Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 149


__ADS_3

"Kalian tahu kalau aku ditinggal oleh Jake pada pagi ini. Sehingga aku menyamar sebagai sopir kalian agar sampai kota," jawab Greg kesal.


"Sepertinya kakak kesal. Ada apa memangnya?" tanya Lee yang mengerutkan keningnya.


"Kesal sama Jake. Pagi-pagi dia merebut kunci mobilku. Katanya ada meeting tetapi setelah aku lacak keberadaan ternyata Jake bersama Feli di dalam mobil berpacaran," jawab Greg.


"Apakah itu benar?" tanya Lee yang membulatkan matanya.


"Ya itu benar. Kamu tahu kalau Jake sedang kesemsem sama Feli?" tanya Greg.


"Mana aku tahu Kak Jake suka sama Feli. Tapi ini adalah berita bagus buatku," jawab Lee yang tersenyum kegirangan.


"Ya... Kamu benar. Aku juga bersyukur kalau kak Jake sudah memiliki pasangan kekasih," ucap Lee dengan mata berbinar.


"Lalu bagaimana dengan aku?" tanya Greg.


Erra menganggukkan kepalanya sambil tersenyum. Erra memandang wajah Lee sambil memberikan kode. Lee yang paham akan kode itu segera menganggukkan kepalanya, "Baiklah.... Nanti aku bantu kakak untuk mencarikan seorang pasangan."


"Apakah kamu serius ingin mencarikan aku pasangan?" tanya Greg dengan bahagia.

__ADS_1


"Ya... Nanti aku akan mencarikannya," jawab Lee.


"Syukurlah... Sebentar lagi aku tidak jomblo lagi," ucap Greg.


"Memangnya berapa lama kamu jomblo?" tanya Erra.


"Dari aku masih berada di dalam kandungan ibuku," jawab Greg dengan jujur. "Lalu bagaimana kalian tahu kalau aku memang jomblo?"


"Aku hanya berbicara asal," jawab Lee yang tersenyum merekah.


Gubrak.


"Apakah kamu puas dengan pekerjaan Erra?" tanya Bayu ke Andi.


"Ya... Aku sangat puas. Aku yakin Erra bisa membawa Asco menjadi besar. Oh... Ya... Satu lagi formasi ini sudah benar. Biarkan putriku menjadi asisten pribadi Erra," jawab Andi.


"Aku sangka Garda yang akan menjadi asisten Erra," ucap Bayu.


"Aku tidak akan menjadikan Garda sebagai asisten Erra. Sekarang Gardalah yang akan menjadi asistenku. Mau tidak mau Garda harus belajar mengenai Sebastian Corporation Groups International. Setelah pensiun cepat atau lambat Garda akan menduduki kursiku," jawab Andi.

__ADS_1


"Bagaimana dengan Lee? Apakah kamu tidak membagi aset Sebastian?" tanya Bayu.


"Lee sudah mendapatkan saham Sebastian sebesar lima puluh delapan persen. Dengan begitu Lee bisa melindungi sang kakak dari pihak manapun untuk menjaganya. Selain itu juga Lee dapat mengevaluasi pekerjaan Garda bersama Erra," jawab Andi.


"Aku akan membagi aset Sebastian buat adikku. Biar bagaimanapun aku sangat menyayangi adikku," tambah Garda.


"Sepertinya itu tidak perlu. Adikmu tidak akan kekurangan apapun. Kamu tahu Erra bekerja hanya untuk membahagiakan adikmu itu. Sekarang kamu harus fokus pada pekerjaan barumu. Cepat atau lambat kamu harus menguasai semuanya," saran Bayu.


Garda menganggukan kepalanya tanda setuju. Namun Garda tetap bersikukuh menyimpan sebagian aset tersebut untuk diberikan oleh Lee. Tepat jam makan siang Lee dan Erra berhenti di sebuah restoran. Ketika masuk ke dalam Lee tidak sengaja melihat beberapa anggota pemegang saham dari pihak luar berdiskusi. Lee mengajak Erra duduk di sudut ruangan sambil tersenyum devil. Sedangkan Erra terdiam dan tidak bisa menebak apa yang akan dilakukan oleh sang istri.


"Kamu kenapa kok tersenyum begitu?" tanya Erra.


"Sepertinya aku mencium bau yang tidak sedap," jawab Lee yang tersenyum merekah.


"Bolehkah aku tahu itu?" tanya Erra.


"Aku tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi di meja bundar nanti," jawab Lee yang sengaja membuat teka-teki buat Erra.


Erra hanya menghembuskan nafasnya secara kasar lalu berkata, "Kamu itu selalu membuat misteri yang sengaja otakku berputar-putar."

__ADS_1


"Ketika aku melepaskan baju, kenapa otak kakak tidak berputar-putar?" tanya Lee yang penasaran dengan otak Erra.


__ADS_2