Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 26


__ADS_3

Sementara itu jet pribadi Andi mendarat dengan sempurna. Mereka dengan cepat masuk kedalam beserta anak buah white eragon dan Black Dragon. Setelah semuanya sudah masuk, jet langsung terbang.


Lee yang mempunyai mata sayu tidak sengaja melihat Aston dan Rendy yang pura-pura tidak berdosa.


Lee pun berbisik kepada Erra.


''Suamiku. Apakah kamu punya obat tidur?'' tanya Lee.


''Ada... buat apa?'' tanya Erra balik.


''Berikan padaku.'' lirih Lee.


Kemudian Erra Mengambil 10 botol obat tidur dan memberikannya ke Lee dari saku celananya.


Lee menerima dengan senang.


''Ok...'' Lee mengambil obat tidur itu dari tangan Erra.


''Buat apa?'' tanya Erra.


''Ada dech.'' jawab Lee dengan tersenyum manis.


Kemudian Lee mengambil obat yang membuat jiwa mereka menjadi sakit dengan dosis tinggi. Obat ini di kembangkan di lingkungan White Eragon.


''Lee... apa ini?'' Tanya Erra sambil melihat cairan warna pink.


Lee membisiki Erra.


''Obat ini adalah obat yang bisa membuat jiwa kita sakit. Obat ini di kembangkan oleh Paman Saga.'' Lee tersenyum manis.


''Apakah ada penawarnya?'' tanya Erra.


''Ada... tapi obat itu tidak di jual dengan bebas.'' jawab Lee.


Akhirnya Lee dengan gilanya mencampur obat tidur itu dengan obat yang membuat jiwa perlahan rusak.


''Kenapa kamu campur semuanya?'' tanya Erra.


''Ok bapak erra. Aku akan beraksi.'' Lee tersenyum manis.


Lee memasukkan obat itu ke dalam suntikan. Lee meminta Alicia untuk membantu dirinya dengan memegang jarum suntik. Lee dan Alicia mencari mereka dan menemukan mereka berdua sedang mengamati keadaan.


Mereka berdua langsung bergerak cepat tanpa celah sedikitpun. Lee dan Alicia langsung menyuntikan obat itu ke pembuluh nadi. Mereka pun pingsan.


Lee menyuruh anak buah Black Dragon membawa mereka ke ruangan khusus. Sesampainya di ruangan khusus, Lee melihat mereka terkapar.


Kemudian Andi dan Erra masuk dan melihat 2 orang yang tidur nyenyak.


''Apa yang sedang kalian lakukan?'' tanya Andi.


''Mereka adalah mata-mata.'' jawab Lee.

__ADS_1


Lee memanggil Jake, Imam, Nanda dan Sam.


''Kakakku yang tampan... Tolong ya di eksekusi orang yang bernama Wita, Anita dan Riri ya... Enggak pake lama ya. Kumpulin mereka semua di sini. Dan ini obatnya.'' ucap Lee memberikan 3 suntikan kepada mereka.


Dengan cepat, Nanda, Jake dan Sam mengambil obat itu di dalam tangan Lee. Tidak sampai 10 menit mereka masuk membawa korbannya. Tak selang berapa lama, March pun masuk kedalam dan melihat 5 korban sedang tertidur pulas.


''Hmmp... Kamu apain mereka? dan siapa mereka?'' tanya March.


''Mereka inilah yang memberikan informasi ke seseorang yang tidak tau siapa dia yang sekarang ini terjadi kekacauan.'' ucap Lee menjelaskan yang sedang terjadi.


''Kita harus cari dalang itu. Waktu kalian sangat sedikit sekali. Jangan sampai program itu di luncurkan di dunia. Kalau sampai terjadi? Kalian Taulah...'' jelas March.


''Baiklah... Nanda hubungi segera seluruh hacker yang kita milikki suruh kembali ke markas dalam 2 hari. Jake... buatlah virus yang mematikan untuk menghancurkan sistem yang sedang di buat dan gue kagak mau mereka memulihkan kembali kondisi mereka. Imam lu tugasnya menyisiri markas dan cari mata-mata yang menyusup masuk. Sam stock makanan yang bergizi buat mereka. Dan lu taukan apa yang harus lu lakuin?'' titah Erra.


''Bebas tugas dech...'' Lee pun menunduk.


''Dan untuk nyonya muda Drajat.'' Erra melihat Lee.


''Lee panggil semua pasukan khusus kamu. Selidiki semua tentang Strada grup. Kumpulkan semua bukti yang ada. Hubungi James dan Arthur.'' titah Andi.


''Siap laksanakan.'' Lee pun bersemangat lagi.


''Pa... Lee...'' Erra langsung memelas.


''Sentuh atau tidak sama sekali.'' titah Lee dengan tegas.


''Jangan buat Lee menjadi lemah.'' tegas Andi menatap tajam Erra.


''Apakah ini yang di namakan pasangan romantis?'' tanya March.


''Permisi kami akan melakukan ritual belah ketupat.'' Erra tersenyum devil.


''Ha... belah ketupat. Mana ada malam pertama belah ketupat. Adanya belah duren. Dasar bos lagi kumat gilanya.'' teriak Lee hanya memasang wajah memelasnya.


Kemudian Erra mengajaknya ke kamar pribadi lee. Setelah mereka masuk Erra membanting Lee di ranjang.


''Cih... Pak bos sangat kasar sekali sama saya.'' kesal Lee sambil duduk bersila.


Erra tersenyum smirk. Erra membaringkan tubuhnya di samping Lee yang duduk bersila.


''Tidurlah... Aku belum mau menyentuh kamu. Aku tau kamu capek banget.'' Erra akhirnya tidur nyenyak.


Sementara Lee menuruti keinginan Erra. Lee pun tidur.


Di markas White Eragon.


''March dan Andi kemana?'' tanya Bayu.


''Mereka menjemput Erra dan Lee.'' Jawab Joko.


''Tumben... Andi sepertinya rindu pada putrinya.'' Tawa Bayu meledak.

__ADS_1


''Tidak. Ada kekacauan di sana.'' Joko hanya bisa melihat Bayu tertawa.


''Apakah Erra gagal belah duren sama Lee?'' tanya Bayu.


''Tidak. 3 jet tempur berputar-putar mengelilingi pulau pribadi lu. Tepat jam 11 malam, 3 jet tersebut mendarat di pulau pribadinya Erra. Mereka menerjunkan 1500 orang.'' jawab Joko.


''Apa yang terjadi pada mereka? Apakah mereka bisa selamat?'' tanya Bayu khawatir.


''Mereka menuju ke sini. Kita tunggu saja.'' jawab Joko.


''Siapa mereka dan kenapa mereka menginginkan kematian putraku?'' Teriak Bayu Frustasi sambil menjambak rambutnya.


''Enggak lu aja. Mereka menginginkan 6 serangkai mati.'' jawab Joko.


''Saga kemana?'' tanya Bayu.


''Biasa.. di lab.'' jawab Joko.


''Dari dulu hobinya ngurung diri di lab.'' jawab Bayu mengambil botol air mineral hingga habis.


''Dari jamannya kakek, bokap, gw kita di incar musuh terus. Apa lu enggak capek apa?'' tanya Joko.


''Sekarang anak kita yang di incar.'' Jawab Bayu.


''Hufth... sudah cukup kali ini. Kita harus menggabungkan White Eragon dan Black Dragon menjadi satu. Kita harus membinasakan musuh supaya tidak terus menerus membuat sumbu permusuhan sampai masa depan.'' tegas


''Ok gue setuju.'' Joko menjawab dengan semangat.


''Kemana Irwan?'' tanya Bayu.


''Lagi mengembangkan program bom baru. Supaya Lee bisa memakainya.'' jawab Joko.


''Aish... dua orang ini sangat cocok sekali jadi bapak dan anak. Hobinya main bom.'' Bayu hanya menghela nafasnya.


''Sepertinya kita semua harus tes DNA.'' Joko sangat antusias memberikan ide konyolnya.


''Buat apa tes DNA?'' tanya Bayu.


''Anak-anak kita ketuker satu sama yang lain.'' jawab Joko.


''Emangnya kita semua hobinya celap celup sana sini. Emangnya lu pikir kita semua ikhlas berbagi istri?'' tanya Bayu kesal. Sangking kesalnya ingin melemparkan Joko ke Samudera Pasifik.


''Siapa tau? Buktinya aja Sam mirip sama March. Casanova akut.'' jawab Joko.


''Eh... Sam bukan cassanova akut. Sam cassanova apes. Buktinya sampe sekarang Sam enggak pernah tidur sama pacar-pacarnya. Kalo March bisa di katakan cassanova akut.'' sahut Bayu menjelaskan kebiasaan Sam.


''Ya udah dech gue mau latihan. Sudah lama enggak ngasah bakat samurai gue.'' ucap Joko berdiri.


''Lu kenapa enggak belajar jadi sniper kaya anak lo?'' tanya Bayu.


''Hmmp... Gue takut saingan sama si Nanda.'' jawab Joko terkekeh.

__ADS_1


Kemudian Bayu tertawa terbahak-bahak. Bayu tau apa kelemahan Joko. Joko tidak terlalu pandai memakai senjata api. Kalau samurai Joko jagonya. Ilmu beladiri yang di milikki Joko sangat mumpuni. Bahkan Joko sendiri yang mengajarkan seluruh anggota White Eragon bela diri. Joko memang kalem. Jarang berbicara. Meskipun begitu Joko sangat di segani oleh anggota White Eragon.


__ADS_2