Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 330


__ADS_3

“Tidak sama sekali. Aku malah lebih suka melihat kamu tersenyum,” jawab Lee.


“Kenapa kamu melepaskan aku Lee?” tanya Nicky. “Kenapa kamu tidak menyiksa aku dan membunuhku secara kejam seperti mafia lainnya?”


“Tidak seharusnya kejahatan dibalas kejahatan. Aku memang orang kejam tapi tidak sekejam yang kamu pikirkan. Jika melakukannya maka aku sangat berdosa sekali sama keluarga besarmu,” jawab Lee yang membuat Nicky terharu.


“Baru kali ini aku menemukan seorang malaikat Tanpa sayap. Aku tidak tahu harus membalas apa lagi. Bolehkah aku meminta sesuatu kepadamu?” tanya Nicky.


“Apa itu?” tanya Lee.


“Selamatkanlah mereka dari Adam,” jawab Nicky yang meminta Lee untuk melindungi keluarganya.


“Apakah kamu tidak meminta yang lain?” tanya Lee lagi.


“Aku tidak meminta apa-apa lagi. Aku berharap kamu bisa melindungi mereka,” jawab Nicky.


“Kalau begitu kita harus membuat perjanjian. Perjanjian ini sangat mudah bahkan terlalu mudah buat kamu,” ucap Lee.


“Maksud kamu apa?” tanya Nicky.


“Aku ingin kamu mengorek tentang pembantaian di negeri ini,” jawab Lee serius.


“Sebenarnya... Pelaku utamanya adalah Adam,” ujar Nicky.


“Sudah aku duga. Masalah ini adalah masalah penjualan organ tubuh manusia,” tebak Lee.


“Iya.. kamu benar. Selama ini Adam sengaja menurunkan beberapa pengawal untuk mencari mangsa. Mereka sengaja mengincar orang-orang yang memiliki ekonomi kurang. Dia memang sengaja menjerat korbannya dengan iming-iming pekerjaan bagus. Tapi secara tidak sengaja mereka menjadi target utama,” jelas Nicky.


“Apakah kamu juga membantunya?” tanya Imam.


“Ya... Aku memang membantunya demi memuluskan semua rencana. Beberapa bulan sekali Adam membuka perhelatan pasar gelap dan sering berpindah-pindah tempat. Seluruh interpol yang berada di dunia tidak bisa melacaknya. Adam itu sangat licin sekali bagaikan belut,” tambah Nicky.


“Kalau begitu mari kita bikin perjanjian. Kamu kasih tahu informasi tentang perhelatan pasar gelap itu?” tanya Lee.

__ADS_1


“Aku bisa membantumu. Aku akan memberikan kamu link,” sahut Nicky.


“Mengapa kamu memberikan aku link?” tanya Lee.


“Link itu berisi tentang informasi perhelatan pasar gelap di Bangkok. Tapi, link itu tidak tersedia di mana-mana,” jawab Nicky.


“Kok aku jadi aneh ya?” tanya Garda.


“Menurut Kamu aneh. Apalagi kami,” jawab Nicky.


“Maksudku, Kenapa link itu tidak ada di mana-mana. Seharusnya link itu bisa diakses dengan mudah tanpa disembunyikan,” kata Garda yang menimpali jawaban Nicky.


“Iya... Kamu benar. Memang Adam yang sengaja membuat link itu agar tidak terlacak oleh siapapun. Bahkan Adam tidak memperbolehkan anggota mafia White Eragon terutama kamu,” tambah Mickey sambil menunjuk Lee.


“Jadi begitu tentang Adam?” tanya Lee. “Lebih baik kamu berikan saja link itu kepadaku. Aku akan mengacak-acaknya agar para mafia yang ada di muka bumi ini tidak datang aku akan memberikan tarif yang cukup mahal bahkan mereka bisa mengeluh dengan harga tiketnya itu. Entah kenapa jiwa iblisku ingin membuat kejahilan yang sangat aneh sekali.”


“Andai perhelatan besar itu batal. Berapa kerugian yang akan ditanggung oleh Adam? Coba tolong hitung itu semuanya,” perintah Garda yang membuat Erra terdiam.


“Berpuluh puluh puluh puluh puluh juta itu seperti apa?” tanya Lee yang bingung dengan ucapan Erra.


“Aku tidak tahu. Uangku aja nggak segitu,” ucap Erra yang mengaku jujur.


“Terserah kamu,” ujar Lee.


“Berarti kalau kita bisa membatalkan perhatian besar itu bisa dijadikan Adam rugi banyak ya?” tanya Lee.


“Yang kamu katakan benar. Jika itu terjadi maka Adam bisa kehilangan asetnya sebanyak seperempat,” ucap Thiagio.


“Wah bagus itu. Kita tanpa harus berperang untuk menghancurkan acara itu. Kita bisa mengerjakan malam ini dan melacak keberadaan link itu,” sahut Garda.


“Tanpa menghancurkan perhelatan dengan cara kekerasan. Sepertinya cara ini kurang mengasyikkan. Kalau kita melakukannya dengan cara kekerasan bisa jadi banyak korban berjatuhan di mana-mana,” kata imam yang mulai menganalisis keadaan.


“Lalu, bagaimana menurut kalian?” tanya Erra.

__ADS_1


“Memakai kekerasan bahkan ada korban di mana-mana. Kalau begitu kita bisa melakukan seperti cara yang kemarin. Setelah mengacak-ngacak link itu, kita bisa mengirimkan beberapa virus ke link tersebut,” jawab Lee.


“Kenapa kalian tidak memakai kekerasan?” tanya Thiagio.


“Maaf... Kami tidak akan melakukannya karena waktu di atas sangat sedikit sekali. Beberapa minggu ke depan sedang memasuki tahun baru. Jadi kita tidak perlu susah-susah untuk mengeluarkan tenaga demi menghancurkan pasar gelap sialan itu,” jawab Lee dengan bijak.


“Yang dikatakan Lee bener. menghancurkan perhelatan besar itu dengan memakai kekerasan membutuhkan waktu dua hari dua malam. Seandainya kita melakukan itu, energi kita akan habis sia-sia. Sangking sia-sianya kita tidak bisa mengurus perusahaan. Belum lagi kita membuat laporan akhir tahun. Aku nggak akan berbuat bodoh demi hal ini,” jelas Erra.


Memang benar Lee saat mengambil keputusan ini. Ia tidak mau berbuat konyol hanya demi menghancurkan perhelatan besar. Akhirnya Lee memutuskan untuk menghancurkan melalui jarak jauh. Sementara perusahaan pusat dan cabang belum lagi terurus. Lee semakin bingung dan tidak bisa berbuat apa-apa.


“Jika kalian menghancurkan dengan cara seperti itu, bagaimana dengan Adam?” tanya Thiagio.


“Tenang saja kalau soal Adam. Aku sudah memiliki rencana lainnya. Aku ingin mengajak Adam berperang. Bisa saja aku menghancurkan melalui perusahaan utamanya,” jawab Lee.


“Jujur aku ingin menyelamatkan seluruh manusia yang sudah ditipunya agar tidak terjerat dalam lingkaran Adam. Mereka sangat terbelenggu sekali karena Adam. Motifnya juga sama saja yang dipakai Chandra dan mengambil seluruh aset ketika sang korban lengah,” tambah Lee.


“Dan kalian berdua harus menjadi tawananku hingga aku menghabisi Adam secara langsung. Jika kalian tidak menurut bisa dipastikan ada membunuh kalian. Aku serius tidak ada bercanda sama sekali,” jelas Garda.


“Itu terserah kamu. Aku sudah menyerahkan jiwa ragaku kepada kalian. Sekarang Aku hanya bisa pasrah dan banyak-banyak berdoa. Cepat atau lambat Adam akan mencariku lalu membunuhku secara brutal,” ungkap Thiagio.


“Jadi kamu tahu banyak soal pembantaian keluarga itu?” tanya Nanda.


“Ya... Aku yang menjadi saksi hidup mereka dibantai secara brutal,” jawab Thiagio.


“Sangat mengerikan sekali. Ternyata diam-diam Adam turun tangan untuk menghabisi mereka,” celetuk Sam yang menyimak obrolan mereka.


“Aku sebagai penjahat tidak pernah membunuh secara brutal seperti itu. Apalagi yang dibunuhnya adalah seorang anak kecil yang sedang terlelap tidur. Diam-diam hatiku menangis melihat Adam membantai mereka. Sebelum pembantaian itu aku selalu menyelidiki latar belakang mereka. Rata-rata yang dibunuh adalah mereka orang baik. Mereka adalah pegawai di perusahaan Adam. Aku melihat mereka dengan penuh kesedihan. Bahkan mereka adalah seorang kontribusi untuk menyediakan barang-barang konsumsi bagi masyarakat,” jelas Thiagio.


“Rasanya aku ingin cepat-cepat mengakhiri semuanya,” ucap Lee.


“Jika kamu ingin menghancurkan, ajaklah aku! Aku berjanji akan membocorkan semua rahasia Adam,” ucap Thiagio.


“Apakah itu benar?” tanya Lee dengan mata berbinar.

__ADS_1


__ADS_2