
"Apakah kamu tidak mengenalku?" tanya Adam.
Pelayan itu pun menoleh dan membuang wajahnya. Iya bingung dengan pertanyaan adam. Jujur saja pelayan itu langsung pergi dari hadapannya. Seketika Fendi dan Yoona terkejut atas tindakan Adam. Lalu Fendi bertanya, "Memangnya kamu kenal pelayanku itu?"
"Dia adalah putri dari Chandra. sebelum kematian Chandra. Chandra pernah bilang kalau aku memiliki seorang putri yang sangat cantik. Tapi dirinya tidak pernah bertemu sama sekali. Makanya aku memandangi wajahnya mirip sekali dengan Chandra. Aku harap bisa mengangkat gadis itu sebagai anakku. Di sisi lain dia adalah keponakanku. Memiliki darah Malik di tubuhnya," jawab Adam dengan jujur.
"Yang dikatakan Adam itu benar Fendi. Candra juga bercerita yang sama tentang gadis itu. Ia sangat menyesal telah meninggalkan istrinya ketika mengandung putrinya itu. Istrinya adalah wanita yang sangat baik sekali. tapi Candra tidak pernah mengakuinya. Malahan Candra menceraikannya begitu saja," jelas Yoona yang membuat Fendi terkejut.
"Jadi selama ini Chandra memiliki istri? dan istrinya itu memiliki seorang putri yang bekerja di sini? Jujur saja pelayanku itu orang yang sangat tertutup. Tapi anak itu sangat periang dan memberikan energi kepada setiap orang yang ditemuinya," jelas Fendi yang memberitahukan sifat asli pelayannya itu.
__ADS_1
"Iya itu benar. kabar terakhir yang aku dengar... Ibu dari wanita itu masih hidup dan tinggal di Indonesia. Semoga saja aku bisa menemukannya dan meminta maaf atas kesalahan Chandra," ucap Yoona yang tidak marah sama sekali.
"Lalu rencana kalian apa? Apakah kalian ingin mengajak anak itu kembali ke kediamanmu? Ataukah kamu ingin menjamin hidupnya?'' tanya Fendi yang secara blak-blakan.
"Jika kamu mengijinkannya. Aku akan membawanya untuk tinggal bersama kami di Turki. Chandra sudah memberikan satu rumah dan satu apartemen mewah untuk ditinggalin oleh gadis itu," jawab Adam.
"Terima kasih kamu tidak menghubungi Chandra. Karena Chandra tidak akan mau menerimanya. Aku nggak tahu kenapa Candra tidak menyukai dunia anak-anak?" tanya Adam yang tidak paham dengan sifat Candra sesungguhnya.
"Kamu itu sangat aneh sekali. Bagaimana kamu bersyukur ketika Chandra tidak menghubungi putrinya itu? Seharusnya kamu yang menyadarkannya. ada usaha dikit kek mencarinya. Ujung-ujungnya kamu malah tersenyum tipis seperti itu," kesal Fendi.
__ADS_1
"Kamu itu sangat aneh sekali. Chandra tidak mau berkumpul sama anak istrinya itu. Tapi Candra memiliki Kenapa dirinya tidak berkumpul sama mereka? jawabannya simpel. Jika dirinya berkumpul kemungkinan besar Chandra bisa membunuhnya," ujar Adam.
"Aku usahakan gadis itu mau ikut denganmu. agar hidupnya terjamin. Jujur saja Aku sangat bahagia bisa menerima gadis itu. Jika dia mau, aku yang akan mengantarkannya. aku berjanji pada kalian," jelas Fendi.
"Terima kasih. Aku berhutang Budi kepadamu. Kalau begitu aku akan kembali ke New York. Karena sebentar lagi Gerry menikah dengan Elizabeth. Aku harap kamu memaafkan Candra," pinta Adam.
"Bilang sama Gerry. Aku akan mengirimkan kadonya. Aku tidak bisa datang ke pernikahannya itu. Karena aku sendiri sudah memiliki jadwal yang penuh. Mulai dari rekaman hingga menjadi produser musik. Aku harap kamu mengerti," sahut Fendi.
"Nggak apa-apa. Yang penting aku sudah menyampaikan permintaan Gerry. kalau begitu aku pamit sekarang. Aku nggak bisa lama-lama lagi di sini," pamit Adam.
__ADS_1