Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 346


__ADS_3

“Aku


lebih memikirkan kamu menjadi istriku. Karena kamu adalah wanita yang aku


cintai,” jawab Erra.


“Kalau


begitu... kamu adalah tipe pria yang setia pada pasangannya,” ucap Erra yamg


mengecup kening Lee.


“Rasanya


aku benar-benar jatuh cinta lagi sama kamu,” ujar Lee berkata jujur sambil


membelai rambut Erra lalu mengecup mulut sang suami.


“Aku


juga sama, memiliki kamu adalah sebuah anugerah. Aku sangat berterima kasih


pada Tuhan. Karena telah memberikan dirimu yang polos ini,” sahut Erra.


“Kakak


itu memiliki sejuta pesona. Yang di mana pesona kakak telah membius para wanita


di dunia ini. Bahkan mereka ingin melemparkan tubuhnya di ranjang secara


gratis,” ucap Lee yang membuat mata Erra melotot.


“Awal


bertemu kakak adalah bos gila. Yang di mana membuat aku menjadi ilfill sama


kakak sendiri. Ditambah lagi kakak adalah bos yang suka marah-marah,” kata Lee


yang membuat Erra tertawa terbahak-bahak.


“Aku


aslinya enggak galak. Kamu tahukan para wanita yang ingin menjadi sekretarisku


adalah perempuan nakal?” tanya Erra yang membuat Lee terkejut.


“Apakah


itu benar? Kenapa kakak tidak bilang sama aku?” tanya Lee yang semakin


penasaran.


“Aku


tidak menyukai wanita nakal, penuh drama dan penuh dengan alat make up di meja


kerjanya. Aku hanya ingin melihat perempuan dari segi di mana dirinya adalah


wanita baik-baik,” jawab Erra.


“Lalu?”


tanya Lee.


“Karena


wanita baiklah yang membuat di sekelilingnya menjadi baik,” jawab Erra yang


membuat Lee paham.


“Aku


boleh tanya sesuatu enggak? Kenapa kakak tidak memberikan kesempatan buat wanita


yang kurang baik?” tanya Lee.


“Enggak


semudah itu sayang. Aku pernah pmemberikan kesempatan. Tapi mereka tidak pernah


memberikan hal yang terbaik,” jawab Erra. “Hidup mereka penuh drama.”


“Kenapa


aku tidak bermaindrama saat itu?” tanya Lee yang kesal.


“Ngapain


juga kamu main drama? Aku suka kamu apa adanya,” jawab Erra secara blak-blakan.


“Aku kan


kesal sama kakak. Bisa-bisanya aku ditindas,” ucap Lee.


“Aku kan


enggak tahu kalau kamu adalah istri masa depanku.p Jadinya aku terpaksa


melakukannya,” ujar Erra yang mengecup kening Lee.


“Kamu


enggak lapar?” tanya Lee yang memandang wajah Erra sambil tersenyum merekah.


“Lapar


tahu yang,” jawab Erra yang menatap wajah sang istri.

__ADS_1


“Kalau


begitu ayo kita mandi. Lalu makan malam kemudian berkumpul bersama di kamar kak


Imam!” ajak Lee.


Lee


bergegas bangun dan menuju ke toilet. Sedangkan Erra hanya tersenyum melihat


kepergian sang istri. Betapa bahagianya dirinya saat ini seperti orang sedang


kasmaran. Memang Erra sedag kasmaran. Tiap hari Pak Bos Gila seperti itu. Namun


di sisi lain hatinya sangat khawatir tentang keselamatan sang istri.


“Ayo,


kita mandi!” teriak Lee dari dalam toilet.


“Baiklah,”


balas Erra dengan suara baritonnya.


Erra


akhirnya memutuskan untuk bangun lau menuju ke toilet. Erra segera membuka


pintunya dan melihat sang istri sangat seksi sekali. Jantungnya berdetak


kencang sepertip lagu disko yang sedang disetel di klub malam. Padahalp dirinya


sendiri sendiri serimg melpihatnya setiap hari.


Jakarta


Indonesia.


Seorang


pria paruh baya melihat para gadis yang sedang mengelilinginya. Sesekali pria


itu tertawa dan menikmati keindahan tubuh para gadis itu. Beberapa saat


kemudian datang salah satu orang yang memakai baju serba hitam. Lalu pria itu


membungkuk dan mengucap salam.


“Selamat


pagi tuan, sapa pengawal itu.


“Ada


perkembangan apa?” tanya pria itu. “Apakah Brenda sudah menemukan Erra?”


tuan. Tapi,” jawab pengawal itu yang menggantung.


“Tapi


apa?” tanya pria paruh baya itu.


“Nona


Brenda gagal mendapatkannya.Sebagian para enam pilar utama ada di sana. Salah


satu dari mereka menggagalkan rencana nona Brenda. Sepertinya nona akan bekerja


keras lagi untuk mendapatkan Erra,” jawab pengawal itu.


“Bagus


sekali,” puji pria itu sambil meraih gelas yang berada di meja. “Aku berharap


kalau Brenda bisa memiliki Erra selamanya. Dengan itu aku bisa menguasai


seluruh aset milik Asco.


“Kalau


begitu saya pergi tuan,” pamit pengawal itu sambil membungkuk dan memberi


hormat.


“Pergilah!”


usir pria itu.


Ternyata


pria itu adalah Pak Dwi mantan wakil CEO. Yang dimana pekerjaanya tidak beres


sama sekali. Disisi lain Pak Dwi sangat ingin menguasai Asco sedari lama. Namun


Pak Dwi itu tidak sadar kalau dirinya sedang diincar oleh singa betina. Cepat


atau lambat Pak Dwi akan merasakan amarah singa betina.


New York


City USA.


Brenda


yang mendapatkan laporan dari pengawalnya segera membereskan pakaiannya. Ia


tidak menyangka kalau pria incarannya pergi dari kota New York secara

__ADS_1


diam-diam. Bahkan pria itu tidak melaporkan kepergiannya. Menurut Brenda ini


sangat memalukan sekali bagi dirinya.


Setiap


bertemu dengan teman-teman sosialitanya Brenda bercerita tentang pria itu.


Bahkan Brenda sudah mengklaim pria itu adalah miliknya. Apakah pria itu tahu


kalau dirinya adalah milik Brenda? Jangan pernah berharap berlebihan kepada yang


tak pasti. Karena yang pasti belum tentu pasti. Itulah Brenda bisa dikatakan


dirinya sedang menginginkan bintang. Akan tetapi dirinya tidak sanggup


mengambilnya.


Sambil


membereskan pakaiannya, Brenda melontarkan sumpah. Sumpah di mana ia akan


memiliki Erra nama pria itu. Ia akan pulang ke Indonesia untuk menyusul Erra ke


sana. Akan tetapi dirinya tidak sadar kalau sedang diincar oleh Garda dan


Nanda. Setelah selesai Brenda langsung meninggalkan hotel tersebut.


Istanbul


Turki.


Selesai


membersihkan tubuhnya, kedua insan itu pergi meninggalkan kamarnya. Mereka


segera mencari keberadaan restoran. Namun Lee melihat menjual kebab jumbo. Yang


di mana kebab tersebut adalah makanan khasnya. Mau tidak mau Erra menurutinya.


Setelah membeli kebab itu mereka akhirnya duduk di taman.


“Kakak


tahu enggak? Kalau aku sering ke sini hanya membeli kebab itu bersama mama,”


ucap Lee sembari memberikan pertanyaan itu.


“Benarkah


itu?” tanya Erra.


“Ya...


itu benar,” jawab Lee sambil menggigit ujung kebab itu.


“Kenapa


kamu tidak mengajakku?” tanya Erra yang melihat kebabnya.


“Aku


enggak tahu di mana keberadaan kakak saat itu?” jawab Lee sambil merasakan


kebab kare itu sangat enak sekali. “Kenapa kakak tidak memakannya?”


“Menurutku


makanan ini sangat aneh sekali,” jawab Erra.


“Cobalah


makan,” suruh Lee.


“Aku


tidak suka,” ucap Erra yang tidak menyukai aroma kare.


Seketika


Lee teringat kalau sang suami tidak menyukai masakan kare. Lee terdiam dan


melihat kebab yang dibelinya sangat besar sekali. Lalu matanya memandang kebab


milik Erra yang masih utuh. Dirinya bingung mau menghabiskannya.


“Apakah


di sekitar sini kakak mengajak pengawal?” tanya Lee sambil memandang wajah


Erra.


“Bawa.


Tiga orang sepertinya. Mereka adalah pengawal bayanganku,” jawab Erra.


“Kalau


begitu berikan saja pada mereka. Kita beli dua lagi. Biar sama-sama adil kita


membaginya,” ucap Lee yang memberikan saran ke Erra.


“Kalau


begitu baiklah,” balas Erra sambil meraih ponselnya dan menghubungi salah satu


dari  mereka.

__ADS_1


__ADS_2