Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 71


__ADS_3

''Menurut mata-mata yang gue terjunin. Emilia yang membantu kabur si Seva dengan cara menyabotase listrik lalu membakar penjara,'' jelas March.


''Bener-bener gawat. Kita harus menghubungi singa betina!'' geram Bayu. ''Kita bahas nanti malam. Kumpulkan segera para petinggi White Eragon, Black Dragon dan Red Swan Lake.''


''Apakah singa betina dan Erra masuk?'' tanya March.


''Tidak masuk,'' jawab Bayu.


''Apakah gue harus ikut menjadi mata-mata di rumahnya Erra dan melaporkan apa yang di lakukan oleh Erra?'' tanya March.


''Hmmp... menurut kalian gimana?'' tanya Bayu yang meminta pendapat.


''Sekarang gue tanya? Ngapain lu kesana? Buat apa juga memperhatikan mereka? Yang ada Naomi ngamuk tak bertepi,'' tanya Irwan.


''Maksudnya gue jelasin. Si March memang kerjaannya menjaga Naomi. Tapi Naomi meminta banyak permintaan. Yang membuat March bingung,'' jawab Joko.


''Serba salah sih gue di rumah. Apalagi Jake tiap hari di suruh pulang sama Naomi,'' ujar March dengan kesal.


''Sabar aja bro. Namanya juga bini lagi hamil. Memangnya saat Naomi lagi hamil Jake enggak lu perhatiin?'' tanya Bayu.


''Kasusnya lain itu. Lu tau kalau gue sama Naomi terpisah. Saat itu gue ikut Akmil White Eragon selama tiga bulan. Terus lu nugasin gue jadi mata-mata. Hingga akhirnya gue enggak tau kalau Naomi hamil. Pulang-pulang Jake berusia lima bulan. Dan saat itu posisinya gue sama Naomi lagi perang dingin gara-gara ada mantan datang menghancurkan rumah tangga gue. Gue tau wataknya Naomi yang keras. Akhirnya gue ngalah biar tidak hancur rumah tangga gue. Keadaan saat itu gue gantung dan tiap bulan gue ngirimin uang,'' ungkap March yang merasa bersalah.


''Enggak ada yang salah dengan lu March. Gue tau lu mempertahankan rumah tangga lu saat itu. Gue juga tau posisi lu sulit dan tidak bisa bergerak. Mantan lu sudah mati di tangan bini lu sendiri. Setelah Naomi melahirkan, mantan lu mau menculik Jake dan mau melemparkan ke jurang. Rani dan Tika juga membantu mengejar mantan lu. Tapi mereka bertiga berhasil mendapatkan Jake. Naomi langsung menembak mati mantan lu,'' jelas Bayu.


''Mantan lu yang namanya Farah kan anaknya Pak Tri yang punya tambang batubara?'' tanya Joko.


''Ya... dia yang ninggalin gue saat terpuruk. Saat itu hidup gue hancur. Naomi datang dengan waktu yang tepat untuk nyembuhin luka hati gue. Naomi juga ikut membantu membangun perusahaan Anders yang hampir di akuisisi sama Andi,'' ucap March.


''Yey... lu belum tau sebenarnya kenapa Anders di buat jatuh ke jurang neraka? Itu juga ada kerjasama dengan gue March. Gue sengaja melakukan itu semua karena Farah hanya menginginkan seluruh harta lu dan di bantu sama bapaknya saat itu. Gue dulu memang enggak pernah cerita soal itu ke lu makanya gue ceritain sekarang biar lu ngerti. Andi juga ada di belakang Naomi dan mengajarkan ke Naomi tentang bisnis,'' jelas Bayu. ''Aset lu memang sengaja kita sita dan gue menghembuskan berita Anders bangkrut pas lu kesemsem sama Farah. Gue sama Andi mau lihat bagaimana reaksi Farah saat itu. Dia pergi ninggalin lu kan walau lu minta jangan pergi. Tapi apa buktinya Farah nikah sama Toni anaknya Pak Windu CEO tambang minyak. Pernikahannya di siarkan di Tv selama tiga hari tiga malam.


''Beuh... kita nikah aja enggak semeriah itu kali,'' sahut Joko.


''Ya enggaklah. Apalagi Erra yang mau di jodohin sama anaknya Andi malah sudah nikah duluan. Dan itu enggak tau kapan dimana?'' tanya Irwan.


''Gue juga enggak bisa melacak pernikahan mereka. Dimana? Jam berapa?'' keluh March.


''Ya udah dech jam makan siang sudah ada,'' ujar Bayu.

__ADS_1


''Gue udah pesanin dari Tristan. Sam lagi ngadain promo Sate Ayam berbalutkan keju mozzarella. Bentar lagi Sam datang kesini,'' sahut Joko.


''Lha ngapain lu kesini? Bukannya kerja malah kumpul di sini?'' tanya Bayu.


''Gue mau laporan kalau Alicia di culik sama Emilia. Lu tau kan kalau Alicia itu saudara kembarnya Emilia tapi tidak mirip,'' jawab Irwan. ''Dan ada penyusup di rumah Andi. Emilia memang sengaja melakukannya agar bisa memantau kegiatan Andi dan juga Lee.''


''Argh... Sial!!!!'' geram Bayu.


''Perasaan gue enggak enak semenjak kedatangan Emilia di Jakarta,'' ungkap Irwan.


Mata elang Bayu melihat seseorang di balik pintu. Bayu merasakan ada seseorang yang memantau. Bayu mengambil pistol di belakang punggungnya dan mengisinya dengan peluru yang berisikan obat tidur.


Sedangkan Sam bersama anak buahnya membawa pesanan Joko. Sam menghentikan langkahnya dan juga anak buahnya.


''Bersembunyilah di sana!'' titah Sam yang dingin sambil menunjuk ke pantri.


Kemudian anak buah itu bersembunyi di dalam pantry. Sam dengan santainya mendekati sang penguping itu tanpa bersuara. Dengan perasaan tenang Sam langsung memukul tengkuk si penguping itu hingga pingsan. Sam akhirnya jongkok dan mengambil ponselnya lalu menghubungi pengawal.


Bayu langsung melepaskan tembakan dari dalam. Setelah melepaskan tembakan, Bayu membuka pintu dan melihat Sam dan penguping.


Bersamaan dengan keluarnya Bayu. Sam berdiri dan mendekati Bayu.


Pengawal itu mengangguk dan melaksanakan perintah dari Sam. Sam langsung bersiul dan anak buahnya keluar dengan membawa pesanan milik Joko.


Sore yang cerah. Imam yang selesai bereksperimen di kejutkan oleh suara bom yang menggelegar. Imam langsung keluar dan melihat Irwan yang sedang mencoba bom barunya itu.


"Papa!'' pekik Imam.


"Aish.. ini bocah. Muncul-muncul datang mengagetkan orang saja," keluh Irwan.


Tak lama kemudian datang Suci dengan menggendong bocah kecil yang berusia 2 tahun.


Mata Imam membulat sempurna melihat bocil yang berada di gendongan Suci.


"Raka," panggil Imam dalam hati.


Air mata Imam menetes lalu tubuhnya melemas. Irwan yang melihat Raka langsung mendekatinya dan merentangkan kedua tangannya.

__ADS_1


"Raka... Kemarilah! Ikut Opa yuk," ajak Irwan.


"Papa... Ini anak siapa?" tanya Imam bergetar.


Suci langsung memberikan Raka ke Irwan. Irwan langsung menggendong Raka kemudian berlalu pergi. Kemudian Imam melihat Suci yang sedang melihat kepergian Irwan dan Raka.


"Suci," panggil Imam.


Suci yang merasa terpanggil namanya menoleh lalu melihat Imam. Tubuhnya bergetar hebat dan ketakutan.


"Tuan Imam," lirih Suci yang ketakutan.


Imam yang melihat Suci merasakan jantungnya berdetak kencang.


Suci sangat kaget melihat Imam di depannya. Suci merasakan ketakutan yang luar biasa. Hingga akhirnya Suci melangkahkan kakinya pergi meninggalkan Imam.


Imam yang melihat kepergian Suci langsung mengejarnya dan menarik tangan suci. "Kenapa kamu pergi saat melihatku?"


"Tuan... Tolong lepaskan aku!!!" seru Suci.


"Aku tidak akan pernah melepaskanmu mulai hari ini!" titah Imam yang dingin.


"Tapi Tuan. Aku ada tugas yang harus di selesaikan," kilah Suci.


"Tugas apa?" tanya Imam.


 


Author: Eh... Imam... ada Suci juga toh di sini?


Suci: He eh Thor. Thor aku ke markas White Eragon hanya untuk bertemu sama Opanya Raka. Kok ada Imam gila sih?


Imam: Thor... emangnya gue gila ya?


Author: waduh. Aku enggak ikutan. Maaf Imam aku mau pulang dulu ya. Aku mau masak dulu. Dah Imam.


***Hey... Readers... Apa kabar? Tetap semangat dan jaga kesehatan.

__ADS_1


Salam dari Author 😘😘😘***


__ADS_2