidak membalasnya dengan kata-kata terima kasih. Malahan Adam ingin membunuh enam pilar utama. Aku tidak tahu harus berkata apa-apa,” jawab Sam jujur.
Jujur Lee sangat kecewa sekali dengan Adam. Dalam hati yang terdalam Lee tidak ingin melanjutkan permusuhan ini. Akan tetapi setelah mendengar penjelasan dari Sam dan adanya bukti kuat, Lee akan mengobarkan semangat perang. Cepat atau lambat dirinya akan membantai habis-habisan Black Lotus.
“Aku tidak akan membiarkan hal ini terjadi. Mau tidak mau suka tidak suka aku harus menyerbunya sendiri. Setelah terjadi perhelatan besar aku yang akan membantai Adam sendiri. Jujur selama ini aku sudah memaafkan mereka. Tapi mereka tidak sadar dan mengobarkan terus bendera peperangan. Hingga titik terakhirku aku bosan. Sangking bosannya aku muak dengan Adam. Jika aku sudah berbuat gila maka jangan hentikan aku. Biarkanlah aku menjadi singa betina yang terus mengaum hingga musuh habis,” sumpah Li hingga didengarkan alam semesta.
“Apakah kamu akan membuat rencana?” tanya Sam dengan serius sambil mengirimkan pesan ke Bayu agar melepaskan Garda dan Erra.
“Iya. Aku akan menghancurkan markas Black Lotus. Dan sebagai gantinya tujuh lahan bahan baku pembuat obat-obatan terlarang. Setelah ini aku serahkan kepada negara dan masing-masing untuk mengolahnya. Aku tidak akan membakarnya karena itu semua akan menjadi urusan mereka,” jawab Lee.
Sam melihat wajah imut Lee benar-benar kecapean. Iya tidak tahu harus berkata apa-apa. Dirinya juga sangat capek dengan keadaan konyol ini. Jujur sebagai manusia normal saya ingin menikah dan memiliki anak. Tapi keadaan yang membuat kan niatnya untuk menikah terlebih dahulu. Saya tidak mau dirinya lemah ketika ada musuh menyerangnya. Iya memegang tangan Li lalu berkata, “Jika kamu ingin benar-benar menyerangnya maka ajaklah kami! Aku sangat capek sekali dengan keadaan ini. Seharusnya aku sudah menikah tapi aku tidak menikah. Kamu tahu kenapa? Karena Adam dan Candra akan menghabisi generasi berikutnya.”
Lee tidak bisa membiarkan ini terjadi. Entah apa yang ada di dalam diri Adam itu yang membuat pemicu peperangan antara Black Lotus dan white Eragon. Tiba-tiba saja Lee memiliki sebuah ide untuk menghancurkan bisnis Adam hingga ke jurang neraka. Mata indah Lee menatap Sam dengan senyum yang manis. Ia berkata, “Bagaimana kalau kita menggabungkan perusahaan enam pilar utama menjadi satu lalu kita ambil aset Adam seluruhnya?”
“Aku ingin menghancurkan bisnis Adam dari atas hingga ke bawah. Aku mau melihat bagaimana Adam menderita seperti para korbannya,” jawab Lee.
“Kalau begitu kita bicarakan terlebih dahulu sama para papa. Jika tidak maka kita tidak bisa melakukannya. Tapi apakah cara ini efektif untuk menghancurkan Adam?” tanya Sam.
“itu sangat efektif sekali. Bukankah ada suatu pepatah, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh. Kalau kita bersatu dalam satu wadah dan saling berpegangan tangan kita akan kuat menghadapi Adam,” jawab Lee yang tiba-tiba saja ada ide muncul baru lagi.
“Kamu benar. Lalu caranya?” tanya Sam lagi.
“Aku akan membuat hancur lima pilar utama menjadi berkeping-keping. Setelah itu kalian bisa bergabung denganku bersama Kak Erra untuk menghancurkan Adam,” jawab Lee.
“Kamu membuat kami hancur?” tanya Sam.
__ADS_1
“Iya. Aku terpaksa melakukannya. Kamu tahu resiko yang terjadi jika kalian hancur?” tanya Lee balik.
“Maksudmu apa?” tanya Sam yang tidak mengerti apa maksudnya.
“Jika ada yang tahu kalau lima pilar utama hancur maka yang tersisa hanya satu,” jawab Lee.
“Ya terus?” tanya Sam.
“Berarti dunia tahu kalau kita bangkrut. Dan Adam senang mendengarnya. Kita biarkan saja Adam bersenang-senang. Setelah itu aku akan membeli seluruh saham milik Malikz dan mengendalikan seluruh sistem perusahaan tersebut. Kamu tahu kan apa yang akan terjadi? Aku akan menghancurkan dalam waktu beberapa detik. Apakah kakak paham dengan rencanaku itu?” jelas Lee.
“Baiklah aku paham. Jika itu terjadi maka lakukanlah. Lalu nasib kita bagaimana?” tanya Sam.
“Aku ingin semuanya kamuflase. Meskipun aku menghancurkan seluruh perusahaan tapi tidak sepenuhnya hancur. Kalian masih bisa mengurusnya. Kalau aku menghancurkan semuanya Bagaimana nasib karyawan Kakak semua?” jawab Lee dengan jujur.
“Ide brilian. Kita harus membicarakan ini segera. Jujur aku ingin menikah dengan seorang gadis yang telah mencuri hatiku. Lalu aku ingin hidup damai seperti di negeri dongeng. Tanpa ada permusuhan tanpa ada tonjok-tonjokan terus-menerus. Aku sudah sangat jengah melihat ada m yang sok berkuasa di dunia ini!” geram Sam.
“Kalau begitu kita akan membicarakan hari ini juga. Perlahan tapi pasti. Aku ingin melihat bagaimana Adam mati cara mengenaskan karena seluruh perusahaannya hancur berkeping-keping. Begitu juga dengan markas, maka sudah tidak ada lagi yang namanya Adam Malik,” ucap Lee dengan senyum mereka seperti iblis.
“Aish.... Kamu sangat menakutkan sekali kalau seperti itu. Untung saja Erra tidak pergi darimu,” canda Sam yang membuat Lee tertawa.
“Jujur saja hidup di dalam bayangan musuh itu tidak enak. Dikasih kesabaran tapi mereka ingin menghancurkan kita. Padahal kita tidak menyenggolnya sedikitpun. Kasarannya begini lo mau apa? Gue nggak peduli lagi apalagi nanggepin. Kita sama-sama hidup di bumi harus saling melengkapi. Terkadang mereka tidak menyadari itu. Mereka ingin bergesekan satu sama lain hingga menimbulkan banyak korban. Aku tidak suka itu apalagi mengorbankan seluruh para pengawalku. Karena mereka sudah memiliki keluarga. Aku sangat sayang pada mereka dan peduli kepada seluruh pengawal White Eragon di mana-mana,” ucap Lee dengan tulus hingga membuat hati Sam bangga.
“Sekarang aku tahu kenapa para papa menjadikanmu seorang ketua wanita di pasukan khusus?” tanya Sam. “karena kamu sangat tulus sekali kepada mereka.”
“Apakah kakak sudah menghubungi mereka?” tanya Lee sekali lagi.
__ADS_1