Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 373


__ADS_3

"Kok aku baru tahu soal prinsip itu," sahut Haruka.


"Kenapa kamu nggak bertanya pada Kak Saga?" tanya Rani.


"Kak Saga orangnya aneh. Dia jarang sekali berbicara soal White Eragon. Ketika aku bertanya Kak Saga ngomongnya "mari kita bercinta." Jujur kalau tiga kata itu sudah keluar menandakan nggak saja tidak mau membahas white Eragon," kesal Haruka yang membuat mereka tertawa terbahak-bahak.


"Aku sangka Kak Saga sangat betah sekali di laboratorium. Mencari penawar obat yang sangat aneh sekali atau tidur di sana. Ternyata masih ingat soal itu?" ledek Widya.


"Aku juga sama seperti itu. Tapi nggak apa-apa karena Kak Saga sedang mencari penawar obat-obatan untuk menyerang Chandra," ujar Naomi.


"Chandra sudah tidak ada sekarang. Hidup kita sudah lebih tenang. Yang kita hadapi adalah Adam. Semoga saja acara nanti selesai. Rasanya aku ingin membuat Adam sadar," ungkap Rani.


"Amin," ucap mereka serentak.


Diam-diam para anggota white Eragon akan berdamai dengan masa lalunya. Bayu dan Andi sudah membicarakan masalah ini kepada lainnya. Mereka berencana akan menyadarkan Adam dari kesalahannya. Sudah cukup mereka mengobarkan bendera peperangan. Hampir setiap minggu mereka selalu bertarung. Namun apakah ada mau jika mereka menyadarkannya? Kita lihat saja nanti bagaimana reaksinya?


Dua hari telah berlalu. Adam sudah tiba di Bangkok. Begitu juga dengan para para enam pilar utama. Hampir waktu yang bersamaan mereka saling menatap dan tidak bertegur sapa. Namun mereka sadar dengan pria tua itu. Adam sekarang hidup sendirian di dunia ini.


Seketika Lee memberanikan diri untuk mendekati Adam. Dengan wajah datarnya wanita bertubuh mungil itu pun menatap wajah Adam. Lalu Adam hanya bisa diam dan tidak berkata apa-apa.


Tiba-tiba saja Lee memegang tangan Adam sambil berkata, "Jangan pernah kamu lanjutkan peperangan ini. Kami sudah capek melayanimu. Kami ingin hidup damai seperti orang-orang biasa. Tujuan kami membuat organisasi mafia bukan untuk saling menyakiti. Kami hanya ingin menjaga perdamaian di dunia ini."


Entah kenapa Adam langsung memeluk Lee. Saat memeluknya Adam merasakan ada jiwa malaikat di dalam tubuh Lee. Semua orang yang berada di sana hanya bisa terdiam dan melihat dengan haru. Mereka menunggu detik-detik Bagaimana reaksi Adam selanjutnya?


Adam mulai menangis dan merasakan kehangatan dari Lee. Jujur saja Adam juga capek bertarung terus-menerus. Namun karena pengaruh Chandra, Adam selalu bertarung menghadapi mereka.


Nanda tidak sadar menatap wajah Adam yang sedang menangis. Entah kenapa hatinya terenyuh melihat pria tua itu. Bahkan Adam yang terkenal sangar itu seketika bisa mengeluarkan air matanya.

__ADS_1


Begitu juga dengan lainnya. Mereka saling menatap satu sama lain. Mereka bertanya-tanya ada apa dengan Adam? Setelah melepaskan pelukannya Lee mengambil sapu tangan di tasnya itu. Dirinya memberanikan diri menghapus air mata Adam. Pria itu tersenyum sambil berkata, "Benar apa yang dikatakan oleh orang. Kamu memiliki jiwa malaikat. Meskipun kamu sering dijuluki singa betina. Namun kenyataannya kamu sangat lembut sekali."


"Apakah kamu mau berdamai denganku? Kalau nggak mau ayo kita perang untuk terakhir kalinya!" ajak Lee dengan serius.


Mata Adam ketika membulat sempurna. Katanya tadi damai kok sekarang malah ingin perang? Ini sangat aneh sekali. Lee langsung memukul lengan Adam. Adam pun tersenyum manis dan menatap wajah teduh Lee.


"Kamu tadi ngajakin aku damai. Lalu kenapa kamu ngajakin aku perang lagi? Kamu tahu nggak seumur hidupku ini capek sekali ngeladenin kalian yang nggak ada habis-habisnya. Kalau kamu mau ngajakin damai Ayo kita damai. Aku sudah tidak mau berperang," ujar Adam yang disambut para anggota white Eragon mendekati Adam.


Mereka tertawa habis-habisan ketika melihat Adam yang sudah ceria. Lalu Adam menyambut mereka sambil memeluk satu persatu. Pertemuan kali ini membuat Adam menjadi lebih bahagia.


"Acara perhelatan besarmu batal bro.tidak ada yang namanya pasar gelap lagi," seru Bayu.


"Aku sudah nggak peduli itu. Beberapa hari terakhir jiwaku meronta. Jiwaku sudah capek ingin melaksanakan perhelatan pasar gelap itu. Jika aku teruskan bakal ada pihak yang tersakiti. Sumpah aku benar-benar capek. Aku ingin merasakan hari tuaku tanpa dendam," ujar Adam dengan jujur.


"Sekarang aku tanya, kalau kamu menjadi orang jahat di masa tuamu, Apakah kamu bisa menikmati hidupmu kelak?" tanya Andi. "Kami semua mengharapkan kamu menjadi orang baik. Aku tidak mempengaruhi kamu. Malahan kamu mendoakan agar kamu cepat sadar dari kejahatanmu itu."


"Ya kamu benar. Aku memang salah selama ini. Aku sudah mendapatkan kebenarannya. Masalah ini dibuat oleh kakekku sendiri. Selama aku hidup kakekku selalu mencuci otakku dengan cara membisiki agar bisa membalas dendam," terang Adam.


"Kamu kan kemarin menghancurkan rencanaku. Bagaimana kalau acara perhelatan pasar gelap itu aku ganti dengan acara perkumpulan anak panti asuhan di hotel milik Erra?" tanya Adam yang membuat mereka tersenyum manis.


"Apakah kamu serius soal itu?" tanya Imam.


"Ya aku serius. Aku ingin merasakan berkumpul dengan anak-anak yang kurang mampu. Jika perlu satu negara ini akan aku kumpulkan," jelas Adam.


Mereka mengangguk paham dan menyetujui permintaan Adam. Lalu mereka tersadar atas pertemuan pertama kalinya. Mereka melakukan pertumbuhan dadakan ini di bandara.


"Apakah kalian tetap di sini?" tanya Adam.

__ADS_1


"Tidak. Kami ingin ke hotelnya Erra untuk beristirahat," jawab Irwan.


"Bolehkah aku meminta sesuatu?" tanya Lee.


"Apa itu?" tanya Adam.


"Tolong, bilang sama Elizabeth jangan ganggu suamiku lagi. Karena suamiku adalah milikku sendiri. Aku tidak akan membagi suamiku dengan wanita manapun. Jika Elizabeth tetap melakukannya, aku bisa membunuhnya. Atau juga aku bisa membuat hidupnya menderita sepanjang hidup dengan cara menyebarkan banyak skandal," jawab Lee yang meminta Adam untuk menghentikan aksi Elizabeth.


Adam mengangguk paham. Dirinya juga tidak akan membuat Elizabeth secara terus-menerus mengejar Erra. Dengan begitu Adam akan menegurnya secara langsung. Begitu juga dengan Yoona. Adam juga menghentikan Yoona agar tidak membuat kegaduhan lagi.


Akhirnya mereka berpamitan untuk berpisah sementara. Ada kesan tersendiri buat Adam saat bertatapan mata bersama enam pilar utama. Adam merasakan hatinya damai. Ternyata selama ini mindset Adam itu salah besar. Adam selalu berpikiran kalau mereka memiliki dendam. Untung saja setelah kematian Chandra, teman-teman Chandra datang dan memberikan sebuah map. Di situlah mereka mencoba mengingatkan apa yang terjadi selama ini? Andai saja tidak ada mereka mungkin saja hari ini sudah perang.


Mereka sangat menyayangkan dendam yang dibuat oleh para leluhurnya terlebih dahulu. Mereka tidak habis pikir kenapa perang ini selalu terjadi? Untung saja salah satu orang tua mereka masih hidup. Jadi mereka bisa bertanya apa yang sebenarnya terjadi. Ternyata orang tuanya masih hidup itu memiliki relasi antar dua kubu ini. Dengan hati yang mantap mereka memutuskan untuk berkunjung ke rumah Adam. Mereka menceritakan apa yang sebenarnya terjadi?


Di situlah ada mulai mencerna kata-kata mereka sambil melihat fakta yang ada. Bahkan Adam tercengang melihat beberapa fakta yang membuat terkejut.


Sekarang ada yang bisa merasakan hidup damai. Damai dari masalah besar. Ditambah lagi Adam sudah bertemu dengan kubu sebelah. Kemungkinan besar Adam akan mengajaknya kerjasama dalam acara amal.


Malam pun tiba ketika mereka berkumpul di sebuah restoran. Restoran itu adalah milik Sam sendiri. Jadi Sam langsung membuat perintah. Perintah itu langsung dilaksanakan oleh para karyawannya. Kemungkinan besar Erra mengundang Adam untuk makan malam bersama.


"Sepertinya Lee akan hamil nih," celetuk Nanda yang membuat Erra tersenyum sumrinya.


"Doain ya. Biar cepat isi. Kasihan istriku ini yang ingin memberikan aku keturunan," ucap Erra yang membuat Nanda mengangguk paham.


"Kami doakan bro. Kamu jangan khawatir soal itu. Aku juga ingin melihat para generasi enam pilar utama lahir ke dunia ini," jelas Nanda.


"Kalau begitu baiklah. Jujur para papa sudah mengeluh. Baru papa ingin menggendong anak singa betina dan beruang liar," ujar Bayu yang mendengar percakapan mereka.

__ADS_1


"Semoga hari ini untuk selamanya kita bisa hidup damai seperti ini," ucap Lee dengan mata berbinar.


"Amin," sahut Adam yang baru saja datang.


__ADS_2