
Kemudian mereka duduk di kursi masing-masing. Lee dengan malu-malu kucingnya memandangi Erra yang tampan. Tak selang berapa lama, Lee mengirim pesan ke Erra.
Isi pesan tertulis.
Kak Erra... Kok, Kak Erra tampan sih. Baru kali ini aku terjatuh dalam pesonamu. Kak Erra... 😋😋😋😘😘😘
Setelah pesan terkirim. Erra melihat isi pesan dari Lee. Hati Erra bergetar hebat dan berdiri sambil memegangi jantungnya. Tanpa sengaja, Bayu mengusili Erra dengan memindahkan kaki panjangnya ke lantai. Setelah itu, Erra terjatuh mencium lantai.
DDDDEEEEBBBBUUUUGGGG.
Mata mereka membulat sempurna. Akhirnya Lee berdiri dan membantu Erra bangun.
''Kakak kenapa sih?'' tanya Lee sambil memegangi tangan Erra.
''E....E...E...Enggak apa-apa.'' Jawab Erra dengan wajah merah merona.
''Mau kemana kak?'' tanya Lee.
''Hmmp... aku mau istirahat. Jantungku bermasalah. Aku takut jantungku mau coplok dari tempatnya.'' jawab Erra dengan jujur.
''Kakak punya penyakit jantung?'' tanya Lee.
''Mungkin iya.'' jawab Erra.
''Sini biar aku periksa.'' ucap Lee dengan lembut.
''Papa tak tinggal dulu ya..'' pamit Lee.
''Baiklah...'' ucap Bayu.
Kemudian mereka menuju ke kamar. Erra langsung berbaring di ranjang. Lee mulai membuka kancing kemeja Erra. Satu persatu kancing terbuka. Wajah Lee merah merona karena melihat tubuh kekar Erra. Dengan susah payahnya Lee menelan ludah. Jantung Lee juga berdetak sangat kencang sekali.
''Gimana aku mau periksa jika jantungku juga mau coplok dari tempatnya. Oh... Kak Erra... Aku harus bagaimana?'' Batin Lee menjerit.
Kemudian Erra melihat wajah Lee dan tersenyum.
''Kenapa?'' tanya Erra.
''Kakak... aku menyerah. Aku juga sakit jantung. Jantungku mau coplok.'' ucap Lee lirih.
''Apa?'' teriak Erra.
''Kamu juga sakit jantung?'' tanya Erra.
Lee mengangguk pelan.
''Kita ke dokter saja.'' tutur Lee.
''Kita enggak bisa keluar dari sini. Kamu lagi di buru sama mafia dan gangster.'' ucap Erra.
''Ayo kita keluar aja kak. Pekerjaan kita masih banyak.'' ucap Lee lirih.
Kemudian mereka memutuskan keluar. Lee langsung mengambil 2 soft drink di kulkas lalu duduk di tempat semula. Begitu juga dengan Erra.
''Gimana dengan jantungnya Erra?'' tanya Andi.
''Enggak jadi aku periksa. Jantungku juga mau coplok pa.'' jawab Lee lesu.
''Itu tandanya kalian sedang jatuh cinta.'' ujar Andi.
''Aku...'' ucap Lee sambil menunduk dengan wajah merah merona.
''Tadi ada yang menyebut anggota mafia Sudden Death ya?'' tanya Erra.
''Iya... aku belum tau dari mana Sudden Death itu?'' tanya Andi balik.
''Kalian harus tau Sudden Death. Mafia dari Jepang di bawah naungan Yakusha pusat. Yang punya adalah Abraham Samad. Abraham Samad adalah musuh bebuyutan Black Dragon. Abraham Samad dari dulu mengincar kematian Erra.'' jawab March.
''Ok... Yang namanya Abraham kan. Abraham yang mempunyai kepribadian ganda. Terkadang baik dan jahat. Baiklah.... Dia belum tau siapa bininya Erra.'' tawa Lee.
__ADS_1
''Kalau singa betina sudah tertawa begini sudah masuk kedalam perangkap tikusnya.'' jawab Jake.
''Tapi jangan salah loh... Si Abraham itu licik.'' ujar Feli.
''Cih, licikan mana Erra atau Abraham?'' ucap Bayu.
''Ya licikan Papa Andi.'' Lee tersenyum puas.
''Kok papa sih yang di bawa-bawa. Seharusnya kamu Jawab papa Bayu.'' ucap Andi.
''Paman March juga licik'' seru Feli.
BRAAAAAKKKKKK.
Nanda datang dengan menggebrak meja karena sedang kesal.
''Ada apa? Kenapa datang-datang kalian marah-marah?'' tanya Andi berdiri lalu mendekati Sam dan Nanda.
''Seva mengajak Red Devils, Black Lotus, Sudden death, Black Roses, The Costra Dark Light...'' jawab Nanda menggantungkan bicaranya.
''Nanda.... Bicaralah dengan tegas!! seru Bayu yang masih memikirkan perkataan Nanda.
''Mereka membawa ketua Red Swan Lake.'' Jawab Nanda melanjutkan perkataannya.
Tak lama kemudian Bayu merasakan kepalanya berdenyut hebat. Bayu tidak habis pikir, bahwa kakak kembarnya Bayu ikutan mengawal misi peluncuran Abandon Think.
''Jake... Lacak segera di mana keberadaan Fendy.'' titah Bayu.
''Baik paman.'' ucap Jake langsung melacak keberadaan Fendy.
''Lee... Erra... Bersiaplah... Setelah tau keberadaan Fendy kalian pergilah kesana. Aku tau ini hanya akal-akalan Seva. Fendy tidak mungkin menyerang White Eragon.'' Titah Bayu.
''Baik.''
Erra dan Lee menjawab serempak.
''Bisa jadi... Kalau Seva membayarnya sangat mahal sekali.'' jawab Andi.
Sementara itu Jake yang sedang melacak keberadaan Fendy mendapatkan SOS dari Red Swan Lake.
''SOS...'' gumam Jake membuka email itu dan melihat keberadaan anak buah Red Swan Lake melalui satelit.
''Ada apa Jake?'' tanya March yang hampir tertidur langsung menegakkan tubuhnya.
''Kecolongan kita. Paman Fendy di culik oleh Red Devils.'' jawab Jake semakin gusar.
''Baiklah kita akan terima undangan Red Devils. Kita selesaikan dulu ini...'' ucap Andi tersenyum menyeringai sadis.
Sementara itu di markas Red Devils. Marvin sudah menyekap Fendi. Fendi yang notabenenya wajah yang tampan tapi konyol tidak takut sama Marvin.
''Vin, lu enggak salah nyulik gue ya?'' tanya Fendi hanya tersenyum tipis.
''Gak salah... Memang gue mau mancing saudara kembar lu itu.'' Jawab Marvin.
''Ha... lu mau mancing si Bayu. Gue tanya sama lu... Lu mau apain saudara kembar gue?'' tanya Fendi akhirnya tertawa terbahak-bahak.
Marvin yang di kenal ketua mafia sadis setelah 6 pilar dunia si buat bingung.
''Eh... Gue bingung sama lu tau.. Gue nyulik lu, lu koq malah bahagia. Harusnya lu takut.'' jawab Marvin menggelengkan kepalanya.
''Iyalah... lu jadi orang go*lok sekali. Memang dari dulu gue emang suka dengan orang yang nyulik gue. Apalagi yang nyulik lu. Ah... Rasanya aku pengen ketawa terus. Dan satu lagi gue enggak akan menangis.'' tawa Fendi menggelegar di seluruh ruangan itu.
Seluruh pengawal dari Red Devils hanya tepok jidat. Mereka mengira Fendi yang mempunyai wajah garang, berambut panjang dan berbadan kekar ternyata konyol.
''Siapa yang berani menculik orang ini?'' tanya Marvin dengan dingin.
Seluruh pengawal yang berada di ruangan itu akhirnya menjawab serentak.
''Kami tuan Marvin.''
__ADS_1
''Vin... Jangan tegang lu... Ah... Gue semakin tertarik untuk liburan disini. Tapi sayang tempat lu enggak serem. Sereman markasnya keponakan gue. Ya udah deh Vin, gue makasih banget sudah ngijinin masuk ke dalam markas red Devils.'' jawab Fendi tersenyum kocak.
Seluruh pengawal juga termasuk Marvin kakinya melemas. Mereka mengira menculik kembarannya Bayu hanya untuk memancing White Eragon ternyata menyesakkan dada.
''Kalian menculik orang ini di mana?'' tanya Marvin.
''Di studio Scoring di Helsinki, Pas lagi mau masuk.'' jawab salah satu pengawal.
''Hey... tenang aja... jangan terlalu kaku jadi orang. Kalian akan menjadi tua kalau seperti itu setiap hari, setiap jam, setiap menit dan setiap detik. Kalian harus banyak tersenyum. Aku tau kalian belum menikah. Jika kalian menikah dalam wajah tua kan kasian istri kalian. Istri kalian akan kabur mencari suami lagi yang tampan dan tidak tua.'' ucap Fendi akhirnya memberikan nasihat konyol kepada pengawal Red Devils.
''Contohnya tuch lihat bosmu. Bos kalian di tinggal bininya karena wajahnya terlalu tua.'' ungkap Fendi..
Marvin yang akhirnya teriak lalu melempar koran ke arah Fendi dengan cepat menghindar.
''Eh... Gue bilangin ke lu. Jangan membangunkan Macan yang sedang damai disana. Jika markas lu enggak mau rata dengan tanah. Apalagi kalau sampai bini keponakan gue yang dapat julukan singa betina itu tau. Kalau sudah hancur jangan menyesal. Dan kalian lepasin dulu ikatanku.'' Jawab Fendi tersenyum.
''Lepasin aja.'' titah Marvin yang sudah malas menanggapi Fendi.
Marvin terkena sial karena menculik kembarannya Bayu. Bayu dan Fendi adalah saudara kembar identik. Meskipun kembar sifat mereka berbeda. Bayu yang mempunyai sifat dingin, kaku dan arogan. Sedangkan Fendi mempunyai sifat ramah, baik dan konyol.
Pekerjaan mereka juga berbeda. Bayu adalah CEO ASCO corporation grup internasional. Sedangkan Fendi adalah seorang gitaris dari band cadas. Nama Fendi sudah di perhitungkan di dunia logam. Selain itu Fendi adalah CEO dari Stars grup yang berjalan di bidang seni dan pendidikan. Meskipun Fendi sudah paruh baya. Fisiknya sangat kuat. Dan Fendi jago bela diri.
Sementara itu Marvin hanya menghela nafasnya.
''Gimana tuan?'' tanya pengawal 1.
''Hmmp... gagal ginjal akut gue...'' Jawab Marvin.
''Maaf bos.'' ucap pengawal 2 sangat menyesal.
Sementara itu Fendi berkeliling markas Red Devils. Sedangkan di markas White Eragon.
''Pa... Papa tau kan sifat paman Fendi gimana? Mending enggak usah di selamatkan. Paman Fendi otaknya isinya bagaimana membuat musik yang hebat. Kalau soal itu paman tidak akan membelot ke hal aneh.'' jawab Erra yang mengerti sifat Fendi satu itu.
Mereka akhirnya tepok jidat karena Fendi. Mereka melaksanakan rencana tadi.
2 hari kemudian. Di Strada grup. Seluruh karyawan pada sibuk menyiapkan program nanti malam yang akan di luncurkan di hotel milik Seva dan di siarkan langsung di seluruh dunia.
Sedangkan di negara Finlandia.
Sebuah bangunan tua yang minimalis bergaya Eropa. Seluruh anggota berjejer rapi sedang menunggu kedatangan sang pemimpin.
Tak selang berapa lama, datanglah sebuah mobil sport Aston Martin DB 11 bercat merah baru memasuki halaman tersebut. Sang pemilik keluar dengan elegan lalu melepas kacamatanya. Seluruh pengawal memberi hormat ke sang pemimpin.
Sang pemimpin berjalan dengan anggun melewati para pengawal tersebut lalu masuk ke dalam ruangan kerjanya. Suara high heelsnya bersahutan dengan kencang. Sang asisten pribadi masuk ke dalam ruangan tersebut.
''Selamat pagi nyonya.'' sapa Maura menunduk hormat.
''Pagi Maura.'' balas Sang pemimpin langsung menghempaskan tubuhnya di sofa.
''Nyonya... Gawat... Strada grup malam ini akan meluncurkan program Abandon Thinknya nanti malam di hotel milik Strada grup'' ucap Maura berbicara sangat hati-hati.
''Siapkan jet saya. 2 jam lagi saya akan ke bandara. Oh ya... siapkan anggota kita sebanyak 200 orang. Aku akan membantu White Eragon. Aku tak mau putriku dalam keadaan bahaya. Seva, Marvin, Marco, Ignatius, Eric, Yoona dan Emilia aku akan kembali untuk menghancurkan kalian.'' titah sang pemimpin.
''Baik nyonya.'' jawab menunduk hormat.
Sang pemimpin segera keluar dari ruangan itu dan langsung menuju bandara.
-------------------------------------------------------------------
Dear Readers.
Apa kabar kalian?
Tetap semangat ya menjalankan aktivitas.
Hayo... Siapakah itu???
Ada yang tau?
__ADS_1
Salam Author 😘😘😘