
"Entahlah kakak mau jadi apa?" jawab Lee dengan pasrah.
Nanda memutar bola matanya dengan malas. Nanda memijit kepalanya karena ucapan Lee. Lee hanya tersenyum. Lee memang sengaja melakukannya hanya untuk melepaskan penat seharian. Lalu Erra tertawa terbahak-bahak mendengar dua orang itu bicara.
"Gue baru tahu kalau Erra yang gue kenal malah bisa tertawa seperti ini,'' kesal Nanda yang nasibnya sedang dipermainkan oleh Lee.
"Ayo kak cari restoran aku lapar banget,'' ajak Lee.
Bayu yang sudah sampai bersama Andi, Christian dan Gilmore langsung memarkirkan mobilnya. tak sengaja matanya menangkap ada sesosok bayangan yang berada di depannya. Lalu bayangan itu semakin mendekat dan menodongkan pistolnya ke arah kepala Bayu.
Pria itu menarik pelatuknya secara perlahan sambil menyapanya, "Halo Bayu.''
"Kau?" pekik Bayu yang terkejut dengan suara seseorang.
"Ya ini aku. Aku adalah Teguh seorang rival dalam bisnis dan dunia hitam. Malam ini aku akan membunuhmu. Karena kamu adalah orang yang sangat berbahaya bagiku di dunia bisnis,'' jawab Teguh nama pria itu.
"Cih... lu tahu gue di sini darimana?" tanya Bayu.
"Enggak usah lu tanya gue darimana! Sekarang lu harus mati di tangan gue!" bentak Teguh.
Sebelum melepaskan tembakan, Bayu mencari celah untuk menyerang. Bayu melihat ke bawah sambil bersorak kegirangan. Lalu ia dengan cepat mengayunkan kakinya hingga...
Hugh!
Dalam hitungan detik Bayu segera menghindar dan Teguh melepaskan tembakan ke udara. Teguh membuang pistol itu sambil memegang aset berharganya, "Argh... sial! Aset berhargaku!"
Tak sengaja Sam lewat dan melihat Bayu yang sedang diserang. Dengan cepat Sam berlari lalu menerjang Teguh hingga jatuh tersungkur.
__ADS_1
"Kamu siapa?" teriak Sam.
"Enggak perlu tahu gue siapa? Sebentar lagi pengawalku datang akan menghajar lalu membunuh kalian!" bentak Teguh yang tidak menyebutkan namanya.
Beberapa saat kemudian segerombolan pria berbaju hitam dari segala penjuru mata angin mendekati markas. Mereka segera menyerang dan menghajar para pengawal yang sedang berjaga. Sam yang melihat markas diserang segera menghubungi Erra.
Erra yang sedang sampai di sebuah restoran mendengar ponselnya berdering. Erra segera mengambil ponselnya lalu melihat nama yang tertera di layar ponselnya. Kemudia Erra menggeser lambang hijau sambil menyapa sang pemilik nomor, "Hallo.'
Tanpa basa-basi Sam langsung berteriak dengan kencang. Sam mengabarkan kalau markas diserang. Dengan cepat Erra mematikan ponselnya dan menancapkan gasnya untuk menuju ke markas.
Di dalam perjalanan Erra menambah kecepatan agar sampai ke tempat tujuan. Lee yang berada di belakang hanya bisa menggelengkan kepalanya. Jujur saja baru kali ini Erra menyetir mobil seperti kesetanan.
Lalu Nanda sangat ketakutan jika biasa iblis Erra muncul. Erra tidak perduli lagi pada mobil-mobil di jalanan. Erra akan memaki dan mengumpati mereka jika tidak minggir.
Dari pinggiran Utara kota New York hingga ke markas waktu tempuh membutuhkan satu setengah jam. Berhubung Erra sedang kerasukan setan, demit dan iblis, jarak waktu tempuh bisa menjadi tiga puluh menit. Nanda berharap semoga mobil yang ditumpangi tidak akan rusak parah setelah ini.
"Kakak,'' rengek Lee.
"Apa?'' Erra yang sudah bersiap.
"Aku lapar,'' jawab Lee.
"Nanti setelah pertarungan kita makan,'' hibur Erra sambil mengelus-elus rambut Sascha.
"Aish,'' kesal Lee yang mengerucutkan bibirnya hingga disosor oleh Erra.
Lee sangat kesal kepada para penyerang. Lee segera mendekati mereka dan menghajar mereka.
__ADS_1
Lee memakai jurus asal-asalan yang dimana beberapa ilmu bela diri digabungkan. Tubuhnya mungil dalam hitungan beberapa detik bisa berpindah tempat dengan cepat.
Kaki panjang Lee lebih leluasa menendang musuh dengan cepat. Lalu tangannya yang mungil itupun menciptakan gerakan demi gerakan dipadu dengan angin. Sekali mukul musuh langsung tergeletak. Lee memang sengaja memadukan alam dan ilmu bela dirinya. Ketika musuh menyerang secara membabi buta Lee memakai teknis pukulan tenaga dalam tanpa menyentuh. Sekali menggerakkan tangannya beberapa musuh langsung roboh. Ada sebagian dari mereka terlempar jauh.
Erra yang ingin membantu Lee hanya bisa diam menonton. Bagaimana bisa istri kecilnya menjadi pendekar dalam waktu singkat? Namun nyatanya Lee adalah seorang ninja bukan pendekar.
Ketika jiwa Lee diselimuti amarah tingkat dewa. Disinilah kekuatan Lee bertambah. Ditambah lagi jika dia bersentuhan dengan Erra walau hanya seujung jari. Bisa dikatakan Lee memiliki kekuatan penuh.
Lee yang selesai menghabiskan para musuh segera masuk ke dalam. Para papa dan lainnya mulai kewalahan. Lee dengan cepat membantu mereka untuk menghajar mereka. Akan tetapi para musuh itupun lebih kuat. Diam-diam mereka mengkonsumsi obat-obatan terlarang. Jadi mereka sangat fit dan tidak pernah goyah sedikitpun.
Lee semakin kesal kepada mereka karena tidak mau mengalah. Dengan terpaksa Lee melakukan gerakan putaran demi putaran dan mulai menendan sekitar area ulu hati.
Beberapa dari mereka ambruk dan memuntahkan darahnya. Ada beberapa orang yang langsung menghembuskan nafasnya. Pertarungan demi pertarungan sedang terjadi . Namun jiwa Lee berkobar seperti api yang akan melalap barang-barabng sekitarnya.
Dalam hitungan detik Erra segera mendekat dan sengaja memegang tangan sang istri. Tapi mereka tidak sengaja menyatukan kekuatan tersembunyi. Lee sengaja menggenggam tangan Erra hanya untuk mengolah kekuatan. Sedetik, dua detik dan tiga detik kekuatan tersembunyi mereka menyatu. Mereka langsung bertarung melawan para musuh.
Tubuh yang semula berat berubah menjadi ringan seperti kapas. Mereka bisa leluasa menghajar ada musuh tanpa ampun. Sekali tendangan dan pukulan bisa membuat lawan meregangkan nyawanya. Pasangan suami istri itupun tersenyum devil.
Malam ini pertarungan yang menurut Lee kurang mengasyikan itu selesai dua puluh menit saja. Para petinggi-petinggi dan juga pengawal dikumpulkan. Sebelum ketua berbicara Sam membawa Teguh yang wajahnya sudah tidak berbentuk lagi. Bayu menyuruhnya ditaruh dalam ruangan bawah tanah. Sam segera menurutinya dan memasukkan ke dalam sel.
Lee yang melipat kedua tangannya di dada memutari seluruh para pengawalnya. Mata indah Lee memeriksa semua para pengawalnya. Entah kenapa Lee merasakan ada sesuatu yang janggal. Dengan wajah seriusnya Lee memutari mereka berulang kali. Jiwanya mendadak sedang bekerja mendeteksi beberapa pengawal yang membuatnya curiga.
Tak sengaja Bayu melihat Lee yang masih memutari para pengawal itu. Bayu menyuruh para petinggi White Eragon bubar terlebih dahulu. Sedangkan mereka tidak bubar melainkan melihat Lee masih serius.
Selesai memutari mereka akhirnya Lee menemukan dua orang penyusup dan tiga orang berkhianat. Lee tertawa devil menakutkan sampai pada pengawal sedang berdiri itu pun kaget. Lee meminta para petinggi White Eragon menangkapnya.
Mereka menganggukan kepalanya dan membawa kelima orang yang terpilih masuk ke dalam ruangan bawah tanah. Lalu Erra mengacungkan jempolnya sambil memuji kehebatan sang istri.
__ADS_1