Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 208


__ADS_3

"Aku tidak peduli itu. Jika perlu ceraikan istrimu itu," jawab Elizabeth.


"jika aku tidak mau?" tanya Erra.


"Apakah aku yang akan menyingkirkannya?" tanya Elizabeth balik.


Lee yang mendengarnya langsung memberikan kode agar mau menurutinya. Erra pun mengangguk paham dan berkata, "Baiklah. Lakukanlah sesukamu. Aku juga sangat membencinya."


Terpaksa Erra mengikuti alur Lee. Namun dibalik itu semuanya Erra sangat takut jika Lee marah. Akan tetapi Lee akan berperang secara elegan.


"Bisakah nanti malam kamu ke tempatku?" tanya Elizabeth.


Tiba-tiba saja tubuh Erra melemas. Erra tidak mau menjawabnya. Sekilas Erra menatap wajah sang istri dengan pias. Lalu Lee mengangguk tanda setuju.


"Oke… aku kesana," balas Erra dengan terpaksa.


"Kalau begitu aku tunggu sayangku," ucap Elizabeth dengan bahagia.


Sambungan terputus.


"Panggil Unang sekarang!" titah Lee.


Erra menuruti kemauan Lee dan segera memanggil Unang. Unang adalah seorang pengawal yang akan haus ****. Lee akan menyodorkan Unang ke Elizabeth. Dengan begitu Erra masih bisa selamat dan tidak pernah tersentuh oleh Elizabeth. Setelah menghubungi Unang, Erra penuh ketakutan memandang wajah Lee.


"Apakah kamu akan menyuruhku kesana?" tanya Erra.


"Tidak. Aku tidak akan melakukannya. Kamu tahukan kalau dirimu adalah pria yang sudah beristri?" tanya Lee.

__ADS_1


"Aku tahu itu. Tapi janganlah kamu menyerahkan aku pada wanita gatal itu," jawab Erra yang memelas.


"Janganlah kamu takut. Selamanya kamu tetap jadi milikku. Karena aku sangat mencintaimu," ucap Lee dengan wajah memerah lalu bersembunyi di balik tubuh besar sang kakak..


Garda, Jake dan Greg terkejut dengan perkataan Lee. Namun mereka tersenyum mendengar perkataan Lee sambil menggelengkan kepalanya. Bagaimana dengan Erra? Tentu saja Erra sangat senang sekali mendengar kata-kata cinta yang berhasil lolos dari mulut mungil Lee. Bahkan hatinya berbunga-bunga yang bermekaran di taman.


"Aku juga mencintaimu," balas Erra.


Beberapa saat kemudian ada seseorang yang mengetuk pintu. Lee berharap yang datang adalah Unang. Seketika Garda berteriak untuk memintanya masuk, "Masuk!"


Ternyata harapan Lee salah besar. Yang datang adalah Bayu dan Andi. Kedua pria paruh baya itu menatap Erra dan Garda. Lalu mereka mencari keberadaan Lee. Karena sebelum ke sini mereka mendapatkan informasi kalau Elizabeth semakin menjadi.


"Dimana Lee?" tanya Andi.


"Ada apa pa?" tanya Lee balik lalu keluar dari tempat persembunyiannya.


"Apakah kamu tahu Elizabeth semakin menjadi?" tanya Bayu.


"Papa tahu soal itu. Tapi masalah semakin runyam. Nama Erra semakin tercemar. Apakah kamu mau jika Erra tidak mendapatkan kepercayaan lagi dari masyarakat di dunia ini? Hanya karena ulah Elizabeth nama Erra semakin memudar."


Lee serba salah apa yang dilakukannya. Disisi lain Lee ingin menghabisi Elizabeth dan Yoona. Lee tertunduk lesu sambil menatap wajah sang papa mertua, "Pa… aku memiliki rencana besar. Aku ingin menghabisi Elizabeth dengan tanganku sendiri. Karena dalang khalik semuanya adalah Candra dan Yonna."


Akhirnya Lee menceritakan rencananya itu secara mendetail. Lee berharap Bayu menyetujuinya. Namun apakah Bayu setuju dengan rencana Lee? Bayu masih mempertimbangkan rencana Lee tersebut.


Tak butuh waktu lama Bayu menyetujuinya. Bayu juga baru mengetahuinya kalau Elizabeth masih memiliki hubungan darah dengan Candra. Bayu juga tidak mau kalau masalah ini terus-terusan menyerang sang putra. 


"Ok.. papa setuju. Jujur saja papa sudah muak dengan Candra," jawab Bayu.

__ADS_1


"Besok aku akan mengadakan meeting sehari penuh dengan para pemegang saham dan dewan direksi. Aku tidak akan tinggal diam dengan kasus ini!" tegas Lee.


Mereka menyunggingkan senyumnya dan bangga terhadap Lee. Mereka juga mengacungkan jempolnya sambil memuji Lee. Mereka berharap kalau Lee bisa menyelesaikan misi ini.


Beberapa menit kemudian Unang datang dan langsung mengetuk pintu. Lee berteriak dan menyuruhnya masuk. Akhirnya Unang masuk ke dalam sambil melihat para petinggi White Eragon sedang berdiri sambil menunjukkan sikap dingin.


"Selamat sore," sapa Unang sambil membungkukkan tubuhnya sambil memberi hormat.


"Selamat sore," sapa Lee balik. "Aku langsung saja ke intinya. Kamu harus menyamar sebagai Tuan Erra untuk menjalankan misi. Jika kamu berhasil menjalankan misi dariku. Aku akan memberikan uang sebesar dua milyar."


Mendengar uang dua milyar Unang sangat. senang sekali. Unang langsung mengiyakan saja di dalam hati. Namun sebelum mengeluarkan kata iya dari mulutnya, Unang langsung bertanya, Tugas apa itu nona?"


"Sore ini kamu pergi ke alamat yang aku berikan. Kamu harus bertemu dengan Inces Siti. Disana kamu akan berdandan ala Tuan Erra. Jika selesai kamu pergi ke alamat kedua. Disana ada seorang perempuan yang ingin merasakan kehangatan Tuan Erra. Jika kamu sukses memperdaya wanita itu. Kamu akan mendapatkan uang itu secara tunai. Tapi sekarang aku akan memberikan kamu uang lima puluh juta untuk membeli barang yang sama persis seperti Erra," ucap Lee. 


Mata Unang membulat sempurna. Unang semakin semangat menerima pekerjaan itu. Unang adalah pengawal yang unik. Selain menjadi pengawal, Unang termasuk seorang desain baju untuk para pengawal White Eragon. Bahkan Lee sering memintanya untuk merancang gaun pesta. Lee tidak pernah malu dengan apa yang dipakainya itu.


Erra memberikan ponselnya ke arah Lee sambil tersenyum sempurna. Erra menyuruhnya untuk melakukan transaksi. Lee menganggukan kepalanya dan langsung melakukan transaksi tersebut. Setelah itu Lee menyuruhnya pergi untuk mempersiapkan dirinya.


Rencana pertama sudah dijalankan. Lee berharap Elizabeth bisa membedakan Erra. Yang jadi pertanyaannya sekarang, apakah Elizabeth tahu kalau itu bukan Erra? Kita lihat saja nanti.


Malam pun tiba. Seluruh para petinggi White Eragon bersama Black Dragon bertemu di meja bundar di ruangan khusus. Ruangan ini sangat rahasia sekali ketika akan menjalankan misi untuk menghancurkan target. Kali ini yang jadi pembicara adalah Bayu sendiri sang ketua mafia. Sebelum acara dimulai Bayu mulai mengabsen satu persatu wajah mereka dengan serius. Hingga akhirnya Bayu mengeluarkan suaranya, "Selamat malam semua."


"Malam," sapa mereka balik.


"Pada malam ini saya selaku ketua mafia White Eragon mendapatkan sebuah informasi tentang adanya pasar gelap yang akan dilaksanakan pada Minggu depan. Tepatnya pada malam Sabtu yang akan diadakan di Bangkok. Selebihnya saya belum mengetahui dimana pasar gelap itu akan dilaksanakan. Beberapa orang yang aku turunkan sedang mencari informasi tersebut. Kita akan menunggu informasi itu beberapa hari lagi," jelas Bayu yang sengaja mengumpulkan para anggotanya.


"Apa yang kita jual disana?" tanya Erra.

__ADS_1


"Kita tidak akan menjual sesuatu barang apapun. Kita disana tugasnya membubarkan pasar gelap itu. Karena pasar gelap itu akan didominasi penjualan organ tubuh manusia. Yang menjadi ketua panitianya adalah Adam Malik. Yaitu adik Candra sendiri. Jika kita dapat melakukannya otomatis beban musuh berkurang," tambah Bayu.


"Apakah kita akan menyerahkan Adam ke pihak kepolisian?" tanya Lee.


__ADS_2