Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 275


__ADS_3

"Sebaiknya kita habisi saja. Kita enggak bisa mendiamkan masalah ini lama-lama. Cepat atau lambat kita akan memiliki generasi baru. Yang dimana mereka adalah calon pemimpin selanjutnya. Tujuan utama mendirikan perusahaan ini untuk mengurangi pengangguran,'' jawab Garda.


"Yang dikatakan Garda benar. Kita harus bergerak cepat,'' ujar March.


"Tidak perlu kita buru-buru. Santai saja seperti air mengalir. Kita enggak usah melawan,'' ucap Garda.


"Maksud kamu apa?'' tanya Erra.


"Kamu tahu kita akan memakai balas dendam memakai bayangan,'' jawab Garda. "Kita lihat saja sepak terjang mereka seperti apa. Buat mereka rileks dan seakan-akan tidak ada masalah.''


"Kita seperti orang tertindas dan payah. Terus kita diejek mereka karena lemah,'' ucap Lee yang menganalisis keadaan.


"Betul,'' jawab Garda.


"Berarti hidupku seperti sinetron ikan terbang ya?" tanya Lee.


Mereka menghela nafasnya secara kasar. Bagaimana bisa Lee menyebut hidupnya sebagai wanita tersakiti? Mereka menggelengkan kepalanya secara serempak.


"Memangnya aku buat kamu menderita?" tanya Erra.


"Tidak. Aku benci jika sang musuh belum mati,'' jawab Lee dengan lirih.


"Lalu kenapa hidupmu seperti sinetron ikan terbang?" tanya Erra.


"Memang benar apa yang dikatakan oleh Lee. Kita tidak bisa hidup nyaman dan selalu dikejar-kejar musuh. Jujur aku ingin ,m,dijalani hidup normal tanpa ada yang mengganggu,'' ucap Garda yang membenarkan ucapan Lee.


"Kalau begitu?" tanya Erra.


"Kita akan menjadi silent man. Walau mereka menindas dan koar-koar kita akan menyusun rencana yang matang lalu eksekusi,'' jawab Garda.


"Ah... sepertinya cocok kamu menjadi seorang ketua mafia,'' ucap Erra.


"Kamu saja. Aku tidak mau. Setelah semuanya sudah selesai aku ingin hidup tenang sembari mencari pasangan hidup. Aku ingin hidup normal,'' sahut Garda yang menolak menjadi ketua mafia.


"Aku lagi?" tanya Erra yang keberatan dengan jabatan yang akan disandangnya itu.


"Sepertinya kamu keberatan?" tanya Bayu yang mengerti perasaan anaknya.


"Aku ingin hidup di desa bersama Lee. Menghabiskan hidupku bersama Lee. Aku ingin hidup tenang tanpa harus perang, perang dan perang lagi. Aku ingin menemani Lee hamil dan melahirkan. Aku hanya ingin itu saja. Papa izinkanlah aku mundur dari Asco dan White Eragon,'' ucap Erra jujur.


Mereka tercengang apa yang dikatakan oleh Erra. Mereka baru sadar kalau hidupnya sangat menderita. Menderita dalam artian dikejar para musuh.


"Kamu benar. Kita harus mengakhiri semuanya,'' jawab Bayu.

__ADS_1


"Bukannya kita memiliki tugas untuk memburu Candra?" tanya Lee.


"Hmmp... bisa. Seratus juta dolarlah?" tanya Garda.


"Ah... enggak asyik ya... kalau diburu. Aku hampir lupa kalau Candra memiliki penyakit jantung,'' ucap Lee.


Mendengar Candra memiliki penyakit jantung seluruh penghuni di ruangan itu terkejut. Jujur saja mereka baru mengetahui kalau Candra memiliki penyakit jantung. Kemudian mereka berpikir secara logika, jika Lee mengambil uang seratus juta dolar dan membagikannya ke panti asuhan atau ke tempat yang dilanda kekeringan bisa dipastikan Candra akan kena penyakit jantung.


"Kalau lewat?'' tanya Lee.


"Kamu kan enggak membunuh secara langsung. Kamu membunuh melalui perantara jadi enggak ada masalah,'' ucap Bayu tersenyum lucu.


"Ah... rasanya itu bukan ide yang buruk,'' ucap March.


"Lalu bagaimana dengan Adam? Adam akan semakin beringas,'' tanya Lee yang memprediksi Adam akan menjadi bringas.


"Hmmp... tidak terlalu buruk. Aku tahu dia pasti menyerang dan menyewa kelompok-kelompok mafia yang terkenal. Jika itu terjadi maka kita akan menyebarkan banyak bukti. Yang dimana bukti itu akan menyerang dirinya. Dan kamu tahu apa yang terjadi?" tanya Garda.


"Seluruh kelompok mafia tidak mau melakukannya karena mereka diperalat,'' jawab Lee.


"Nah itu benar. Langkah keduanya mencari bukti-bukti,'' ucap Garda.


"Ok,'' jawab Lee yang mengacungkan jempolnya.


"Apakah kita akan kembali lagi ke New York?" tanya Lee.


"Ya... kita harus merayu Christian dan Gilmore akan ikut bersama kita,'' jawab Andi. "Aku ingin mengajak mereka membesarkan perusahaan Sebastian.''


"Ayo kita lakukan!" ajak Bayu.


"Ayo pa,'' balas Lee.


Mereka segera mengambil laptopnya untuk membuat seratus jenis virus. Mereka akan mengumpulkan untuk menyerang sistem kekebalan jaringan yang dipergunakan dalam pasar gelap.


Jakarta Indonesia.


Yoona baru saja terbangun dari tidurnya segera meraih ponselnya. Lalu Yoona membuka sebuah pesan dari Adam.


"Uh... pagi-pagi begini sudah disuruh balik lagi,'' kesal Yoona.


Yoona bangun langsung membersihkan tubuhnya. Sedangkan Elizabeth masih bermalas-malasan di atas ranjang. Tiba-tiba saja Elizabeth teringat akan Erra. Elizabeth tersenyum manis dan mengucapkan sumpah, "Jika aku tidak bisa membubarkan pernikahan kamu dengan Lee. maka aku pastikan diriku menjadi bayang-bayangmu. Kamu akan selalu merindukan aku,'' ucap Elizabeth dengan tersenyum manis.


Memangnya Erra akan terbayang dengan wajah Elizabeth? Sepertinya itu tidak mungkin dech. Erra sudah menetapkan hatinya untuk Lee. Lalu bagaimana Elizabeth akan mendapatkannya? Elizabeth akan memakai seribu cara untuk mendapatkan Erra.

__ADS_1


Elizabeth memutuskan untuk bangun dan merasakan perutnya kelaparan. Dirinya memutuskan untuk membersihkan tubuhnya. Setelah selesai Elizabeth turun ke bawah lalu melihat Yoona yang sedang menikmati kopi.


"Pagi Yoona,'' sapa Elizabeth.


"Pagi juga,'' sapa Yoona balik. "Bereskan pakaian kamu! Sebentar lagi kita akan ke Bangkok! Kita memiliki tugas yaitu mempersiapkan pasar gelap yang diadakan Jum'at Minggu ini. Kita harus menyiapkan secara baik. Aku enggak mau singa betina tahu soal rencana Adam kali ini!"


"Kapan berangkat?" tanya Elizabeth.


"Sore ini,'' jawab Yoona.


"Secepat itukah?" tanya Elizabeth.


"Iya. Kita tidak memiliki banyak waktu,'' jawab Yoona.


"Kapan aku ke Bali?" tanya Elizabeth.


"Tidak sekarang!" decih Yoona.


Elizabeth segera menjauh dari Yoona dengan nada kesalnya. Ingin rasanya Elizabeth merasakan liburan ke Bali. Namun banyak pekerjaan yang harus dikerjakan.


"Mau kemana kamu?" tanya Yoona.


"Mau cari sarapan,'' jawab Elizabeth dengan malas.


"Pergilah!" teriak Yoona. "Pulanglah jam dua belas siang!"


"Tenang saja aku pasti balik,'' balas Elizabeth.


Setelah itu Elizabeth keluar dari apartemen. Rencana pagi ini Elizabeth akan mencari sarapan dan belanja beberapa pakaian.


Di tempat lain Caroline menatap Rani dengan menghembuskan nafasnya secara kasar. Entah kenapa akhir-akhir ini Caroline di PHP-in sama Garda dan juga Lee. Dengan malasnya Caroline menutup mata. Ketika menutup mata Rani segera mendekat sambil tersenyum lucu, "Kamu pasti kesal karena ulah Lee an Brucce.''


"Ya... mereka sangat menyebalkan. Mereka sudah memiliki dunia masing-masing. Padahal dulu ketika aku sibuk mereka merengek minta ditemani,'' kesal Caroline.


Kemudian Rani tertawa terbahak-bahak mendengar curhatan Caroline yang lucu. Memang benar dengan apa yang diucapkan oleh Caroline. Rani juga merasakan kalau dirinya merasa kesepian. Erra kecil sangat manis kepada dirinya sekarang berubah. Erra malah sangat manja kepada istrinya.


"Jangankan dirimu. Aku pun juga,'' ucap Rani dengan lirih.


"Benar apa yang dikatakan mama semasa hidup. Ketika diriku masih kecil aku selalu manja kepada Mama. Setelah dewasa aku manja kepada Kak Bayu,'' ucap Rani.


"Syukurlah. Kamu sekarang mendapatkan seorang suami yang baik. Aku tidak bisa membayangkan ketika dirimu sebagai ketua mafia menikahi seorang pria,'' ujar Caroline yang membuka mata.


"Kenapa dengan aku?" tanya Rani.

__ADS_1


__ADS_2