Lee Adalah Wanita Tangguhku

Lee Adalah Wanita Tangguhku
BAB 328


__ADS_3

“Lalu, kenapa Lee menjadi anggota mafia jika dirinya tidak kejam seperti itu?” tanya Garda yang kesal dengan adiknya.


“Itu pertanyaan sulit buat aku. Setahuku di usianya sepuluh tahun Papa pernah mengajak Lee terjun ke medan perang. Dirinya sudah dibekali senjata dan bom. Aku nggak habis pikir kenapa Papa bisa melakukan itu?” tanya Nanda yang tidak tahu alasannya.


“Bisa jadi, Papa sengaja melakukannya untuk menggembleng Li menjadi hebat dan kuat untuk menghadapi segala rintangan dan tantangan yang ada di muka bumi ini,” jelas Sam.


“Tapi kenapa dirinya tidak bisa menjadi pembunuh yang hebat?” tanya Garda sekali lagi.


“Kamu tahu kenapa papa tidak mengajarkan Lee menjadi seorang pembunuh?” tanya Nanda yang membuat Garda dan Erra bertanya-tanya.


“Kalau aku sebagai papa, tidak akan pernah menjadikan Lee seorang pembunuh. Aku ingin melihat Lee sebagai wanita welas asih dan memiliki hati yang baik. Meskipun dirinya hidup di organisasi bawah maka tidak aku biarkan menjadi seorang pembunuh,” ucap Erra yang bersyukur istrinya tidak menjadi seorang pembunuh.


“Yang dikatakan Erra benar. Lu tidak akan mungkin menjadi seorang pembunuh jika ada yang menyenggol terlebih dahulu. Iya lebih memilih beberapa pengawalnya yang berjiwa psiko untuk menghabisinya. Seharusnya kamu beruntung, tidak memiliki adik perempuan kejam terhadap orang,” ucap Sam.


Sebenarnya Garda sangat bahagia tidak mengikuti jejaknya sebagai seorang pembunuh kejam. Malah pria bertubuh kekar itu pun memuji kehebatan adiknya. Namun di sisi lain Garda ingin melihat sang adik menjadi kejam. Akan tetapi Garda tidak menemukannya sama sekali. Malah dirinya menemukan seorang wanita bisa dikatakan kocak.


“Syukurlah, adikku tidak menjadi seperti diriku. Maafkan aku telah menekanmu untuk menjawab pertanyaanku. Jujur aku ketar-ketir mendengar jawaban kalian. Salah satu dari kami ada yang memiliki sifat welas asih. Beginilah jika hidup di alam liar, mata jiwa muda tidak bisa terkendali begitu saja. Apalagi tidak ada seseorang yang bisa mengalahkanku ke dalam yang benar,” ucap Garda yang mendapatkan acungan jempol sama Nanda.


“Tidak selamanya orang jahat menjadi jahat. Juga dengan orang baik nggak selama ini jadi orang baik. Ada katanya manusia berbuat khilaf dan kesalahan. Semua orang juga melakukan kebaikan dan kejahatan. Setiap orang menilai aku orang baik. Jangan pernah kamu sesali untuk menjadi orang yang lebih baik lagi kedepannya. Hari kemarin harus kamu jadikan penyesalan jika ada kesalahan yang kamu buat. Hari esok kamu bisa memperbaikinya lagi tanpa harus mengulanginya lagi. So jadi orang jangan minder sekalipun,” ucap Nanda sambil memberikan petuah buat lainnya.


“Apakah kamu akan mengeksekusi?” tanya Sam ke Erra.


“Aku akan menanyakan kepada istriku, mau diapakan dua orang itu?” jawab Erra.


“Paling-paling suntik mati. Diambil kepalanya lalu diserahkan kepada Adam,” jawab Nanda yang mengerti tabiat Lee.


“Memangnya nggak ada lagi?” tanya Garda.


“Kalau kamu pengen tahu mending tanya Lee aja. Kalau aku bisa dipastikan jawaban dari Lee adalah menyiksanya terlebih dahulu,” saran Nanda.

__ADS_1


“Baiklah kalau begitu,” balas Garda.


Erra memutuskan pergi ke kamar untuk menemui sang istri. Sebelum pergi Erra meminta mereka agar menahan diri tidak menghabisi tawanan. Mereka pun akhirnya setuju dan menunggu keputusan Lee. Kemudian Erra sudah meninggalkan ruangan itu dan menuju ke kamar.


“Sepertinya Lee akan membuat rencana,” ucap Nanda.


“Rencana apa?” tanya Sam.


“Rencana di mana untuk menghancurkan perhelatan pasar gelap,” ucap Nanda.


“Kalau begitu kita tunggu saja,” pinta Nanda.


Sesampainya di kamar cara melihat sang istri sedang beres-beres. Ia mendekati sang istri lalu menghempaskan bokongnya di tepi ranjang sambil melihat wajah imut dan menggemaskan milik Lee. Kemudian Erra memegang tangan Lee sambil berkata, “Apakah kamu sudah selesai?”


“Sedikit lagi,” jawab Lee. “Memangnya kenapa?”


“Semalam aku memiliki ide. Entah kamu terima atau tidak Itu terserah kamu. Aku ingin mengajak kerjasama Nicky dan Thiagio untuk menghancurkan perhelatan pasar gelap itu,” jawab Lee.


“Sepertinya itu tidak baik buat kamu,” ucap Erra dengan lemah.


“Memang tidak baik buat aku. Tapi buat keluarga Nicky sangat baik. Tahukah kamu, selama ini istri dan anak-anaknya beserta keluarganya berada di tangan Adam. Bisa dikatakan mereka menjadi tawanan Adam sialan itu. Yang lebih parahnya lagi Nicky melakukan kesalahan, maka putri kesayangannya akan dibunuh. Apakah kamu rela melihat anakmu dibunuh dengan cara dibantai? Sementara kamu memiliki jabatan tinggi di kepolisian. Itulah yang dirasakan oleh Nicky sekarang. Nicky telah mempertaruhkan jabatannya demi keluarganya,” jelas Lee.


“Lalu, kenapa dia menjebakku?” tanya Erra.


“Dia disuruh oleh Chandra. Yang membunuh wanita yang berada di pekarangan rumah itu pelaku utamanya adalah Chandra. Memang Chandra melakukannya karena untuk menghilangkan jejak. Candra memang sering seperti itu dan menuduh orang-orang yang tidak bersalah untuk menggantikan dirinya di dalam penjara sudah banyak korban yang tidak bersalah menghuni sel tahanan beberapa puluh tahun,” jawab Lee sambil menjelaskan apa yang sudah terjadi.


“Selama ini?” tanya Erra.


“Ya... Selama ini Nicky dijadikan sebagai boneka agar Kakak adik itu bisa lolos dari hukum,” sahut Lee.

__ADS_1


“Kalau begitu kita bicarakan secara langsung,” suruh Erra yang memberikan tubuhnya di ranjang.


“Sekarang aku tanya sama kamu, Apakah kamu marah sama aku dan membenciku?” tanya Lee.


“Jika kamu melakukan sebuah kesalahan yaitu pergi bersama pria lain dan tidak pernah kembali. Aku akan marah sama kamu dan membencimu. Jika kamu menyelamatkan orang-orang yang tidak berdosa maka aku tidak marah sama sekali. Sekarang Aku tidak marah dan tidak membencimu. Semakin lama cintaku semakin bertambah banyak dan tidak akan habis-habis,” jawab Erra.


“Memang benar cinta kakak bertambah terus. Cinta itu tidak akan habis karena aku telah memupuknya. Dan pohon cinta di dalam hati kakak semakin banyak sekali. Jika aku rindu cinta kakak maka aku tinggal memetiknya. Lama-lama Kakak menjadi puitis. Aku sendiri bingung dari mana Kakak belajar kata-kata itu? Sementara Kakak orangnya nggak pernah menyinggung soal cinta. Kakak orangnya diam dan membuktikan cinta itu melalui bahasa tubuh. Aku sangat menyukainya. Sentuhan demi sentuhan membuatku ingin berteriak kesehatan dan mengucapkan bahwa aku sangat mencintaimu,” ujar Lee yang membuat Erra membuncah dan terbang ke angkasa.


“Tapi, Kakak nyebelin. Selama kenal kakak, Kakak yang dulunya pendiam dan dingin seperti kulkas berjalan sekarang menjadi omes alias otak mesum. Aku bingung membersihkan otak Kakak dari kata-kata mesum seperti itu. Ketika aku bertanya kepada para papa jawabannya hanya satu biarkan saja. Setiap pria yang sudah menikah meskipun orangnya kayak es batu pasti pikirannya ke sana. Tiba-tiba saja hatiku meringis dan kumenangis. Bahkan di kantor Kakak sangat parah sekali. Orang lagi bekerja langsung ditarik ke kamar dan mengajak tidur. Bukannya tidur malah ditindih. Untungnya tubuhku bisa menahan berat tubuh kakak. Ibaratnya aku menahan beban di dada yang tidak habis-habis,” udah beli dengan jujur dan membuat era tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.


“Lama-lama kamu lucu sekali. Ah... kenapa juga aku nggak buat trio lawak,” celetuk Erra.


“Maksud kakak apa?” tanya Lee.


“Aku ingin membuat trio lawak yang terdiri dari Garda, kamu dan Sam,” ucap Erra.


“Perasaan kita nggak lucu deh,” kesal Lee yang membuat Erra tertawa lagi.


“Ya udah deh nggak jadi. Kalau begitu jadilah istriku yang baik,” ujar Erra.


“Aku sudah berusaha menjadi istrimu yang baik. Lalu kriteria istrimu baik itu seperti apa?” tanya Lee.


“Menurutlah sama aku jika di atas ranjang dan ikuti permainanku yang liar ini,” jawab Erra asal.


“Sepertinya ada udang dibalik dadar jagung,” sahut Lee yang baru saja selesai mengepak pakaian.


“Apakah sudah selesai?” tanya Erra yang menunggu Lee dari tadi.


“Kamu menungguku?” tanya Lee balik.

__ADS_1


__ADS_2